NovelToon NovelToon
My Perfect Mafia Daddy

My Perfect Mafia Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Mafia / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: kenz....567

Aqila Lawrance seorang putri angkat dari Alden Leon wesley yang terjebak kesalahan satu malam dengan Steve Frans Gevonac.


"Gugurkan bayi itu!"

Seketika dunia Aqila berasa runtuh, pria yang merupakan mantan calon tunangannya sekaligus ayah dari anak dalam kandungannya memaksanya untuk mengugurkan kandungannya.

"GAK! AKU GAK MAU! KAMU HARUS TANGGUNG JAWAB FRANS!"



PERINGATAN! CERITA INI HANYA KHAYALAN AUTHOR BUKAN KENYATAAN!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 4 : Elbert

Pagi ini Aqila akan berangkat menuju perusahaan Alden, dirinya memang menjadi direktur di perusahaan DE group.

"Syifa, kau sudah menghubungi perusahaan cabang wesley bukan kalau kita akan kesana?" tanya Aqila pada asistennya yang ada di sebelahnya.

"Sudah bu, mereka berkata jika semuanya sudah siap," ujarnya.

Aqila mengangguk, dia membuka ponselnya dan mengetikkan sesuatu pada sang ayah. Sementara mobil mereka kini sudah sampai di depan perusahaan Wesley.

"Sudah sampai nyonya," ujar sang supir.

Aqila mengangguk, dia keluar bersamaan dengan sekretarisnya. Aqila memakai kaca matanya, dia masuk dengan diikuti oleh asistennya itu.

"Selamat pagi, ada yang bisa kami bantu?" tanya wanita resepsionis.

Aqila membuka kaca matanya, dia mendekati meja resepsionis dan menatapnya dengan senyum ramah.

"Selamat pagi, apa tuan Elbert sudah datang?" tanya Aqila.

"Belum, mungkin sebentar lagi beliau akan datang. Apa ibu sudah memiliki janji sebelumnya?" tanya anita tersebut.

"Sudah, saya perwakilan dari perusahaan DE Group. Kami akan meeting sekitar jam 08.00 nanti," terang Aqila.

Wanita resepsianis itu melihat jadwal, dia mengangguk dan menatap Aqila dengan senyum.

"Baik, silahkan anda langsung naik ke lantai 3. Nanti disana ada meja sekretaris anda bisa memintanya untuk mengantar anda ke ruang meeting," ujarnya.

"Terima kasih," ujar Aqila.

Aqila kembali memakai kaca matanya, dia berjalan menuju lift bersama sekretarisnya. Lift pun membawa mereka ke lantai tiga sesuai yang resepsionis itu katakan.

Tring!

Pintu lift terbuka, segera Aqila keluar dengan asistennya yang mengikutinya.

"Maaf, ruang meeting diaman yah?" tanya Aqila di depan meja sekretaris

Pria yang sedang mengetik sesuatu segera mendongak, dia berdiri dan dengan sopan menunjuk ruangan Elbert.

"Silahkan sebelah sana nyonya," ujarnya.

"Terima kasih," ujar Aqila

Aqila pun oergi menuju ruang meeting, dengan perlahan dia membuka pintu tersebut.

Ruangan yang tampak elegant sangat nyaman menurut Aqila. Jujur, Elbert sangat pandai memimpin kantor, lihat saja para pegawainya yang sangat ramah dan membuat Aqila senang.

"Kita duduk disana," ajak Aqila.

Syifa pun hanya mengikuti atasannya, setelah memastikan sang atasan duduk dengan tenang Syifa pun duduk di sebelah Aqila.

Cklek!

Netra mereka teralih pada seorang pria yang baru saja masuk, seorang pria yang terlihat sanga wibawa dan tampan.

Pria itu membenarkan jasnya sebentar dan melanjutkan langkahnya mendekati Aqila dan Syifa.

"Selamat pagi direktur, maaf saya terlambat," ujar pria itu.

Aqila membuka kaca matanya, dia menatap pria itu dengan ramah.

"Tidak apa tuan Elbert, saya merasa senang karena bisa bekerja sama dengan perusahaan anda yang besar ini." ujarnya sembari tersenyum menatap pria yang bernama Elbert.

Elbert Leon Wesley yang merupakan anak sulung dari Alden Leon Wesley dan Arianha Amora Wesley.

"Baik, maaf sebelumnya. Bisa saya tau siapa nama anda?" tanya Elbert.

"Nama saya ... Aqeela Lawrance atau Aqila Wesley yah?" guraunya.

Terlihat Elbert membulatkan matanya, dia menatap penuh selidik pada wanita di hadapannya. Dia bahkan berdiri dan mendekati Aqila

"Kau! kak Qila? anaknya ayah Gio kan?" seru Elbert.

Aqila terkekeh, apakah adiknya ini lupa dengan wajahnya? bahkan wajahnya tak banyak berubah dari beberapa tahun lalu.

"Apa kabar kak? lama tak jumpa? dan sekarang kau berubah secara drastis!" ujar Elbert sembari terduduk kembali.

"Baik, bagaimana dengan saudaramu yang lain? ku dengar mommy kembali melahirkan 3 tahun lalu benar?" tanya Aqila sembari bersedekap dada.

Elbert mengangguk, jika dia sudah bertemu Aqila dia akan lupa dengan tujuannya yang sebenarnya. Bahkan kini asisten mereka berdua menatap heran para atasannya yang malah reunian itu.

"Benar, hais ... aku heran dengan daddy yang selalu membuat anak, bahkan yang seharusnya dia memiliki cucu malah memiliki anak kembali," jawab Elbert.

"Hahahaha, mungkin daddy merasa jika saudara sedikit akan terasa sepi. Kau tau kan kalau daddy tak memiliki saudara kecuali tante Angel," ujar Aqila.

Elbert mengangguk, mempunyai banyak saudara memang terlihat ramai. Tapi, membuat mansion tak terasa sepi lagi.

"Iya sih, kak ... gimana hubunganmu dengan kak Frans?" tanya Elbert antusias.

Tiba-tiba raut wajah Aqila sendu yang mana membuat Elbert merasa bingung. Dia menyentuh lengan Aqila yang mana membuat Aqila menatapnya.

"Sepertinya hubungan kami tidak bisa berlanjut, dia pria yang tidak bisa memberi kepastian. Selalu saja ada alasan ketika aku berkata kapan dia akan melamarku," ujar Aqila.

Aqila terpaksa bilang begitu, dia juga tak mungkin bilang yang sebenarnya dengan Elbert bahwa Frans memutuskan hubungan mereka karena sang mamah.

"Oh begitu, hm ... aku doakan semoga kakak mendapat yang terbaik," ujar Elbert.

"Lalu, kapan kau akan memiliki pasangan?" tanya Aqila yang mana membuat Elbert tersedak ludahnya sendiri.

"Uhuk! uhuk!"

Aqila puas tertawa, sementara Elbert membuang pandangannya karena dirinya sampai saat ini masih sendiri.

"Kenapa kau betah sekali dengan kejombloanmu itu El? apa kau tak ingin mendapat perhatian wanita?" tanya Aqila.

"Kan aku sudah di perhatikan kakak," ledek Elbert sambil mengedipkan satu matanya.

Aqila mendengus kesal, dia menoleh ketika sang asistennya menarik lengan bajunya.

"Maaf bu, ini reunian apa meeting yah?" tanya Syifa.

Aqila menepuk keningnya, dia lupa jika tujuan mereka untuk meeting. Dia segera membuka lembaran meeting begitu pun dengan Elbert.

"Baik kita mulai meetingnya," tegas Elbert.

***

Selang beberapa jam, mereka telah selesai meeting, Aqila dan Elbert pun kembali mengobrol menceritakan kehidupan mereka selama ini.

"Jadi Ravin sangat mirip denganmu?" tanya Aqila.

"Iya bisa di bilang begitu, mommy berkata dari adik-adikku yang paling mirip denganku adalah Ravin. Dari tingkah nya, lucunya, tampannya semua mengcopy ku," ujar Elbert.

Aqila terkekeh pelan, dia sungguh penasaran seperti apa Ravin. Jika dulu Elbert selalu membuat kelucuan apalagi Ravin diumurnya yang masih 3 tahun.

"Kita ke mansion, biar kau lihat Ravin dengan jelas seperti apa anak itu," ajak Elbert.

"Baiklah, oh iya kudengar si kembar latihan militer?" tanya Aqila.

Elbert mengangguk singkat, dia mengambil gelas kopinya dan meminumnya. Setelah menaruh kembali gelas itu dia menatap Aqila.

"Iya, aku gak tau kenapa Lio ngotot banget minta ke militer itu. Dan mereka pun hanya beberapa bulan saja disana karena Lio harus membantu mengurusi perusahaan opa," jawab Elbert.

"Baguslah, perusahaan keluargamu sangat banyak. Inilah kegunaannya punya anak banyak," ujar Aqila.

Elbert mengangguk. "Benar, tapi daddy tak pernah memaksa kami. Dia memberi pilihan karena baginya anak-anaknya bukan ladang uangnya melainkan sebuah titipan yang harus dia jaga,"

"Benar, Beruntunglah kau memiliki daddy sepertinya," ujar Aqila.

"Kau juga, kau memiliki ayah yang hebat," ujar Elbert.

Mereka sama-sama tertawa, sungguh lucu jika membahas tentang keluarga mereka.

"Sejak kapan dirimu tak cadel lagi?" ledek Aqila.

Elbert memutar bola matanya, dia mendengus kesal karena Aqila selalu saja menanyakan itu.

"Kau bukan tidak tau, tapi kau mengerjaiku!" kesal Elbert.

Aqila tertawa, mengerjai Elbert adalah hobynya sedari duku. Bahkan pas anak itu masih cadel dia mengerjainya dengan terus menyebut kata yang terdapat R.

"Terus ... bagaimana perasaan mu dengan kak Frans? aku tau kau pasti tak semudah itu untuk melepasnya, apalagi selama ini kau hanya mencintainya tanpa mendapat balasan," tanya Elbert.

"Haaah ... entahlah, jangan mencintai sebelum akad. Apalagi cinta bertepuk sebelah tangan, yah ... seperti ini lah jadinya. Ku harap kau simpan cintamu untuk istrimu kelak," ujar Aqila.

**PENCET TOMBOL LIKE !

LIKE !

LIKE !

HADIAH DAN KOMENNYA JANGAN LUPA ... 🥳🥳🥳🥳🥳.

VOTENYA JUGA LOH ... LOVE UNTUK KALIAN😘😘😘😘😘😘**

1
Bahari Sandra Puspita
ceritanya tetep bagus kok kak, walopun kehilangan inspirasi..
saya yg hanya sebagai pembaca dan penikmat novel (bukan penulis maupun kritikus), merasa terhibur dan masih bisa mencerna jalan ceritanya..
ya walopun kadang bingung jg mau dibawa kemana alurnya, tapi masih bisa dimengerti..
apalagi ada bumbu2 komedinya, jadi masih cukup menghibur..

semoga selalu diberi kesehatan ya kak..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
🙏🏻💪🏻😘😍🤩🥰💕💕💕
Ra~~~~~
ya Allah gini amat liat orang tua 1 ini 😄
RaDja
setuju sih terus berkarya dengan cara berbeda dan yakinlah dan terus belajar dan memberikan pembelajaran
makanya saya suka baca disini
meski ya susah koment males nulis suka baca aja
maaf sebelumnya dan terima kasih sukses sehat selalu
Nuri_cha: Halo Kak, mungkin berkenan juga mampir di novelku

Aku baru saja menulis novel terbaru: SIAPA AKU DI SISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Semoga sesuai dengan genre Kakak.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
matchalatte
ceritanya Ica sama Gibran mana thorr
Anita Juwita
/Good/
wahhh anak na daddy alden banak kali ya 😁😂
Bundanya Pandu Pharamadina
👍❤
ijin baca marathon ulang kak Author
@ni
👍❤️❤️❤️❤️❤️
Mochimolala
benerrr Qil hajarrr terossss jangan kasih ampun..
hypinky
gender. genre mah genre lagu jazz, genre novel romance, genre film horor
hypinky
itulah knp di dunia nyata kadang banyak orang yg peduli sm latar belakang keluarga pasangan anaknya. krn mau bagaimana pun, anak yg terlahir dr keluarga cemara itu gak bisa cocok sm anak yg terlahir dr keluarga broken home. emosional mereka udah beda. cerita mereka udah beda. di dunia nyata ada anak broken home yg benci sm keluarganya krn keluarganya ngebuang dia, eh sama si paling cemara dibilang "mau gimana pun dia ibu mu, dia bapakmu, gak pantes km kayak gitu. tanpa mereka km gak ada di dunia."
i mean gak ada anak broken home yg milih lahir di keluarga busuk kayak gitu. mau bilang "ezra gak boleh gitu, krn selama ini hidupmu terjamin walau hidup sm bokapmu" juga gak bisa. nyatanya zidan gak bisa ngelakuin hal itu ke bokapnya juga.
hypinky
seperti biasa, anak dr keluarga cemara gak akan tau bagaimana hidup sebagai anak yang broken home. ezra udah bener sih, dia paling tersakiti di sini. gak ada ceritanya orang tua tersakiti krn keluarganya berantakan, mau gimanapun mereka sendiri yg bikin itu berantakan. tp menurutku diana gak salah, gak pantes dia dpt kebencian dr ezra apalagi dia pernah pertaruhin nyawa kayak gitu. mungkin klo ezra kecewa krn nyokapnya gak nyari dia setelah sembuh, itu wajar. zidan sm kirana yg jauh lebih salah dan pantes dibenci. keliatan zidan emng tolol, sama kek bapaknya. masa kecil zidan tuh sakit tp dia malah ngulang kejadian yg jauh lebih menyakitkan buat anaknya. kirana juga muna banget, jujur jijik sm dia malah wkwk. wanita bloon mana yg rela dimadu? wanita baik mana yg rela nyakitin wanita lain demi pernikahan dia bahagia? terlalu enak klo zidan sm kirana hidupnya bahagia, krn emng mereka juga sama salahnya kek bokap zidan.
GiZaNyA
Thor... ini ngga ada lanjutannya lagi..? 😁
Anonymous
Endingnya gak jelas bingung, kenapa daniel tembak gibran, gibran masih koma kalo hidup dendam apa nggak
Siti Romlah
ya Thoor
aku males kalo baca atau nonton banyak tingkah pelakornya. sering ku scrool ja.
bikin aku ikutan emosi. tujuanku baca kan refresing, cari hiburan. bukan ikut stres dengan cerita novel yg di baca.
Berarti yg buka masa lalu Aqila ke Frans pasti ulat bulu Cleo ya Thoor. tujuannya biar Frans ilfeel ma Aqila.
Lusi Sabila
biar tau alur nya..harus baca yg mana dulu ya thor?
Call Me_Rara: Transmigrasi mommy kak😃 cuman ini karyaku dari tahun 2022 masih berantakan banget😭☝️ mending baca karyaku dari 2024 ka😁
total 1 replies
Siti Romlah
Elbert ada dalam cerita, kenapa Lia dan Lio gak diceritakan thoor.
kenapa semenjak dimasukan ke asrama gak lagi terdengar kabar. kangen pasti walao gk cadel lg.
awesome moment
siapa tu?
awesome moment
g denyut koq? btoolll...masih langsing, lavin. calm
awesome moment
msh untg dgn org yg sama kn?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!