NovelToon NovelToon
Satu Bunga Di Antara Dua Kerajaan

Satu Bunga Di Antara Dua Kerajaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Romansa / Fantasi Wanita / Aliansi Pernikahan / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Poporing

Serah Spencer adalah seorang Ratu yang terkhianati oleh tunangannya sendiri, Raja Louis dari kerajaan Mathilda.

Awalnya ia mengira dengan status pertunangannya akan membawa ketenangan juga kedamaian untuk rakyat dan kerajaannya di Regina yang sedang menjadi wilayah perebutan. Namun, setelah mengetahui rencana Louis yang licik, Serah memutuskan untuk tak tinggal diam.

Dia akan membalas Louis dan berdiri sendiri demi kerajaannya. Namun, sebelum itu ia harus lolos dari genggaman Louis.

Apakah Serah akan berhasil kembali ke kerajaannya sendiri yang sedang menjadi wilayah konflik antar Raja Louis dan Raja Grenseal? Sementara kedua Raja itu mulai jatuh cinta kepada Serah.

Apa yang akan dilakukannya nanti untuk melawan Louis sekaligus melindungi kekuasaannya sebagai Negeri yang bebas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Poporing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 4 : Rencana Louis

Para pelayan itu sibuk di dalam ruangan sambil mempersiapkan diri. Mereka sedang memilih gaun dan perhiasan untuk tampil sebaik mungkin agar dapat terpilih oleh calon Ratu di ruangan itu.

Sementara Beatrice, kepala pelayan itu hanya memperhatikan tiap gerak-gerik dari gadis-gadis muda yang akan dipersembahkan kepada calon Ratu.

"Arwen, tolong awasi mereka, aku akan pergi untuk memberi laporan pada Putri Serah," ucapnya kepada sang asisten yang merupakan kaki-tangannya sejak 5 tahun lalu.

"Baik, Lady Beatrice," jawab Arwen dengan sigap.

Wanita itu dengan cekatan segera menggantikan posisi Beatrice untuk mengawasi para gadis muda. Ia langsung memberi perintah agar gadis-gadis itu tak terlalu lama dalam memilih gaun dan perhiasan yang akan mereka kenakan saat persembahan nanti.

"Aku ingin kalian bisa menjaga sikap nanti saat bertemu dengan Ratu Serah. Apa kalian mengerti?" Ujarnya di tengah-tengah kesibukan para gadis yang sedang melihat-lihat begitu banyak perhiasan yang diletakkan di atas meja bundar besar terbuat dari kayu pohon beraroma sangat wangi.

"Kami mengerti Lady Arwen," jawab mereka serempak yang langsung cepat-cepat membungkuk, kecuali Helena.

Gadis itu masih sibuk memilih-milih perhiasan yang indah, bahkan tak sungkan langsung memakai sebuah gelang disaat Arwen sedang berbicara serius.

Semua pelayan lain langsung terdiam saat melihat Helena asik sendiri. Mereka saling melirik. Arwen sudah menatapnya tajam.

"Helena, kau tidak mendengar Lady Arwen bicara?" Seorang gadis muda yang mungkin lebih tua sedikit dari Helena langsung menarik tangan Helena ke samping.

Helena langsung gusar, merasa kesenangannya diganggu. Ia memberikan tatapan tak bersahabat pada gadis muda itu.

"Ya, aku mendengarnya, lalu kenapa?" Balasnya tanpa ada etika sama sekali dan malah marah-marah.

Arwen hanya menggelengkan kepala dengan pelan. Heran, kenapa gadis seperti itu malah dijadikan persembahan istimewa. Bukankah dia akan menyusahkan yang lain? Terlebih kemampuan Beatrice pastinya akan dipertanyakan.

"Nona Helena, tolong jaga sikapmu," ujar Arwen meminta gadis itu bisa sedikit lebih sopan.

"Aku ini dipilih khusus oleh Raja Louis, menjadi yang paling istimewa, tidak seperti kalian." Bukannya mendengarkan, Helena kembali bersikap acuh.

Helena malah memilih berjalan keluar setelah mengambil beberapa perhiasan dan sebuah gaun ditangan yang akan ia kenakan nanti. Ia mengabaikan Arwen yang berada di sana tanpa sepatah-kata atau sikap yang baik. Helena justru melempar tatapan tajam lalu meninggalkan ruangan.

Arwen kemudian berbalik menatap ruang kosong dan kembali menatap para pelayan lain.

"Aku butuh kalian mengawasinya nanti setelah menjadi pelayan Ratu. Jangan sampai dia melakukan hal bodoh yang dapat mencelakai orang lain termasuk dirinya sendiri, kalian paham?" Sama halnya Beatrice, ia pun memberi perintah tegas untuk mengawasi tindakan Helena.

"Kami paham, Lady Arwen," jawab mereka secara serempak.

"Sekarang lanjutkan persiapan kalian, sore nanti kita akan bertemu di depan ruangan."

Para pelayan melanjutkan aktivitasnya dan Arwen tetap mengawasi hingga satu-persatu dari mereka mendapatkan semua bagian yang telah mereka pilih dan akan digunakan.

................

Sementara itu Beatrice terlihat sedang berdiri di hadapan serah sambil membungkukkan setengah dari tubuhnya. Keduanya tampak habis membicarakan sesuatu, karena Serah terlihat tersenyum tipis lalu menutup rapat-rapat buku filosofi berjudul 'Taeis heauton'.

"Terimakasih atas kejujuran mu, Lady Beatrice. Aku sangat mengapresiasi hal itu," ujar Serah dengan pujian. "Sekarang kau boleh pergi."

"Baik, Yang mulia...." Beatrice pun undur diri setelah memberikan laporannya kepada Serah.

Begitu Beatrice sudah keluar ruangan dan menutup pintu, Serah pun bangkit dari tempat duduk. Senyumannya semakin jelas.

"Ah, Louis sepertinya kau benar-benar gelisah dan ingin segera melancarkan serangan lewat gadis kecilmu itu...," ujarnya sambil melipat tangan di dada.

Serah menjadi semakin tak sabar apa rencana Louis dan Helena terhadap dirinya. Serah kini bagai berdiri di atas papan bidak catur dan Helena akan menjadi orang pertama yang maju dari pihak Louis.

................

Para pelayan wanita itu terlihat dibawa masuk oleh Beatrice dan juga Arwen yang terlebih dahulu ke dalam ruangan di mana Serah memang sudah menunggu mereka.

"Yang mulia sesuai janji, gadis-gadis itu sudah berada di luar." Beatrice membungkuk sejenak lalu menjelaskan perihal para pelayan yang akan dipersembahkan kepada Serah.

"Suruh mereka masuk," ucap Serah yang sedang duduk dengan anggun menanti kedatangan mereka semua.

Beatrice menunduk sejenak lalu melirik sedikit ke arah Arwen yang langsung memahami maksud tersebut. Wanita berusia 35 tahun itu segera beranjak ke arah pintu.

"Yang mulia ingin bertemu dengan kalian semua," ucapnya kepada para pelayan di depan pintu dan menyuruh semuanya masuk.

Gadis-gadis itu masuk melewati pintu satu-persatu dengan tertib, berjalan dengan tubuh lurus, tegap namun pandangan ke bawah. Namun saat Helena hendak masuk, Arwen langsung menghela napas.

"Helena turunkan pandanganmu," ujarnya pelan menegur sikap Helena yang dianggapnya tidak sopan dan pongah dengan kepala yang terlalu terangkat.

Helena berani mendelik tajam, memberi tatapan tak suka namun tetap menuruti perintah.

Gadis-gadis itu kemudian berdiri rapi berbaris membentuk dua barisan pada sisi kiri dan kanan. Serah pun langsung berdiri.

Para pelayan itu segera membungkuk kepada Serah, sementara Helena ia membungkuk dengan tidak sempurna. Gadis itu bahkan berani mengangkat wajah dan menatap tajam Serah. Beatrice dan Arwen menyadari ini, tapi Serah tampak tak bergeming dengan sikap berani Helena yang seperti sebuah tantangan.

"Berdiri lah," ujar Serah yang kemudian ia berjalan di antara dua baris itu sambil melihat masing-masing gadis di kiri dan kanan.

Saat tatapannya sedang fokus untuk memilih pelayan terbaiknya, Louis tiba-tiba saja datang bersama dengan dua orang pengantar. Ia langsung menerobos masuk ke dalam ruangan kamar Serah yang pintunya terbuka.

Semua orang kembali membungkuk dengan hormat termasuk Helena yang kali ini melakukannya dengan baik.

Pria itu segera berjalan ke arah Serah, ia langsung menyergap pinggang ramping wanita itu dalam balutan busana Victoria berwarna hijau emerald, lalu memberikan ciuman singkat padanya.

Serah tersentak dengan tindakan Louis yang mendadak. Bukan karena ciuman Louis, tapi karena rasanya telah berbeda.

Ya, semenjak ia mengetahui pengkhianatan Louis dan apa yang direncanakannya, ia merasa dingin, hambar. Semua tindakan Louis hanyalah topeng agar dia dapat mengambil alih wilayah kekuasaan Serah diam-diam.

Di sisi lain Helena yang menyaksikan kebersamaan keduanya langsung terbakar cemburu. Ia menggigit bibirnya dengan kesal. Tangannya meremas rok pada gaunnya dan dalam hati dia bersumpah akan mempermalukan Serah nanti. Dia hanya tinggal menunggu tanggal mainnya saja.

"Bagaimana, apa kau sudah memilih pelayan mu sendiri? Mereka adalah pelayan terbaik yang dididik langsung oleh Lady Beatrice." Louis tersenyum bangga memamerkan salah-satu anak buahnya yang luar biasa, Beatrice.

"Ya, saya sedang mencoba untuk memilih mereka," ujar Serah mencoba untuk tersenyum dalam pelukan tangan Louis yang masih belum mau melepaskan dirinya.

"Ah kalau begitu, mari ku perkenalkan yang terbaik dari mereka." Louis akhirnya melepaskan tangannya dari pinggang Serah dan beralih berjalan di antara para gadis itu, lalu ia menuntun tangan Helena yang langsung membungkuk hormat kepada Louis sang Raja.

"Namanya Helena Esmerus, dia adalah hadiahku untukmu, Serah."

Helena sebenarnya agak canggung tiba-tiba dibawa langsung ke hadapan Serah yang berdiri tegak dengan elegan. Namun, ia berusaha untuk mengikuti permainan Louis karena ini memang sudah direncanakan.

"Hormat saya untuk anda, Yang mulia," ucapnya membungkuk untuk Serah dengan gerakan penuh keraguan dan beberapa kali mencoba untuk melirik Serah.

Louis yang melihat sikap kaku dari Helena menggeram pelan. Ia khawatir sikap Helena malah membuat Serah menolaknya dan rencana mereka bisa gagal.

Akan tetapi, Serah malah tersenyum seakan tidak melihat kekurangan tadi, lalu berkata, "Saya berterimakasih atas kebaikan anda Yang mulia Louis." Ia menatap Louis dengan wajah cerah seolah baru mendapatkan hadiah terbaiknya.

"Aku senang kalau kau menyukainya Putri Serah, aku harap ke depannya Helena bisa menjadi orang kepercayaan mu dan dapat membantu selama di istana ini." Pria itu menyunggingkan sedikit seringai yang tipis.

"Tentu saja Louis, aku ingin tahu apa yang bisa gadis ini lakukan padaku...," ujar Serah dalam hati yang kemudian menatap dalam kepada Louis dan membalas seringai tipis pria itu dengan senyuman penuh makna.

1
putri bungsu
dasar mata keranjang
Mingyu gf😘
ini raja otak isinya slengki doang terus egois gak pantes banget bergelar raja
Panda: slengki itu apa kak??
total 1 replies
Kustri
pdkt🤭
Panda: 🤣🤣🤣 tauuu ajaaaa
total 1 replies
Kustri
klu melewati laut jgn lupa tenggelamkan helena🤭
ato lewat hutan, tinggalkan sj dia😁
Panda: celupin juga tenggelam sama bajunya sendiri deh 🤣

bajunya pada berat, Helena paling cetar
total 1 replies
Peri Cecilia
engga, dia terganggu banget wkwk, mending pergi aja dirimu
Panda: cekek onlen kak🤣
total 1 replies
Kustri
bocil kegatelan, jgn mimpi bersaing sm serah, bukan level
serah akan sukarela menyerahkan louis pdmu
☕︎⃝❥Haikal Mengare
Aku kira fantasi beneran, ternyata Romance kerajaan toh
☕︎⃝❥Haikal Mengare: iya, aku juga pernah dengar
total 3 replies
Jing_Jing22
Ketakutan William sampai kepalanya terasa terancam hanya karena masalah buku benar-benar menggambarkan betapa absolutnya kekuasaan sang Raja. Atmosfer di dalam ruangannya yang berantakan dengan tumpukan buku juga sangat deskriptif. Keren banget pembawaan nya.
Panda: ya bisa penggal sesuka hati dia tinggal bikin konspirasi, dituduh, kelar hidup

termasuk posisi Ratu juga enggak aman

aku masih belajar deskripsi dan digabung sama alur dan konflik

kalau ada masukan lebih silahkan kak, makasih 😊
total 1 replies
Panda
halu dia kak
Tulisan_nic
Persembahan khusus? Dan Helena menerima itu seperti sebagai kemenangan, aduh teka teki ini perlu di sibak lebih dalam.
Kustri
boleh gk 👊buat louis, egois bgt
jgn ampe louis jd sm serah, gk rela qu
Kustri: apa grendsel
total 2 replies
Kustri
simalakama
Nyonya Gunawan
Lanjut thor..
Panda: diusahakan terus kak

😊
total 1 replies
Panda
ide bagus kak 🤣

jadi tumbal Louis buat muja kerang ajaib
Stanalise (Deep)🖌️
persembahan /Whimper/ persembahan apa ini thor? ga bakal jadi tumbal kan dia
Panda: persembahan tumbal maha raja Louis buat kerang ajaib 🤣
total 1 replies
Stanalise (Deep)🖌️
Mau gimana lagi, udah terlanjur. Kalau emang ga cocok, Sekaran d pindah bagian juga bisa,.kan💆
Kustri
salahmu sendiri gk menghargai pemberian rakyatmu, jgn salah klu nanti rakyatmu membencimu
Panda: hajar rame rame ntar satuju
total 1 replies
DANA SUPRIYA
siap siaplah karena semuanya jangan bersiap
Kustri
oowh...sayang serah baru belajar pedang
Kustri
apa serah bs beladiri, pastilah yaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!