NovelToon NovelToon
Dicintai Psikopat Gila

Dicintai Psikopat Gila

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Balas Dendam / Cinta Paksa
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: ririn dewi88

Laura benar-benar tak menyangka akan bertemu lagi dengan Kakak angkatnya Haidar. Ini benar-benar petaka untuknya, kenapa bisa dia muncul lagi dalam hidupnya.

Ini sudah 5 tahun berlalu, kenapa dia harus kembali saat Laura akan menjalani kisah hidup yang lebih panjang lagi dengan Arkan. Ya Laura akan menikah dengan Arkan, tapi kemunculan Haidar mengacaukan segalanya. Semua yang sudah Laura dan Arkan rencanakan berantakan.

"Aku benci padamu Kak, kenapa kamu tak mati saja" teriak Laura yang sudah frustasi.

"Kalau aku mati siapa yang akan mencintaimu dengan sangat dalam sayang" jawab Haidar dengan tatapan dinginnya tak lupa dengan seringai jahatnya.

Bagaimana kah kisa selanjutnya, ayo baca. Ini terusan dari Novel Berpindah kedalam tubuh gadis menyedihkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketemu juga

"Kita sebenernya mau makan malam dimana sih sayang, kenapa harus jalan dulu" ucap Laura dengan manja.

"Ada deh pasti kamu akan senang setelah sampai di sana tak akan sia-sia kita jalan dulu. Sebentar lagi juga kita sampai" sambil mencium tangan Laura yang dia genggam.

"Kamu tahu tempat ini dari mana" Laura makin mempererat genggaman tangannya.

Mereka berdua sedang dimabuk asmara, begitu lengket dan tak mau dipisahkan sama sekali. Apalagi dengan Arkan yang begitu mencintai Laura dan selalu memberikan yang terbaik untuk Laura.

"Ini dari seseorang" ucap orang asing memberikan sesuatu pada Laura.

Laura mengambil kado kecil itu, baru juga akan bertanya siapa orang yang memberikannya dia sudah pergi dan tak terlihat lagi.

"Mana orang itu"

"Ga tahu, tadi aku fokus sama kado yang kamu pegang"

"Pasti ini orang jahil, aku harus balikin" kesal Laura yang kembali mendapatkan kado yang misterius apa lagi coba.

"Buka saja dulu"

Dengan patuh Laura membuka dengan perlahan, saat melihat ada jari yang masih begitu segar dengan sebuah cincin yang terpasang membuat Laura refleks melemparnya.

"Itu jari Arkan"

"Hah, beneran" Arkan yang penasaran mengambil jari itu dan benar saja tercium bau amis dan Arkan juga langsung melemparkannya lalu muntah.

Laura yang marah menatap sekitar, mencari orang yang telah menerornya ini benar-benar bukan hal kecil. Siapa coba yang ingin bermain-main dengannya.

Tatapan Laura begitu liar menatap kesana kemari, siapa tahu dia masih ada disini. Saat melihat ada orang yang mengintip dan itu sangat mencurigakan Laura membuka hells nya dan berlari mengejar orang itu.

"Hey berhenti, jangan kabur" teriak Laura dengan kesal, bahkan Laura tak peduli dengan batu-batu yang menusuk telapak kakinya. Orang itu harus dapat.

Tiba-tiba saja orang itu berhenti berlari dan membuat Laura menabrak punggungnya sampai terjungkal jatuh. Pantatnya ini selalu saja sengsara jatuh dan menghantam tanah basah.

"Sial banget sih" umpat Laura.

Sebuah tangan terulur didepan wajah Laura, saat Laura mendongak dia melihat orang yang begitu dirinya kenal sedang tersenyum kecil padannya.

Dengan cepat Laura bangkit tanpa menerima bantuan orang itu. Kenapa harus muncul lagi.

"Maksud Kakak apa kirim aku paket kayak gitu, pasti yang dirumah juga Kakak kan yang kirim" marah Laura sampai mendorong dada laki-laki itu, tapi percuma saja tubuhnya itu tak bergeming sedikitpun.

"Kenapa adikku sayang, padahal Kakak mu ini mengajakmu untuk bertemu dengan baik-baik diberi gaun dan cincin yang cantik. Tapi kamu malah memutuskan untuk pergi dengan laki-laki yang telah membully kamu dulu. Yakin mau menikah dengan laki-laki itu Laura?"

"Apapun itu pilihanku berarti aku yakin, tak peduli dia pernah jahat sama aku yang terpenting dia baik sama aku sekarang. Kakak ga usah ikut campur lagi dalam hidup aku ini, bukannya kita sudah memutuskan segalanya bukan"

"Memang, tapi aku bisa mengejar kamu sebagai laki-laki yang mencintai mu bukan sebagai Kakakmu lagi. Benar bukan"

"Jangan aneh-aneh, atau mungkin dari kematian teman-temanku kamu juga yang habisin mereka dan jadi itu juga punya temanku" pikirannya langsung saja tertuju pada kasus pembunuhan teman-temannya.

Haidar tersenyum menyeringai, mengusap pipi adiknya yang masih sama lembut dan membuatnya candu, saat ingin memegang bibir adiknya itu menepis tangannya. Tatapan Haidar sekarang berubah menjadi tajam.

"Aku tak suka kamu sentuh, aku sudah berdamai dengan masa laluku jadi jangan pernah dekati teman-temanku lagi. Kamu gila menghabisi mereka, bagaimana dengan hati orang tua mereka. Memberikan pelajaran bukan harus membunuh mereka juga"

Haidar menarik pinggang Laura sampai menubruk dada bidangnya, mengunci tangan Laura agar tak bisa bergerak.

"Lepas" teriak Laura yang tak bisa bergerak.

"Diam lah sayang, apa salahnya bila aku menjadi suamimu. Wajahmu sudah berubah Ayah juga tak akan marah, bukannya ingin seterusnya menjadi Laura bukan, jadi tak ada salahnya jika Kakakmu ini mencintaimu" Haidar mengecup ujung bibir Laura beberapa kali.

Makin membuat Laura marah dan meronta-ronta ingin dilepaskan, namun cengkraman tangan Haidar di pinggangnya begitu kencang membuat Laura kesakitan.

"Batalkan pernikahanmu dan pulang pada Kakakmu ini maka semuanya akan baik-baik saja"

"Tidak akan pernah terjadi aku akan tetap menikah dengan Arkan dan pernikahan itu akan berjalan dengan lancar" ucap Laura menekankan setiap kata-kata yang diucapkannya.

"Yakin semuanya akan baik-baik saja, pernikahanmu satu bulan lagi dan kalau kamu menikah dengan Arkan maka kamu akan menyesal ke depannya Laura, cinta kalian akan menjadi luka nantinya"

"Semuanya akan baik-baik saja kalau kamu tidak muncul di hadapanku. Aku sudah nyaman hidup 5 tahun ini tanpa dirimu"

"Benarkah selama ini kamu hidup tanpa Kakakmu ini Laura, yakin ingat-ingat lagi"

Laura diam, apakah selama ini Kakaknya ini memata-matainya bahkan sampai tahu kapan Laura menikah.

Kembali sebuah kecupan mendarat di bibir Laura "Aku begitu rindu dengan kamu Laura, wangi tubuhmu ini membuat aku selalu ingin menciumnya" sambil mengendus-endus kearah leher Laura.

tentu saja Laura tegang dan takut, apalagi disini sepi sekali. Tak ada orang yang lewat dan bahkan Laura baru sadar ternyata ini hutan. Laura sekarang malah jadi merinding.

"Laura, sayang kamu dimana"

Laura yang punya kesempatan segera berteriak, tak mau dirinya terus ada dalam situasi seperti ini. Sangat tak pantas sekali apa lagi Laura akan menikah sebentar lagi.

Haidar melepaskan Laura begitu saja, pergi masuk ke dalam hutan lebih dalam lagi. Saat Laura berbalik ada Arkan di sana Laura bernafas lega karena Haidar juga sudah tidak ada. Arkan langsung memeluknya dengan erat.

"Aku begitu khawatir dengan kamu yang tiba-tiba menghilang, apalagi kamu membuka heels kamu bagaimana kalau kakimu ini terluka sayang" Arkan melonggarkan pelukannya "Sudahlah sekarang kita pulang saja aku tidak mau melanjutkan makan malam ini, aku takut terjadi sesuatu dan akan ada orang yang meneror kita lagi tentang jari itu dan cincin itu aku sudah buang. Aku tidak mau mengingatnya lagi itu sangat menjijikan"

"Bagaimana kalau ada yang menemukannya, seharusnya kita kubur saja Arkan ada sidik jari kita berdua di sana"

"Aku tak berfikir sampai kesana, tapi ya sudah ayo pulang"

Arkan langsung mengendong Laura ala bridal style, tak mau melihat kekasihnya berjalan tanpa alas kaki. Mau tak mau mereka harus mengambil lagi jari itu dan mengikuti apa mau Laura menguburnya..

Semuanya berantakan namun Arkan tak menyesal, yang terpenting mereka selamat dan tentang makan malam itu bisa di ulang lagi bukan nanti.

1
Reka Cantika
lanjut author
Reka Cantika
lanjut Thor
Reka Cantika
lanjut
Reka Cantika
lanjut lagi Thor
Reka Cantika
lanjut Thor
Reka Cantika
lanjut
Reka Cantika
up yg banyak Thor
Reka Cantika
lanjut
merry
si dadar klo korban blm koit mngkin bklnn nyerang lgg tuu,, tp ksh Laura jdi di bnci orgg
Reka Cantika
lanjut
Nureliya Yajid
lanjut thor
Reka Cantika
lanjut
merry
knp dadar gk berhnti ajj bunuhh org apa lgh anya dhh tobat bgtuu jgg arkan
merry
arkan dhh tobat lohh bg tuu jg anyaa
merry
apa arka akan menyusul tmn tmnnya ygg udd dihbsinn sm si dadar itu ya
merry
gilee sdiss si Haidar in
Reka Cantika
lanjut
Tini 89
kasihan sekali sama arkan klo ujung2 nya laura sama haidar
Reka Cantika
lanjut Thor
panty sari
arkan bucin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!