NovelToon NovelToon
AMIRA MENANTU TERBUANG

AMIRA MENANTU TERBUANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh
Popularitas:34.2k
Nilai: 5
Nama Author: santi damayanti

Dua tahun menikah
berpisah setelah akad bahkan belum pernah malam pertama
amira menunggu dengan sabar
mengabdi kepada keluarga suami
tapi setelah dua tahun berpisah
kata yang pertama dari suaminya adam "Amira aku akan menikah lagi"
bagaimana kelanjutannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi damayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30 jejak masa lalu

Di tempat lain, di area rooftop sebuah kafe berkonsep terbuka, Amira dan Rika sedang duduk menunggu seseorang. Angin malam berembus pelan, mengibaskan rambut mereka seraya menyajikan pemandangan lanskap kota yang bertabur cahaya lampu.

Sosok yang mereka tunggu adalah Aldi, kakak kandung Rika. Selain ibu kandung mereka, Aldi adalah orang yang gigih mencari keberadaan Rika dan memohon agar diakui sebagai kakak kandung setelah lebih dari dua dekade terpisah.

Sikap Aldi sangat bertolak belakang dengan ibu kandung mereka, Yasmin. Yasmin terus mengejar pengakuan Rika dengan gaya melankolis—selalu menangis dan dihinggapi rasa bersalah yang mendalam. Namun, Rika yang memiliki tingkat kewaspadaan tinggi selalu menaruh curiga pada orang-orang yang bertindak terlalu dramatis, apalagi sampai meneteskan air mata. Bagi Rika, di balik usaha yang terlalu menggebu-gebu pasti ada maksud terselubung.

Berbeda dengan sang ibu, Aldi justru cenderung kalem dan tidak mengumbar antusiasme berlebihan. Pria itu irit bicara dan selalu menyampaikan sesuatu apa adanya. Lucunya, sifat jujur dan tenang itulah yang membuat Rika justru lebih memercayai Aldi. Rika tahu, Aldi bukanlah tipe manusia yang dikuasai ambisi jahat.

“Apa benar kakakmu sudah mendapatkan informasi mengenai simbol cincin Naga Matahari itu?” tanya Amira memecah keheningan.

“Katanya begitu,” jawab Rika pendek.

Jujur saja, Rika kurang begitu bergairah membahas latar belakang Amira yang rumit. Ia jauh lebih tertarik pada masa depan bisnis mereka berdua. Itu sebabnya Rika lebih senang memikirkan ketampanan Tuan Yamada ketimbang masa lalu Amira.

“Sepertinya besok kita harus ke salon,” celetuk Rika mengalihkan pembicaraan.

Amira mengernyitkan dahi. “Untuk apa?”

“Lusa Tuan Yamada akan berkunjung ke dapur kita! Kita harus tampil maksimal, dong!”

Amira terkekeh pelan. “Maksimal itu di cara memasak dan kualitas bahannya, Rika... bukan di penampilan wajah kita.”

“Penampilan wajah itu juga penting, Amira!” bela Rika tak mau kalah. “Memangnya kamu tidak tertarik sama sekali melihat laki-laki setampan Tuan Yamada?”

“Sudahlah...” desah Amira menyandarkan punggungnya. “Nasihatku satu: jangan terlalu mudah percaya pada laki-laki tampan.”

Rika tertawa kecil. “Tapi Mas Adam dulu tidak tampan-tampan amat, Amira. Kenapa kamu jadi trauma begitu pada laki-laki?”

“Sudah, ah. Jangan bahas dia lagi,” potong Amira enggan memperpanjang.

Rika manggut-manggut dengan raut sebal. “Menyebalkan juga, ya... Nanti kalau kita resmi jadi vendor PT Yamaichi, kita bakal sering ketemu Adam dan Alya.”

“Tidak apa-apa. Kita harus tetap profesional,” tegas Amira mantap.

Obrolan mereka terhenti ketika langkah kaki yang mantap mendekati meja. Seorang pria berbadan tinggi kekar dengan kaos hitam polos berjalan lugas menuju tempat mereka. Itu Aldi.

“Malam, Rika,” sapa Aldi dengan suara berat khasnya.

“Malam juga...” Rika berdehem canggung, lidahnya agak kaku. “Kak...”

Aldi tersenyum tipis. “Kalau kamu masih enggan panggil 'Kakak', tidak masalah. Panggil saja Aldi.”

“Itu tidak sopan. Aku tetap panggil Kakak saja,” potong Rika cepat. “Jadi... apa Kakak sudah dapat informasi mengenai simbol Naga Matahari itu?”

Aldi menarik napas panjang, lalu mendaratkan tubuhnya di kursi. “Ada beberapa versi. Kalau mengacu pada zaman kekaisaran Jepang kuno, Naga Matahari adalah simbol dari klan samurai terkuat. Tapi kalau mengacu pada era Jepang modern, ada dua versi. Pertama, itu adalah logo milik kelompok mafia kelas atas. Dan yang satu lagi...”

Aldi menggantungkan kalimatnya, menghela napas berat.

“Yang satu lagi apa, Kak? Jangan bikin penasaran, deh!” desak Rika.

“Saat aku mencoba mengakses database tertutupnya... sistemku langsung terdeteksi dan aku dianggap sebagai pengintai,” ungkap Aldi serius.

Amira menegakkan posisi duduknya. “Kalau sampai seperti itu, artinya apa, Kak?”

“Aku tidak yakin...” gumam Aldi. “Tapi itu menyerupai kode rahasia tingkat tinggi negara. Dan ketika aku berusaha meretasnya, sistem menganggap tindakanku sebagai ancaman yang mengganggu keamanan negara.”

Amira tertegun. “Jadi... simbol Naga Matahari di cincinku ini sama sekali bukan hal yang sederhana, ya?”

“Kemungkinan besar kamu berasal dari klan bangsawan, keturunan kerajaan...” Rika menjeda ucapannya dengan mata membelalak, “...atau anak pimpinan mafia kelas atas!”

Amira refleks bergidik ngeri membayangkannya.

Aldi merogoh saku dan memberikan saran, “Coba kamu cari informasi ke Yayasan Tali Kasih. Mereka itu yayasan internasional yang sering mempertemukan kembali keluarga yang terpisah. Biasanya, jika ada orang tua ber-pengaruh yang kehilangan anak, mereka akan mendaftarkan datanya ke sana. Mereka punya arsip yang sangat lengkap.”

Rika menyela heran, “Tapi kalau Amira benar-benar berasal dari klan mafia atau bangsawan, mana mungkin datanya ada di yayasan seperti itu?”

“Jangan meremehkan mereka,” balas Aldi menatap Rika. “Asal kamu tahu, selama 10 tahun Ibu mencarimu menggunakan jasa detektif swasta, jalur pemerintah, sampai kolega intelijen... hasilnya nihil. Dan akhirnya, data keberadaanmu justru ditemukan di Yayasan Tali Kasih.”

Rika mencebikkan bibir. “Aku hilang selama 28 tahun... kenapa Ibu baru sibuk mencariku 10 tahun yang lalu?”

“Ibu sudah menjelaskan itu berkali-kali padamu, Rika,” sahut Aldi penuh keprihatinan. “Ibu baru bisa hidup bebas seperti sekarang setelah ibu mertuanya meninggal. Ibu juga sangat menderita... Kehilangan kamu sejak umur 5 tahun, sementara aku dibawa oleh ayah kandung kita. Ibu hampir gila. Beliau terpaksa menikah lagi dengan pria kaya demi mendapatkan uang untuk membiayai pencarianmu. Selama bertahun-tahun Ibu rela diperlakukan buruk oleh keluarga mertua dan ayah tiri sialan kita, sampai akhirnya 10 tahun lalu Ibu bisa mandiri dan lepas dari mereka.”

Rika menghembuskan napas panjang, tak sanggup membantah lagi. “Sudahlah... jangan bahas masa lalu. Kita fokus saja membantu temanku, Amira.”

Aldi menatap Rika lembut. “Baiklah. Aku hanya ingin kamu tahu, satu-satunya harapan Ibu sekarang hanya ingin memelukmu.”

Aldi kemudian bangkit berdiri dari kursinya. “Ini sudah makin malam, aku harus kembali ke markas.”

Ia berpaling pada Amira. “Untuk Amira... jika kamu sudah merasa nyaman dan bahagia dengan hidupmu yang sekarang, saran saya, jalani saja hidupmu seperti biasa. Bisa saja orang tuamu sengaja memisahkanmu dulu demi menyelamatkan nyawamu dari bahaya besar.”

Setelah Aldi berlalu meninggalkan rooftop, kata-kata itu terus terngiang-ngiang di kepala Amira.

Sementara itu, di dalam kamar utama rumah Mirna...

Usai meluapkan keintiman di atas ranjang, rasa penat yang menggelayuti pikiran Adam sedikit terangkat. Alya menyandarkan kepalanya di dada bidang Adam, memeluknya seraya membelai lembut kulit suaminya.

“Mas... Sonia kan punya jabatan penting di bank. Apa tidak sebaiknya kita pinjam uang saja padanya?” tanya Alya pelan. (maksud Alya merujuk pada tawaran Sonia)

Adam langsung mengernyitkan dahi. “Pinjam uang? Untuk apa?”

“Mas, kita tidak bisa menumpang di rumah Ibu terus-menerus. Rumah tangga yang sehat itu harus dimulai di rumah baru, Mas... Mandiri di rumah sendiri.”

Adam menggeleng pelan. “Apa tidak sebaiknya kita menabung dulu selama dua tahun? Gajimu kan 25 juta rupiah. Kalau gajimu tidak dipakai dan difokuskan untuk ditabung, dalam dua tahun kita bisa punya tabungan 500 juta rupiah. Itu sudah cukup untuk beli rumah sederhana secara cash. Sementara waktu kita tinggal di sini dulu. Aku tidak terbiasa punya utang, Al.”

Alya tersentak pelan. “Jadi... maksud Mas, seluruh uang gajiku ditabung begitu?”

“Iya,” sahut Adam polos tanpa beban

1
Suanti
semoga ada yg datang menolong amira dan aldi 🤣🤣🤣
YuWie
bebal tak ada malunya tipikal bu mirna... yg dipikirannya cmn keuntungan keluarganya...pd sekali anda buks
sunaryati jarum
Buka pakaian Alya, Adam, akan kau temukan jejak percintaan.Dan Bu Mirna sampai kapan.kau hanya menginginkan uay orang lain tanpa berusaha apapun
sunaryati jarum
Mirna ingin hidup enak dengan memaksa Amira balikan sama Adam.Yang suka sama nAmira sekelas milyuner,Adam mah lewat Wah ketemu nPak Diki ,langsung ditalak saja.
sunaryati jarum
Uang hasil hutangan yg nanti menjerat leher kalian.kok.dipsmerkan.Sunhguh penyelamatan aset dan diri yang tapi ,Amira serta terlindungi
sunaryati jarum
Lekas beraksi Yamamoto,itu mungkin awal kehancuran kamu dan ibumu Yuri Kuroda, dengan mengusik Amira.Kamu dan ibumu kali ini akan kena batunya.
sunaryati jarum
Akhirnya emak ikut lega, semua usaha Amira di bawah perusahaan internasional milik Ny Jasmine, Yamamoto dan Ibunya tidak bisa mengganggu, walau permintaan Alya.Ysmada dan Amira sepertinya yang saudara kandung,dari ibu yang sekarang mungkin ini Lisa.
Firasat Bu Mirna tentang kepergian Alya,perlu diberi /Good/
sunaryati jarum
Segera bilang ke Mas Aldi, semoga segera dapat mencari cara mengatasinya.Carilah di Sulawesi ,Ny Yuri
sunaryati jarum
Ternyata kamu cerdik juga Amira, tadinya emak deled novel ini, bilang sama Aldi, bagaimana mengelabuhi Yuri Si Pelakor tamak.Berarti kemungkinan Amira putri wanita yang jadi suami Pak Diki.
sunaryati jarum
Jangan sampai Alya berhasil mengacaukan atau menghancurkan usaha Amira.Jika itu terjadi aah emak malas melanjutkan mengikuti kisah ini
sunaryati jarum
Yamada harus bisa menggagalkan kelicikan Alya untuk menghancurkan Amira.Walau berurusan dengan Yamamoto.Atau Yamamoto malah melindungi Amira, karena ada getaran aneh hatinya
YuWie
merajalela si alya ini..almira aja gak pernah nyenggol kamu. situ yg pelakor ehh situ yg panas..waras buks
YuWie
makanya tho mbak mir..cerita gih sama mas aldhi
YuWie
syukurlah klo kamu pintar mir amir...sdh kau bohongi bang aldi aang intelejen
Suanti
amira segera hancur hp butut 🤭🤣🤣
YuWie
lha kok enakmen kok balik..rugi bandar amira buk buk
sunaryati jarum
O Bu Lisa sepertinya ibu kandung Yamada dan Amira Adik kandung Yamamoto, yang berarti adik tiri Yamada
sunaryati jarum
Yamada semoga kakakmu dan Lisa itu mungkin ibumu dan Yamada ,Bu Sinta
Sri Widiyarti
Adam lihat perempuan pilihanmu ternyata ....🤦🤦🤦
Herdian Arya
sat set gitu lo thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!