NovelToon NovelToon
Cinta Bersemi Diujung Musim

Cinta Bersemi Diujung Musim

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:603.2k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Rahayu

Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Fatimah yang biasa di panggil Fatim berasal dari keluarga yang cukup berada namun sangat tomboy dia anak semata wayang yang tak pernah menyukai laki - laki karena menganggap semua lelaki adalah sama seperti ayahnya yang menurutnya berengsek karena tega meninggalkannya dan ibunya sewaktu ia masih kecil.

Akankah semuanya berubah sejak ia mengenal sosok Abas lelaki sederhana murid pindahan yang sekarang sekelas dengannya.

Apakah Fatim akhirnya akan merasakan jatuh cinta dimasa SMA nya???
Siapakah lelaki yang dapat memenangkan hatinya??? ikuti kisah selanjutnya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGHINDAR

"Makasih Mamaku sayang telah memberiku kesempatan yang spesial ini, sekarang kita pulang yah Fatim ingin istirahat, karena besok Fatim harus sekolah juga.

Keduanya saling berpelukan menyalurkan kehangatan cinta antara Ibu dan Anak yang berharap esok akan lebih banyak cinta untuk keduanya dalam menjalani narasi kehidupan yang telah yang Maha Kuasa gariskan.

Fatim dan Nadya segera meninggalakan cafe, karena besok Fatim akan sekolah dan ia tidak mau terlambat untuk ikut belajar dihari pertama mereka belajar bersama setelah mengikuti MOS. Nadya heran karena Fatim membawa banyak paket makanan. Namun ia hanya diam tidak bertanya.

Saat Nadya sedang asyik mengemudi Fatim tiba - tiba minta mamanya untuk berhenti dibawah jembatan.

"Ma.. Berhenti dulu ya dibawah jembatan itu, Fatim mau membagikan makanan yang tadi Fatim bawa.." Mengangkat kantong plastik yang tadi dibawanya.

"Oke..!"

Mobil Nadya mulai menepi, anak - anak jalanan yang biasa mangkal disana terlihat waspada, karena belum pernah ada mobil semewah itu mau berhenti dibawah jembatan.

Perlahan pintu mobil terbuka dan keluarlah sosok gadis yang tak asing bagi mereka.

"Kak Fatimmmmm.. " Semua anak - anak yang kecil berlarian memeluk Fatim. Sedang yang dewasa berjalan mendekat.

"Heiii.., maaf ya kakak lama tidak datang karena kakak banyak kerjaan.. "Membalas pelukan anak - anak jalanan itu.

Nadya sangat terharu melihat kedekatan putrinya dengan anak - anak jalanan itu dan para preman yang tampak akrab dengan putrinya.

"Oh iya tunggu ya, hari ini kakak bawa orang spesial dalam hidup kakak.." Ucap Fatim segera menghampiri Nadya.

"Ma..Turun dong, kenalan dulu dengan teman - teman Fatim ya.. " Sambil menarik Nadya.

" Oke sayang, tunggu mama segera keluar.. " Melepas sitbelt dan membuka pintu.

Mereka berdua berjalan bergandengan.

"Kak Jef...Kak Yo... Adek - adek semua kenalin ini Mama Kakak... Nadya.. "

"Haii... Semuanya, saya Mamanya Fatim.. " Sambil melambaikan tangannya.

"Malam tante gue Jefri yang menjadi ketua RT warga bawah Jembatan.. "Menyalami Nadya.

"Saya Jojo warga jembatan juga, asisten bang Jef.. "Ikut menyalami Nadya.

Setelah perkenalan singkat yang menyiratkan rasa haru dihati Nadya, mereka memutuskan untuk pulang, dan Nadya berpikir untuk membangun asrama untuk mereka sahabat Fatim yang ditinggal dibawah jebatan ini nanti.

Mobil Nadya telah bergerak menuju kejalan pulang kerumah mereka, dan Fatim tampak sangat kelelahan karena ia tertidur disamping Mamanya.

* Tumben anak ini tidur, apa benar dia kecapekan atau jangan - jangan dia kurang sehat ya, batin Nadya cemas.*

Mobil telah masuk kegerbang rumah dan mulai menuju parkiran, tapi kali ini Nadya meminta Pak Maman untuk memarkirkannya, karena ia khawatit dengan keadaan Fatim.

"Tin.. "Nadya membunyikan klakson.

Dengan segera Pak Maman berlari menghampiri Nyonyanya.

"Iya Nyah.. "

"Tolong Pak Maman parkirkan mobil ya, saya mau segera mengajak Fatim untuk istirahat, sepertinya dia benar - benar capek.. "

"Baik Nyah.. "Mengambil kunci mobil.

"Sayang... Sayang.. Bangun dong, kita udah sampai nih.. "Menepuk pipi Fatim pelan.

Namun Fatim belum juga bangun, yah Fatim agak susah bagun kalau sedang tidur.

"Sayang... Bangunlah... Sayang.."

"Ehmmm..Ada apa sih Mama, Fatim baru tidur juga, apa ini sudah pagi..?"

"Pagiii.. ini sudah siang Fatim, katanya mau sekolah pagi tapi malah sekolah siang.. " Nadya mulai menjahili putrinya.

Dengan cepat Fatim bangun dan segera berdiri dan kepalanya terbentur dek mobil.

"Duuukk.. Auwww.." Memegang kepalanya.

"Ya Allah.. Sakitnyaaa.."Sambil melihat sekelilingnya, dan barulah Fatim ingat kalau ia didalam mobil.

"Mamaaaaa.. Mulai dah suka ngerjain Fatim.. " Teriak Fatim kesal.

"Habisnya Mama bagunin kamunya nggak mau bangun.. "

"Ayoo turun, kamu mau tidur dimobil..? "

"Nggak lah, ini juga mau turun.. " Sambil memegang kepalanya yang sakit.

Nadya segera masuk kerumah sambil memeluk putri kesayangannya.

*Aku rasanya tak akan sanggup nanti kalau akan berpisah dengan putriku, dia adalah hidupku, dia adalah matahariku, semoga menyerahkannya pada Abas adalah keputusanku yang tepat, mengingat dia adalah pewaris tunggal keluargaku, aku tidak mau dia hanya dijadikan tumbal oleh lelaki - lelaki matre, batin Nadya.*

"Sayang.. Segera tidur ya, Mama tidak mau kamu sakit karena kurang istirahat.. "Mencium kening Fatim yang terluka.

"Siap Mama sayang.. "Mencium pipi Nadya.

"Jangan lupa lukamu juga diobati.. "

"Iyaaa Mamaku sayang.. "

"Met bobok sayang, love you.. "

"Love you too Mama.. "

Perlahan Fatim menutup pintu kamarnya, dan mulai membersihkan dirinya. Dan tiba - tiba Fatim teringat seseorang yang menolongnya tempo hari.

*Siapa ya namanya kemarin kok gue lupa ya, wajahnya lumayan tampan, tapi dia aneh nggak mau salaman, nggak mau lihat wajahku yang kata orang - orang sangat cantik, gue jadi penasaran sama tuh cowok, dia tinggal dimana ya, masih sekolah apa sudah kerja, batin Fatim.*

"Haduhhh kok gue jadi kepo sih, kenapa juga gue harus mikirin tuh cowok..Fatimmm sadar dong.. "Sambil menepuk - nepuk kepalanya.

Setelah selesai Fatim keluar dari kamar mandi dan segera merebahkan tubuhnya, setelah mencoba untuk melupakan semua yang dia alami, akhirnya Fatim dapat juga tertidur.

*****

Kini waktu subuh telah tiba, suara lantunan azan di Masjid telah memanggil para pejuang Subuh untuk menuju ke masjid. Namun seorang gadis yang masih terlelap seolah tak mendengar seruan itu.

Tidurnya yang lelap seolah tak terganggu oleh lantunan azan, dan alarm yang terus berdering diatas nakas disamping tempat tidurnya.

Nadya yang telah hafal dengan kelakuan putrinya segera naik kelantai dua meuju ke kamar putrinya.

"Tok...Tok.. Tok.. Sayang sudah bangunkah..? "

Tak ada jawaban, yang artinya putri Kesayangannya belum bangun.

"Klek.. "Pintu kamar terbuka.

Tampaklah seorang gadis yang masih terbungkus selimut tebal, tidur dengan nyenyak.

"Sayang...Sayang.. Bangun.. Ayo sholat dulu.. "

Kali ini tumben Fatim bisa bangun dengan cepat.

"Iya Mamaku sayang.." Segera duduk dan tersenyum melihat Mamanya.

"Ayo kamu sholat dulu, setelahnya mandi lalu sarapan, Mama tunggu dibawahnya.. " Membelai rambut Fatim yang panjang.

Setelah selasai sholat, Fatim segera mandi dan berganti pakaian sekolahnya. Dan seperti biasa saat makan Nadya akan mengikat rambut Fatim.

"Pagiiii semua... Bibi.. Mamang.. Ayo sarapan.. "Sapa Fatim ramah pada semua pegawainya.

"Kami sudah selesai Neng, silahkan lanjutkan.. " Ucap mereka serentak.

"Pagiii Mamaku tersayang.."Mencium pipi Nadya.

"Sayang kamu mau berangkat naik apa hari ini..? "

"Fatim Naik Sport Merah aja Ma..Soalnya nanti Fatim harus ke Cafe pulang sekolah bersama Yati.."

"Oh iya ngomong - ngomong Yati Mama jadi ingat kalau bantuan untuk rumah temanmu itu sudah di acc pihak perusahaan Mama, mungkin minggu depan sudah akan dibangun.. "

"Beneran Ma..? "

"Iya sayang, masak Mama bohong sih.. "

"Alhamdulillah terimakasih banyak Ma, Yati pasti akan sangat senang, tetapi selama rumahnya dibangun mereka akan tinggal dimana Ma.. "

"Ajak saja mereka tinggal disini.. "

"Tapi nanti Yati akan tahu dong kalau Fatim anak Mama.. "

"Ya sudah nanti kita cari kontrakan saja buat mereka tinggal sementara.."

"Makasih Mama you are the best for me.. "Memeluk Nadya.

"Oke Ma.. Fatim berangkat ya.. "

" Assalamualaikum.. "

"Waalaikumussalam, hati - hati ya.. "

Fatim segera melaju dengan motor Sport Merahnya menuju kediaman Yati. Setelah hampir setengah jam sampailah Fatim dikediaman Yati.

"Tin.. Tin.. "

Dengan cepat Yati keluar dan segera pamit pada ayah dan ibunya.

"Yaaaa tungguin gue, bentar.. " Masih memakai sepatunya.

Kemudian berlari menuju Fatim.

"Maaf ya loe harus nungguin gue.. "

"Santai aja frenn, kita belum kesiangan kok, nanti pulang sekolah kita kerja ya.. "

" Oke.. Yuk berangkat.. "

Keduanya melaju membelah keramaian jalan kota Jakarta menuju sekolah mereka SMA Unggulan. Dan tak lama telah terlihat pintu gerbang SMA yang mereka tuju.

Fatim segera menurunkan Yati didepan gerbang, dan setelahnya langsung memarkirkan motornya ditempat biasa.

Didepan gerbang sudah ada dua cowok tampan yang menanti Fatim dan Yati, siapa lagi kalau bukan Rangga dan Dimas.

Melihat Dimas dan Rangga, Yati sudah berbunga - bunga, wajahnya dihiasi senyum yang indah merekah seperti bunga yang baru mekar saja.

"Frenn cubit gue.. "Melirik Fatim.

Fatim yang nggak ngerti maksud Yati apa menurut saja.

"Tus.."

"Auwww.."

"Alhamdulillah gue nggak mimpi.. "

"Loe kenapa sih Yati.. Apa keonengan loe kambuh hah..?"

"Noh loe lihatkan kita disambut dua idola sekolah Unggulan.. "Menunjuk kearah gerbang.

Akhirnya Fatim melihat kearah gerbang, dan wajahnya biasa saja.

"Ihhh loe kok nggak heboh sih, atau jangan - jangan loe suka sesama jenis lagi.. "

"Pok.. "Menepuk Jidat Yati.

"Auwww..Sakit tahu.. "

"Siapa suruh pagi - pagi pikiran loe udah error.. "

"Yuk ah entar kita telat lagi.. " meninggalkan Yati yang benggong.

"Woiii tungguin gue Frenn.. " Berlari mengejar Fatim.

Sampai digerbang...

"Pagiii para bidadari syurga.. " Sapa Dimas.

"Pagi kak.. " Jawab Fatim dan Yati.

"Pagi Fatim.. "

"Pagi juga kak.. "

"Kak Rangga kok gue nggak dipanggil sih cuma Fatim doang.. "

"Pagi Yati.. " Ucap Rangga.

"Pagi juga ayang beb.."

"Pok.. " Menepuk bahu Yati.

"Apaan sih fren sakit.. "

"Makanya jangan lebay.. "

"Kak kita duluan ya.. "

"Eh Fatim tunggu.. "Teriak Rangga.

"Maaf kak gue piket.." Berlalu sambil menarik Yati yang masih kepo. Fatim sengaja menghindari Rangga karena ia sudah tahu maksud hati Rangga.

"Akhhhh.. " Teriak Rangga kesal.

"Udah bro nanti kita samperin dia ke kelasnya saja, yuk.. "Merangkul pundak Rangga.

*Gue harus bisa memilikimu Fatim, batin Rangga.

Bersambung....

Terimakasih ya sudah membaca karyaku ,jika suka tinggalkan jejakmu berupa like dan komen karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.

Jangan lupa Mampir juga ke Karyaku Nyanyian Takdir Aisyah dan novel favoritku Arsitek Cantik. Aku tunggu ya.

1
Andi Fitri
bagus banget karya kmu Thor..tpi ko udh ga ada up nya
Bu Fit: insyaaAllah ini mau segera dilanjut setelah lama hiatus. maaf membuat kalian menunggu
total 1 replies
Andi Fitri
Yati tiap lht cowok ganteng lgsg jatuh kecentilan..😁
Andi Fitri
pak dokter alasan aja anggap adek padahal lain di bibir lain di hati
Andi Fitri
pak dokter jgn terlalu pede fatim tdk suka sama laki2 yg terlalu pede Krn dia sudah jdi calon istri lelaki Sholeh..
Andi Fitri
pasti putra atau gladis...
Andi Fitri
lah pak Komar pamer anakx hafalan 30 jus tau agama tpi ko maksa..tau agama tdk suka pamer dan memaksakan kehendak..🤭
Andi Fitri
sdh aku duga pelakunya putra sengaja dia rusak motor agar bisa mengajak Fatim di mobilnya..
Andi Fitri
ya Rabb msh ada kh manusia tulus seperti Nadya dan fatim di dunia nyata..
Andi Fitri
gladis baru jdi anak kepsek aja udh belagu blm tau siapa fatim..
Andi Fitri
author bikin air mata meluncur dgn sendirinya..😭😭
Andi Fitri
Yati jgn terlalu pede jual mahal dikit sm cowok dong..
Andi Fitri
karya2 author mmg sllu bikin hati tertampar tpi bikin adem dgn pesan2 agamanya ..👍👍👍
Andi Fitri
karya author memang sllu bikin terharu dan byk pelajaran yg bisa kita ambil..👍👍👍
Nata
thor saya SDH nunggu hampir 2 tahunan lohhh....

semangat Thor,, sehat selalu
Bu Fit: insyaaAllah aku udah kembali, izin melanjutkan kisah yang terlerai
total 1 replies
Ila Lain
kapan dilanjutin Thor???
Qina Zahra
jangan lama thor aq suka banget segera temukan lagi abas ma fatim
Agus Rachmad Riduwan
moga tetap semangat berkarya
Rasni 01
mampir kesini Krn rekomendasi dr KK fit.(cinta untuk dokter nisa)
maura shi
layangan putus nih
Hidayati Rizkia
up tiap hari dong......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!