NovelToon NovelToon
Hush, My Love

Hush, My Love

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Percintaan Konglomerat / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di mata dunia, Michael Brown atau Kay adalah pewaris tunggal Brown Group yang angkuh dan bad boy penggila balap liar. Namun, di balik gelar playboy palsunya, Kay menyimpan rahasia: ia telah lama memperhatikan Paris Desmon, gadis pendiam yang menjadi satu-satunya ketenangan di tengah kepalsuan sekolah elit mereka.
Dunia Kay terguncang saat ia mengetahui bahwa sahabatnya, Luciano Russo, menjadikan Paris sebagai objek eksperimen emosional demi memuaskan rasa penasaran liar Max. Kay terpaksa menyaksikan dari bayang-bayang saat Luciano berbohong telah meniduri Paris hanya demi gengsi, sementara Paris sendiri tetap tulus mencintai Luciano tanpa tahu dirinya sedang dipermainkan.
Terjebak dalam kode etik persahabatan dan rasa sesak melihat gadis yang ia kagumi dirusak secara mental, Kay menghadapi pilihan sulit: Tetap diam sebagai penonton yang dingin, atau menghancurkan reputasi "Tiga Pilar" demi menyelamatkan Paris dari kehancuran yang direncanakan sahabatnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#29

Mobil sport Kay akhirnya berhenti di area parkir St. Jude’s Academy yang sudah dipenuhi oleh deretan kendaraan mewah. Suasana di dalam mobil itu begitu sunyi, seolah-olah oksigen di dalamnya telah habis tersedot oleh ketegangan pasca insiden ciuman paksa tadi.

Paris duduk dengan tubuh kaku, matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong, sementara Kay mencengkeram kemudi hingga buku-bukunya memutih.

Tak lama kemudian, Luciano muncul di antara deretan mobil. Ia tampak begitu sempurna dengan setelan jas hitam yang membalut tubuh atletisnya, wajah jeniusnya yang dingin kini dihiasi binar kelegaan saat melihat mobil Kay sampai dengan selamat.

Luciano melangkah maju dan membukakan pintu untuk Paris. "Terima kasih, Kay," ucap Luciano tulus, sama sekali tidak menyadari badai yang baru saja terjadi di dalam kabin mobil itu.

Luciano mengulurkan tangannya, membantu Paris keluar. Saat mata mereka bertemu, Luciano tertegun sejenak. "Kau cantik sekali, babe," bisiknya dengan nada yang begitu lembut, sebuah pujian yang jarang ia obral di depan umum. Sebelum Paris sempat membalas, Luciano menunduk dan mencium pucuk kepala Paris dengan penuh kasih sayang.

Kay, yang masih duduk di balik kemudi, menyaksikan adegan itu melalui kaca depan. Pemandangan itu seperti belati yang diputar-putar di dalam luka yang baru saja ia buat sendiri. Ia melihat bagaimana Luciano memperlakukan Paris seperti sebuah porselen berharga yang rapuh, sementara ia—Kay—baru saja memperlakukannya seperti barang curian.

Tanpa berkata apa-apa, Kay keluar dari mobil dan langsung melangkah lebar menuju aula pesta kelulusan, meninggalkan pasangan itu tanpa menoleh lagi.

Di dalam aula yang didekorasi dengan kemegahan luar biasa, Kay langsung menuju bar. Ia memesan minuman dengan kadar alkohol tinggi, satu gelas demi satu gelas ia teguk dengan cepat. Namun, tubuhnya seolah memiliki toleransi yang menyebalkan malam ini; ia tidak merasa mabuk. Pikirannya tetap tajam, dan ketajaman itulah yang menyiksanya.

Di sampingnya, Max sudah mulai meracau. Max, yang tidak memiliki ketahanan alkohol sekuat Kay, mulai menggumamkan kebenciannya pada kakak tirinya—tentang warisan, tentang persaingan keluarga, dan tentang betapa muaknya ia dengan tekanan ayahnya. Kay hanya menjadi pendengar yang pasif. Matanya tidak tertuju pada Max, melainkan terpaku pada lantai dansa.

Di sana, di bawah sorotan lampu kristal, Luciano dan Paris sedang berdansa. Mereka bergerak seirama, tampak begitu mesra dan serasi. Paris menyandarkan kepalanya di bahu Luciano, sementara tangan Luciano melingkar protektif di pinggangnya.

Hati Kay terasa seperti diremas dengan tangan besi. Sakitnya begitu nyata hingga ia harus mencengkeram gelas kristalnya kuat-kuat agar tidak pecah. Namun, di tengah rasa sakit itu, pikiran-pikiran liar mulai merasuki kepalanya.

Apa mereka sebahagia itu saat melewati malam panas mereka? pikir Kay dengan gelap. Ia membayangkan Luciano menyentuh Paris, membayangkan Paris mendesah di bawah sentuhan pria jenius itu, sebagaimana Paris mengakui menikmatinya waktu itu.

Apa yang aku pikirkan? Sungguh konyol pikiran ini, maki Kay pada dirinya sendiri. Ia merasa seperti monster. Ia membenci kenyataan bahwa ia begitu terobsesi pada seorang gadis yang jelas-jelas sudah menjadi milik sahabatnya sendiri.

Rasa haus akan kepemilikan itu membuatnya muak, namun ia tidak bisa berpaling.

Sementara itu, di lantai dansa, Paris sedang berjuang di dalam batinnya sendiri. Setiap kali Luciano mendekatkan wajahnya, atau setiap kali kulit mereka bersentuhan, memori tentang bibir Kay yang menekan bibirnya secara kasar kembali muncul. Rasa dingin dan hangat yang bercampur aduk, lumatan yang penuh nafsu yang baru saja ia rasakan, terus menghantuinya.

Paris merasa sangat kotor. Ia menatap wajah Luciano—wajah yang penuh kepercayaan dan cinta dan rasa bersalah yang amat besar menghujam nuraninya. Ini seharusnya menjadi malam yang paling bahagia bagi mereka, namun ciuman pertama yang seharusnya ia simpan untuk Luciano telah dicuri oleh orang lain.

Luciano menyadari kegelisahan itu. Ia merasakan tubuh Paris yang sedikit tegang dan pandangannya yang sering teralihkan.

"Kau baik-baik saja, Paris?" tanya Luciano pelan, menghentikan gerakan dansa mereka sejenak.

"Aku... aku hanya sedikit pusing. Mungkin karena terlalu banyak orang," bohong Paris, mencoba tersenyum meski bibirnya terasa kelu.

Luciano menatapnya dalam-dalam. Di matanya, kegelisahan Paris hanyalah kecanggungan seorang gadis yang belum terbiasa dengan acara formal seperti ini. Ia menganggap Paris sedang gugup menghadapi masa depan mereka setelah kelulusan ini.

Luciano membawa Paris ke sudut yang lebih sepi di dekat balkon aula. Ia memegang kedua tangan Paris, menatap mata gadis itu dengan intensitas yang mampu melelehkan es mana pun.

"Paris... dengarkan aku," ucap Luciano, suaranya rendah dan penuh emosi. "Aku tahu banyak hal yang terjadi beberapa bulan ini. Tekanan dari ayahku, mulut pedas Max, dan semua kekacauan ini. Tapi aku ingin kau tahu satu hal yang pasti."

Luciano mendekatkan keningnya ke kening Paris.

"Aku mencintaimu, Paris. Sangat mencintaimu. Melebihi rumus apa pun yang pernah kupelajari," bisik Luciano. "Kumohon, jangan pernah tinggalkan aku. Tetaplah di sisiku, apa pun yang terjadi."

Mendengar pengakuan tulus itu, Paris merasa dunianya hancur sekaligus utuh. Ia ingin menangis, ingin mengakui apa yang terjadi di dalam mobil tadi, namun ia takut. Ia takut kejujurannya akan menghancurkan persahabatan Luciano dan Kay, dan ia takut Luciano akan memandangnya dengan cara yang berbeda.

"Aku tidak akan pergi, Lucian," jawab Paris lirih, membalas pelukan Luciano dengan erat seolah-olah ia sedang berpegangan pada satu-satunya tiang di tengah badai.

Di kejauhan, dari balik bar yang remang-remang, Kay menyaksikan pelukan itu. Ia meneguk habis minumannya yang terakhir, merasakan rasa pahit yang membakar tenggorokannya—rasa pahit yang sama dengan kenyataan bahwa malam ini, ia telah resmi menjadi penjahat di dalam kisah cinta sahabatnya sendiri.

Malam kelulusan St. Jude’s terus berlanjut dengan musik dan tawa, namun di bawah permukaan, sebuah rahasia besar telah tertanam, siap meledak dan menghancurkan pilar-pilar yang selama ini berdiri tegak di Manhattan.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Pria Sejati hrs sperti ini, cukup 1, Selamanya 👍👍👍
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Yeee, Akhirx, Resmi Smua, Bareng 🥳🥳🥳
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Ikut happy utk 2 pasangan ini ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Skrng, Mreka berdua, manis mlulu, auto diabetes ini 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kini saatnya Arthur yg berjuang utk Cinta ny 🙈🙈🙈
ros 🍂: Nah benar Kak 🤭😍
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Kn adem klo liat gini ❤️🤗😘 ... Apa otw dresmikn aja y, biar gk kburu 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Mommy Paris, itu Putra mu udh 'nakal' 🙈🙈🙈
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Cama², Ade ❤️🤗😘 ... Lnjt Arthur 🤭👍🥳
total 6 replies
Sany Indah
berharap Paris sama Kay meski bermulut pedas tp cintanya ke Paris tulus
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
hi hi licik demi honey, gk pa² deh 🤭🤭🤭
ros 🍂: Hahaha🤣🥰
total 3 replies
winpar
sdih bgt kisah mereka😥
winpar
Thor ceritanya bikin mewekkkk😥😥
lnjut Thor yg bnyk yh 🥰😍
ros 🍂: Ashiaapp 🤭🥰
total 1 replies
Sany Indah
ceritanya menarik
ros 🍂: ma'aciww 🥰
total 1 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Klo Jodoh, pasti ada jalan ny 😔😔😔
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: Iya, Ade ❤️🤗😘
total 2 replies
winpar
akhirnya nana bertemu jg 🥰😍
winpar
thot knp hri ini upnya dikit bgt. pdhl ceritanya seru bgt?
ros 🍂: Maaf ya kak, Sedang kurang sehat, hehehe🙏
total 1 replies
winpar
smngt thorrrr💪💪💪💪 ceritamu selalu bgus
ros 🍂: ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
waw bgmnakh klnjutanya????
winpar
selalu happy akhir ceritanya 😍🥰
ros 🍂: iya kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya bgus bangettt😍🥰
ros 🍂: ma'aciww kak 🥰
total 1 replies
winpar
mkin seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!