Sekuel dari kisah Ivanka ( Izinkan Aku Bahagia )
Saat manusia di hadapkan antara nyaman dan cinta mungkin tak akan sulit untuk memutuskan tapi saat harus memilih antara orang tua atau cinta siapa kah yang akan kalian pilih ?
Itu juga yang harus Widya hadapi dimana iya harus terjebak antara cinta dan baktinya pada seorang ayah terlebih cintanya ternyata terlarang untuk bisa iya gapai.
Cinta seperti apa yang sedang di hadapi Widya dan akankah seseorang yang Abah hadirkan mampu menghilangkan cinta yang salah itu menjadi sebuah cinta murni yang utuh ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hari Pernikahan Yang Kacau
Entah hati seperti apa yang Wisnu miliki sampai sampai Wisnu tak mempermasalahkan masa lalu yang widya miliki yang mungkin saja itu semua belum sepenuhnya masa lalu karena laki laki yang pernah bersama dengan Widya masih tak bisa menerima keputusan Widya.
" mas tidak akan sejauh ini jika memang mas tak serius untuk menikahimu "ucap Wisnu yang berhasil membuat Abah lega tapi juga merasa berhutang Budi atas kebaikan yang Wisnu lakukan untuk dirinya dan Widya putrinya.
" terima kasih " ucap Widya yang juga terlihat lega saat Wisnu tak mundur setelah apa yang sudah terjadi tadi.
" tapi mungkin kalian harus secepatnya menikah karena apa yang terjadi tadi bisa saja menjadi gosip yang tak enak untuk di dengar apalagi ini kampung dimana hal seperti itu akan sangat cepat menyebar " ucap Abah yang sadar jika mereka masih tinggal di kampung yang sejuk dan asri.
" bah, Wisnu mengerti apa yang Abah khawatirkan saat ini " ucap Wisnu.
" tapi bukan kah jika kita memajukan tanggal pernikahan yang sudah kita rencanakan malah membuat orang orang berspekulasi buruk tentang Widya " jelas Wisnu menurut pandangannya.
" biarkan saja orang ingin berpikir apa tentang kami yang pasti Wisnu menerima segala kekurangan dan kelebihan Widya dan Wisnu harap widya juga bisa menerima segala kekurangan dan kelebihan Wisnu nanti saat kami sudah menikah nanti " ucap Wisnu sambil melihat ke arah Widya.
" hanya wanita bodoh yang tak akan bisa menerima laki laki baik seperti mas wahyu dan Widya tak ingin kehilangan kesempatan itu meski Widya masih belajar mencintai mas" ucap Widya sambil menundukkan wajahnya bahkan saat mengatakan cinta suara Widya pun tiba tiba melemah karena masih ada Abah di dekat mereka.
Hari yang di nanti pun akhirnya tiba dimana hari ini adalah hari pernikahan Wisnu dan Widya yang akan di selenggarakan di rumah Abah meski tidak terlalu mewah tapi tak mengurangi keindahan dekorasi yang Wisnu dan Widya siapkan dengan waktu yang sangat terbatas.
" saya terima nikah dan kawinnya Widya Diandra binti Malik dengan mas kawin seperangkat perhiasan emas seberat dua puluh lima gram di bayar tunai " ucap Wisnu dengan sangat lantang dan penuh keyakinan.
" sahhhh " ucap semua yang hadir di pernikahan Wisnu dan Widya, melihat anaknya yang sudah resmi menjadi istri Wisnu membuat Abah benar benar lega karena Abah begitu berharap banyak pada Wisnu yang bahkan baru iya kenal beberapa bulan tapi Abah begitu yakin jika Wisnu bisa membahagiakan dan menyayangi putrinya melebihi dirinya.
" selamat ya, sekarang kalian sudah resmi menjadi suami istri "
" semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian dan apapun masalah yang mungkin kalian hadapi dalam pernikahan kalian, kalian akan bisa melaluinya dan menemukan jalan keluarnya " ucap Abah yang akan selalu mendoakan yang terbaik untuk putrinya.
" terima kasih bah dan doakan selalu kami agar selalu bisa melewati setiap ujian akan kami hadapi kelak " ucap Wisnu sambil mencium punggung tangan Abah yang mulai saat ini resmi menjadi ayah mertuanya.
" doa Abah akan selalu bersama kalian " ucap Abah sambil tersenyum karena perasaan lega yang tak bisa Abah gambarkan saat ini.
" terima kasih dan maaf karena sampai detik ini Widya masih belum bisa menjadi anak yang bisa abah banggakan dan harapkan " ucap Widya yang tak bisa membendung air matanya apalagi saat mengingat apa yang terjadi satu Minggu yang lalu saat Panji datang dan membuka semua nya.
" Abah sudah memaafkan semuanya dan Abah harap kamu bisa memulai semuanya dengan Wisnu dari awal dan mulai lah mencintai suami mu karena Abah yakin kalian akan hidup bahagia kedepannya " ucap Abah sambil mencium kening putrinya yang begitu sangat iya sayangi.
Acara resepsi pernikahan Wisnu dan Widya pun berjalan lancar sampai tiba tiba saja seorang tamu tak di undang datang tanpa bisa di cegah ataupun di tahan kedatangannya.
" aku tak terima dengan pernikahan ini !" teriak seorang laki laki yang terlihat frustasi dengan pakaian yang acak acakan ditambah bau alkohol yang begitu menyengat membuat orang orang di sekitar mencoba menahan laki laki itu tapi sayang laki laki itu malah menodongkan senjata ke orang orang yang mencoba mendekati dirinya.
" jangan mendekat atau aku tak akan segan segan menyakiti kalian " teriak laki laki itu yang ternyata Panji yang masih tak terima dengan keputusan Widya yang meninggalkan dirinya.
" kenapa dia harus datang dan merusak pernikahan Widya ?" tanya Abah yang tentu saja kesal dan langsung turun dari panggung pernikahan untuk menghentikan panji tapi di tahan oleh Wisnu.
" biar Wisnu yang menghadapinya bah " ucap Wisnu yang langsung turun dari pelaminan sedangkan Widya yang merasa malu dengan tindakan Panji hanya bisa diam tanpa ingin melihat apapun yang Panji lakukan.
" Abah bersyukur kamu tak sampai menikah dengan laki laki pengecut seperti itu " ucap Abah pelan sambil terus memperhatikan Wisnu yang mendekati Panji yang masih menghunuskan gunting ke arah Wisnu yang Panji pikir sudah merebut Widya dari dirinya.
" untuk apa kamu datang ke sini ?" tanya Wisnu yang tetap waspada sambil mendekat ke arah Panji yang terus mencoba mengarahkan gunting yang iya pegang ke arahnya.
" aku akan merebut kembali apa yang kamu ambil paksa dari ku !"
" kamu merebut Widya dari ku !"
" Widya hanya mencintaiku dan aku juga sangat mencintai Widya !" ucap Panji sambil melihat ke arah Widya yang terlihat sangat cantik hari ini.
Melihat kesempatan itu Wisnu langsung menendang pergelangan tangan Panji dan hal itu berhasil membuat gunting yang di pegang Panji terlepas dan beruntung nya terjatuh ke sisi tamu undangan dan langsung di amankan agar tak di ambil lagi oleh Panji.
Bughh
Wisnu memukul pundak Panji hingga akhirnya Panji jatuh tersungkur ke tanah dan hal itu di lihat dengan jelas oleh Widya.
" apa kamu pikir dengan bertingkah seperti ini bisa membuat Widya kembali ?" tanya Wisnu sambil menahan tangan Panji ke belakang punggungnya sendiri.
" Widya sudah menikah dengan ku dan percayalah jika aku akan membuat Widya bahagia " ucap Wisnu yang yakin Panji bisa mendengar ucapannya.
" jika memang cintamu itu tulus, biarkan Widya bahagia dan percayalah jika aku tak akan pernah mengecewakan Widya " ucap Wisnu lagi.
" tapi aku sangat mencintai Widya " ucap Panji sedih sambil menatap nanar ke arah Widya yang malah memalingkan wajahnya saat iya menatapnya.
" cinta sejati tak akan membiarkan wanita yang iya cintai di permalukan di muka umum " ucap Wisnu.
" tapi lihat apa yang kamu lakukan pada wanita yang katanya kamu cintai ?"
" kamu mempermalukannya bahkan di hari pernikahannya "
" ikhlaskan Widya dan doakan agar Widya bahagia dalam pernikahannya, apa kamu bisa ?"
✍️✍️✍️ apa Panji akan menuruti ucapan Wisnu yang menurutnya sudah merebut Widya dari sisinya ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘