NovelToon NovelToon
Anak Wanita Yang Kucerai

Anak Wanita Yang Kucerai

Status: tamat
Genre:Single Mom / Lari Saat Hamil / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Percintaan Konglomerat / Anak Genius / Tamat
Popularitas:5.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Atuusalimah

"Aku menikahimu dulu karena permintaan ibu ,Arin.Mulai sekarang kau tak berhak mencampuri urusanku begitupun aku terhadapmu .Aku ceraikan kau ,tetapi jangan khawatir .Semua kebutuhan mu dan mama tetap aku yang menanggung ,dengan begitu kau tak akan kekurangan sesuatu apapun !"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atuusalimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#4

Arini

****

"Halo !" Jawabku berkonsentrasi,mencoba agar suaraku terdengar tenang. Jantungku berdegup kencang . Bergemuruh menahan getaran yang sangat dahsyat. Aku benci,mengapa pengaruhnya masih sedemikian hebat.

Hening,beberapa detik jam yang terlewat bagai satu tahun lamanya.

"Mama ingin bicara dengan mu!" Kataku memecah keheningan yang sempat terjadi di antara kami.

Dia diam, seperti tak tau bagaimana harus merespon kata-kata ku.

Mas Bian kenal suaraku,dia mengenalku,tentu saja.Semasa aku menjadi istrinya,aku adalah wanita paling cerewet dan tak tahu malu. Aku super protektif,dan sangat sering menelponnya.Yang aku sesalkan adalah,mengapa dia tak marah walau kadang aku sering menghubungi dan mengganggu jam kerjanya.Mengapa dia sabar mendengar semua kecerewetan ku,sehingga membuatku berpikir bahwa ia telah mencintaiku sama seperti halnya aku mencintai dia.

"Ini mas Bian ma.Mama mau ngomong apa?"Kataku sambil membenarkan posisi kepala mama setelah lama tak terdengar jawaban di ujung sana.Tubuh mama memang sudah banyak yang tak bisa di gerakan.Penyakit menggerogotinya sudah sangat lama,sejak satu tahun yang lalu saat aku baru menikah dengan mas Bian.

"Halo Bian,ini mama !" Mama berbicara setelah ponsel ku letakan di samping kepala nya .

"Ya,ma.Ini aku,Bian.Maafkan Bian karena belum bisa menjenguk mama ke sana.Mama apa kabar ?"

"Mama sudah tua,tubuh mama semakin lemah!" Jawabnya lemah.

Mas Bian seperti hendak mengatakan sesuatu,tetapi urung karena mama terlanjur menyuarakan isi hatinya.

"Istrimu selalu beralasan kalo mama meminta mu datang.Mama sudah lama sekali tak bertemu dengan mu,"Mama menjeda,memperhatikan langit-langit ruangan dengan tatapan kosong.Aku sedih dan merasa sangat bersalah ketika melihatnya,"istrimu juga sering mengeluh saat mama memintamu datang.Kapan kau bisa datang mengunjungi mama?" Mama ku yang cerewet berbicara sangat lemah mengadu tentangku padanya,seperti biasa. Tetapi,kali ini dengan nada amat sangat lemah.

"Bawa saja dia pergi bersamamu.Dia sangat cerewet

Mama sudah nyaman dengan suster-suster di sini,mereka sangat baik. Lagi pula istrimu itu sepertinya sudah kelelahan mengurus mama,badan nya sangat kurus !"Tambahnya tanpa jeda.Setelah itu,napas nya terdengar keras.Kata-kata sepanjang itu memang akan menjadi beban pada pernapasan mama.

"Bian,kau dengar mama kan? Kapan kau bisa kemari ?"

Andai ma, andai mama tau bahwa putrimu dan putra sahabatmu itu sudah menjadi mantan.Andai mama tau bahwa putri kesayanganmu tak sedikitpun berarti di hidupnya,di rendahkan kemudian di luluh lantakan hatinya hingga nyaris tiap malam putrimu menangis di pembaringan.Menangisi orang yang mama anggap bisa membahagiakan dan menjagaku.Andai ... andai mama tau, ma.Empat bulan yang lalu palu sudah diketuk di persidangan tanda kami resmi bercerai.

"Iya,ma.Maafkan Bian. Akhir-akhir ini Bian memang sangat sibuk.Beberapa hari lagi mungkin Bian bisa berkunjung ke situ!"

"Iya ,mama tau.Istrimu sering berbicara begitu ! Mama tak meminta banyak waktumu,sehari saja bagi mama cukup.Kapan kau bisa datang ? mama takut jika sampai sebentar lagi menyusul ibumu !" Katanya kembali mengulangi pertanyaan nya yang tadi.

Aku menggenggam jemarinya dengan sangat pelan,tanda tak suka beliau berbicara seperti itu.

"Jangan berbicara begitu lho,ma .Mama harus semnagat buat sehat,harus kuat dan panjang umur. Tenang saja ,Bian pasti datang kok! Bisa tolong berikan dulu ponselnya pada Arin? Bian perlu bicara dengan nya sebentar!"

"Istrimu sedang merajuk ya.Maafkan dia ya, sifatnya emang dari dulu kaya gitu.Kau datanglah,bawa dia kembali !"Cerocos mama membuatku terasa sesak.

"Mama jangan kebanyakan berpikir.Jaga kesehatan dulu aja,kami baik-baik aja kok. Mana Arin nya ma ,bisa tolong berikan dulu ponselnya ,Bian perlu bicara sebentar!"

Aku tak mau,tak mau jika tak terpaksa.Tetapi,mau apa di kata ? Takdir selalu mengharuskan kita untuk menjalani walau itu kadang tak sesuai dengan keinginan kita.Dan aku mendapati lebih banyak kenyataan seperti itu.

"Ya,!"

"Arin,kemana kau membawa mama?"

"Surabaya!" Jawabku dingin setelah jauh dari jangkauan mama .

"Kirim alamatnya,tiga hari lagi aku akan terbang kesana."

"Ya!"

Sambungan ku matikan bersamaan dengan air mataku yang jatuh. Ini sakit,sangat sakit.Mengapa kemudian aku harus kembali bertemu dengan orang yang seumur hidup tak lagi ingin ku temui.Mengapa takdir begitu sulit menuruti keinginan hatiku.Jika seperti ini Tuhan... kapan kau akan membiarkan hatiku sembuh ?

1
Ocha Ari Kara
ending yg membagongkan 🤭
Dian
bagusss
Ida Aja
klw jd saya gk bakal mau balikan lg walaupun ada anak udah SDH merendakan harga diri
Suherni 123
dah keliatan Arin lebih berat ke bian,,, liren lah
Suherni 123
mencintai boleh tapi jangan terlalu bodoh,,,,, apa ga salah tuh ngomong gitu😬
Suherni 123
mantan nya arin
Suherni 123
Farhan : kenapa mom malah pergi...
Arin : ....
bian : ....
hayo kenapa gak di jawab 😄
Suherni 123
katanya jarang jarang nidurin Arin kok disini POV sering ditiduri,,, sekarang aja bilang cantik,manis dulu malah muak liat wajahnya Arin yg kusam,baju sederhana,bau bawang
Suherni 123
seharusnya Arin ngebahas Naren,, bukannya ahh ihh gak karuan 😬
Suherni 123
sekali kali si bian di tampar tuh biar bener sedikit otaknya
Suherni 123
emang menye menye si Arin, bisanya nangis,, coba Arin tahu alasan sesungguhnya bian gak mau ngajakin jalan jalan, ketemu temen temen nya ngenalin ke orang luar apakah masih mau ,,dan alasan menceraikan Arin karena dia terobsesi sama Naren karena cantiknya,body nya yg kalah jauh dari Arin
kalo aku jadi Arin ogah banget dah balikan lagi😬
Suherni 123
kebanyakan cerita di novel pasti balikan lagi setelah yg baru nya selingkuh, gak baik dan yang lamanya mau aja nerima lagi
Suherni 123
kita baik baik saja ... itu kan dari sisi mu bi,,, bukan dari sisi Arin dan lagi sekarang mulai nguber nguber
Suherni 123
bian padahal orang kaya hanya karena gak cinta sama istrinya ngebiarin penampilan istrinya burik, kusam,
sekarang cantik dikejer terus,,, emang cowok itu mahluk visual
Suherni 123
adaw,,, Arin masih ngarep si bian
Suherni 123
kok batinnya mengapa harus bertemu kembali,,la situ yg ga mau jujur sama ibunya jadi disuruh datang lah kirain masih jadi mantu nya 😬
Suherni 123
aku jadi Arin gak Sudi ngerangkak memohon ,, disuruh TTD hayu toh belum ada anak kan dan juga dapat gono gini 😁
Khusnul Khotimah
lah dirimu sendiri murahan,,,,kenapa merasa dilecehkan
Khusnul Khotimah
terlalu akay utk ukuran wanita yg pernah di rendahkan serendah rendahnya seperti sampah,,,,,cukup satu tamparan dan selesai
Khusnul Khotimah
za kasihkan bpknya aja kok repot,,,,,bukan tega bukan g punya hati,,,,tp hati akan sakit KLO trs dihadapkan situasi kek gini trs,,,,,pergi jauh dr sumber penyakit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!