NovelToon NovelToon
BENIH KEKUATAN ABADI

BENIH KEKUATAN ABADI

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anak Genius / Balas Dendam
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.

Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.

(Update setiap hari)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 SERANGAN KEKAISARAN BANGSA HOUNU UTARA

Tujuh tahun telah berlalu sejak lahirnya Lin Haouyu. Kekaisaran Lian yang dulu damai dan makmur kini mulai merasakan tekanan dari utara, di mana bangsa Hounu—suku pengembara yang dikenal dengan kejam dan keahlian peperangan mereka—telah menyatukan berbagai klan di bawah pimpinan seorang pemimpin yang dahsyat bernama Khan Batu. Pasukan mereka telah menyerang desa-desa perbatasan kekaisaran selama beberapa bulan terakhir, membakar rumah tangga dan mengambil harta benda serta tawanan.

Di Aula Perang Istana Kencana Lian, Kaisar Lian Chengyu berdiri di depan peta perang raksasa yang menggambarkan seluruh wilayah kekaisaran dan wilayah Hounu di utara. Wajahnya penuh kesedihan dan kemarahan saat melihat tanda-tanda lokasi desa-desa yang telah jatuh ke tangan musuh. Di sisinya berdiri Jendral Han Meng, Perdana Menteri Li Weng, dan para jenderal serta pejabat tinggi lainnya.

“Khan Batu telah mengumpulkan pasukan sebanyak lima puluh ribu orang,” lapor Jendral Han Meng dengan suara tegas, menunjuk ke bagian utara peta. “Mereka telah membangun benteng sementara di Dataran Besar Yin yang hanya tiga hari perjalanan dari Kota Ping’an—kota pertahanan utama kita di utara.”

“Mengapa mereka bisa berkumpul dengan cepat seperti ini?” tanya Kaisar Chengyu dengan suara rendah namun penuh kekuasaan. “Sebelumnya mereka selalu berseteru satu sama lain dan tidak pernah bisa menyatukan kekuatan.”

“Karena Khan Batu memiliki sesuatu yang membuat semua klan Hounu patuh padanya,” jawab Perdana Menteri Li Weng, wajahnya penuh kekhawatiran. “Para mata-mata kita melaporkan bahwa dia membawa artefak gelap yang memberikan kekuatan luar biasa kepada pasukannya. Beberapa orang mengatakan itu adalah Tanduk Iblis Hitam, artefak yang hilang sejak Era Kegelapan.”

Suara itu membuat seluruh ruangan menjadi sunyi. Semua orang tahu legenda tentang artefak gelap itu—dikatakan mampu meningkatkan kekuatan pejuang secara drastis namun juga membuat mereka kehilangan akal sehat dan menjadi pembunuh yang kejam tanpa ampun.

“Sekarang mereka sedang bersiap untuk menyerang Kota Ping’an,” lanjut Jendral Han Meng. “Jika kota itu jatuh, mereka akan memiliki jalan yang terbuka menuju ibu kota kita. Kita harus bertindak cepat.”

Kaisar Chengyu menghela napas dalam-dalam. Dia melihat ke arah pintu aula, berpikir tentang putranya yang kini berusia tujuh tahun dan sedang belajar dengan para guru di istana. Haouyu tumbuh menjadi anak yang cerdas dan baik hati, dengan bakat luar biasa dalam belajar dan latihan bela diri. Kadang-kadang cahaya keemasan masih muncul di dahinya, terutama ketika dia sedang fokus belajar atau berlatih. Perdana Menteri Li Weng telah mulai mengajarkannya dasar-dasar kultivasi, dan perkembangannya jauh melampaui harapan semua orang.

“Saya akan memimpin pasukan sendiri untuk menghadapi mereka,” ucap Kaisar dengan tegas. “Jendral Han Meng akan menjadi panglima pasukan utama, sementara Perdana Menteri Li Weng akan menjaga ibu kota dan mengawasi Haouyu serta Permaisuri.”

“Yang Mulia, ini terlalu berisiko!” kata Perdana Menteri Li Weng dengan tergesa-gesa. “Anda adalah hati dan jiwa kekaisaran. Jika ada sesuatu yang terjadi pada Anda—”

“Saya tahu risikonya,” potong Kaisar Chengyu. “Namun sebagai pemimpin, saya harus berada di garis depan untuk melindungi rakyat kita. Selain itu, jika saya tidak pergi, Khan Batu akan mengira kita takut dan menjadi semakin sombong.”

Di kamar belajar Haouyu, anak lelaki itu sedang belajar cara membaca naskah kuno tentang sejarah kultivasi bersama Perdana Menteri Li Weng. Meskipun usianya masih muda, dia mampu memahami konsep-konsep yang sulit dengan cepat. Saat itu, dia merasakan getaran energi yang kuat dari arah aula perang dan melihat wajah gurunya menjadi serius.

“Guru Li, apa yang terjadi?” tanya Haouyu dengan suara lembut namun penuh perhatian.

Perdana Menteri Li Weng menoleh ke arah anak itu, melihat wajah yang cerdas dan mata yang penuh kekhawatiran. Ia memutuskan untuk memberitahunya sebagian kebenaran. “Putra Mahkota, pasukan Hounu dari utara telah menyerang perbatasan kita. Ayahmu akan memimpin pasukan untuk melindungi kekaisaran.”

Haouyu berdiri dengan cepat, matanya menunjukkan kegembiraan dan kekhawatiran. “Saya ingin pergi bersama ayah! Saya sudah bisa berlatih bela diri dengan Guru Han dan ingin membantu melindungi rakyat kita!”

Perdana Menteri Li Weng menggeleng perlahan dengan senyum lembut. “Kamu masih terlalu muda, Haouyu. Tugasmu sekarang adalah belajar dengan giat dan menjaga ibu kota bersama Permaisuri. Itu adalah cara terbaik untuk membantu ayahmu dan kekaisaran.”

Haouyu mengangguk dengan sedikit kecewa, namun ia mengerti bahwa gurunya benar. Ia bertekad untuk belajar lebih keras lagi agar suatu hari nanti bisa melindungi orang-orang yang dicintainya.

Beberapa hari kemudian, Kaisar Lian Chengyu memimpin pasukan sebanyak tiga puluh ribu prajurit terbaik kekaisaran untuk pergi ke utara. Perpisahan di halaman istana sangat penuh emosi. Permaisuri Lin Meiying berdiri di sisi istana dengan Haouyu di pelukannya, mata mereka penuh air mata saat menyaksikan pasukan kerajaan berbaris rapi dan bergerak menjauh.

“Ayah akan kembali dengan selamat, kan?” tanya Haouyu dengan suara kecil.

“Tentu saja, sayang,” jawab Permaisuri dengan suara yang sedikit bergetar. “Ayahmu adalah pemimpin yang kuat dan akan melindungi kita semua.”

Saat pasukan kerajaan menghilang di kejauhan, suasana di istana menjadi lebih berat dan penuh kekhawatiran. Perdana Menteri Li Weng meningkatkan keamanan di seluruh ibu kota, sementara Jendral Han Meng telah pergi bersama Kaisar, meninggalkan seorang jenderal muda bernama Zhang Wei untuk memimpin pasukan pengawal istana.

Seminggu kemudian, kabar datang dari utara—pertempuran pertama telah terjadi di dekat Kota Ping’an. Pasukan Hounu menyerang dengan kekuatan yang luar biasa, prajurit mereka bergerak dengan kecepatan dan kekuatan yang tidak wajar. Meskipun pasukan kerajaan berjuang dengan gigih, mereka terpaksa mundur setelah kehilangan banyak prajurit. Kaisar Chengyu sendiri terluka saat melawan seorang jenderal Hounu yang kuat.

Beberapa hari kemudian, kabar yang lebih buruk datang. Khan Batu telah menggunakan kekuatan Tanduk Iblis Hitam untuk membuka gerbang kota pertahanan Kota Ping’an. Pasukan Hounu memasuki kota dan mulai membakar serta membunuh tanpa ampun. Kaisar Chengyu memimpin pasukan untuk melakukan serangan balik, namun mereka terjebak dalam pertempuran yang sengit di tengah kota.

Di istana, Permaisuri Lin Meiying menerima kabar itu dengan tangan gemetar. Ia segera memanggil Perdana Menteri Li Weng dan para pejabat tinggi untuk membahas langkah selanjutnya.

“Kita harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk,” ucap Permaisuri dengan suara tegas, meskipun wajahnya menunjukkan bahwa dia sedang berjuang untuk menjaga kekuatan. “Jika Kota Ping’an jatuh sepenuhnya, ibu kota akan menjadi target berikutnya. Kita harus mempersiapkan rencana evakuasi untuk rakyat dan terutama untuk Haouyu.”

“Yang Mulia benar,” jawab Perdana Menteri Li Weng. “Saya telah menyiapkan beberapa rute evakuasi rahasia. Selain itu, saya telah menyembunyikan buku-buku kuno kultivasi dan artefak kerajaan agar tidak jatuh ke tangan musuh.”

Pada saat yang sama, Haouyu sedang berlatih bela diri di halaman latihan istana bersama beberapa anak lain dari keluarga bangsawan, termasuk Yu Zu—anak seorang pejabat rendah yang menjadi teman dekatnya. Yu Zu adalah anak yang lincah dan cerdas, selalu bersedia membantu Haouyu saat dia kesulitan dalam latihan.

“Saya merasa ada sesuatu yang salah, Haouyu,” bisik Yu Zu dengan suara rendah saat mereka beristirahat sejenak. “Semua orang di istana terlihat sangat khawatir akhir-akhir ini.”

...~BERSAMBUNG~...

1
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
oh iya ya Haoyu punya heilong
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
sapa nih yg mau bantuin Haoyu? permaisuri atau kaisar nya. gak mungkin bertarung sendirian kan?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Raja Han Xiong ini bukan yg nyerang kerajaan Lian lgi Haoyu kecil?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Permaisurinya juga bukan orang biasa
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: nanti ada kisah nya tentang permaisuri
total 1 replies
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
brarti haoyu skrng umur 30 THN?
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰ : oh gitu
total 4 replies
Fatur Fatur
cepat bantai keluarganya kaisar hanxiaong thor
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
sapa nih cewek? baru dimunculkan ya? apa udah sebelumnya. aku lupa yang temen haoyu lagi kecil itu lupa namanya.
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: cewek yg akan mengubah takdir Lian Haoyu
total 1 replies
yos helmi
cerita busuk.. ng mencerminkan seorg koltivator.. ng ada sekte luar biasa.. thor nya goblok.. tolol..
Fatur Fatur
cepat bantai hanxiong dengan cara paling kejam thor bikin mcnya bantai semua keturunannya hanxiong thor bikin hanxiong memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli thor
🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘѕ⍣⃝✰
Akhirnya ketemu ayahnya lagi.
Fatur Fatur
cepat bantal houno utara dengan cara paling kejam thor bikin alur ceritanya ibu mcnya belum di sentuh musuhnya thor
Nanik S
Ceritanya cukup bagus
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: 🙏 terima kasih dan selalu ikuti perjalanan Haouyu akan ada perang besar dan intrik dan tragedi romansa di bab-bab selanjutnya 😊
total 1 replies
Nanik S
NEXT
Nanik S
💪💪💪💪💪
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Kemana Kakek Chen akan membawa Haoyu
Nanik S
Haoyu jadilah kuat
Nanik S
Cepatlah mengungsi sebelum kegelapan menerobos masuk Istana
Nanik S
Sang Iblis sudah mengincar Haoyu yang masih bayi merah
Nanik S
Awal yang menarik... semoga benih itu juga cocok dengan Karakter Putra Mahkota kecil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!