NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan / Tamat
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 4 Pelarian di Bawah Langit Malam

Suasana di dalam kamar rawat itu mendadak mencekam begitu daun pintu terbanting menutup. Bunyi kunci yang diputar dua kali oleh Gus Azkar terdengar seperti vonis penjara bagi Rina.

Azkar menurunkan Rina dari pundaknya dengan kasar ke atas ranjang. Napas pria itu masih menderu, emosinya benar-benar tersulut oleh kenekatan istrinya yang mencoba kabur dan mencabut infus secara paksa. Darah dari tangan Rina yang tercabut infusnya mulai menetes ke sprei putih, namun Azkar tampak tak peduli dengan itu untuk sejenak.

Ia mengungkung tubuh Rina dengan kedua tangannya yang bertumpu di sisi kanan dan kiri ranjang, memaksa istrinya yang sedang terisak itu menatap langsung ke matanya yang gelap.

"Dengarkan saya baik-baik, Rina," desis Azkar dengan suara yang sangat rendah, namun penuh penekanan di setiap katanya. "Kesabaran saya ada batasnya. Kamu pikir pernikahan ini mainan? Kamu pikir status saya sebagai suamimu hanya formalitas?"

Rina gemetar hebat, ia mencoba memalingkan wajah, namun Azkar mencengkeram dagunya agar tetap menatapnya.

"Jika kamu berani mencoba kabur lagi dari saya, atau menyebut nama pria itu sekali lagi..." Azkar menjeda kalimatnya, matanya menatap tajam ke arah perut Rina sebelum kembali ke mata istrinya.

"Saya tidak akan segan-segan menunaikan hak saya malam ini juga. Saya akan buat kamu hamil secepatnya, supaya kamu tidak punya alasan lagi untuk lari dan supaya pikiran kekanakanmu tentang sekolah atau pria itu hilang sepenuhnya dari kepala kamu."

Wajah Rina memucat pasi. Ancaman itu terasa jauh lebih menakutkan daripada kemarahan Azkar sebelumnya. Baginya yang masih duduk di bangku SMA, ancaman tentang kehamilan adalah akhir dari segala mimpinya.

"Mas... jangan... Rina takut," tangis Rina pecah, suaranya parau karena ketakutan yang luar biasa.

"Makanya, jadilah istri yang penurut!" bentak Azkar dingin. Ia kemudian menjauh dari ranjang, mengambil napas panjang untuk menetralkan emosinya yang hampir meledak, namun tatapannya tetap mengawasi Rina seolah-olah istrinya itu adalah tawanan yang siap melarikan diri lagi.

"Sekarang diam di sana. Saya akan panggil perawat untuk memasang kembali infusmu. Kalau kamu melawan lagi saat perawat datang, saya tidak akan menunggu sampai kamu sembuh untuk membuktikan ucapan saya tadi."

Azkar berbalik menuju tombol darurat untuk memanggil perawat, meninggalkan Rina yang kini meringkuk ketakutan, menyadari bahwa suaminya yang terlihat seperti ustadz yang lembut itu bisa berubah menjadi sosok yang sangat dominan dan mengancam.

Langkah Rina kali ini didorong oleh rasa takut yang luar biasa. Ancaman Gus Azkar tentang "membuatnya hamil" benar-benar menghantam mentalnya sebagai gadis remaja. Baginya, itu adalah horor yang lebih besar daripada apa pun. Begitu punggung Gus Azkar menghilang di balik pintu koridor untuk mencari perawat, Rina menyambar kerudung instannya dengan tangan gemetar.

Ia mengabaikan rasa perih di tangan bekas infus yang terus meneteskan darah. Dengan langkah seribu, ia keluar lewat pintu darurat, bukan lewat lift, karena ia tahu suaminya pasti akan mengecek area utama.

Napas Rina tersengal-sengal. Tangga darurat rumah sakit itu terasa sangat panjang. Setiap langkahnya diikuti oleh tetesan darah kecil dari tangannya. Di pikirannya hanya satu: Bian. Ia harus menemukan Bian. Ia harus pergi sejauh mungkin dari pria yang baru saja mengancam masa depannya itu.

Begitu sampai di lantai dasar, Rina tidak keluar lewat pintu utama. Ia memutar melalui area parkir belakang yang sepi. Angin malam yang dingin menusuk tulang, membuat tubuhnya yang belum pulih itu semakin lemas.

"Kak Bian... Kak, jemput Rina..." isaknya sambil terus berlari kecil menuju gerbang luar.

Mata yang Mengawasi

Namun, Rina lupa satu hal. Gus Azkar bukan orang sembarangan. Sebagai seorang Gus yang terbiasa memimpin ribuan santri, ia memiliki ketelitian yang luar biasa. Saat ia kembali ke kamar dengan perawat dan mendapati ranjang kosong serta darah yang berceceran di lantai, amarahnya sudah mencapai titik puncak.

Gus Azkar tidak berteriak. Ia justru diam, namun raut wajahnya sangat mengerikan. Ia segera menelepon orang-orang kepercayaannya.

"Cari dia di semua akses keluar rumah sakit. Sekarang!" perintahnya melalui ponsel dengan nada yang mampu membuat siapa pun merinding.

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh gak ada basa basinya,To the point banget..Noh Gus langsung punya Rival tuh..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Masih pake seragam SMA bukan kah tadi Azkar sudah nyuruh tukar ya bajunya saat di kamar? Atau Outhornya lupa 🤔🤔
Rina Casper: hhehe iya saya lupa kak maaf ya🙏soalnya saya buat novel gak cuma ini doang😭trimakasih sudah mampi☺️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
gak pake kerudung Rina?
Qaisaa Nazarudin
Apa bedanya,tetap juga kata talak dengan kesedaran nya,apapun alasannya..seorang yang lebih faham agama pasti nya dia akan tau dengan apa yg diucapkannya..
Qaisaa Nazarudin
Ini anak maunya apa sih? Katanya mau bebas,tapi saat mau dibebasin malah gak mau..Kebanyakan DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Nih baru Nongol mereka,noh liat dari Ulah kalian..
Qaisaa Nazarudin
Baru nongol sekarang heran deh,Pesakit di ICU dibiarin orang membesuk sesuka hati,mana ada kayak gitu..🤦
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya ruang ICU dibesuk gitu?? mana nih dokternya? Harusnya kalo masih diruang ICU gak diizinkan besuk kerap gitu,harus satu orang yg masuk dlm satu waktu,itu juga gak boleh lama2 ,kalo mau lama2 sambil cerita itu mah nunggu dipindahkan ke ruang perawatan ya..
Nih anak kecil ngenyel banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Orang mana ya yg panggil BAK bukan MBAK?? 🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget sadarnya,Kima seminggu dua minggu kek,biar sampai Ortu kamu dtg menyaksikan penderitaan kamu kayak gini,aku oengen liat,ada gak rasa bersalah dan penyesalan dlm hati dan diri mereka..ckk gak sesuai dengan Ekspektasi aku..🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Bak Rina?? BAK itu apa? 🤔🤔MBAK maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hanya Azkar yg Hancur?? Harusnya keluarga Rina sekalian,Kemana mereka?? kenapa tdk dikabarin??
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Doktor mengatakan ke Ortunya Rina yg gila itu gimana keadaan anak mereka selama ini dan hingga saat ini..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran cewek yg TEGAS,BAR-BAR,JUDES,TANGGUH,dan BUKAN CEWEK LEMAH..tapi disini peran utama ceweknya adalah CEWEK LEMAH..yang taunya CUMAN NANGIS mulu 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Seorang Gus nekad banget menikahi anak dibawah umur? Aku jadi tambah penasaran,Kayaknya Gus Azkar emang udah lama mengenali dan mencintai Rina,Gak mungkin kan saat kuliah dan diluar pasantrennya gak ada wanita dewasa yg dia suka? Kenapa harus Rina yg masih sekolah yg jadi pilihan nya?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Oh Bian udah 23 tahun? Ku pikir Kakel nya Rina gitu??
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu, Kenapa kalian paksa?? 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget mereka,Tuh pak ustaz apa gak ada ustazah dan santri dipondok yg dia sukain,kenapa harus Risa yg sudah punya KEKASIH juga masih sekolah yg menjadi pilihannya??ckk
muna aprilia
lanjut
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!