NovelToon NovelToon
Ambil saja dia untukmu

Ambil saja dia untukmu

Status: tamat
Genre:Poligami / Duda / Single Mom / Selingkuh / Anak Kembar / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: aveeiiii

Salma seorang wanita karir di bidang entertainment, harus rela meninggalkan dunia karirnya untuk mejadi ibu rumah tangga yang sepenuhnya.

Menjadi ibu rumah tangga dengan dua anak kembar sangat tidak mudah baginya yang belum terbiasa dengan pekerjaan rumah tangga. Salma harus menghadapi tuntutan suami yang menginginkan figur istri sempurna seperti sang Ibunda.

Saat Salma masih terus belajar menjadi ibu rumah tangga yang baik,ia harus menghadapi sahabatnya yang juga menginginkan posisinya sebagai istri Armand.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aveeiiii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diabaikan

"Apa yang kamu lakukan di kamar? Anak-anak kamu tinggalkan di luar sendiri!" hardik Armand, "Apa ini?" Belum sempat Salma menjawab, Armand sudah merampas produk milik orang yang akan ia promokan.

"Jangan, Mas." Salma berusaha menahan semua barang itu dalam dekapannya.

"Kamu pakai uangku untuk belanja dan foya-foya?" tuduh Armand.

"Bukan, Mas ini ... Mas, mau dibawa kemana?" Belum sempat Salma berhasil menjelaskan, semua barang itu dibawa Armand ke halaman depan rumah mereka, "Jangan, Mas!" Salma berusaha mengambil barangnya yang dilempar ke dalam tong sampah.

"Kamu beli ini pakai uangku, terserah mau kuapakan semua barang ini." Armand mendorong badan Salma hingga jatuh terjengkang. Di ambang pintu kedua putra kembarnya mulai menangis mendengar suara keras ayah mereka.

"Itu semua aku ga beli. Aku kerja Mas." Salma berusaha memelankan suaranya. Para tetangga beberapa sudah mulai keluar dari rumah dan sebagian mengintip dari balik jendela.

"Kerja apa kamu dibayar pakai barang mahal seperti itu? kamu jual diri?" Bukannya pelan, suara Armand semakin menggelegar.

"Mas!"

"Kenapa? kamu malu jual diri atau kamu malu, disaat suamimu banting tulang di luar sana kamu malah enak-enakan habiskan uangku!"

Salma menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. Sungguh ia tak sanggup lagi menahan rasa malu di bawah tatapan sinis tetangganya. Jika ia menyangkal, Mas Armand akan semakin memojokkannya dengan tuduhan yang tidak berdasar tanpa mau mendengar penjelasannya. Salma memilih diam dan berharap emosi suaminya mereda dan segera masuk ke dalam rumah.

"Ada apa, Mand?" Ibu mertua Salma tergopoh-gopoh mendekati anak kesayangannya yang masih menatap tajam istrinya.

"Tanya sama dia," tunjuk Armand pada istrinya yang berusaha berdiri.

"Ada apa toh, Sal? kamu ga malu dilihatin sama tetangga?" Sama-sama nada tanya yang dilontarkan oleh Ibu mertuanya, tapi kepada Salma pertanyaan itu seolah menuduh Salma lah yang membuat keributan di dalam rumah.

"Salah paham aja, Bu," ucap Salma lirih.

"Salah paham katamu? jelas-jelas kamu menghambur-hamburkan uang hasil kerjaku!" Lagi-lagi nada keras dan tajam Armand, ditujukan pada istrinya.

Perih rasanya hati Salma, di depan banyak pasang mata yang mengintip dan menonton terang-terangan, suaminya menuduhnya sebagai istri yang tidak tahu diri. Padahal kenyataan yang ada sebaliknya, Armand sudah tiga bulan terakhir memberikan nafkah hanya sekedarnya saja. Lalu bagaimana ia bisa bertahan hidup bersama anak-anaknya, jika ia tidak berusaha mencari jalan sendiri.

Ingin rasanya berteriak bahwa apa yang di katakan suaminya itu bohong, tapi pesan terakhir yang dibisikan oleh almarhum ayahnya untuk menyimpan rapat-rapat aib rumah tangga membuat Salma kembali mengatupkan mulutnya.

Salma tidak ingin membalas maupun menjawab tuduhan suaminya, karena baginya akan percuma saja. Malahan kemarahan Armand akan semakin menjadi-jadi. Ia beringsut masuk ke dalam rumah, menghindari tatapan menyelidik dari mata tetangga.

Kedua tangannya menggandeng Cakra dan Candra masuk ke dalam rumah. Telinganya masih dapat mendengar suara Tania yang ikut datang dan bertanya pada suaminya, apa sebenarnya yang sudah terjadi.

Setelah berhasil menenangkan kedua anaknya, Salma ikut duduk bergabung bersama suami, ibu mertua dan Tania di ruang makan.

"Sal, tadi kami sedang membicarakan usaha suamimu kedepannya. Kamu tahu 'kan kalau hari ini terakhir Armand bekerja kantoran?" Salma hanya menganggukan kepala menanggapi pertanyaan ibu mertuanya.

"Uang pesangon mau aku investasikan ke usaha katering punya Tania," ucap Armand cepat.

"Maksudnya gimana?" Salma berganti-ganti memandang ke arah ketiga orang yang duduk bersamanya.

"Mas Armand mau jalankan usaha katering juga, Sal," ujar Tania dengan wajah sumringah.

Salma menatap wajah suaminya meminta penjelasan lebih lanjut, bagaimana bisa keputusan diambil tanpa meminta pendapatnya sebagai seorang istri. Namun, Armand yang duduk di sebelah Ibunya pura-pura tidak peduli dan membuang wajahnya ke arah yang lain.

"Aku dan Mas Armand mau perluas usaha katering, Sal. Jadi ga cuman di area perumahan ini saja, tapi kita bisa masukan ke kantor dengan skala besar. Bahkan, kita bisa kerja sama dengan wedding organizer." Wajah Tania tampak berbinar dan bersemangat saat menyampaikan ide dan keputusan yang diambil tanpa kehadiran dirinya tadi.

Salma memaksakan senyumnya, ia berusaha terlihat mendukung keputusan yang ada walaupun ada rasa tersisih terlebih tatapan kagum suaminya tertuju pada Tania yang duduk di sebelahnya.

"Gimana kamu setuju 'kan, Sal?" tanya Tania.

"Setuju ga setuju, bagi dia yang penting uang mengalir, Tan," potong Armand sinis.

"Kamu bisa bantu-bantu juga, Sal," ujar Tania masih bersemangat.

"Lebih baik begitu, Sal. Ibu setuju, kamu juga harus belajar sama temanmu ini. Jangan selalu jadi beban suami." Ucapan Ibu dari Mas Armand, membuat dada Salma semakin sesak. Ia berusaha menahan tiap sanggahan yang akan terlontar dari mulutnya. Diliriknya Armand yang tak merasa bersalah sama sekali.

...❤️...

"Mas, berapa modal yang mau kamu setor usaha sama Tania?" tanya Salma pada malam hari.

"Semua pesangon aku."

"Semua?" Nada tinggi dari Salma memancing lirikan tajam suaminya, "Maksud aku, kamu ga simpan sebagian untuk anak-anak?" Salma merendahkan nada suaranya.

"Sal, rencana aku dan Tania itu jauh kedepan. Kamu tadi dengar sendiri 'kan, dia mau perluas usaha kateringny ke kantor, hotel dan acara-acara pernikahan dan itu butuh modal yamg ga sedikit."

"Aku tahu, tapi apa ga bisa mulai pelan-pelan dulu sampai terkumpul keuntungan."

"Duuh! susah kalau bicara sama orang yang ga ngerti bisnis. Ga usah ikut-ikutan sok mikir kamu," ucap Armand ketus sembari mengibaskan tangannya di depan wajah Salma.

"Maaf, aku hanya mikir kebutuhan anak-anak sehari-hari."

"Makanya, nabung! belanja tas, sepatu, make up terus, anak ga diperhatikan. Aku kerja untuk anak-anakku bukan untuk kamu senang-senang!"

"Mas, kamu sadar ga sih uang yang kamu kasihkan tiap bulan ga cukup hanya untuk sekedar makan." Salma sudah tak tahan lagi menahan himpitan sesak di dadanya.

Suaminya ini harus tahu kebutuhan di dalam rumah. Meskipun ia yakin kalau Armand sebenarnya mengerti, bahwa nafkah yang ia berikan tiap akhir bulan, tidak dapat mencukupi kebutuhan untuknya dan anak-anak, tapi suaminya itu selalu berpura-pura tidak tahu.

"Jangan banyak alasan kamu." Armand naik keatas ranjang dan langsung memunggunginya. Selalu seperti itu jika ingin menghindari pembicaraan.

"Aku mau kerja," ucap Salma.

"Jangan memancing kemarahanku, Salma. Sekali kamu keluar dari rumah untuk bekerja, jangan harap bisa kembali masuk ke dalam sebagai istriku," ancam Armand.

"Jadi aku harus bagaimana? aku ga mau anak-anak kurang gizi karena hanya minum air tajin!" Salma sudah tak peduli dengan kemarahan suaminya. Ia harus berani demi kedua buah hatinya, "Aku yakin kamu tahu, Mas. Aku tidak akan membeli semua barang yang kamu buang tadi menggunakan uangmu, karena hanya untuk membeli beras selama sebulan pun tak cukup!"

...❤️🤍...

Air tajin merupakan cairan berwarna putih yang muncul ketika beras mendidih. Karena mengandung partikel beras, air tajin mengandung karbohidrat. Biasanya diberikan kepada bayi sebagai pengganti susu. Namun, kandungan gizinya jauh di bawah susu hewani, susu nabati ataupun air susu ibu. 

sumber : wikipedia

1
Lies Atikah
emang sengaja si salma berharap banyak sama mantan pura2 gak mau padahal udah gatel salma mana harga dirimu
Lies Atikah
masih ngarep si Arman yah salma nanti jadi yang muda dong segitu gak laku nya kau jadi tetep mau jadi keset kaki mantan dan madu mu ngapain cerey kalau masih cinta mah
Lies Atikah
salma jangan terlalu baik lah kamu mah kaya masih berharap si arman udah mantan tapi sebebas itu di rmah orang yang bnar tunjukin bawa kamu bisa move on inih mah lembek kaya masih ngarep dasar bucin parah
Lies Atikah
ini mah istri idiot bodoh wajar lah di injak tak di hargai suami cocok di jadikan keset di apa2in diem menyerah jelas lah suami makin sebel kalah bersaing jelas si Tania makin bening salma makin kusam makanya bangkit jangan jadi bucin menyedih kan
Yulianti Yulianti
cinta lama bersemi kembali
May Keisya
ya ampuun 😂
༺⬙⃟⛅Jemima__🦋⃞⃟𝓬🧸: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Yulianti Yulianti
Bos mah bebas melakukan pedekate macam apa pun
Yulianti Yulianti
bener bangt tuh muka tembok gak tau malu
Yulianti Yulianti
si Tania pelakor paling bego sejagat raya lha wong dia anak nya wajar lah minta nafkah sama bapak nya
Yulianti Yulianti
karma buat Armand dan Tania harus lebih menyakitkan kan
Yulianti Yulianti
punya laki ribet kaya gitu ko masih di kelonin empet aku juga yang baca
undang rachmat
lemah sekali Salma tidak punya ketegasan
undang rachmat
salah Salma jg kenapa ga jaga jarak dengan mantansuami dan mertua,jgn terlalu terbuka dong kasih keras dikit
Rikarico
knpa rasanya baca cerita horor
Rikarico
mungkin batang2 kenangan mantan istrinya atuh biarin aja
Rikarico
aku yg Udh 40th ga tau lagu anggrek bulan🤭
Henny Permana
kembar lagi..jangan2 salma nanti kembarannya debby
Henny Permana
ci mantan bebebbel bngeeet yah jadi orang...over pede🤣🤣🤣
Henny Permana
wkwk....menderita lahir batin pak memet🤣🤣🤣🤣
Henny Permana
wuiiiihhhhhh kalaaaaaa anak2 ABG pedekatenyaaaaaa 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!