Kebangkitan goblin yang akan menjadi kuat dan akan melampaui semuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nash, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 30.
Marshall akhirnya muncul, ia berjalan keluar dari barisan pasukan dan berdiri di depan pasukannya. Morgath yang sejak tadi menunggu akhirnya menatap ke arahnya.
Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka, tidak ada percakapan, tidak ada ancaman, mereka berdua hanya saling menatap tajam satu sama lain.
Morgath mengaktifkan burst energy hitam pekat miliknya lalu ia hempaskan ke depan gelombang burst energy itu.
WHOOOSHH!!!
Marshall juga mengaktifkan burst energy miliknya yang berwarna merah pekat.
BOOOMM!!!
Gelombang burst energy hitam dan merah langsung bertabrakan di tengah medan perang. Udara bergetar, tanah bergetar, dua tekanan mengerikan beradu dan menyebar ke segala arah.
Pasukan undead tingkat rendah yang berada paling dekat langsung berjatuhan karena terkena dua gelombang burst energy yang beradu itu.
BUKH!
BUKH!
BUKH!
Banyak prajurit tingkat rendah dari manusia, elf, dwarf dan beastman juga langsung kehilangan kesadaran. Mereka bahkan tidak sempat bergerak.
Hanya dengan saling menatap, Morgath dan Marshall sudah membuat sebagian besar pasukan yang lemah tidak mampu berdiri lagi alias pingsan.
Goblin yang berdiri di atas wyvern undead merasakan kedua gelombang dahsyat itu, tubuhnya sedikit menegang "...Mengerikan!" ia bisa merasakan perbedaan yang sangat jelas.
Burst energy milinya memang sudah jauh lebih kuat dibanding sebelumnya, namun burst energy goblin tidak memiliki warna seperti Morgath dan Marshall, energinya masih transparan seperti gelombang angin yang tidak terlihat.
Goblin mengepalkan tangannya "...Burst energy-ku masih rendah" ia tahu itu, namun ia juga tahu satu hal, suatu hari nanti burst energy miliknya akan menjadi jauh lebih kuat "...aku akan mencapai tingkat itu!"
Goblin kembali menatap kedua emperor di kejauhan, semua orang di medan perang juga merasakan tekanan yang sama, tidak ada yang berani mendekat, bahkan para prajurit kuat pun merasa tubuh mereka membeku hanya merasakan kedua energi tersebut.
Namun akhirnya Morgath dan Marshall menghentikan burst energy mereka, tekanan mengerikan itu menghilang.
Morgath mengangkat satu tangannya, Marshall juga mengangkat tangannya. Tidak ada perintah yang keluar dari mulut mereka, namun semua pasukan langsung mengerti.
ROOOAAARRR!!!
"MAJU!!"
"SERANG!!"
DUAARRR!!!
Kedua pasukan akhirnya bergerak.
Ribuan undead tingkat rendah maju berlari, pasukan manusia, elf, dwarf, dan beastman juga bergerak menyambut mereka.
BRAKH!
Barisan depan kedua bertabrakan, pedang menghantam tulang, kapak menghantam armor, sihir meledak di antara pasukan, panah memenuhi langit, medan perang yang sebelumnya sunyi kini berubah menjadi kekacauan.
Namun Morgath dan Marshall masih belum bergerak, mereka berdua hanya berdiri dan menyaksikan peperangan dari belakang.
Pasukan musuh sedikit kewalahan karena pasukan undead yang mereka tumbangkan kembali bangkit lagi dan lagi.
Goblin akhirnya turun dari wyvern undead.
FWISH!!
Tubuhnya melesat cepat ke depan, dalam sekejap ia sudah berada di tengah pasukan musuh. Satu tebasa 'SLASH!' belasan pasukan langsung tumbang. Tebasan kedua barisan prajurit kembali roboh dan membuat pasukan di sekitarnya terkejut.
"Apa itu?!"
"Goblin??!"
"Jangan bilang..."
"Itu goblin yang sering dirumorkan itu?!!"
"Bukannya goblin itu sudah dikalahkan oleh Marshall??!"
"Kenapa goblin itu masih hidup?!"
Mereka mengenalinya, goblin yang selama ini hanya mereka dengar dari rumor, tapi sekarang berdiri tepat di depan mata mereka, namun goblin tidak peduli dan ia terus bergerak.
FWISH!!
SLASH!!
Banyak prajurit lemah yang terus berjatuhan.
"Terlalu cepat!!"
"Bagaimana bisa goblin sekuat ini!"
"Serang dari jauh!!"
Para pemanah langsung menarik busur mereka 'FWIP! FWIP! FWIP!' puluhan anak panah meleset, goblin hanya memiringkan kepalanya, semua anak panah itu melewati tubuhnya 'SWOOSH!' goblin langsung menghilang dari tempatnya.
Beberapa penyihir mencoba menyerang 'BOOM!!' api meledak 'BRAAKH!' tanah terangkat, namun goblin sudah berada di tempat lain, ia bergerak melewati semua serangan dengan sangat mudah.
Dalam waktu singkat dan kurang dari satu menit, hampir seratus pasukan musuh sudah tumbang, goblin bahkan tidak terlihat kelelahan sedikitpun.
Kemudian pasukan yang lebih kuat mulai datang menargetkan goblin, mereka mengenakan armor yang lebih baik, goblin melihat mereka dan ia langsung menyadari kekuatan mereka "...Setara dengan undead tingkat menengah" goblin tersenyum kecil "...Lemah"
DUAKH!!
CLANG!!
BRAKH!!
Namun tidak satu pun serangan mengenai goblin, ia bergerak di antara mereka seperti bayangan 'SLASH! SLASH! SLASH!' satu demi satu mereka jatuh, goblin terus maju ke depan.
Kemudian goblin merasakan yang lain, ia menoleh, dari kejauhan sekelompok pasukan yang jauh lebih kuat dari sebelumnya tapi goblin bisa menilai seberapa kuat mereka "...Setara dengan undead tingkat tinggi? mungkin mereka lebih lemah"
Pasukan tersebut langsung menyerang goblin, sihir ditembakkan, panah berlapis bahan khusus dilepaskan, para petarung kuat menyerbu dari berbagai arah.
Goblin tidak menghindar, lalu ia mengeluarkan burst energy miliknya 'WOOOOSHHH!!' gelombang energi transparan menyebar dari tubuhnya, pasukan itu langsung merasakan tekanan yang berat yang membuat mereka melambat 70% lebih.
FWISH!
SLASH!
Satu jatuh.
SLASH!
Dua jatuh.
Goblin terus bergerak sambil mempertahankan burst energy miliknya, dalam waktu singkat pasukan yang tadi dianggap sebagai pasukan elite kerajaan itu langsung dibantai oleh seekor goblin kecil.
Marshall yang sejak tadi hanya berdiri menyaksikan peperangan, akhirnya melirik ke aras goblin berada karena ia merasakan adanya energi kuat, matanya menyipit "..Goblin sialan itu ada disini, akhirnya kita bertemu lagi!" tersenyum bengis.
FWISH!!!
Marshall menghilang, kecepatannya jauh melampaui pasukan manapun, ia langsung melesat menuju goblin.
Goblin bahkan tidak menyadarinya, namun Morgath melihatnya dengan jelas.
Dala sekejap 'BOOOM!!' Morgath bergerak dan muncul di antara Marshall dan goblin seperti berteleportasi atau semacamnya 'KRAAAANG!!' gelombang energi merah dan hitam meledak.
Goblin terlempar beberapa meter dan diselamatkan oleh Morgath, jika kurang dari satu detik saja maka nyawa goblin sudah tiada.
Ia segera berdiri dan menatap keduanya, Marshall dan Morgath akhirnya turun ke medan perang, keduanya saling menatap tajam dan saling berhadapan dan untuk pertama kalinya perang besar itu tidak lagi hanya menjadi perang antara pasukan tapi...
Dua Emperor akhirnya akan bertarung.