NovelToon NovelToon
Wanita Yang Tersakiti

Wanita Yang Tersakiti

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 5
Nama Author: Asyiah Muzakir

Menjadi janda di usia belia bukanlah sebuah pilihan, melainkan suatu takdir yang harus di jalani oleh Aisyah Naira. Wanita berusia 18 tahun yang harus berpisah dengan suami yang di cintainya karena di fitnah selingkuh dan di tuduh hamil anak dari laki-laki lain.

Ingin tahu bagaimana kehidupan Aisyah setelah empat tahun kemudian?

Apakah Aisyah sanggup menerima kenyataan ketika putri kesayangannya harus meninggal dunia di umurnya yang belum genap 4 tahun?

Dan bagaimana ketika takdir kembali mempertemukan Aisyah dengan sang mantan suami yang menyesali perbuatannya di masa lalu dan memohon kepadanya untuk rujuk?


follow IG author : asyiahmuzakir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asyiah Muzakir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 03 | I Hate You, Love!

Aisyah POV

Aku membuka mataku dan melihat Avila yang sedang menangis di sampingku. Dengan perlahan aku menggenggam tangan kanannya yang memeluk lenganku. Avila terkejut dan tersenyum kepadaku sambil mengusap air matanya sendiri.

"Kamu udah sadar? Aku panggilkan dokter, ya," katanya menatapku dengan tatapan khawatir.

Aku menggeleng lalu menahan tangannya untuk memintanya tetap tinggal.

"Aku hanya ingin bertemu dengan orang yang membawaku ke Rumah sakit ini, Vi," pintaku yang ingin berterimakasih kepada seseorang berseragam TNI yang telah menolongku.

Avila tampak ragu, tapi dia tetap mengangguk dan bersedia memanggilkan seseorang itu untuk menemuiku.

Tak lama kemudian Avila datang bersama seseorang yang wajahnya tak pernah ingin aku lihat lagi.

Dia Devano Altair!

Seseorang yang pernah aku cintai begitu dalam sekaligus orang yang paling aku benci di dunia ini.

Aku memalingkan mukaku saat Devano berjalan mendekati blankar tempatku berbaring.

"Aisyah, aku sangat brengsek, aku minta maaf," ucapnya dengan gemetar dan membuatku kembali terluka. Rasanya sakit sekali saat melihat wajah Devano dan kembali mendengar suara bass-nya itu.

Dan apa yang baru saja dia katakan? Minta maaf? Hah, setelah tidak bertemu berapa tahun lamanya baru dia menyadari kesalahannya dan meminta maaf kepadaku?

Apakah baginya mengucapkan permohonan maaf sesulit itu?

"Aisyah, aku sadar kalau aku ini bajingan! Aku telah banyak menyakitimu.Tapi, tolong maafkanlah aku, aku sudah menyesali semua perbuatanku dan ingin mempertanggung jawabkan semuanya," ungkap Devano dengan nada sesalnya yang membuat hatiku semakin terluka.

"Kenapa baru sekarang? Kenapa tidak dari dulu kamu ingin meminta maaf dan bertanggung jawab?!" ujarku yang membuat Devano terdiam mematung penuh penyesalan.

"Mungkin kalau kamu katakan seperti itu dari dulu, aku masih bisa memaafkan mu dan menerima kamu kembali," kataku seraya menahan tangisanku.

"Kamu sudah terlambat, tak ada kata maaf untukmu, dan tidak ada lagi yang harus kamu pertanggung jawabkan," tandasku yang membuat hati ini kembali berdarah. Luka lama yang belum tertutup sepenuhnya kini kembali terbuka dan terasa perih.

Tapi serapuh apapun aku, aku tidak ingin terlihat lemah di hadapan Devano, aku harus tegar dan mengusirnya dari sini.

"Terimakasih atas pertolonganmu, dan sebaiknya kamu segera pergi dari sini!" ucapku yang jelas-jelas mengusirnya dari hadapanku.

"Aisyah, aku benar-benar menyesal dan ingin memperbaiki semua yang sudah aku rusak, aku ingin mempertanggung jawabkan semuanya, Aisyah, aku mohon beri aku kesempatan untuk itu," bujuk Devano seraya menitihkan air matanya.

Aku mencoba mengalihkan pandanganku dan menatap wajahnya yang membuatku tak dapat lagi menahan air mataku untuk tak merembes keluar ke pipiku.

"KAMU TERLAMBAT, DEV! APA KAMU GAK NGERTI, HAH!" teriakku prustasi sembari menatap wajahnya dengan nanar. Dia tersenyum getir, lalu keluar dari kamar rawat ku.

Setelah itu aku menangis dan Avila segera menghampiriku dan memelukku hangat untuk memberi aku kekuatan.

"Dia kembali, Vi! Dia meminta maaf kepadaku! Dia menyesali perbuatannya, dan dengan egois aku mengusirnya di saat hatiku tak berhenti merindukannya," ungkap ku seraya terisak.

Sungguh rasanya tak bisa dijelaskan, aku sangat membencinya, tapi juga sangat merindukan dia. Begitu menyakitkan ketika hatiku dikuasai dua perasaan itu.

"Apa yang kamu lakukan sudah benar, Syah. Kamu bukan egois, kamu hanya berusaha melindungi diri untuk tak lagi terluka," kata Avila seraya mengusap air mataku.

"Robbie sama Lee tadi chat aku, katanya mereka mau jenguk kamu, siang ini," kata Avila mengalihkan pembahasan agar aku tak lagi memikirkan soal Devano.

"Oh, ya?! Aku seneng mereka bisa luangkan waktu buat aku," ungkap ku berusaha sesumringah mungkin.

Avila tersenyum lega melihat wajah sumringah yang aku tampilkan. "Ya, tentu aja cantik, mereka berdua juga khawatir sama keadaan kamu," katanya seraya mengambil sebuah jeruk dan mengupasnya untukku.

"Makasih, Avi. Kamu memang yang terbaik," ucapku dengan tulus.

"Kamulah yang terbaik untuk orang sepertiku," tuturnya yang membuat aku terharu dan merentangkan kedua tanganku untuk meminta pelukannya.

Avila terkekeh melihat tingkahku yang seperti anak kecil itu, tapi dia tidak menolak untuk memberiku pelukan hangatnya.

Akhirnya kami berdua pun tertawa bersama.

°°°°°°°°°

"Hai Aisyah, apa kabar? Udah baikan belum, heum?" tanya Robbie saat sudah duduk di samping blankar tempatku berbaring.

"Alhamdulillah, udah mendingan," jawabku sambil tersenyum.

"Syukurlah, aku khawatir sama kamu dari kemarin Aisyah," ungkap Lee yang duduk di sebelah Robbie.

"Makasih ya, Lee. Udah khawatirin aku," balasku yang di tanggapi senyuman lembut oleh Lee.

"Sama-sama, Aisyah. Kamu sudah aku anggap sebagai sahabatku," ungkap Lee yang membuatku terharu.

"Makasih semuanya, aku gak tahu kalau ternyata kalian perhatian sama aku," ucapku yang membuat Avila mencubit pipiku.

"Kita memang selalu ingin memberikan yang terbaik untuk kamu, Aisyah. Apapun akan kita lakukan demi membuat kamu nyaman," ujar Avila yang di angguki oleh Robbie dan juga Lee.

"Heumm...Aku beruntung punya kalian," ungkap ku terharu dan bersyukur bisa memiliki orang orang yang menyayangiku.

Lalu Avila, Robbie dan Lee duduk berkumpul di sofa dan memutuskan untuk bermain game bersama.

°°°°°°

Author POV

Devano duduk di bangku taman yang sepi, merenungkan semua perkataan Aisyah tadi pagi. Dia menyesal dan merasa bodoh karena kenapa tidak sejak dulu dia meminta maaf kepada wanita itu dan mempertanggung jawabkan semuanya.

Devano bisa melihat ada kebencian dan luka yang teramat dalam di mata Aisyah, saat gadis itu mengusirnya keluar dari kamar rawatnya.

"Maafkan aku Aisyah! Aku memang bajingan yang bodoh! Arrgghh!" teriak Devano yang merasa prustasi dengan segudang penyesalannya.

"Ya Allah, apa yang harus aku lakukan?! Hiks, aku sudah meminta maaf, tapi permintaan maafku ditolaknya. Jika Engkau saja bisa memaafkan dan mengampuni segala dosaku, lalu kenapa dia tidak bisa?" gumam Devano dengan sendu.

"Mirisnya aku," ujar Devano seraya mengacak acak rambutnya.

Tiba-tiba.

"Hai Devan, apa yang kamu lakukan di sini, heum?" tegur seorang wanita bernama Rifa Sherina yang merupakan mantan pacar Devano.

"Hai Rifa, kenapa kau ada di sini?" Devano menoleh ke arah Rifa dan menanyainya balik.

"Kamu kebiasaan, deh. Kalo di tanya bukannya jawab, malah balik nanya," kesal Rifa sembari mendudukkan dirinya di bangku yang sama dengan yang Devano duduki.

"Aku ke sini untuk ketemu kamu, Dev," ungkap Rifa yang membuat Devano mengernyitkan dahi.

"Kamu tahu dari mana aku di Natuna?" tanya Devano.

"Dari temen kamulah. Oh iya, kamu tugas disini untuk berapa lama?"

"Sebulan," jawab Devano singkat.

"Lama banget sih, eh liat, kamu abis nangis ya?" tebak Rifa sambil mengusap mata yang tersisa di rahang kokoh Devano.

"Gak kok. Aku cuma habis cuci muka," elak Devano.

"Bohong! Aku tahu kamu lagi punya masalah, iyakan?!"

"Rifa, aku gak kenap...."

Grepp.

Rifa memeluk tubuh kekar Devano dengan erat, lalu mengusap bahunya dengan lembut.

"Kamu boleh cerita dan share masalah kamu ke aku, mana tahu aku bisa bantu kamu," ujar Rifa.

"Tapi maaf, aku gak bisa! Kita udah lama berakhir dan gak seharusnya seperti ini, Rif," elak Devano dengan tegas sambil mengenyahkan Rifa dari tubuhnya.

"Kamu tega, kamu jahat Devan! Aku masih cinta sama kamu, aku jauh jauh dateng ke sini cuma buat ketemu kamu."

"Gak ada yang nyuruh kamu buat lakuin itu, Rifa," tukas Devano lalu pergi meninggalkan Rifa sendirian.

Bersambung ❤️😊

Jangan lupa di vote dan kasih bintang lima nya ya🙏😊😍⭐Dan masukan juga cerita ini ke daftar bacaan kalian, oke?!

MAKASIH.

1
Asyiah Muzakir
Tapi dalam novel ini, Dasha bukan anak diluar pernikahan.
Dewi Sari
maaf nih yaa setau saya anak yg hamil diluar nikah dan anak yg tidak diakui itu nasab nya ke ibu nya dan haram tuk disentuh oleh ayah nya...maaf yaa kalau salah
Wahyu Kasep: nasab agama itu tidak lah penting
yang paling penting adalah duit 😎 bagaimana caranya dapat duit
agama hanya jadi penghambat kerir
total 1 replies
Aan Aan
Lanjutkan, kakak! Dirimu hebat!
Aan Aan
mau dong, pop mie goreng... wkwkwk
M
great
Andini Muulanaa
wow visualnya mntp
Diah 💜kimtaehyung
syuukka ada kim taehyung nya
Asa Benita
Males bgt sama Aisyah..
Asa Benita
Aisyah ga ingin disakiti tp dia sendiri ke Lee gmn.. Tipikal2 wanita egois, yg lbh melihat kesakitannya tp tdk peduli klo tindakannya melukai org lain..
Asa Benita
Alasannya ga bisa move on dgn org baru, tp nanti ujung2nya balikan sama org yg sdh bikin trauma...
Asa Benita
Aisyah aneh yah, terbiasa kok terbiasa merasa sakit gara2 org yg sama lagi
Asa Benita
Terlalu repot memikirkan masa lalu
Asa Benita
Ini kalau balik lagi stlh semua yg dilakukan, aku cm bisa bengong aja
amalia gati subagio
ratu drama cupu pencitraan
amalia gati subagio
syah petualang cupu???
amalia gati subagio
pelurunya dr senjata siapa he, pak tentara??? hm mm gak prof he??, duo ciwi emang pantai terpencil gt yach???
manda_
👍👍👍
manda_
bagus
manda_
mampir
FUZEIN
Okay.....novel indonesia memang buat saya ketagih nak baca.....kerana selalu baca...faham banyak dah ni bahasanya❤️
AwanMendung26: Assalamu'alaikum. 🌻
Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! Judulnya Jodoh Untuk Syakayla. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!