NovelToon NovelToon
Terjerat Obsesi Sang CEO

Terjerat Obsesi Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:65.2k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Kecelakaan tragis merenggut orang tua Hana, menyisakan utang menumpuk yang mengandaskan mimpinya.

Demi bertahan hidup, ia rela menjadi office girl tak terlihat di Adhitama Group.

Namun, satu malam kelam merobek takdirnya. Akibat sabotase racun pemicu gairah, Alvaro Adhitama, CEO dingin dan berkuasa kehilangan kendali dan merenggut kesucian Hana secara biadab.

Didera rasa bersalah, Alvaro menuntut pernikahan. Sadar akan jurang kasta di antara mereka, Hana memilih kabur meninggalkan ibu kota.

Sayang, kekuasaan Alvaro sanggup mencegat pelariannya. Ditekan dominasi mutlak sang CEO, Hana akhirnya pasrah diseret kembali dan tanpa menyadari ada benih baru yang mulai tumbuh di rahimnya.

Bagaimana Kelanjutannya???? Ada yang penasaran??

JANGAN LUPA KEPOIN CERITANYA YAAAA!!!

Follow IG @LALA_SYALALA13
SUBSCRIBE YT @NOVELLALAAA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Akan Menikahimu

Dengan jemari kaku dan gemetar, Hana menyambar jas mahal beraroma kayu cendana itu, membungkus tubuhnya rapat-rapat. Bau harum dari jas tersebut justru makin mengingatkannya pada ingatan kelam semalam, membuat ulu hatinya makin mual.

"Saya... saya mau pulang, Pak." bisik Hana di sela isakannya, suaranya terdengar begitu lembut, pasrah, dan menyimpan ketabahan yang mengiris hati.

"Tolong biarkan saya pergi... Saya tidak akan bilang ke siapa-siapa. Saya janji... saya tidak akan menuntut apa pun..." pintanya.

Alvaro mengerutkan alisnya dalam-dalam. "Menuntut? Kau pikir aku akan membiarkanmu pergi begitu saja setelah apa yang terjadi?" seru Alvaro tidak habis pikir.

Hana mendongak pelan, matanya yang sembap menatap Alvaro dengan ketakutan yang belum surut.

"Saya cuma office girl, Pak. Saya tahu diri. Semalam itu... anggap saja musibah untuk saya. Saya tidak akan melaporkan Bapak ke polisi. Saya tidak punya bukti, dan saya tahu tidak ada yang akan percaya pada orang seperti saya." lirih Hana hang begitu sadar akan posisinya.

Dada Alvaro makin terasa sesak mendengar ketabahan yang begitu menyakitkan dari bibir Hana. Gadis ini baru saja direnggut masa depannya, namun ia justru mengkhawatirkan posisinya dan memilih menelan sendiri kejahatan ini.

"Dengar, Hana," Alvaro menegakkan tubuhnya, menatap lurus ke dalam mata gadis itu.

"Aku Alvaro Adhitama. Aku tidak pernah melarikan diri dari tanggung jawab, seburuk apa pun situasi yang kuciptakan. Aku akan bertanggung jawab penuh atas apa yang telah kuberikan padamu malam ini." tegas Alvaro dengan prinsipnya.

Hana mengerjap, menyapu air mata di pipinya. "Bertanggung jawab? Maksud Bapak... Bapak mau memberi saya uang? Pembayaran untuk..." Hana tidak sanggup melanjutkan kalimatnya, bibirnya yang pecah gemetar kencang.

"Bukan uang!" potong Alvaro cepat, suaranya meninggi sedikit sebelum ia buru-buru menurunkannya kembali agar tidak menakuti Hana.

"Aku bukan bajingan yang membayar kesucian wanita dengan lembaran uang. Aku akan menikahimu." ucap Alvaro dengan lantang.

Ruangan itu mendadak hening. Suara gerimis di luar jendela terasa makin jauh. Hana menatap pria di hadapannya dengan tatapan tak percaya, mengira pendengarannya sedang bermasalah akibat trauma semalam.

"M-menikah?" bisik Hana ragu.

"Ya. Kita akan menikah secara resmi. Aku akan menyiapkan dokumennya minggu ini. Kau tidak perlu bekerja lagi sebagai petugas kebersihan. Kau akan mendapatkan perlindungan, fasilitas, dan nama Adhitama di belakang namamu. Itu satu-satunya cara untuk menebus dosa yang kulakukan padamu."

Sebuah senyum samar yang amat pahit terukir di bibir Hana yang terluka. Gadis itu menggelengkan kepalanya perlahan, menolak dengan kelembutan yang teramat sangat, namun tegas.

"Bapak bercanda..." kata Hana lirih.

"Bapak ini pimpinan tertinggi di perusahaan ini. Bapak berasal dari keluarga konglomerat, dipuja banyak orang, dan punya segalanya. Sedangkan saya? Saya cuma anak yatim piatu yang ditinggali tumpukan utang, cuma tukang bersih-bersih yang menyapu lantai ruangan Bapak saban malam." sahut Hana.

"Kasta dan status tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi semalam, Hana!" tegas Alvaro.

"Ada, Pak! Sangat ada!" potong Hana, air matanya kembali meluncur. Suaranya tetap lembut, namun penuh penekanan.

"Perbedaan kasta kita itu seperti langit dan dasar bumi. Seorang CEO tidak mungkin menikah dengan office girl-nya sendiri. Kalau Bapak melakukan itu, dunia akan tertawa. Keluarga Bapak, relasi bisnis Bapak... mereka semua akan memandang Bapak hina. Dan saya... saya hanya akan jadi benalu yang dibenci semua orang." ujar wanita itu lagi.

"Aku tidak peduli apa kata dunia!" pangkas Alvaro keras.

"Ini bukan soal kasta, Hana. Ini soal apa yang sudah kurenggut darimu! Aku telah merusak hidupmu, dan aku wajib mengembalikannya!"

"Bapak tidak bisa mengembalikannya dengan pernikahan!" suara Hana pecah oleh keputusasaan.

"Pernikahan yang didasari oleh rasa bersalah dan paksaan hanya akan jadi neraka baru buat kita berdua, Pak. Saya tidak butuh belas kasihan Bapak. Saya tidak butuh nama besar Adhitama."

Alvaro terpaku. Ia tidak pernah ditolak. Di dunia bisnis maupun kehidupan pribadinya, kata-katanya adalah hukum. Namun di hadapan gadis berani berseragam robek ini, segala kekuasaannya mendadak tak berarti.

"Lalu apa yang kau mau?" tanya Alvaro, suaranya melemah.

"Kau mau aku dipenjara? Kau mau aku berlutut memohon di kakimu? Katakan, Hana! Jangan membuatku merasa seperti monster yang tidak diberi kesempatan menembus dosa!" serunya.

Hana menundukkan kepalanya, memeluk jas Alvaro lebih erat. "Saya cuma mau pulang, Pak... Saya mau melupakan malam ini. Saya tidak menyalahkan Bapak... saya tahu Bapak terpengaruh obat itu. Tapi tolong... biarkan saya pergi dan jalani hidup saya lagi. Kita berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa."

"Itu mustahil," bisik Alvaro, matanya memancarkan rasa frustrasi yang mendalam.

"Aku tidak akan bisa tidur tenang satu detik pun kalau membiarkanmu pergi begitu saja."

Hana berusaha berdiri dari sofa. Kakinya gemetar hebat dan nyaris roboh, namun ia menahan rasa sakit di persendiannya dengan menggigit bibir bawahnya rapat-rapat.

Alvaro memegang lengannya refleks untuk menahan, tetapi Hana menatap tangan pria itu dengan tatapan memohon yang begitu dalam.

"Tolong, Pak Alvaro... biarkan saya berdiri sendiri." kata Hana pelan.

Alvaro perlahan melepaskan pegangannya, membiarkan Hana melangkah dengan pincang menuju pintu keluar. Setiap langkah gadis itu meninggalkan jejak rasa bersalah yang makin membakar dada Alvaro.

Saat jemari Hana menyentuh gagang pintu jati, suara Alvaro kembali menghentikan langkahnya.

"Kau boleh pergi hari ini, Hana." kata Alvaro, suaranya terdengar seperti janji yang mengerikan.

"Tapi dengarkan aku baik-baik. Aku tidak akan pernah melepasmu. Aku akan mencari cara agar kau mau menerima pernikahan ini. Kau tidak bisa lari dari seorang Alvaro Adhitama." serunya.

Hana tidak menoleh. Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, ia memutar gagang pintu, menyelinap keluar ke dalam koridor yang masih remang-remang, dan menghilang di balik kegelapan lorong lift meninggalkan Alvaro sendirian di tengah puing-puing penyesalannya.

Langkah kaki Hana terasa amat berat menyusuri lorong sempit gang permukiman padat di pinggiran ibu kota.

Matahari pagi yang mulai meninggi terasa membakar kulitnya yang lebam, sementara aroma busuk dari selokan terbuka di sepanjang gang tak lagi dihiraukannya.

Tubuhnya melangkah seperti raga tanpa jiwa, ditopang hanya oleh sisa-sisa naluri bertahan hidup yang paling mendasar.

Jas hitam mahal milik Alvaro masih membungkus ketat tubuhnya, menutupi seragam kerja abu-abu yang telah terkoyak.

Di mata tetangga yang lalu-lalang menyapu halaman atau membeli sayuran, Hana mungkin terlihat seperti buruh harian yang baru saja menyelesaikan shift malam yang melelahkan.

Tak seorang pun tahu, di balik kain wol tebal beraroma kayu cendana itu, ada seorang wanita muda yang seluruh masa depannya telah luluh lantak dalam semalam.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

1
Siti Solihah
malam kedua 🤭 cie cie😅
Ass Yfa
Hana krnapa keras kepaa..buat dia hamil thor biar berhenti bekerja...dirumah ongksng2 menikmati kekayaan..itu impian semua wanita🤭🤭emak2 nimbrung berkhayal😄😄
Eliermswati
thor klo perlu up sehari 4x biar mkn seru nih hana mau d kenali d dpn publik siap2 patah hati semua cwe yg sk sm al😂
Euis Amalia
senang nacanya seru ceritanyaaa/Drool/
Juriah Juriah
cerita belum usai....nah gitu dong kak KLO perlu sehari 3× up nya KY minum obat🙏
Juriah Juriah
sudah pasti kami menunggu kelanjutan crita ini author Lala kan belum selesai cerita nya KLO bisa jangan terlalu lama dong up nya jujur aku suka jln crita nya .. untuk gift dan like itu udh pasti slalu... semangat 💪🙏
Lala_Syalala: Terima kasih Kak sudah senantiasa nungguin update bab nya yaaaa,,, ini lagi proses bentar lagi up lagi nih bab selanjutnya yaa🙏🙏😊😊🤗🤗😍😍😍😍😍
total 1 replies
irma hidayat
baiknya jujur aja hana biar bella gaterus curiga, kaya nya bella bisa dipercaya ga akan menghianati
HARTINMARLIN
lanjut lagi La
Siti Solihah
iya thor matur nuwun,, semangaattt terooosss💪🏻💪🏻
Siti Solihah
kenape gak updet thor,,🤣
elaretaa
Semangat thor, ditunggu kelanjutannya🥰🥰🥰
diga pues
ugh🌚
geandra
Kakak author demi tuhan d part ni aku nangis bacanya,kisah Hana hampir mirip dengan kisah sahabat ku,bedanya sahabatku sampe mau bundir😭,laki2 yg perkaos dia mau tanggung jawab n bahkan mnyerahkan diri k polisi,tapi trauma sahabatku bner2 dalem bnget ya Allah,dua tahun yg lalu kejadian it.
Ass Yfa
,oo..kamu ketahuan mbk Bela
Siti Solihah
😂😂😂😂ketahuan sama mb belbong...🤭
Mia Camelia
thor, yg judul nya pernikahan jendral di hapus ya 🤔🤔🤔
ya padahal lgi seru 😂😂😂😔 knpa di apus thor😤
Lala_Syalala: haloo kak, sekali lagi mohon maaf ya atas ketidaknyamanannya, ada beberapa faktor yang buat aku harus tarik lagi ceritanya, tapi aku janji bakalan up lagi kok, pokoknya di tunggu aja yaa dan sambil nunggu jangan lupa terus baca cerita2 author lainnya yaaa🙏🙏😊😊🤗🤗😍😍😍😍
total 1 replies
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😍 kereen 😍 terimakasih 🥰
Rizky Manik
apakah ada malam pertama yg tergantikan🤭
diga pues
nak baby☻️
Ass Yfa
widih..bahan bakar utama...katanya ...panas dong..pasti meleleh kan/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!