sebuah kisah tentang perjalanan pulang, melalui pertarungan demi pertarungan, kesedihan demi kesedihan, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kansszy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 4
aku pulang dengan perasaan yang sangat lelah, mendapati klan scarlet tak ada jejak membuatnya frustasi. wku merebahkan dirinya sambil membuka ponsel miliknya.
ada satu notifikasi dari petinggi ku yang harus segera ia temui. Bukan, bukan petinggi pusat keamanan, melainkan petinggi untuk pekerjaanku sebagai pembunuh bayaran.
aku memandang nya lamat lamat, undangan dari petinggi keluarga Thong. Mungkin ini bisa jadi keberuntunganku
...****************...
Ruangan dengan nuansa tradisional itu terlihat nyaman. Lantai marmer mengkilap. Ada meja panjang terbuat dari kayu jati dan beberapa kursi empuk
Pintu ruangan dibuka.
Sang petinggi keluarga Thong telah menunggu.
aku masuk dengan diantar salah satu petugas pribadi sang petinggi keluarga Thong.
"maaf telah membuatmu menunggu" ucapku sesopan mungkin.
"tak perlu minta maaf" ujarnya.
Dia memulai percakapan.
" namaku Kenzo, agak mirip dengan namamu memang. Aku adalah jagal nomor satu di keluarga Thong. aku hanya meminta waktumu tiga puluh menit saja dan kau hanya punya dua pilihan atas hal itu. Membatalkan pertemuan ini, atau berbesar hati mendengarkan"
Aku terdiam. Bersiap mendengarkan.
Dia mengangguk, paham dengan yang kulakukan.
"anda pasti telah mendengar tentang istilah shadow economy" dia menjelaskan dengan nada suara terkendali, mata menatap tajam. "jika anda tidak tahu, maka pengawal pribadiku yang ada di sebelahmu bisa menjelaskannya lebih baik, tapi akan aku jelaskan secara singkat isi pokok besarnya"
"shadow economy adalah ekonomi yang berjalan di ruang hitam. Oleh karena itu, orang orang juga menyebutnya black market, underground economy. Ketika mereka hanya menjadi kecoa haram dan menjijikan di sistem ekonomi dunia. Hari ini kita bicara tentang pencucian uang, perdagangan senjata, transportasi, properti, minyak bumi, valas, teknologi mutakhir, hingga penemuan dunia medis yang tidak ternilai, yang semuanya dikendalikan oleh institusi ekonomi pasar gelap. Kami tidak dikenal oleh masyarakat, tidak terdaftar oleh pemerintah, dan jelas tidak diliput media massa. Kami berdiri di balik bayangan. Menatap semua sandiwara kehidupan orang orang."
Dia meraih sesuatu dari balik jasnya.
"pertanyaan menarik nya adalah seberapa besar shadow economy? Jawabannya, diluar imajinasi siapa pun. Beberapa pakar ekonomi menaksir nilai shadow economy setara 18-20% GDP dunia. Angka sebenarnya, dua kali lipat dari itu. Di negeri ini saja, dengan total produk domestik bruto per tahun 800 miliar Lp, maka nilai transaksi shadow economy lebih dari 320 miliar Lp. setara dengan 40% GDP. Anda pasti pernah melihat majalah ini"
Dia meletakkan majalah terkemuka di dunia yang berisi daftar orang terkaya seluruh negeri.
"daftar orang terkaya di majalah ini hanya lelucon. Meski ditulis besar besar dengan headline, 'serarus orang terkaya, dengan total kekayaan sebesar 102 miliar Lp', berapa puluh tahun mereka mengumpulkan itu? Bandingkan dengan nilai transaksi shadow economy dalam setahun. Kami hanya butuh waktu tiga bulan saja untuk mengumpulkan uang setara dengan kekayaan seratus orang. Dan bicara soal kepalsuan, aku beritahu rahasia kecil. Seperempat dari daftar ini adalah orang orang kepanjangan tangan kami. Mereka seolah memiliki bisnis properti raksasa, pabrik rokok, perbankan, tapi sebenarnya kami lah penguasanya. Kami yang menggelontorkan miliaran Lp sebagai modal. Mereka seperti boneka, digerakkan dari jauh tanpa terlihat. Dua puluh tahun terakhir, kami bertransformasi, berubah secara menakjubkan. Sesuatu yang gelap berubah remang, mengubah yang remang menjadi terang. Kami bukan lagi tikus busuk di got, menjual ganja atau organ tubuh ilegal. Hari ini, kami menyelinap di setiap bisnis legal"
"satu di antara empat kapal di perairan negeri ini adalah milik keluarga penguasa shadow economy. satu di antara enam properti penting negeri ini adalah milik shadow economy. Bahkan satu di antara dua belas lembar pakaian, satu di antara delapan telepon genggam, atau satu di antara sembilan website adalah milik jaringan organisasi shadow economy. kami bagai gurita, menguasai hampir seluruh aspek ekonomi. Ada lebih dari empat ratus juta tenaga kerja yang bekerja di ekonomi hitam seluruh dunia. Sepuluh juta di antaranya ada di negeri ini."
"kami bukan mafia, triad, Yakuza atau apapun yang pernah anda lihat di televisi, film, atau buku buku. Menyamakan kami dengan mereka, sama saja menyamakan kami dengan preman pasar. Organisasi kami lebih besar, lebih rapi. bahkan dalam teritorial tertentu, di negara negara tertentu, organisasi shadow economy bahkan lebih besar dan lebih berpengaruh dibanding pemerintahannya. Bedanya, mereka tidak mencolok, tidak tampak"
Aku menarik napas. aku mulai mengerti arah percakapan.
"kenzy, sejak dulu shadow economy dikelola oleh keluarga keluarga yang berkuasa ada delapan keluarga yang menguasai negeri ini. Akan ada salah satu keluarga yang ditunjuk menjadi pemimpin. Mereka membagi kue dengan adil dan berjanji tidak akan saling mengganggu. tapi, siapa yang bisa memegang janji dunia hitam? setiap periode tertentu siklus berubah, kepemimpinan selalu menyesuaikan perubahan zaman. Yang tua digantikan yang muda. Keluarga yang lemah digantikan keluarga yang kuat. Sebagian terjadi dengan damai, sebagian lagi harus dibayar dengan nyawa ratusan hingga ribuan orang. Ambisi. Perebutan kekuasaan sudah jadi makanan biasa antar keluarga. Orang biasa tidak tau menahu. Mereka tidak pernah menyadari jika di kota mereka baru saja terjadi pembunuhan massal.yang terlihat hanya kulit luarnya, karena semua terjadi di bawah bayangan"
"sepuluh tahun terakhir, keluarga tong menjadi penguasa di negeri ini. Pemimpinnya dipanggil tauke besar. Aku adalah kaki tangan langsung tauke besar. Jagal nomor satu. Hari ini aku di tugaskan menemui anda untuk membicarakan soal ini. Anda mungkin baru mengalami hal ini, kenzy. Mengejutkan memang, tetapi anda akan terbiasa. Kami selalu menemui pembunuh bayaran sepertimu, bahkan ada yang tidak terkejut saat bertemu denganku satu hari lalu, karena dia dari latar belakang militer dan menguasai intelijen. Dia pernah mendengar keberadaan kami selintas lalu, tapi dia tidak tahu seberapa banyak orang kami di militer"
Dia diam sejenak, menghentikan penjelasan, tersenyum.
"apa... Apa yang sebenarnya kalian inginkan?"
diriku bertanya, ini sungguh serius.
"aku ingin, ada dirimu dibawah naungan keluarga shadow economy, dalam kata lain, kami butuh orang seterampil dirimu untuk menjalankan beberapa misi khusus. Dan tentunya, dirimu akan mendapat segala yang kau mau"
Dia tersenyum kembali. Menungguku menjawab pertanyaannya.
Satu menit hening menyelimuti ruangan. kepalaku terngiang jelas kata 'apa saja' yang Kenzo ucapkan barusan
"apa saja?" ucapku meyakinkan. Dia mengangguk. Hening kembali menyelimuti ruangan.
Apakah diriku dapat mendapatkan pasukanku sendiri? Jawabannya iya.
"baiklah, aku terima tawaranmu" ucapku mantap
"baiklah kalau begitu, tinggallah disini. Semua sudah menantimu berlatih bersana. Kalau begitu..."
dia berdiri dan berjalan meninggalkan ruangan. aku sekarang berada dalam pengawasan tauke besar, di keluarga Thong.