NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Romantis / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Jian Yi secara tak terduga memperoleh sebuah pedang aneh yang mampu berbicara. Dari pedang itulah ia mempelajari teknik pedang kuno dan jalan kultivasi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Saat kekuatannya dianggap cukup, pedang tersebut memerintahkannya untuk mengembara—mencari cara agar sang roh pedang dapat memperoleh wujud fisik.

Maka dimulailah perjalanan Jian Yi sebagai seorang pengembara, melangkah di antara bahaya, rahasia, dan takdir yang perlahan terungkap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4: Fondasi Persaudaraan

​Setelah pembersihan di balai kota dan pembantaian para pembunuh Tangan Bayangan, Jian Yi tidak membiarkan teman-temannya larut dalam ketakutan.

Ia tahu, harta tanpa perlindungan hanyalah undangan menuju kematian.

​Menggunakan tanah luas milik mantan Gubernur Zhao Fu di puncak bukit yang menghadap ke Distrik Barat, Jian Yi memerintahkan ratusan pekerja untuk membangun sebuah kompleks bangunan dalam waktu singkat.

Uang emas yang ia rampas mengalir deras untuk membayar material terbaik.

​Di depan gerbang utama yang terbuat dari kayu jati hitam dan ukiran naga, Jian Yi berdiri bersama ketiga sahabatnya.

​"Aku tidak ingin kalian terus dianggap sebagai pengemis atau tikus jalanan," ucap Jian Yi sambil menatap papan nama besar yang masih kosong di atas gerbang. "Tempat ini akan menjadi perlindungan bagi kalian, dan siapa pun yang senasib dengan kita."

​Coi Gi menatap bangunan megah itu dengan mata berkaca-kaca. "Lalu, apa nama tempat ini, Yi?"

​Jian Yi mengambil pedang berkaratnya, lalu dengan gerakan cepat yang meninggalkan jejak cahaya di udara, ia mengukir empat karakter besar di papan nama tersebut.

​"SEKTE JIAN-GI-TU-BO"

​"Gabungan nama kita berempat," Jian Yi tersenyum tipis. "Jian Yi, Coi Gi, Shi Tuzhu, dan Gi Jibo. Selama sekte ini berdiri, nama kalian akan dihormati oleh seluruh kekaisaran. Kalian bukan lagi beban, kalian adalah pilar."

​Malam itu, mereka mengadakan pesta besar di dalam aula utama.

Tidak ada pelayan, hanya mereka berempat. Mereka duduk melingkar di lantai marmer yang mewah, namun dengan cara duduk yang masih sama seperti saat mereka di gang sempit—tidak beraturan dan penuh tawa.

Ada ayam panggang utuh, arak kualitas terbaik, dan buah-buahan segar yang belum pernah mereka rasakan seumur hidup.

​"Ingat saat kita berebut satu potong ubi busuk di belakang pasar?" Coi Gi berteriak sambil mengangkat gelas araknya. "Sekarang lihat! Aku bahkan bisa mandi dengan arak ini kalau mau!"

​"Jangan konyol, Gi. Kau akan bau arak dan tidak ada gadis yang mau mendekatimu." timpal Shi Tuzhu, membuat mereka semua tertawa terbahak-bahak.

​Gi Jibo, yang biasanya paling tenang, bersandar di pilar sambil menatap Jian Yi. "Yi... kau memberikan semua ini pada kami. Tapi kenapa rasanya kau sedang bersiap untuk pergi jauh?"

​Suasana yang ceria tiba-tiba mendingin. Ketajaman insting Gi Jibo memang tidak pernah meleset.

​Jian Yi menghentikan kunyahannya. Di pinggangnya, si Pedang Tua bergetar pelan, memberikan denyut energi yang hanya bisa dirasakan oleh Jian Yi.

“Waktunya singkat, Bocah. Jika kau ingin aku mendapatkan wujud fisik dan membantumu mencapai ranah Legenda Sejati, kita harus mencari material surgawi di luar perbatasan ini.” bisik suara serak itu di benaknya.

​Jian Yi menunduk, menatap bayangannya di dalam gelas arak. "Sekte ini adalah benteng untuk kalian. Aku sudah mengatur sistem pertahanannya, dan aku akan melatih kalian teknik dasar sebelum aku... berangkat."

​"Ke mana?" tanya Shi Tuzhu dengan suara gemetar. "Kita baru saja punya rumah, Jian Yi. Kenapa tidak tinggal di sini saja dan menikmati hidup?"

​"Dunia ini luas, Tuzhu. Dan Keluarga Yuan hanyalah satu dari sekian banyak predator. Jika aku tetap di sini, aku hanya akan membawa badai ke depan pintu kalian. Aku harus menjadi lebih kuat, jauh lebih kuat dari sekarang, untuk memastikan tidak ada yang bisa meruntuhkan Sekte Jian-Gi-Tu-Bo."

​Jian Yi berdiri dan berjalan ke jendela besar yang menghadap ke arah hutan tempat mereka dulu berburu rusa. "Pedang ini... dia membutuhkanku untuk mengembara. Ada sesuatu yang harus ia temukan agar ia bisa kembali utuh."

​Coi Gi bangkit dan merangkul bahu Jian Yi dengan erat. "Kalau begitu, jangan pergi sekarang. Malam ini, kita bukan pendekar, bukan ketua sekte, bukan pemburu. Malam ini, kita hanya empat anak nakal yang sedang merayakan kemenangan."

​Jian Yi merasakan kehangatan yang menyesakkan dadanya. Inilah harga dari sebuah kekuatan; semakin tinggi ia mendaki, semakin besar tanggung jawab yang ia pikul untuk melindungi orang-orang yang ia sayangi.

​"Baiklah," bisik Jian Yi. "Malam ini, hanya ada kita."

​Di bawah cahaya rembulan, empat sahabat itu menghabiskan malam dengan cerita-cerita masa kecil mereka.

Mereka tertawa sampai perut sakit, seolah mencoba menabung tawa untuk hari-hari sepi yang akan datang.

Jian Yi tahu, ini adalah awal dari perpisahan panjang yang akan menguji kesetiaan mereka.

​Tanpa sepengetahuan teman-temannya, Jian Yi mulai menyalurkan sedikit demi sedikit energi Qi hangatnya ke dalam tubuh mereka melalui jabat tangan dan rangkulan, memperkuat fondasi tubuh mereka agar mereka bisa mulai berlatih kultivasi dengan lebih cepat saat ia pergi nanti.

​Si Pedang Tua hanya terdiam, menyaksikan ikatan manusia yang rapuh namun kuat itu. "Manusia... makhluk yang aneh. Mereka menangis saat berpisah, namun itulah yang membuat mereka melampaui batas." gumam sang pedang dalam hati.

1
Dadan Purwandi
mantapppp 🔥🔥🔥🔥
Dadan Purwandi
gaspolll thorrrrr🔥🔥🔥🔥
Dadan Purwandi
mantap thorrrrr🔥🔥🔥🔥
Dadan Purwandi
mantap 🔥🔥🔥🔥
Dadan Purwandi
mantap ceritanya 🔥🔥🔥🔥🔥
Dadan Purwandi
hancurkannnnn🔥🔥🔥🔥
angin kelana
dah 7 tahun lg yah...
Agen One: time skip aja/Pray/
total 1 replies
Adibhamad Alshunaybir
mantap author semangat up nya☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!