NovelToon NovelToon
ISTRI MANDUL JADI IBU ANAK CEO

ISTRI MANDUL JADI IBU ANAK CEO

Status: tamat
Genre:Menikah Karena Anak / Pelakor jahat / CEO / Romantis / Ibu Pengganti / Duda / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: Archiemorarty

Selama tiga tahun menikah, Elena mencintai suaminya sepenuh hati, bahkan ketika dunia menuduhnya mandul.

Namun cinta tak cukup bagi seorang pria yang haus akan "keturunan".
Tanpa sepengetahuannya, suaminya diam-diam tidur dengan wanita lain dan berkata akan menikahinya tanpa mau menceraikan Elena.

Tapi takdir membawanya bertemu dengan Hans Morelli, seorang duda, CEO dengan satu anak laki-laki. Pertemuan yang seharusnya singkat, berubah menjadi titik balik hidup Elena. ketika bocah kecil itu memanggil Elena dengan sebutan;

"Mama."

Mampukah Elena lari dari suaminya dan menemukan takdir baru sebagai seorang ibu yang tidak bisa ia dapatkan saat bersama suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archiemorarty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16. BUKAN LAWAN SEIMBANG

Kantor pusat Morelli Corporation malam itu sunyi, hanya cahaya layar monitor yang berpendar di ruang kerja Hans. Di tangannya, secangkir kopi hitam yang masih menguap seperti teman sempurna. Matanya menatap data saham yang turun-naik, laporan berita online yang berisik dengan satu nama; Raven Wattson.

Di layar besar di depannya, tayang ulang cuplikan wawancara Raven yang berusaha menutupi skandalnya sendiri.

"Saya tidak ingin membahas hal pribadi, tapi Hans Morelli telah memanipulasi keadaan. Elena adalah istri saya, dan saya akan menempuh jalur hukum untuk menuntut keadilan."

Hans tersenyum tipis. Senyum yang tidak menunjukkan emosi apa pun.

"Jalur hukum?" gumam Hans pelan. "Lucu sekali kalau orang kotor bicara tentang hukum. Dan masih berani memanggil Elena istrinya padahal sudah resmi cerai."

Hans menutup file di layar, lalu menekan satu tombol di ponselnya. Suara seorang pria muda terdengar dari seberang, dalam nada hormat; Roland.

"Hans. Investor dari Belanda sudah menyetujui pendanaan. Mereka juga bersedia membantu mengalihkan kontrak energi dari Wattson Industries ke pihak kita," lapor Roland yang kini dalam mode sebagau asisten Hans.

Hans menatap jendela besar di belakang meja. Kota itu berkilau di bawah langit malam, seolah tunduk padanya.

"Bagus," kata Hans tenang. "Kita mulai dari fondasi yang dia bangun sendiri. Satu per satu, aku ingin setiap proyeknya kehilangan napas. Hubungi para dewan, kita akan melakukan rapat secepatnya."

"Baik," jawab Roland langsung dari seberang telepon.

Hans menutup panggilan. Lalu membuka e-mail rahasia berlabel The Circle; jaringan investasi gelap yang bahkan sebagian besar dewan Morelli tidak tahu keberadaannya.

Subject: Operation Glassfall - Approval Required.

Target: Raven Wattson - CEO Wattson Industries.

Method: Media & Financial Collapse.

Hans menandatangani persetujuan digital dengan sidik jarinya.

Dalam hitungan menit, ratusan akun anonim di media sosial mulai menyalurkan berita-berita manipulatif, artikel investigasi palsu, dan bocoran kontrak ilegal yang dikaitkan pada Raven.

"Kau akan merasakan bagaimana terbakar akibat bermain api yang kau anggap kecil, Wattson," ucap Hans dengan senyum dingin.

Dan benar saja.

Pagi harinya, media nasional penuh dengan satu headline:

'Wattson Industries Diduga Menggelapkan Dana Proyek Pembangunan!'

Di ruang rapat Morelli Corporation, suasana berubah menjadi tegang tapi terkendali. Para dewan yang sebelumnya panik karena skandal 'rebut istri orang' kini duduk tenang, sebagian bahkan tersenyum samar.

"Bursa sudah mulai memihak kita lagi," ujar salah satu anggota dewan, suara lega terdengar jelas.

Hans duduk di kursi ujung meja, jas hitamnya rapi, dasinya sempurna. Namun yang membuat orang tak berani menatapnya bukan penampilannya, melainkan auranya yang dingin, nyaris tanpa manusiawi.

"Kalian lihat?" kata Hans tenang. "Dunia tidak peduli siapa yang benar atau salah. Mereka hanya peduli siapa yang terlihat menang."

Salah satu dewan bertanya hati-hati, "Apakah Anda yakin langkah ini tidak akan memicu penyelidikan ke kita?"

Hans menatapnya, sorot matanya tajam seperti pisau.

"Jika mereka berani menyelidiki Morelli, berarti mereka sudah siap kehilangan lisensi mereka. Dan aku tidak berpikir siapa pun cukup bodoh untuk itu. Jangan terlalu meremehkan Morelli," ujar Hans penuh keangkuhan saat ini.

Hening. Tak ada yang berani menimpali.

Hans melanjutkan, "Wattson mungkin pikir aku akan sibuk membersihkan nama. Tapi aku tidak bermain di ranah yang sama dengannya. Dia berperang di permukaan, aku di bawah tanah."

Beberapa jam kemudian, di sebuah restoran mewah di distrik elit, Hans bertemu dengan pria berjas abu-abu yang wajahnya tidak dikenal publik, pria yang memegang saham besar di beberapa perusahaan media.

"Mr. Morelli, semua stasiun berita telah menerima brief baru. Kami akan menurunkan nada pemberitaan Wattson mulai besok pagi," kata pria tersebut.

Hans menyesap wine-nya, lalu bertanya ringan, "Dan tentang kontrak kerja sama dengan korporasi Singapura yang dulu milik Wattson?"

"Sudah di tangan kita, Sir. Mereka membatalkan kerja sama dengan Wattson karena reputasi buruknya,"

Hans tersenyum kecil. "Raven bisa kehilangan semuanya bahkan tanpa aku harus menyentuhnya langsung."

Ya, Hans ingin mengingatkan bahwa Raven tidak seharusnya memrovokasi Morelli.

Di sisi lain kota, Raven memecahkan gelas di ruang kantornya.

"Ini semua ulah Morelli!" teriak Raven, wajahnya merah padam.

Jessy berusaha menenangkan, tapi Raven menepis tangannya kasar.

"Dia pikir dia bisa jatuhkan aku lewat media? Aku akan lawan balik! Aku masih punya koneksi politik!" seru Raven.

Namun di layar ponsel pria itu, notifikasi terus berdatangan, investor menarik dana, kontrak dibatalkan, reputasi runtuh.

Raven tidak tahu, semua itu bukan kebetulan. Itu Hans.

Dan di balik semua langkahnya, Hans hanya butuh satu dorongan kecil untuk membuat sang musuh kehilangan keseimbangan.

Malam itu, Hans berdiri di kantornya menatap kel luar jendela besar yang memerlihatkan pemasangan kota Los Angeles yang masih ramai oleh aktivitas.

Hans menatap ke arah kota yang kini seolah dalam genggamannya.

Raven Wattson, pria yang dengan sombong mengumumkan akan menikahi Jessy dan menghinakan Elena di depan publik, kini berada di ujung kehancuran.

Namun Hans tahu, ini belum cukup. Belum sampai titik di mana Raven menyesal bernapas. Ia yang akan menjadi malaikat kematian untuk Raven, menggantikan Elena yang terlalu baik untuk jatuh ke jurang gelap.

Ponselnya bergetar. Roland menelepon.

"Hans, orang kita di dalam Wattson memberi tahu kami bahwa mereka akan mengadakan konferensi pers darurat besok," lapor Roland.

Hans tersenyum samar. "Biarkan. Dan pastikan setiap wartawan yang hadir bekerja untuk kita."

"Baik," jawab Roland.

Hans mematikan panggilan, lalu memutuskan untuk pulang. Rasanya ia merindukan jagoan kecilnya yang berlari ke sana-sini dengan wajah riangnya.

Di perjalanan Hans berusaha tidak memikirkan apa pun. Setidaknya ketika ia pulang ia tidak ingin membawa masalah yang saat ini ia hadapi.

Dan ketika sampai di rumah, kejutan kecil menunggunya.

Lagi, Elena berdiri di dapur, mengenakan apron berwarna lembut, rambutnya diikat sederhana. Di meja makan, Theo sudah duduk sambil memainkan mobil mainannya seraya berceloteh.

Aroma masakan hangat menyelimuti ruangan.

Hans berhenti di ambang pintu, seolah tak percaya pada ketenangan yang tiba-tiba menggantikan hari yang penuh intrik. Ini sudha kesekian kalinya Hans mendapati Elena di rumahnya, menyambut Hans secara tidak langsung dengan kehangatan rumah.

Elena menoleh dan tersenyum. "Kau sudah pulang?"

Nada suaranya tenang, tapi matanya menyiratkan sesuatu, rasa ingin tahu, juga rasa lega.

"Kenapa? Kau seperti melihat hantu," tanya Elena ketika mendapati Hans berdiri menatapnya.

Hans menatap pemandangan itu lama, tanpa kata.

Setelah seharian bermain di dunia gelap, tempat uang dan kekuasaan saling mencabik, pemandangan sederhana ini terasa hampir seperti mimpi.

Theo tertawa kecil dan berlari menghampiri. "Papa!"

Hans menunduk, mengangkat anak itu, dan untuk pertama kalinya malam itu, ekspresi dinginnya sedikit mencair.

"Elena," kata Hans pelan. "Kalau kau terus seperti ini ... aku akan kecanduan dengan suasana ini."

Elena menatapnya lembut. “Aku tahu kau lelah dengan pergelutan dengan Raven. Aku hanya ingin kau ingat bahwa di rumah ... kau masih punya tempat untuk tenang. Lagi pula kau melakukan semua kegilaan itu karena aku juga."

Hans memandangi wajah wanita itu lama, sebelum akhirnya duduk. Tersenyum penuh arti.

Bagaimana mungkin Raven membuang wanita sebaik ini? Kau memang bodoh, batin Hans.

Makan malam berlangsung sederhana, tanpa percakapan berat. Namun di kepala Hans, strategi berikutnya sudah berputar, langkah baru untuk mengakhiri Raven sepenuhnya.

Dan saat Elena menatapnya diam-diam, ia tahu, pria di hadapannya bukan sekedar pengusaha. Tapi pemain yang memegang tali dari balik bayangan, yang siap menggulingkan siapa pun yang berani menentangnya.

Karena hanya Elena yang tahu bahwa Morelli adalah badai yang tidak seharusnya diundang.

1
Nor Azlin
Elena nya hamil tu ayo Hans bawa aja kerumah sakit deh periksa aja tu kan Elena nya bukan mandul yah ...semoga Elena nya dapat anak twins yah thor biar mulut2 puaka mereka jadi diam deh terutama si Diana sama Raven itu yah juga si jalang Jessy nya biar kebusukan dia pada tau yah ...karma mu semakin hampir lho Jessy nya tunggu aja tu ...lanjutkan thor
Yulinar Yulinar
monica mau jadi jalang jua ya?
komalia komalia
Semoga si diana dsn orang yang julid tau Kalau elena hamil
komalia komalia
Sekarang si jesy mandul
Nor Azlin
sudah aku bilang kan anak yang Jessy banggakan itu bukan anak kandung nya si Raven yah😂😂😂kerana itu anak orang lain kerana Jessy memang mengincar Raven nya maka saat ibu nya Raven mengizinkan dia menjaga atau lebih tepat nya ibu di Raven. ini menyuruh Jessy mengambil kesempatan atas anak bego nya itu tengah mabuk2kan & terjadilah kejadian ini...bodoh nya lagi ni si Raven sudah terlalu lama dia tidak menyentuh si Jessy bukan apa selama ini dia tidak merasakan diri nya tidak hebat yah pasti dia merasakan itu sendiri kan 🤔🤔 setiap laki2 yang kurang kelelakian nya pasti tau lah bahawa burung nya cepat bangat kolep😂😂kerana keegois nya si Raven semua itu tentu di tolak kebelakangan deh mana mau dia memikirkan itu semua sudah pasti menyalahkan si isteri yah ...lanjutkan thor
komalia komalia
dan bayi yang kamu jarap kan bukan bayi nya ternyata
komalia komalia
kaya nya hans curiga helena hamil
Wayan Sucani
Ayoo cari Hans..
komalia komalia
hamil.kaya nya elena
komalia komalia
balasan yang setimpal
komalia komalia
menyesal mu terlambat
komalia komalia
rasain belum lagi kau terkuak lagirahasiaj yang sangat besat
komalia komalia
masih belum hami juga elena
komalia komalia
pasti anak mu yang mandu diana tunggu kehancuran mu ervan dan tunggu anak mu lahir yang bukan anak mu
komalia komalia
pembalasan jauh lebih sadis
Nor Azlin
sudah aku katakan yah membuat anak hadir kedunia ini bukan kerajaan satu orang yah itu harus ada pasangan lawan jenisnya 😂😂😂mantan mertua mu itu adalah punca segalanya ...dia yang memberikan Jessy itu pada anak nya yang mabuk2kan & membuat semua ini terjadi tapi itu juga disebabkan si Raven itu bodoh juga kerana dia sememangnya tidak ada prinsipnya juga ketegasan pada hatinya deh ...dia terlalu mengikuti nafsu nya sendiri ...semoga karma buat kalian yang paling menyakiti hati kalian semua terutama ibu Raven sama Raven itu sendiri di saat kebenaran terungkap nanti nya deh😂😂😂... lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu perlihatkan lah orang yang dipilih mantan mertua perempuan mu itu siapa Jessy yang sebenarnya deh jangan buang2 waktu menyimpan rahsia itu lagi terlanjur sudah begini biar dia tau rasa sakit seperti apa yang dia toreh pada mental anak mu si Theo itu yah ...balas perbuatan nya yang terang2an menghina harga diri mu juga mental anak mu itu dengan yang paling tidak di jangkakan oleh nya deh 😡😡lanjutkan thor
komalia komalia
semoga elena bisa hamil
komalia komalia
kasihan theo
komalia komalia
so revan memang udah gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!