NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:152.7k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sindiran

Huh...

"Ternyata marah-marah juga butuh tenaga yang banyak. Apalagi marahnya sama cabe-cabean," gerutu Rachel sambil mengerucutkan bibirnya kesal.

"Abang, traktir Achel makan di kantin. Sudah lah Achel jalan kaki dari gedung sebelah, sekarang disuruh ngomelin karung goni dan cabe-cabean ini lagi," rengeknya pada Ronand. Rachel juga mengayunkan lengan tangan Ronand seperti anak kecil meminta mainan.

Siap, Princessnya Abang.

Cup...

Aaaaa...

Tiba-tiba saja Ronand mengecup singkat pada dahi Rachel. Semua orang di kantin itu tak menyangka jika Ronand akan semanis ini pada saudara kembarnya. Walaupun waktu OSPEK pernah melihat Ronand menggendong Rachel, namun ini jauh terlihat manis. Jika dulu mereka berpikir bahwa keduanya berpacaran, maka sekarang perlakuan manis itu seperti melihat keluarga yang harmonis.

Kaira yang melihat hal itu rasanya ingin menampol Rachel. Apalagi Rachel beberapa kali melirik ke arah Kaira dengan senyum mengejek setelah dicium dahinya oleh Ronand. Rachel segera memeluk lengan tangan Ronand kemudian membawanya pergi untuk mencari makan.

"Ingat ya karung goni isi cabe-cabean, jangan ganggu Abangku. Dia sudah jadi milik orang," seru Rachel mengingatkan Kaira.

"Iya, milik orangnya itu aku kan? Tenang saja, nanti aku jadi Kakak ipar yang baik kok." seru Kaira membuat semua yang mendengarnya hanya bisa geleng-geleng kepala.

Udah miring itu otaknya si Kaira,

Prettt...

"Cuma mau incar harta dan kepopuleran Abangnya aku kan? Dih... Ndak lepel kita. Sorry ya, Abangku ini juga mencari yang setara. Dimulai dari harta dan otaknya juga,"

"Lah... Situ nggak punya otak, jadi udah kena blacklist duluan." ucap Rachel membuat Kaira semakin dibuat geram.

Sepertinya Kaira tak menyangka kalau saudara kembar Ronand ini mempunyai sifat yang berbanding terbalik. Rachel yang sangat cerewet dan mau menantangnya. Berbeda dengan Ronand yang memilih sedikit berbicara tapi sekali bicara langsung masuk ke hati. Kaira memilih kembali ke mejanya sebelum bertambah malu. Apalagi hampir semua mahasiswa menatapnya sinis.

"Abang, badannya gatal-gatal nggak?" tanya Rachel dengan tatapan polosnya setelah mereka duduk di meja samping yang ditempati oleh kelompok tugas kuliahnya.

"Enggak," jawab Ronand yang kemudian memanggil pelayan agar Rachel bisa memesan makanan.

"Kok nggak gatal-gatal sih? Kan tadi habis ngomong sama ulat bulu. Pasti bulu-bulunya beterbangan dan bikin gatal badan lho," seru Rachel menyindir Kaira.

"Nggak usah ngajak ribut. Yang sopan sama calon kakak ipar," seru Kaira yang malah menanggapi seruan Rachel.

Bugh...

"Rasain tuh lap meja buat usap belek di matamu itu. Biar sadar kalau udah bangun tidur, jangan mimpi terus." seru Rachel sambil melemparkan sebuah serbet yang ada di mejanya.

Entah mengapa, Rachel seperti ingin terus memancing kemarahan Kaira. Padahal Kaira sudah diam agar rencananya menarik simpati Ronand berhasil. Namun Rachel malah membuatnya emosi dan ingin menggagalkan rencananya. Rachel pun terdiam saat makanan yang dipesan sudah datang.

"Jangan banyak bicara. Buruan dimakan," Ronand langsung menyodorkan semangkok bakso ke arah Rachel. Ia yakin kalau Rachel pasti akan langsung diam setelah mendapatkan makanan.

"Jus jeruk dan batagornya sekalian ya, Abang. Dimsum juga, dua dibungkus." ucap Rachel di sela-sela kegiatan makannya.

"Itu dihabiskan dulu. Jangan banyak bicara, nanti tersedak." tegur Ronand membuat Rachel hanya bisa menganggukkan kepalanya mengerti.

"Ronand, itu beneran kembaranmu?" tanya Reza dengan sedikit berbisik. Kebetulan Ronand memang duduk di pinggir dekat dengan Reza di meja sebelah.

"Iya, kenapa?" tanya Ronand dengan tatapan penasarannya.

"Sangat cerewet. Beda banget sama kamu yang dingin dan jarang bicara jika tidak penting," ucap Reza dengan pelan.

Ronand hanya terkekeh pelan mendengar ucapan Reza. Memang benar adanya kalau sifatnya dengan Rachel itu sangat berbanding terbalik. Ronand menganggukkan kepalanya kemudian menatap Rachel yang makan dengan lahap. Gadis itu sama sekali tak canggung di tengah semua orang yang melihat ke arahnya. Bukan mahasiswa yang berasal dari fakultas kedokteran namun makan santai di kantin gedung itu.

Hati-hati makannya,

Sweet banget,

Definisi saudara yang sweet,

Aku juga mau dilap sudut bibirnya sama Ronand,

Huuuu...

Bangun woy... Biar nggak mimpi terus,

Apa sih?

***

"Kok pulangnya terlambat terus sih, Bang?" seru Susan sambil berkacak pinggang.

Dua hari ini Ronand selalu pulang malam. Akhirnya Susan memilih menginap di rumah mertuanya karena kesepian. Ia juga takut jika tiba-tiba ada kejahatan kalau berada di rumah sendiri. Saat Ronand sampai di depan rumah orangtuanya, Susan sudah menyambutnya sambil berkacak pinggang.

"Suaminya datang itu cium tangan dulu, habis itu bawakan tasnya. Setelahnya bikinkan minum dulu," ucap Ronand dengan sedikit sindiran.

"Habisnya Abang kalau pulang malam terus. Kaya merasa nggak punya istri aja," Susan mencebikkan bibirnya kesal tapi tetap saja melakukan apa yang diinginkan Ronand. Susan mencium punggung tangan suaminya kemudian membawakan tas berisi laptop milik Ronand.

"Kan Abang juga kerja. Habis kuliah masih harus bekerja. Biar kamu dan keluarga nggak susah," ucap Ronand yang kemudian merangkul bahu Susan dan keduanya pun masuk ke dalam rumah.

"Tapi jangan setiap hari dong pulang malamnya," rengek Susan membuat Ronand terkekeh pelan.

"Kangen ya sama Abang, Sayang?" tanya Ronand sambil menaikturunkan alisnya.

Awww...

Kok dicubit sih,

Huaaa...

Malu...

Kedua pipi Susan tampak memerah karena malu mendengar godaan dari Ronand. Dulu sewaktu kecil, Ronand tak pernah menggodanya. Bahkan Ronand cenderung dingin dan acuh kepadanya. Saat sekarang Ronand menggodanya, ia merasa sangat aneh dan seperti sesuatu yang sangat langka. Susan merasa jatuh cinta untuk ke sekian kalinya kepada Ronand.

"Coba sini lihat gimana wajah malu-malunya," ucap Ronand semakin bertambah jahil ingin menggoda Susan.

"Ndak ya. Abang nyebelin banget sih. Aku aduin sama kurcaci cadel, biar Abang diomelin ya." ucap Susan yang menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Bahkan Susan mengancam akan mengadukan ulah Ronand ini kepada Mika.

"Nggak takut. Mika itu cukup disogok pakai duit selembar, nurut sama aku." Ronand malah menantang Susan agar mengadu pada Mika.

Susan menatap sinis pada suaminya yang kini tersenyum penuh kemenangan. Memang benar adanya bahwa Mika itu paling mudah disogok jika berhubungan dengan uang dan makanan. Ronand membawa Susan ke ruang makan untuk menemaninya.

Punya istri, makan aja minta ditemani. Padahal sebelumnya juga makan sendiri,

Sayang, kayanya ada yang ngomong. Tapi nggak ada wujudnya,

Sialan... Kamu pikir Papa ini setan,

Onand nggak bilang lho. Tapi kalau Papa sadar diri sih ya Ronand bersyukur,

Besok Lucky mau ke rumah,

Ngapain?

Mau uji coba senjata baru,

Ogah... Pasti Papa yang jadi kelinci percobaan,

Hahaha...

1
Aisyah Ajalah
kira2 siapa ya dalang peneror Susan?
Aniza
jdi penasaran
Healer
ayuh gema babang lucky cari tau kebenaran nya dan buktikan bahawa kalian memang setia kawan apalagi babang lucky ada hubungan special ma Achel
Atik Kiswati
msh penasaran nih.....
DISTYA ANGGRA MELANI
Berharap sang pelaku bisa cpt tertangkap...
Sani Srimulyani
jangan sampe itu kenyataan, padahal aku ikut dukung Rachel sama lucky Lo.....masa iya harus kandas gitu aja.
Atik Kiswati
membingungkan nih.....
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aisyah Ajalah
semoga aja hanya fitnah....dan semoga ronand segera dapat solusinya...
Sri Rahayu
sp yg fitnah ya
T&K
lagi tunggu triple update🤭🤣
Sani Srimulyani
ga mungkin gema lah, bisa hancur hubungan Rachel sama lucky kalo sampe gema melakukan hal bodoh.
Atik Kiswati
kyk nya gk mungkin ya.....
Ita Xiaomi
Aku mikir Mika dan Achel bs heboh sptnya nurun dr Papa Julian🤣🤣🤣
Aisyah Ajalah
haha papa Julian kocak amat😂🤣semoga aja gema hanya di fitnah...
Iqlima Al Jazira
🤣🤣🤣
Aniza
moga ja gema di fitnah,dan bukan gema yg berhianat pada keluarga roberto
moga pelaku utamany cepat ketemu
emang sih awl ucan pindah dri LN ucan ada beberapa kli di bantu gema,tpi masa iya gema berhianat???????
Healer
hahaha papa dulian memang anak nya nenek gayung 🤣🤣🤣.,..sapa yg nak kenakan gema...mesti ada yg iri dgn kejayaan gema apa lagi ekonomi gema sekeluarga udah membaik!!!semoga gema dan babang lucky tidak jadi pembelot!!!ayuhh babang Onand selesai kan teka teki ini ....babang lucky jg bersihkan nama adik mu si gempa@gema✌️✌️✌️
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ astoge saraaappplsi julian
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!