Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Licik
.
.
Piyu menganggukkan kepalanya dengan pasrah , Mei Lian ia tersenyum lembut kepadanya senyuman yang penuh keyakinan jika ia akan membantu pria itu .
Kaisar Liu Che ia menatap datar Ratu Diaon Chan ia juga sudah tau kebusukan yang selama ini di sembunyikan oleh wanita yang bergelar sebagai ibu nya itu , wanita yang merawat nya dengan kasih sayang dan selalu menyambut kedatangan kemenangan nya jika ia kembali dari medang perang , tapi hanya karena ingin menyelamatkan putra ketiganya yang selama berpuluh-puluh tahun ini berada di dalam penjara bawah tanah akibat sebuah kesalahan besar yang pernah ia buat Ratu Diaon Chan nekad melakukan apapun dan entah apa tujuan nya .
Setelah nya Piyu di bawa pergi oleh kedua prajurit Raja Yan layaknya seperti tahanan yang memang tersangka kasus yang sangat serius .
Ratu Diaon Chan ia menyeka air mata di sudut matanya dengan sangat anggun setelah nya ia kembali menghadap kearah Raja Yan.
" apa boleh Ratu mu ini bertemu dengan Putra pertama mu Raja ? " ucap Ratu Diaon Chan
" ampun yang mulai Raja .... tapi untuk saat ini tidak ada yang bisa menemui Pangeran Liu Yuning sebelum dia benar-benar pulih . .. karena untuk saat ini kita tidak bisa percaya kepada siapapun " ucap Mei Lian ia menunduk di hadapan Raja Yan dengan sangat hormat
Raja Yan ia tersenyum lembut " benar apa yang di katakan oleh menantuku ... Sebelum Piyu di nyatakan bersalah tidak ada seorang pun yang bisa menemui putraku pangeran Liu Yuning " ucap Raja Yan
Ratu Diaon Chan ia mengepalkan kedua tangannya dengan kuat seraya melirik Mei Lian yang tersenyum lembut .
" baiklah yang mulia Raja ... Hamba pamit undur diri " ucap Mei Lian setelah mendapatkan anggukan kepala dari Raja Yan Mei Lian perlahan melangkah mundur dan menarik lengan Kaisar Liu Che untuk segera pergi dari sana .
Ratu Diaon Chan terus memperhatikan nya dan Mei Lian ia menoleh kepada Ratu Diaon Chan yang bergelar sebagai mertuanya itu lalu mengedipkan sebelah matanya dengan genit kepada Ratu Diaon Chan, tentu saja Ratu Diaon Chan semakin terlihat sangat marah .
" hamba juga izin pamit Raja .... dan Ratumu ini sangat berharap yang mulia Raja menghukum Piyu seberat mungkin , karena pengkhianatan yang dia lakukan bukan lah pengkhianatan kecil melainkan pengkhianatan yang sangat besar dia hampir membunuh pangeran Liu Yuning selaku calon Raja di masa depan " ucap Ratu Diaon Chan
" pergi lah Ratu ku ... Dan saya berharap kau selalu menuruti perintah dari ku " ucap Raja Yan dengan wajah datar nya
Ratu Diaon Chan ia tersenyum setelah nya ia melangkah pergi dengan kemenangan dalam hatinya " tinggal putri Mei Lian yang harus aku singkirkan , wanita itu sangat berbahaya ,,... Setelah nya putraku akan menjadi raja dimasa depan dia akan menjadi pemimpin yang paling kuat semasa sejara kerajaan Yan ,... kesempatan ini tidak akan aku sia-siakan aku sudah menunggunya selama berpuluh-puluh tahun lamanya " ucap Ratu Diaon Chan dalam hati .
.
.
.
Mei Lian , Kaisar Liu Che dan Jia Li saat ini ketiga nya sedang berada di gazebo istana kekaisaran .
Jia Li ia menuangkan teh hangat kedalam gelas Mei Lian dan juga kedalam gelas kaisar Liu Che.
" apa Ratu Diaon Chan itu memang benar ibu kandung mu. ? " tanya Mei Lian seraya meminum teh hangat nya dan ini pernyataan Mei Lian yang kedua kalinya .
Kaisar Liu Che ia meminum teh hangatnya itu setelah nya ia menatap lurus ke depan " dia adalah ibu kandung ku .... Seperti yang pernah aku ceritakan kepada mu " ucap Kaisar Liu Che
Mei Lian terlihat diam , karena apa yang selama ini yang di lakukan oleh Ratu Diaon Chan itu tidak mencerminkan kasih sayang seorang ibu kepada anak kandung nya sendiri .
" tapi aku tidak habis pikir kenapa dia tega melakukan ini kepada pangeran Liu Yuning .... dan memfitnah Piyu sebagai pelakunya " ucap Kaisar Liu Che
Mei Lian ia menatap pria tampan yang saat ini duduk di hadapannya dengan tatapan datarnya " aku akan membantu mu menyelidik kasus ini , tapi ingat satu hal Kaisar... aku melakukan ini bukan karena aku ingin mencari perhatian dari mu ... Aku bukan lah Mei Lian yang kau kenal dulu ... Aku adalah orang berbeda meskipun dalam bentuk wujud yang sama " ucap Mei Lian dengan sangat tegas dan ucapan nya itu menyimpan makna yang sangat besar , tapi Kaisar Liu Che dan Jia Li tidak memahami arti dari ucapan terakhir dari Mei Lian , jika ia sudah memberi tahu mereka dalam bentuk bahasa yang sangat mustahil untuk di pikirkan dengan logika manusia .
Kaisar Liu Che ia membalas tatapan Mei Lian dan di dalam mata cantik itu hanya tersimpan sebuah ambisi yang besar dan keberanian yang tidak pernah ia lihat sebelumnya dari tatapan mata Mei Lian .
" baik lah aku percaya kepadamu ..... apa kita bisa mulai mencari bukti nya " ucap Kaisar Liu Che
" hhhmmm .... Lebih cepat lebih baik .... " ucap Mei Lian dan kembali meminum teh hangat nya
" kakak ....ternyata kakak disini aku mencari kakak sampai mengelilingi istana ini .... rasanya aku sangat lelah kakak .... kakiku sangat sakit berjalan " Xi Shi tiba-tiba datang dan duduk di samping kaisar Liu Che seraya merangkul lengan pria itu dengan manja
Mei Lian ia memutar bola matanya malas melihat kelakuan Xi Shi yang sangat lebay itu " aduh rasanya cuaca hari ini sangat panas Jia Li .... Apa lagi melihat wajah yang riasannya sangat tebal luntur terkena sinar matahari seketika aku ingin tertawa ang...ang...ang...ang.... " ucap Mei Lian ia mengipas wajahnya dengan tangannya yang di bantu oleh Jia Li
Xi Shi menatap kesal Mei Lian " ngapain kau ada disini .... ? " tanya Xi Shi
" harusnya aku bertanya kau ngapain datang ke istana ku ini " ucap Mei Lian ia menopang dagunya di atas meja seraya menatap Xi Shi dengan wajah santai nya
Xi Shi menatap tajam Mei Lian dan setelahnya wanita itu berdiri dan menarik lengan Mei Lian untuk berdiri " berdiri dan pergi dari sini ... kau sangat tidak pantas duduk di gazebo istana ini ... " ucap Xi Shi
Mei Lian ia tersenyum tipis dan setelah nya ia menepis tangan Xi Shi dengan cukup kasar hingga membuat wanita itu sedikit teroleng ke belakang " kakak..... Dia berani mendorong ku " ucap Xi Shi dengan suara manjanya kepada Kaisar Liu Che
Kaisar Liu Che ia hanya diam tidak seperti biasanya jika Xi Shi mengadu kepadanya pria itu akan langsung marah dan menghukum Mei Lian .
Mei Lian ia kembali memutar bola matanya dengan malas " dari pada kau membuat drama baru disini lebih baik kau pergi " ucap Mei Lian
Xi Shi ia mengepalkan kedua tangannya dengan kuat seraya menatap tajam Mei Lian , tanpa berkata apapun ia langsung menjambak rambut Mei Lian dengan cukup kuat .
tapi dengan cepat Mei Lian berdiri dan mendorong nya.
Bruk
" aaauuu .... Kakak kenapa kau hanya diam saja , dia mendorong ku " Xi Shi meringis kesakitan seraya memegangi bokong nya yang terasa sakit akibat terjatuh diatas tanah yang keras dan dengan cepat Bai Lu selaku pelayan nya membantu nya untuk berdiri
Mei Lian ia memperbaiki rambu nya yang sedikit berantakan yang di bantu oleh Jia Li , Kaisar Liu Che ia berdiri dan menatap datar Xi Shi.
" pergi dari sini Xi Shi .... " ucap nya tanpa menatap Xi Shi sedikit pun .
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪