NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:250
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembagian Tugas Four Eyes

"Eeee... Yang benar saja...?!" teriak Vickery dan Aren secara bersamaan.

Seorang prajurit dari Negeri Es maju ke depan. Wajahnya dipenuhi amarah dan kesedihan.

"Maaf, Jenderal... aku tidak bisa menerima hal ini."

Diana menoleh ke belakang.

"Kenapa begitu?"

"Jika kita menyerah, pengorbanan Panglima Kai dan Sky akan menjadi sia-sia!" jawab prajurit itu dengan suara yang dipenuhi kemarahan dan kesedihan.

Diana kemudian menoleh kembali ke arah Jack.

"Jack, apakah kau bisa membantu kami mencari tubuh Sky dan Kai?"

"Ya, tentu saja," jawab Jack tanpa ragu.

Jack lalu menoleh ke arah Rey.

"Rey... apakah anda bisa membantu?"

Rey mengangguk pelan.

"Baiklah, aku mengerti."

Ia kemudian mengangkat tangannya.

"KELUARLAH DAN BANTU AKU... XUANWU, LONGGUI, KAPPA!!!"

Rey memanggil ketiga makhluk peliharaannya untuk membantu mencari Sky dan Kai di dasar laut.

"Baiklah, kami sedang mengusahakannya," ucap Jack kepada Diana.

Diana membungkukkan badannya sebagai tanda terima kasih.

"Terima kasih banyak atas bantuannya."

Jack memiringkan kepalanya sambil tersenyum ringan.

"Tidak masalah."

Tidak lama kemudian, lapisan es yang menutupi lautan mulai bergetar hebat. Retakan besar muncul di berbagai tempat hingga akhirnya es itu pecah berkeping-keping.

Para pasukan segera berlari menuju daratan untuk menyelamatkan diri.

Tak lama kemudian, dari dalam air muncul tiga makhluk besar—Xuanwu, Longgui, dan Kappa—yang membawa tubuh Sky dan Kai.

"Panglima...!!!" teriak seluruh pasukan Negeri Es secara bersamaan.

Mereka segera berlari menuju pantai untuk memeriksa kondisi kedua panglima mereka.

Jack segera memerintahkan tim medis terbaik untuk memeriksa keadaan Sky dan Kai.

Ia sendiri ikut mendekat.

Setelah melihat kondisi mereka, Jack langsung mengeluarkan api biru penyembuh miliknya untuk meregenerasi luka-luka yang mereka alami.

Namun para prajurit Negeri Es yang tidak mengerti justru mengira Jack sedang melakukan sesuatu yang buruk.

"Jack! Apa yang kau lakukan?!" teriak Diana. "Kau benar-benar kejam!"

Tanpa berpikir panjang, Diana langsung menyerang Jack.

"Sialan kau, Jack!!!"

"Tunggu, dengarkan penjelasan saya," ucap Jack sambil terus menghindari setiap serangan Diana.

"Aku akan membunuhmu!"

"KEKUATAN SERIGALA ES KRISTAL!!!"

Aura tubuh Diana yang sebelumnya tenang kini berubah menjadi sangat dingin dan mengancam. Tatapannya berubah tajam seperti seekor serigala lapar yang dipenuhi niat membunuh.

Seluruh pasukan Negeri Es ikut menyerang Jack.

Namun sebelum mereka sempat mendekat, mereka semua tiba-tiba tersegel di dalam domain milik Xuanwu.

Jack menendang Diana hingga tubuhnya terpental jauh.

"Diana... tunggu dulu!"

"Dengarkan penjelasan saya."

Diana bangkit kembali setelah tubuhnya terjatuh ke tanah.

"Apa yang mau kau jelaskan, hah?!"

Jack kemudian mengeluarkan api biru Phoenix dan membakar tubuh Diana.

Diana yang mengira dirinya benar-benar terbakar langsung berteriak histeris.

"Aaaa tidak!!! Sialan kau, Jack!!!"

Ia mencoba memadamkan api itu menggunakan kekuatan es miliknya. Namun api itu sama sekali tidak padam.

Api itu adalah api Phoenix yang terkenal abadi.

Jack hanya mengerutkan alisnya dengan bingung.

"Hei... apa yang anda lakukan...? Api itu tidak panas sama sekali."

Diana yang sebelumnya berteriak histeris tiba-tiba terdiam.

Ia mulai merasakan sesuatu yang aneh.

Api itu sama sekali tidak panas.

Sebaliknya, api itu terasa hangat dan menenangkan.

Lebih dari itu, luka di tubuhnya yang sebelumnya ia dapatkan saat ditendang Jack tiba-tiba sembuh sepenuhnya.

"Tunggu... api apa ini?" tanya Diana dengan heran.

"Itu adalah api biru Phoenix. Api itu tidak panas dan tidak membakar. Justru api itu menyembuhkan luka-luka anda," jawab Jack.

Diana segera berlari menuju tempat Sky dan Kai berada untuk memeriksa kondisi mereka.

Dan benar saja.

Luka-luka yang mereka alami mulai sembuh perlahan.

"Kenapa bisa seperti ini?!" tanya Diana dengan terkejut.

"Itu adalah salah satu kelebihan dari api biru Phoenix," jawab Jack. "Api itu dapat menyembuhkan luka, menumbuhkan organ yang hilang, bahkan meningkatkan kekuatan tubuh."

Diana langsung menundukkan kepalanya tanpa mengatakan apa-apa.

Jack yang melihat sikapnya pun merasa sedikit bingung.

"Anda tidak apa-apa, Nona?" tanya Jack.

"Eeee... Jack... maafkan aku telah salah paham padamu," ucap Diana sambil membungkukkan badannya dengan dalam.

"Tidak apa-apa," balas Jack. "Saya tahu anda hanya mengkhawatirkan kondisi bawahan anda. Dan itu justru membuat saya sangat kagum."

Setelah semua kesalahpahaman itu selesai, seluruh pasukan Negeri Es pun pamit untuk meninggalkan laut utara Russia.

Mereka juga meminta Jack untuk segera datang ke Kutub Selatan, tempat istana mereka berdiri.

"Baiklah semuanya... beristirahatlah. Karena besok kita harus memperbaiki semua yang rusak di sini," ucap Jack kepada pasukannya.

Jack, Vickery, Rey, Aren, Rio, Pio, Dragon, dan Sebastian segera kembali menuju pusat markas Four Eyes di Jerman.

Perlu diketahui bahwa meskipun wilayah organisasi Four Eyes mencakup seluruh wilayah Eropa, markas utama mereka hanya berada di Jerman dan Prancis.

Kedua tempat itu merupakan pusat perdagangan, politik, militer, dan berbagai aktivitas penting lainnya.

Di gedung rapat utama, mereka mulai membahas berbagai hal penting.

Terutama tentang rencana membentuk aliansi kecil dengan berbagai kelompok kuat di dunia.

"Jack, bagaimana menurutmu jika kita membuat aliansi dengan beberapa kelompok kecil?" tanya Vickery memberi usulan.

"Hm... menarik. Tapi kelompok apa saja?" tanya Jack.

"Bagaimana kalau bangsa Sparta?" usul Pio.

"Atau bangsa Viking?" tambah Rio.

"Suku Bajo?" usul Dragon.

"Atau para Samurai?" kata Aren.

"Hm... menarik juga," ucap Jack sambil berpikir.

Ia kemudian menoleh ke arah Rey dan Vickery.

"Bagaimana dengan kalian berdua?"

"Kami ikut saja," jawab Vickery. "Benar kan, Rey?"

Rey mengangkat bahunya.

"Selama itu bisa membantu mengalahkan para pemimpin sialan itu, aku ikut saja."

"Baiklah... kalau begitu saya akan membagi beberapa tugas kepada kalian," ucap Jack.

"Tugas pertama adalah mengajak bangsa Sparta untuk beraliansi dengan kita. Tugas ini akan diberikan kepada Pio."

"Dengan senang hati," jawab Pio.

Jack mengangguk.

"Selanjutnya, tugas kedua akan diberikan kepada Rio. Tugasmu adalah mengajak bangsa Viking untuk beraliansi dengan kita."

Rio berdiri dengan tangan kanan di dada kiri dan kepalanya menunduk hormat.

"Hamba mengerti."

"Lalu... Dragon. Anda saya tugaskan untuk mengajak suku Bajo beraliansi dengan kita."

"Baiklah, aku terima tugasnya," jawab Dragon.

Jack kemudian menoleh ke arah Sebastian.

"Dan untuk Sebastian, saya tugaskan anda untuk mengajak para Samurai agar mau beraliansi dengan kita."

Sebastian langsung terkejut.

"T-t-t-tunggu... ke-kenapa aku, Tuan?"

Jack tersenyum ringan.

"Karena anda secara resmi sudah menjadi ajudan pemimpin Four Eyes. Jadi anda juga harus menjalankan tugas anda."

Aren tersenyum pada Sebastian yang berdiri di samping kursinya.

"Selamat ya, Sebastian."

"Eeee... baiklah... aku akan memikul tanggung jawab ini," ucap Sebastian akhirnya.

"Ha-ha-ha... baguslah. Saya akan meminta teman saya di Kekaisaran Xianying untuk membantu anda," kata Jack.

"Dan untuk keempat pemimpin Four Eyes," lanjut Jack, "ada yang ingin menemani saya pergi ke Negeri Es?"

"Wah, aku tidak bisa," kata Aren cepat. "Aku harus beradaptasi dulu dengan tempat ini."

Vickery menggaruk kepalanya dengan canggung.

"Eeee... anu... jika aku pergi, siapa yang akan memimpin organisasi saat kau tidak ada? Jadi... aku akan tetap di sini untuk memimpin organisasi selama kau pergi."

Jack menyipitkan matanya.

"Cih... bilang saja malas."

"Kalau begitu... Tuan Rey..."

Rey menghela napas panjang.

"Huft... baiklah. Aku ikut denganmu."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!