Mendadak jadi istri dari seorang billionaire? mungkin ini sebuah keberuntungan bagi kalian, tapi tidak dengan Serafina. Semenjak menjadi istri dari pria billionaire, Serafina tidak bisa menjadi dirinya sendiri dan harus menjadi standar perilaku para wanita kalangan atas didunia. Apalagi suaminya tidak mencintainya dan hanya menganggap nya sebatas istri pelunas hutang.
demi melunasi hutang hutang paman dan bibinya, Serafina dipaksa masuk kedalam kehidupan para kalangan elit. dia harus bisa menjadi seorang istri yang anggun dan menjadi contoh para wanita di dunia.
apakah pernikahan Serafina bertahan?
______________
hai semua, aku author Flower senang bisa bertemu dengan kalian🦩❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flower, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Love Me Hubby²⁶
Serafina kini berada di pintu ruang manager kemudian mengetuk pintu tersebut dengan perlahan. "masuk" ucap seseorang dari dalam. Saat Serafina membuka knop pintu dan berjalan masuk, ia melihat ibu manager sedang duduk di kursi kerjanya "Serafina Ada apa? apa kau selesai melakukan tugas mu dengan baik?"
"Bu, ada yang ingin saya bicarakan" ucap Serafina tak enak, ibu manager hanya menatap nya dengan bingung. "katakan"
"boleh tidak, saya pulang lebih dulu? soalnya saya ada keperluan mendesak"
"tidak bisa! kau harus menyelesaikan pekerjaan mu baru kau boleh pulang! atau kau akan saya pecat dan membayar kompensasi kontrak yang telah kau tanda tangani!" ancam Bu manager membuat Serafina membulatkan matanya. "saya mohon Bu, ini penting sekali"
meskipun Serafina memohon berkali kali, ibu manager tetap saja menggeleng kan kepalanya dan menatap kesal gadis itu. "saya bilang tidak ya tidak!" ponsel diatas meja berdering, sejenak manager mengalihkan pandangannya menuju ponselnya lalu ia meraihnya dan mengangkat sambungan telepon tersebut.
"halo tuan" wajah ibu manager yang awalnya tersenyum berubah menjadi bingung. "b-baiklah tuan" sambungan telepon singkat itu terputus, ia menatap Serafina dengan tatapan menyelidik membuat Serafina heran. "mulai hari ini kau dipecat tanpa kompensasi " ucap Bu manager mengejutkan gadis itu.
"apa? bagaimana bisa?"
"tuan Roky yang mengatakannya atas perintah tuan Alexander, mulai besok kau tidak usah datang lagi"
Serafina masih bingung, sebesar itukah kekuasaan Alexander? sampai sampai bisa mengeluarkan dari situasi sulit ini dengan mudah. "kau boleh pergi" ucap manager kini kembali duduk dikursi nya. Serafina keluar ruangan dengan perasaan bingung.
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
"tunda keberangkatan kita"
"tuan...tapi ini penting sekali" ucap asisten Roky terkejut.
"ada yang lebih penting, aku harus mengurus tikus nakalku dirumah" Alexander membuang mukanya menatap jendela mobil. Alhasil mobil mewah itu kini menuju mension.
'jika saat aku sampai rumah wajah mu belum terlihat, maka aku akan menghabisi mu' ancam Alexander tak main main, ia sudah tidak sabar mencengkram kuat-kuat leher mulus yang terlihat kurus itu sampai putus.
disisi lain.
Serafina sedang mengotak atik ponselnya untuk mencari taksi. Saat ia akan memasukkan alamatnya, Serafina menepuk jidatnya. "Ya Tuhan, aku lupa alamatnya, aku harus bagaimana?" Serafina tampak kebingungan, ia merasa bahwa dirinya selalu mendapatkan masalah entah dari arah mana saja.
bisa bisanya ia lupa jika ia tidak tahu alamat mension Alexander, apalagi mension tersebut terletak jauh dari kota. Ia harus apa sekarang? kemudian gadis itu menoleh kekanan dan kekiri untuk memperhatikan sekitar "aku tidak tahu harus bagaimana"
Serafina berjongkok dan mengusap wajahnya karena frustasi, ia bingung harus bagaimana sekarang.
Saat ini, mobil Alexander sudah sampai di mension.
ia menuruni mobil dengan cepat, berharap melihat Serafina yang berdiri disana menyambut nya. Dan benar saja, tidak ada tanda tanda Serafina disana. "Roky!" teriak Alexander pada asisten nya. "y-ya tuan?"
"seret gadis itu kehadapan ku, sekarang!!" ucap Alexander dengan marah dan kemudian melangkah menuju kamar. Asisten Roky segera melacak keberadaan Serafina, dan tanpa membuang buang waktu ia menuju tempat lokasi dimana Serafina berada.
Alexander sedang marah besar saat ini, nafasnya memburu dengan cepat. Lihat saja, saat Serafina begitu ada dihadapannya, Alexander akan membuat gadis itu menangis memohon ampun padanya.
Bersambung.....
*
*
*
Hai para readers kesayangan Author, tetap semangat dalam menjalani hari hari biasa ya, jangan pernah menyerah dalam menghadapi keadaan🍃
Seraphina lagi bahaya
tapi kita lihat apa akan sama Kya yg lain suka oleng kalau masa lalu datang