NovelToon NovelToon
Godaan Istri Orang

Godaan Istri Orang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Dunia Masa Depan / Penyesalan Suami
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

SEQUEL JODOH SHAKIRA PERNIKAHAN KEDUA.
Kisah ARYA PRATAMA & RAKA BAGASKARA

Arya Pratama baru saja mengalami patah hati, di tengah kesedihannya dia mengalami kecelakaan beruntun yang menyebabkan pengendara lain meninggal dunia.

Kecelakaan itu pula membuatnya harus bertanggungjawab atas bocah kecil, anak dari korban kecelakaan.

"Rawat dia seperti anakmu sendiri, sayangi dia sepenuh hati, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini," ucap seorang ibu meminta Arya menjaga putranya.

Secara tidak terduga Arya bertemu perempuan yang berhasil membuat dadanya berdebar, sayangnya perempuan itu istri orang. Eh secara tidak disangka-sangka Arya malah berjodoh sama janda.

"Jodoh ketemu di jalan."

Sementara Raka Bagaskara, dia juga sama-sama terjebak dalam situasi sulit, ia juga menyukai istri orang.

"Janda dan gadis terlalu biasa, tapi bini orang, luar biasa, Mak. Raka suka sama bini orang Makkk!"

Akankah Raka menemukan jodohnya? Atau malah berusaha menjadi perebut istri orang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4 - Kalah sebelum berperang

"Kamu tidak sedang bercanda kan, Nis?" Arya masih belum percaya Galuh susah menikah. Dilihat dari wajahnya saja Galuh seperti masih muda, ia takdir usianya baru lulus SMA berkisaran 19 tahun.

"Aku serius, Kak. Mana mungkin aku bohong, sebelum kak Galuh melamar kerja disini aku udah lihat CV nya, dia juga ngaku udah nikah dan pernikahan baru berjalan satu tahun. Satu lagi, usia kakak dan kak Galuh berbeda, tuaan kak Galuh. Sekarang usia kak Galuh 31 tahun Kak," balas Nisa memberitahukan yang sesungguhnya.

Arya makin syok, perkataan Nisa sulit dipercaya. "Tapi wajahnya?"

"Baby face, jadi terlihat muda dari usianya. Ayolah lupakan kak Galuh, jangan jadi pebinor ya, terkecuali kalau suaminya kurang ajar baru aku dukung kakak jadi pebinor," balas Nisa diluar dugaan.

Arya melirik kesal, meski kaget ia juga kesal adiknya bisa bicara seperti itu. Tapi hatinya, mendadak sakit.

"Kakak kalah sebelum berperang ini mah," gumamnya lesu. Tidak mungkin adiknya bohong sedangkan ingin kerja di boutique sang adik saja harus menggunakan CV lamaran kerja, otomatis Nisa tahu dan itu artinya sang bunda juga tahu.

Buru-buru Arya menghubungi orangtuanya memastikan lagi.

"Assalamualaikum Bunda."

"Waalaikumsalam Ar, kenapa? Bunda lagi dijalan sama Syakir dan Appa mau ngajak main Syakir."

"Bunda tahu pegawai Nisa yang bernama Ratna Galuh?"

"Oh Galuh, tahu, kenapa emangnya?"

"Dia udah nikah, Bun?" Arya menunggu cemas jawaban bundanya, berjalan mondar-mandir.

"Iya Ar, Galuh udah nikah dan suaminya itu kerja di pabrik kamu, ituloh Roki, manager pemasaran."

Deg.

Jawaban bunda Nurul menambah rasa kecewanya, baru saja membuka hati dan cocok sama salah satu perempuan eh ternyata sudah punya suami. "Artinya aku menyukai istri orang," ucapnya dalam hati.

*******

Masih belum percaya juga, selepas dari boutique adiknya, Arya langsung pergi ke kantor dia juga menyuruh seseorang mencari tahu tentang Galuh.

"Informasi apa yang kamu dapatkan tentang Ratna Galuh?" Rupanya Arya masih penasaran hingga menyuruh seseorang untuk mencari tahu mengenai Galuh demi meyakinkan lagi bahwa wanita itu sudah menikah.

"Namanya Ratna Galuh, usianya 31 tahun, suaminya bernama Roki Hidayat dan menjadi salah satu karyawan PT Teh Pratama di bagian pemasaran. Mereka sudah menikah 1 tahun lamanya dan alamat rumahnya di..." orang suruhan Arya menjelaskan detail tentang Galuh beserta alamat rumahnya juga

Semakin terpuruk saja setelah mengetahui kenyataannya. Cinta yang baru tumbuh harus kembali tumbang terhempas.

"Istri orang, aku menyukai istri orang. Kenapa bisa begini sih?" Arya mengacak rambutnya prustasi kenapa bisa, bisa jatuh cinta pada istri orang. Entah cinta yang salah atau takdir yang mengatur, Arya di buat bingung. Sedangkan cinta itu tumbuh begitu saja tanpa di minta setelah pertemuan pertama mereka.

*******

Dan untuk memastikannya lagi, Arya berencana mengikuti Galuh pulang. Baru saja tiba ia sudah melihat Galuh naik motor, bergegas dia mengikutinya dari belakang

Rasa penasarannya semakin meninggi ingin tahu pasti siapa wanita itu. Jika memang sudah memiliki suami, maka dirinya akan mundur tidak ingin menjadi perebut istri orang. Namun jika masih sendiri dia akan maju mendekati, meski takut yang ia ketahui nyata tetap saja dia menolak menerima dan kekeh Galuh masih sendiri.

Mobilnya melewati beberapa pengkolan, beberapa bangunan hingga mereka tiba di depan sebuah rumah besar di ujung desa. Rumah paling besar diantara penduduk dan terletak di pinggir jalan dekat sawah.

Arya memberhentikan mobilnya, dia memperhatikan Galuh dari jauh. Dia melihat Galuh sedang mendorong motornya menuju garasi, terus balik lagi hendak menutupi pintu pagar namun terhenti ketika ada mobil berhenti di depannya.

Senyum Galuh terbit makin memperlihatkan wajah cantiknya, dia juga membuka lebar-lebar gerbangnya mempersilahkan mobil itu masuk.

Tanpa mengalihkan pandangan dari Galuh, Arya terus memperhatikannya. Turunlah pria yang diyakini Roki, tentu Galuh menghampiri lalu menyalami suaminya.

"Mas udah pulang? Gak biasanya pulang cepat? Bukannya tadi harus lembur di pabrik ya?" tanya Galuh ramah.

Tiba-tiba Roki merangkul pundak Galuh mencium keningnya. "Hari ini pulang cepat, pemilik kebun yang menyuruh katanya sebagai bentuk rasa syukur."

Ya, Arya sengaja menyuruh karyawannya baik di kantor maupun di lapangan pulang lebih awal, tujuannya ingin tahu pasti secara langsung wanita yang dia sukai pulang ke rumah suaminya.

Wajah Galuh bersemu merah, hal romantis seperti ini jarang banget Roki tunjukkan tapi kali ini begitu membahagiakan baginya, suaminya bersikap manis dan Galuh menyukai hal itu. Namun senyum itu luntur ketika Roki kembali berkata yang membuatnya kembali menyadari sesuatu.

"Gak usah geer, aku cium kamu itu supaya tidak kelihatan ada masalah, ini hanya akting di depan para tetangga. Ingat kan yang aku bilang tadi pagi? Aku punya seseorang yang aku cintai." Lalu Roki melangkah masuk meninggalkan Galuh.

Galuh menghela nafas, rasanya menyakitkan dan ia jadi penasaran siapa perempuan itu sampai suaminya terang-terangan mengatakan hal itu? Lalu dia pun melangkah masuk mengikutinya dari belakang dan tetap berusaha baik-baik saja sampai ia tahu siapa wanita idaman lain suaminya.

Interaksi keduanya diperhatikan oleh Arya, pria itu menunduk lesu menyembunyikan wajahnya di balik lipatan tangannya di atas stir. Baru saja ia menyukai lagi wanita, wanitanya sudah bersuami. Baru saja hatinya kembali hidup merasakan bunga-bunga bermekaran namun, kini harus menghadapi kenyataan mengecewakan, jatuh cinta pada istri orang.

Bibirnya tersenyum getir, hatinya mendadak sakit dan kecewa bersamaan. "Heh, ini gila, aku suka sama istri orang? Perasaan macam apa ini? Ya Allah, kenapa mesti suka sama yang udah sold out sih? Gak ada gitu perempuan single yang bisa niatku suka lagi? Masa istri orang sih? Kemarin Shakira janda muda eh sekarang kepincut bini orang, apa aku yang gak waras ya?"

Sedangkan di dalam rumah Roki, Galuh kembali di todong perkataan menyakitkan.

"Kebetulan banget kalian pulang bareng. Galuh, ibu mau kamu memeriksa keadaan rahim kamu untuk mengetahui mandul atau enggaknya. Bisa aja kan kamu mandul?"

Baru saja masuk kedalam rumah sudah mendapatkan perkataan menyakitkan lagi, Galuh menghela nafas kasar.

"Aku tidak mau, Bu. Aku tidak mandul dan semua yang ibu katakan tidak benar," balas Galuh yakin.

"Kalau kamu tidak mandul kenapa belum punya anak juga? Ibu ingin cucu, Galuh." Bu desi melipat koran yang ia pegang menaruhnya secara kasar di atas meja.

"Bu," ujar Roki memelas untuk tidak membahas masalah ini lagi.

"Diam kamu Roki, ibu cuman mengutarakan keinginan ibu saja. Gak lebih kok, cuman ingin lihat kamu punya anak sebelum mama pergi."

"Kenapa gak suruh mas Roki yang periksa, Bu? Bukan cuman Galuh aja yang disuruh mas Roki juga harus," kata Galuh memberanikan diri memberi usulan.

"Kamu nuduh aku mandul, Galuh? Kurang ajar banget jadi istri, aku gak mandul ya, enak aja. Emang gak bener dari awal, tahu gitu mendingan aku nikah sama orang lain daripada sama kamu. Udah mandul tukang tuduh lagi, dasar istri durhaka!"

Deg.

1
Hesty
mkn bnyk upnya thooor
falea sezi
astaga
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Yuliana Tunru
jd raka nih yg bakal dapat janda perawan roki dan arya jg dapat janda abal2 yg ternyata msh perawan jg 🤭
Cimit: Hayo tebak2an. 😅
total 1 replies
Yuliana Tunru
lha arya nikah dgn andina bkn galur calon ya walaupun entah kapan 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!