NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Misteri / Romansa / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sang_Imajinasi

JUARA 3 YOU ARE A WRITER 2025 (KATEGORI IV)

Terlahir kembali sebagai Tian Feng di Desa Batu Angin yang terpencil, ia merasakan keputusasaan total.

Mantan Dewa Langit, kini terperangkap dalam tubuh lemah tanpa Dou Qi, menjadi sasaran cemoohan.

Titik baliknya adalah penemuan batu hitam misterius yang ternyata menjadi wadah bagi Yao Ling, seorang ahli Dou Zun yang disegel.

Di bawah bimbingannya, Tian Feng tidak hanya melatih Dou Qi dari nol, tetapi juga melatih kembali jiwanya untuk menerima kondisi fananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 11

Langit fajar baru saja memerah di ufuk timur saat Desa Batu Angin mengantarkan keajaiban mereka. Seluruh penduduk desa berkumpul di gerbang, tatapan mereka pada Tian Feng kini bukan lagi cemoohan, melainkan kekaguman yang dalam dan sedikit rasa takut.

Perpisahan itu singkat dan berat. Mei Li membungkuskan jubah baru yang lebih tebal ke tubuh putranya, matanya sembap karena menangis semalaman. Ia tidak banyak bicara, hanya terus menerus merapikan kerah jubah Tian Feng seolah tak ingin melepaskannya.

Jian berdiri tegap di sampingnya, meski kakinya masih sedikit pincang. Ia meletakkan tangannya yang kasar di bahu Tian Feng. "Dunia di luar sana luas, Feng'er. Ingat pesanku: akan selalu ada langit di atas langit. Tetaplah rendah hati, tetaplah waspada, dan jangan pernah lupakan dari mana kau berasal."

Tian Feng menatap wajah kedua orang tuanya wajah yang telah memberinya kehangatan di kehidupan keduanya yang dingin. Di kehidupan lampau, ia tidak pernah memiliki ini. Ia membungkuk dalam-dalam, sebuah penghormatan yang tulus.

"Ayah, Ibu, aku akan kembali," janjinya. "Saat aku kembali, aku akan memastikan kalian tidak perlu lagi menderita."

Dengan itu, ia berbalik dan berjalan tanpa ragu menuju dua sosok utusan sekte dan Elang Angin raksasa mereka yang menunggu dengan tidak sabar.

"Sudah selesai perpisahan nya?" tanya Kakak Senior Guo, tetapi nadanya kini penuh hormat, bukan cemoohan. "Mari, Tuan Muda Tian Feng, perjalanan kita panjang."

Tian Feng mengangguk dan dengan bantuan Guo, ia naik ke punggung Elang Angin. Dengan kepakan sayap yang dahsyat, burung raksasa itu melesat ke angkasa, meninggalkan Desa Batu Angin yang dengan cepat menjadi titik kecil di bawah.

Untuk pertama kalinya dalam kehidupan ini, ia terbang.

Angin menerpa wajahnya. Dunia terbentang di bawahnya seperti peta yang hidup—hutan-hutan lebat, sungai-sungai yang berkilauan, dan pegunungan yang megah. Ironis. Dulu, ia melintasi galaksi dengan satu kedipan mata. Kini, terbang di punggung seekor burung terasa begitu mendebarkan. Jiwa dewanya yang tertidur merasakan secercah kebebasan.

Selama perjalanan, sikap Kakak Senior Guo berubah total. Ia menjadi pelayan yang paling bersemangat, menjelaskan segala sesuatu tentang Sekte Angin Pegunungan dengan antusias.

"Tuan Muda Tian Feng, dengan bakatmu, kau pasti akan langsung menjadi murid inti! Master Sekte kami pasti akan berebut menjadikanmu murid pribadi!"

Tian Feng hanya mendengarkan dalam diam. Dari deskripsi Guo, ia menyimpulkan bahwa Sekte Angin Pegunungan hanyalah sekte kecil dengan kultivator terkuat di tingkat Dou Ling. Kolam yang sedikit lebih besar, tetapi masih terlalu dangkal.

"Kita akan berhenti di Penginapan Awan Rehat untuk memberi makan Elang Angin," kata Guo setelah beberapa jam terbang.

Penginapan itu adalah sebuah pos pemberhentian yang ramai di persimpangan tiga jalur perdagangan. Saat mereka masuk, suasana yang riuh langsung menarik perhatian. Namun, satu kelompok di sudut ruangan tampak berbeda.

Mereka terdiri dari lima pemuda-pemudi, semuanya masih remaja. Mereka mengenakan jubah biru senja yang disulam dengan lambang awan keemasan. Aura mereka tajam dan murni, jauh lebih kuat dari Guo atau Chen. Mereka jelas berasal dari sekte yang jauh lebih superior.

"Itu... itu lambang Sekte Langit Senja," bisik Chen dengan gugup. "Salah satu dari tiga sekte terkuat di Wilayah Barat!"

Wajah Guo menjadi sedikit pucat. Ia menundukkan kepalanya, berharap tidak menarik perhatian.

Namun, harapan itu sia-sia. Seorang pemuda dari kelompok itu, yang tampaknya paling senior dengan wajah sombong, melihat ke arah mereka. Matanya yang tajam langsung menangkap lambang angin puyuh di jubah Guo.

"Oh, lihat ini. Murid dari Sekte Angin Pegunungan," kata pemuda itu dengan nada mengejek yang jelas. "Aku tidak tahu sekte rendahan seperti kalian diizinkan beroperasi sejauh ini dari kandang kalian."

Wajah Guo memerah, tetapi ia membungkuk hormat. "Salam, Tuan Muda dari Sekte Langit Senja. Kami hanya lewat."

Pemuda itu, yang bernama Zhao Kang, mengabaikannya dan matanya mendarat pada Tian Feng. Ia melihat pakaian Tian Feng yang sederhana dan penampilannya yang kurus.

"Dan siapa bocah bisu ini?" ejek Zhao Kang. "Jangan bilang dia rekrutan barumu yang berharga? Sekte Angin Pegunungan benar-benar sudah jatuh kalau memungut pengemis dari desa terpencil."

Di meja yang sama, dua gadis menoleh. Satu, dengan wajah cantik dan mata cerdas yang seolah bisa melihat menembus segalanya, menatap Tian Feng dengan sedikit rasa ingin tahu. Yang lain, dengan kuncir kuda dan aura petarung yang dingin, hanya melirik sekilas sebelum kembali fokus pada pedangnya.

Guo hendak membela kehormatan sektenya dan Tian Feng, tetapi rasa takutnya lebih besar. Ia hanya bisa menunduk diam.

Tian Feng, yang sejak tadi diam, mengangkat kepalanya. Ia tidak peduli pada hierarki sekte atau status. Penghinaan bisa ia tahan, tetapi ia tidak suka melihat orang yang bersamanya ditindas tanpa alasan. Ia menatap lurus ke mata Zhao Kang. Tatapannya tenang, dalam, dan tanpa rasa takut sedikit pun.

Zhao Kang terkejut dengan tatapan itu. Itu bukan tatapan anak desa yang ketakutan. Itu adalah tatapan yang setara, bahkan... meremehkan. Kemarahan langsung menyulut harga dirinya.

"Kau!" geramnya, auranya sebagai Dou Zhe Bintang 3 meledak. "Beraninya kau menatapku seperti itu?"

1
Yeye Te
td jubahnya udah hancur saat diserang ramai2,,,ni ganti jubah lg,,pembaca jgn heran,,stok jubah hitam bnyak dlm cincin ruang 🤭
Yeye Te
terlalu bertele-tele,,pada saat dia daozong dia bisa kalahkan daozun,saat kekuatan dia tingkat 7 dia bisa kalahkan daozong dgn mudah, skrg saat dia udh tingkat 9,,dia ngga bisa kalahkan daozong 🤣🤣🤣🤣🤣author udah pikun dan tll bnyak typo cerita saduran nya🤣🤣🙏
Yeye Te
tp Feng Kuan daozong bintang 4,kok jadi bintang 2🤣
Yeye Te
tapi walaupun mulai dari qi terendah,,dia tetap punya kekuatan fisik LBH kuat dari yg sudah,,,sdh tingkat 9,,,,
Yeye Te
berarti gu yao pun bukan lagi lawannya,Krn dia setingkat Dao zun.,,, ngga ada lg murid atau tetua yg BS mengalahkan Tian Feng,,lg pula,Tian Feng bisa mengalahkan lawan yg diatas tingkatan nya🤭
Yeye Te
knp Tian Feng mesti mewaspadai Lei Qian,,,, Lei Qian baru tingkat Dao Zong 8,, sedangkan Tian Feng Dao Zong puncak 🤣🤣🤣
Pendekar Kesepian
guru Tian Feng kok tdk membantu kn sdh dikasih wadah tubuh oleh kaisar naga
Yeye Te
Tian Feng bukan murid akademi,dan TDK juga murid salah satu tetua,,kalo dia bisa berpartisipasi hanya dgn pinjam pakaian murid dalam, berarti akademi Qing Yun yg katanya hebat, kebobolan dong 🤭
Kinjeng
lanjut
Achmad Shultoni arifin
💪💪
Cepi Parli
kenapa api jiwa nya ga diambil juga
Kazuma
keren
Pendekar Kesepian
kl didunia nyata murid2 dr akademi mestinya lari menyelamatkan diri mumpung ada kesempatan lha ini malah ikut nonton
Yeye Te
tp mo Chen saat Tian Feng pergi,,dia masih dikota alkemis yg sangat jauh
Yeye Te
GUI Yan, Xue Jian,mo Chen,,mrk hanya tingkat daoling,, sementara Tian Feng itu tingkat Dao Zong,,, jarak mrk ibarat bumi dan langit,,, seharusnya dgn kentut Tian Feng mrk bisa mati 🤣🤣🤣🤣tapi entahlah,, namanya cerita suka suka author 🙏🙏
Yeye Te
untuk tingkat sekarang,, GUI Yan bukan lagi lawan si bocah,, sekali sentak,, GUI Yan bisa mati,,tp ntah lah,, mungkin nanti author punya bnyak typo lg 🤭🤣🤣🤣
Yeye Te
🤣🤣🤣🤣 author dah tua,,, katanya tingkat si bocil saat keluar dari alam roh udah tingkat Dao Zong,tapi skrg jauh turun di Dao Ling tingkat 4,, makanya sblm update, coba di baca lg,sblm diterbitkan, ini jd bingung pembaca, tingkat si bocah dan nama sektenya ber ubah ubah 🤣🤣🤣🤣
Yeye Te
tapi tetua pertama' tingkat Dao wang,,kok bisa turun ke Dao Ling,,, sedangkan Tian Feng jauh diatas kekuatan tetua Wei,, Krn Tian Feng saat keluar dari alam roh udah tingkat Dao Zong,jadi Dao wang bukan apa2,,knp author sering lupa,bnyak typo
Yeye Te
buat apa takut tingkat daowang,,kan si bocah udah tingkat Dao Zong,,, diatas Dao wang
Yeye Te
ganti lah sesukamu Thor,,mau langit senja,mau langit baru, mau langit lama, langit purba,, terserah,,yg penting saya baca aja 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!