NovelToon NovelToon
My Baby Boy 'A'

My Baby Boy 'A'

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Badboy / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.8
Nama Author: Mawar Jk

Tidak mudah hamil di usia muda, apalagi jika itu kembar lima. itu lah yang dirasakan oleh Alya, setelah orang tua nya meninggal, mahkota Alya di ambil oleh orang yang tidak ia kenal sehingga ia hamil.
Bagaimana Alya menjalani kehidupan nya itu?



Silahkan pada mampir siapa tau suka kan,
jangan lupa like komen dan vote nya yaa makasih

Follow Instagram author
@mawarjk_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar Jk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

#Like sebelum membaca

Taypo bertebaran

...Happy reading...

.......

.......

Dua hari yang lalu adalah hari wisuda nya Aira. Dan kini ada hari yang paling bersejarah bagi nya, hari ini adalah hari dimana status nya berubah menjadi seorang istri

Setelah acara ijab kabul tadi mereka langsung melanjutkan ke acara selanjutnya yaitu resepsi

Aira tampak sangat cantik mengenakan gaun berwarna gold dengan motif bunga mawar yang megah. Raka pun tak kalah menawan dengan stelan jas yang senada dengan gaun nya Aira

Kedua pasangan pengantin baru itu tampak seperti raja dan ratu yang berada di singgasana nya

Setelah pernikahan Aira dan Raka, Mereka akan pindah ke Jakarta. Rumah peninggalan orang tua mereka sudah mereka beli kembali meskipun belum lunas sepenuhnya

Aira memang sudah memberitahu kan Raka kalau ia ingin tinggal disana sebelum menikah dan Raka menerima keputusan Aira, keluarga besar Raka juga tidak keberatan sama sekali

"Kau sangat cantik Aira" puji teman kuliah Aira

"Makasih" ucap Aira

"Samawa ya Ra"

"Makasih teman-teman cu" ucap Aira, mereka berempat berpelukan sejenak lalu menyalimi mempelai pria nya

"Langsung aja bro" sahut teman Raka setelah teman teman Aira turun yang bernama Bima

"Iya dong, lo aja tuh pacaran doang gak mau bawa ke jenjang yang lebih serius" ejek Raka mengundang tawa teman teman nya yang lain

"Gue mah masih cari yang tepat bro" elak Bima

"Terserah lo aja deh Bim" ujar teman nya Raka yang satunya lagi yang bernama Pandu

"Samawa ya bro"

"Semoga cepat jadi bapak"

"Nanti malam pertama nya jangan buas buas"

"Makasih, iya deh serah lo aja. Sana kalian banyak nih tamu yang pengen salim juga sana sana" usir Raka

"Ya gak usah di usir juga kali"

"Bodo"

"Duluan ya Aira" pamit Pandu dan menyeret Bima

"Iya" sahut Aira dan tertawa melihat tingkah teman temannya sang suami

"Dosa apa gue punya teman gila ke gitu" ujar Raka menggelengkan kepalanya pelan

"Ih gak boleh ngomong ke gitu" ucap Aira

"Heheh maaf sayang"

Aira tersenyum lalu memeluk lengan sang suami. Pengantin baru itu menikmati waktu nya menyapa para tamu undangan yang ada

Mereka kedatangan tamu lumayan banyak dari sahabat sahabat kedua mempelai dan juga rekan bisnis keluarga Raka

Alya juga tengah menyapa tamu undangan bersama Argan dan Arsan, sedangkan Arkan dan Alfan entah pergi kemana mereka berdua dan Afkan berada di sisi Aira.

Diana dan Fahmi juga datang dan di susul oleh Gara dan Rangga. Sesampainya di sana Rangga langsung mencari keberadaan Alya hingga ia melihat Alya yang sedang berbicara oleh seorang wanita, Rangga langsung menghampiri Alya

"Tante" panggil Rangga

"Rangga, kamu udah datang toh"

"Iya"

"Sama siapa kesini hem" tanya Alya

"Sama Papa tante" jawab Rangga, kebetulan Arkan ingin menghampiri sang Mama tapi saat melihat Rangga ia langsung menatap Rangga tak suka. Entah kenapa Arkan masih tidak menyukai Rangga

"Mama" panggil Arkan

"Iya sayang" sahut Alya

"Ayo sini Ma" Arkan menarik tangan Alya dan membawa nya di depan pelaminan diikuti oleh Rangga Argan dan Arsan

"Ada apa sih sayang" tanya Aira yang sudah mulai kepo

"Kita berlima ada sesuatu untuk Mama sama tante Aira" ucap Arkan

Sesampainya di sana Arkan menyuruh Alya dan Aira menutup matanya

"Ada apa sih boy bikin kepo aja deh" ujar Aira

"Ya tutup mata dulu dong biar cepat" ucap Afkan

Alya dan Aira pun menurut mata mereka, setelah itu Argan tampak memegang amplop setelah itu mereka memberi aba-aba untuk membuka mata Alya dan Aira

1

2

3

"Buka" seru lima 'A'

"Apa ini" Alya menerima amplop itu dan membuka nya

"Buka Ma" ucap Alfan dengan semangat

Alya membuat amplop tersebut ketika membaca di dalam nya Alya nampak terkejut, karena sangat penasaran Aira mengambil surah itu dan membacanya dan itu juga membuat Aira terkejut

"Ini beneran?" tanya Aira

"Kalian gak becanda kan?"

"Enggak lah Ma, masa begitu kita becandain" ujar Afkan

"Iya Ma, jadi nanti kalau kita udah pindah kita gak usah khawatir untuk pelunasan nya" ucap Argan

Mata Alya sudah berkaca-kaca dan langsung memeluk anak-anaknya, Aira sudah meneteskan air mata nya tapi dengan cepat di usap oleh Raka

"Jangan nangis dong, nanti cantik nya hilang" ucap Raka mengelus lengan sang istri

"Makasih sayang, tapi kalian gak perlu kaya gini" ujar Alya setelah melepas pelukan mereka

"Enggak papa Ma, malahan kita senang bisa bantu Mama sama tante Aira" ucap Afkan sambil tersenyum

"Iya Ma" sahut yang lain

"Kalian tuh memang ponakan tante yang best" puni Aira

"Iya dong" ujar Alfan dengan pede membuat mereka terkekeh

Sedangkan Gara menatap bangga ke lima anak nya, meskipun mereka masih kecil tapi mereka sudah mendapatkan penghasilan. Buktinya mereka berlima membayar sisa uang pelunasan rumah peninggalan sang kakek

"Itu cucu aku Pa" ucap Diana menatap haru mereka semua

"Cucu aku juga Ma" ralat Fahmi

"Iya Pa cucu kita berdua" ujar Diana lalu menyandarkan kepalanya di bahu sang suami

Rangga menatap iri kepada lima 'A' yang sedang di peluk oleh Alya. Selama ini Rangga tidak pernah mendapatkan pelukan hanydari seorang ibu, ibu nya dulu hanya sibuk degan dunia nya sendiri sehingga melupakan keberadaan Rangga

Para tamu undangan yang menyaksikan itu pun menatap kagum kearah lima'A'. Mereka tak henti hentinya memuji mereka berlima membuat Alya dan Aira merasa sangat bangga dan tentunya dengan Diana yang yang lainnya

Bersambung.

Maaf gaje 😭

1
Rini Utami
gara ngk gercep, masa ngk kepikir golongan darahny sama
love sick
hgg
Bulan Alfonsius
agak kesal si sama gara lelet banget knapa para penculik ngak diusut sama polisi biar dijebloskan kepenjara ..bego banget jadi greget pengen tek sentil ginjalnya
Siti Kholifah
lanjut session 2 aja biar ng' ribet🤭👍🙏
Tira Aneri
suuukaaa
Siti Kholifah
nah gini dong thor anak-anak jenius halu-halu dikit ng' apalah🤭👍
Siti Kholifah
ya wajar lah anak-anak tanya bpknya yg sabar ya aliya🙏
Siti Kholifah
semoga menjadi anak-anak yg sholeh dan berbakti pada orang tua🤲
Dewiendahsetiowati
aneh nih othor masak gak ada niat untuk cari anak kandungnya si Gara dan malah ngerawat yang bukan cucu sendiri..keluarga Gara katanya kaya masak gak bisa gunakan uang, kekuasaan untuk cari cucu aslinya hadeh
Salma Suku
Katanya ada bodyguard...eeh kena culik jg hadeeww...
Salma Suku
Siapa kira2 perempuan itu,musuh barukah
Salma Suku
Garanya kurang tegas...si Manda itu akan menjadi duri dlm perkawinan mereka...
Leha Rahman
knp Hendrik gk diundang biar liat penampilan Rangga anaknya di panggung
Leha Rahman
di bab 52 Gara kan sdh tau kalo Rangga anaknya Hendri. knp skrng gara malah gk tau
Salma Suku
Mampir thor
Irene Rambing
Terimah kasih Author yg baik semoga sukses dengan karya" nya ya..
Irene Rambing
akhirnya ketemu juga jawaban nya klu menyakiti orang yg sudah baik
Irene Rambing
itulah pembalasan
Irene Rambing
💪💪💪💪💪 lanjuuuut
Irene Rambing
pembalasan 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!