NovelToon NovelToon
Transmigrasi Si Gadis Polos

Transmigrasi Si Gadis Polos

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Romansa / Reinkarnasi / Cintapertama
Popularitas:7.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lyly little

Shabila Diaskara adalah gadis polos dan lugu yang bersikap hiperaktif serta pecicilan demi menarik perhatian ayahnya—seorang Daddy yang membencinya karena kematian sang ibu saat melahirkan dirinya. Dalam sebuah insiden, Shabila berharap bisa merasakan kasih sayang seorang ayah sebelum akhirnya kehilangan kesadaran.

Saat terbangun, Shabila menyadari dirinya telah bertransmigrasi ke tubuh Aqila Weylin, gadis cantik namun pendiam dan cupu. Kini dipanggil “Aqila,” Shabila—yang akrab disapa Ila — mulai mengubah penampilan dan sikapnya sesuai kepribadiannya yang ceria dan manja.

Beruntung, kehidupan barunya justru memberinya keluarga yang penuh kasih. Sikap hiperaktif dan manja Ila membuat seluruh keluarga Aqila gemas, bukan marah. Setelah tak pernah merasakan cinta keluarga di kehidupan sebelumnya, Ila bertekad menikmati kesempatan kedua ini sepenuh hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lyly little, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4 **Logika aneh seorang Ila**

Di sebuah ruangan yang gak terlalu luas, Ila si gadis dengan tubuh mungil yang masih terlelap tidur engan untuk terbangun dengan selimut yang masih membalut tubuh mungilnya, sehingga tubuh itu terlihat lebih mungil dan mengemaskan.

Cellek..

Suara pintu kamar dibuka dan nampaklah sang bunda. Dengan perlahan wanita paruh baya tersebut berjalan menghampiri ranjang dan duduk di samping Ila yang masih terlelap itu dengan senyuman di wajahnya. Perlahan-lahan tangannya bergerak untuk mengusap rambut putrinya dengan lembut.

"Sayang ayo bangun ini sudah pagi." Ucap Zeline sambil menarik selimut yang menutupi seluruh badan putrinya.

"Hooaamm... Ila masih ngantuk Bunda, Ila masih mau tidur lagi." Ucap Ila dengan mata yang masih terpejam.

"Bangun sayang, Bunda sudah siapin makanan loh buat Ila. "Ila mulai membuka matanya dan duduk bersandar di headboard untuk mengumpulkan nyawanya

"Selamat pagi bunda, ini jam berapa" Tanya Ila pada bunda nya.

"Selamat pagi juga sayang, ini sudah jam 7, yaudah Ila mandi gih terus turun ke bawah sudah di tunggu Ayah dan Abang mu." Jelas Sang bunda.

"Mandiin bun," ucap Ila lucu.

Zeline terkekeh, "gak malu dimandiin hm?" tanya Zeline.

Ila memiringkan kepalanya, "malu? Why?"tanya nya, kan sama bunda sendiri ngapain harus malu kan? Pikir Ila.

Zeline mencubit gemes pipi Chubby putrinya itu, "Ila gak malu buka baju didepan bunda?"tanya lagi

Ila menggeleng, "gak, kan bunda ibu aku." sahut Ila dan Zeline terkekeh.

"Baiklah, ayo bangun! Bunda akan mandikan Ila sampai bersih..," Ila mengangguk lalu beranjak dari kasur nya menuju kamar mandi dan diikuti oleh Zeline. Sesampainya dikamar mandi Ila melepaskan semua pakaiannya tanpa malu sedikit pun sedangkan Zeline hanya geleng-geleng kepala dan terkekeh melihat Ila yang persis seperti anak-anak yang tidak malu-malu padahal putrinya itu sudah remaja.

Zeline memandikan Ila dengan telaten sambil mendengarkan ocehan polos putrinya itu. Zeline benar-benar senang dengan perubahan putrinya yang tidak pendiam lagi, selalu aja Ila membuat orang-orang terdekatnya games.

25 menit kemudian Ila sudah siap dengan pakaian santainya.

"Ila cantik kan bunda?" tanya Ila saat dia menatap dirinya sendiri didepan cermin besar.

"Anak bunda yang satu ini selalu cantikk, "gemes Zeline lalu dia mencium pipi anaknya itu.

"Ila malu hihi," Ila tersipu karena bunda nya menyebutkan bahwa Ila selalu cantik.

Zeline terkekeh mendengar ucapan polos putrinya itu, "liat pipi bulat Ila merah, "goda Zeline dan Ila memegang pipi nya dengan tangan mungilnya itu.

"Pipi Ila panas bun, Ila sick." ujarnya memegangi pipi nya yang terasa panas akibat tersipu karena dipuji.

"Bukan sakit sayang, itu namanya tersipu." jelas Zeline dengan gemes.

"Why, tersipu?" bingung Ila.

"Tersipu itu malu sayang, kita merasa malu saat orang memuji kita." beritahu Zeline dan Ila membulatkan mulutnya seraya mengangguk.

...****************...

"Morning semua" Teriak Ila dari ujung tangga dengan senyuman lebar yang mengembang di bibirnya dan jangan lupe tatapan polosnya.

"Selamat pagi juga dek" Ucap Alzian yang berjalan mendekati adeknya dan langsung mengangkat tubuh mungil itu ke gendongan koalanya.

"Huaa... Ila terbang.. Abang, Ila terkejut tau" Ujar Ila dengan wajah cemberutnya dan pipi chubby yang mengembung. membuat Al tak tahan menahan gemasnya pada adik kecilnya sehingga memberikan kecupan di pipi bulat Ila.

"Ayah.. Ila sangat merindukan Ayah Ila yang tampan ini" Ujar Ila yang langsung turun dari gendongan Abang Alzian dengan semangat dan tersenyum lebar ke arah Ayahnya.

"Rindu? Padahal baru di tinggal semalam udah rindu hm?" tanya sang Ayah pada putrinya sambil mengangkat putrinya ke dalam pangkuannya.

"Iya Ayah Ila sangat rindu Ayah banyak banyak," ujar Ila sambil memeluk Ayahnya

"Sudah peluk peluknya nanti lagi, sekarang makan dulu, putri Bunda sudah lapar bukan" Ucap Bunda Zeline dengan membawa tumis kangkung di tangannya.

"Baik Bunda. Ila mau makan banyak-banyak"

Jawab antusias Ila sambil bertepuk tangan dan mata bulatnya yang melihat berbagai makanan yang tersaji di meja makan. Mereka yang berada di meja makan hanya terkekeh dan tersenyum simpul melihat apa yang di lakukan oleh putri dan adiknya yang sangat menggemaskan di mata mereka.

"Ila mau makan sama apa sayang. Biar Bunda ambilkan"

Ucap Bunda Zeline ke pada putrinya, setelah mengambilkan makanan untuk suaminya.

"Ila mau makan nasi goreng dan ayam goreng Bunda" Ucap Ila dengan semangat sambil melihat Bunda nya mengambilkan makanan untuknya.

"Ini untuk putri Bunda di habiskan yah" Ujar Bunda kepada Ila.

"Baik Bunda, terimakasih" Jawab Ila dengan tersenyum ke arah Bunda nya dan di balas senyum dari Bunda nya.

Mereka terkekeh melihat wajah berbinar Ila, si bungsu mereka yang dulu sudah tidak pendiam lagi dan sekarang bungsu mereka itu sangat ceria.

"Jangan banyak-banyak dek, mau perutnya meletus? " jahil Elzion, uhh Elzion ini sangat jahil kepada adek bungsu mereka yang menggemaskan itu.

Ila yang mendengar itu sontak menggeleng kuat, "Ila gak mau meletus, "cemberut nya dan membuat mereka semakin gemes.

"Gak meletus princess, cuma gede aja perutnya. " ujar Zeline memberi tahu putrinya itu

"Hm abang kembar ini tipu-tipu Ila, "Ila melotot kan matanya kearah Elzion. Elzion bukannya takut tapi dia malah ngakak melihat wajah menggemaskan sang adek

"Haha, kenapa abang kembar panggilnya hm?" Elzion bertanya disela tawanya.

"Karena Ila belum bisa bedain kalian," sahut Ila jujur.

Mereka terkekeh, "liat ujung mata bang Elzion," tunjuk Zeline kearah Elzion.

Ila melihat kearah telunjuk sang bunda dan memperhatikan Elzion yang tersenyum manis kearah nya

"Hu'um ada tai matanya bunda?" ucapan polos keluar dari mulut Ila membuat yang lain tertawa kecuali Elzion yang sekarang sudah melotot mendengar ucapan dari adeknya itu.

"Ehh enak aja kalau ngomong nih bocil, abang mandi nya bersih kok," protes Elzion. Memang benar dia mandi sangat Hati-hati karena dia harus tampil ganteng disekolah agar mudah menarik perhatian para siswi, cihuyy.

"Benarkah? Tapi kenapa diujung mata abang ada hitam-hitam itu?" tanya Ila menunjuk tai lalat yang ada disebelah kanan mata Elzion.

"Ini tai lalat bocil, ini yang bedain abang sama Alzian... Liat Alzian gak ada tai lalat diujung mata sedangkan abang ada... Ila ngerti kan?"tanya Elzion diujung kalimatnya.

Ila menatap Alzian dan Elzion bergantian lalu menganggukkan kepalanya, "Ila ngerti abang El." sahut Ara.

"Bagus," ucap Brian. Mereka pun makan dan sarapan dengan tenang.

Semua terkekeh dan tangan Alzian terulur untuk mengelus surai lembut sang adek. "Cepat makan habis itu kita berangkat.

titah Bryan lembut pada adeknya itu.

"Hu'um, "Am dengan segera melahap makanan yang sudah disediakan bunda nya itu.

Mereka sarapan/ makan dengan tenang tapi sesekali terkekeh karena melihat cara makan Ara seperti anak-anak yang suka belepotan dan dengan sigap Bryan membersihkan sisa makanan yang ada.

"Perut Ara besar hihi. "Ara cekikikan sambil mengelus perut nya yang besar setelah selesai makan.

"Mau lebih besar gak dek?" tanya Brian.

Ara menggeleng, "no, nanti perut Ara meletus huhu." ujarnya dan membuat yang lain terkekeh

...****************...

Setelah acara sarapan selesai kini keluarga Weylin sedang

berkumpul di ruang keluarga dengan kegiatan masing masing. salah satunya Ila yang sedang duduk di atas pangkuan Ayahnya dengan pandangan mata mengarah ke layar TV yang menampilkan film kartun si dua botak alias Upin Ipin.

"ayah.. Ila mau nanya deh" Panggil Ila pada Ayahnya tapi yang menoleh bukan hanya Ayahnya saja tapi semuanya menoleh ke arah Ila karena penasaran apa yang akan Ila tanyakan pada Ayahnya.

"Yes Princess, Ila mau nanya apa sama Ayah hm?" Tanya Ayah Bryan ke pada putrinya sambil mengelus kepala putrinya.

“Ila bingung,” gumamnya pelan.

Bryan tersenyum. “Bingung kenapa, Princess?”

Ila menunjuk layar TV, tepat saat Upin dan Ipin tertawa sambil berlari-lari.

“Kenapa mereka botak?”

……

Hening.

Zeline yang sedang melipat selimut berhenti bergerak.

Alzian yang bermain ponsel mendongak.

Elzion yang minum air langsung berhenti di tengah tegukan.

Bryan berkedip sekali. “Hah?”

“Upin sama Ipin,” ulang Ila dengan wajah sangat serius. “Kenapa mereka botak? Padahal mereka udah sekolah.”

Elzion menahan tawa. “Itu… karakter kartun, Dek.”

Ila menoleh cepat. “Kartun juga punya rambut, Abang. Lihat yang itu.” Ia menunjuk karakter lain di layar. “Itu punya rambut.”

Bryan mencoba berpikir logis. “Mungkin… mereka sengaja digambar botak.”

Ila mengangguk pelan, lalu bertanya lagi, lebih pelan tapi menusuk,

“Kalau sengaja botak… rambutnya ke mana?”

……

Kali ini bukan cuma bengong.

Semua benar-benar diam.

Alzian menutup mulutnya.

Zeline menahan napas.

Elzion melirik Bryan, seolah berkata jawab tuh.

Bryan berdehem. “Mungkin… belum tumbuh.”

Ila memiringkan kepala. “Berarti rambut itu tumbuhnya telat?”

“Iya… bisa dibilang begitu.”

Ila terdiam beberapa detik, lalu wajahnya berubah khawatir. Ia menatap Bryan dari bawah, mata bulatnya tampak cemas.

“Kalau gitu… nanti Ila juga botak nggak?”

“HAH?” Elzion spontan bersuara.

Bryan refleks mengelus rambut Ila. “Enggak, kamu kan sudah punya rambut.”

Ila menghela napas lega… tapi hanya sebentar.

“Soalnya Ila kepikiran,” lanjutnya polos, “kalau botak itu menular.”

Zeline akhirnya tak kuat dan tertawa kecil. “Botak nggak menular, sayang.”

“Oh,” Ila mengangguk. Lalu tiba-tiba menoleh ke Elzion. “Abang galak… rambut abang aman kan?”

“DEK!” Elzion tersedak.

Alzian tertawa kecil.

Ila kembali menatap layar TV, lalu menunjuk lagi.

“Ayah.”

“Iya, Princess?”

“Kalau Upin Ipin tidur,” katanya serius, “mereka mimpi nggak?”

Bryan terdiam. “Mimpi…?”

“Iya,” Ila mengangguk mantap. “Kan mereka kartun. Apa mimpinya juga kartun?”

……

Kali ini, semua benar-benar kalah.

Elzion menutup wajahnya dengan bantal. “Aku menyerah.”

Alzian tekekeh kecil “Logika dari mana itu?”

Bryan menatap putrinya, lalu tertawa pelan sambil memeluknya lebih erat. “Ayah nggak tahu jawabannya.”

Ila tersenyum puas. “Berarti Ila pinter.”

Zeline mendekat, mengusap pipi chubby putrinya. “Iya, pinter… tapi bikin semua orang bingung.”

Ila terkikik kecil, kembali fokus menonton TV.

...****************...

Author jelasin dulu tentang detail keluarga Ila yang sekarang dan yang dulu ya agar tidak bingung.

Keluarga Ila yang dulu berasal dari keluarga konglomerat alias Sultan, Daddy Zidan seorang pengusaha sukses.

Keluarga Ila yang sekarang termasuk keluarga kaya tapi bukan konglomerat yang benar-benar kaya seperti keluarga nya dulu. Ayah Bryan seorang arsitek bangunan, sedangkan bunda Zeline memiliki toko kue.

Nahh Shabila ber transmigrasi di jaman yang sama bukan beda jaman jadi besar kemungkinan Ila bisa bertemu keluarga nya yang dulu kembali.

Begituu, kalian ngerti kan🙂

...****************...

1
Marsya
lupa namanya,tapi itu ketua dari abg2 ila klau gx slah,ampun dech bisa2nya lupa namanya🤣🤣🤣🤣
Little Girl ୭ৎ 。⁠*⁠♡.
maaf KA aku salah nulis tokoh harusnya Zeline bukan Radella.
Dewiendahsetiowati
Radella ini siapa Thor?
Dewiendahsetiowati
dapat ganti keluarga yang menyayangi
Dewiendahsetiowati
hadir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!