NovelToon NovelToon
Variabel Yang Mencari Nilai Sejati

Variabel Yang Mencari Nilai Sejati

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Ketos
Popularitas:341
Nilai: 5
Nama Author: Erna Lestari

Oskar Biru Arkais sorang pemuda yang berusaha mencari arti cinta Sejati,
Dan Si Mahira Elona Luis si Gadis Tomboy yang Tak Pernah Percaya akan Adanya cinta Sejati

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

"masih dengan perasaan yang sma,untuk orang yang sama"

 

DI AREA HUTAN DEKAT PERKEMAHAN

Matahari mulai menyinari bagian atas pepohonan saat para siswa kelas XI IPS 2 berkumpul untuk aktivitas hari kedua perkemahan. Bu Siti – guru pembimbing – sedang memberikan arahan tentang tugas mencari kayu bakar yang akan digunakan untuk memasak dan pemanasan malam.

“Hari ini kita akan bekerja dalam kelompok kecil untuk mencari kayu bakar yang aman dan sudah kering di sekitar area hutan yang telah ditentukan,” ujarnya dengan suara tegas namun ramah. “Jangan pernah menyebar terlalu jauh dari jalur yang sudah ditandai ya teman-teman. Keselamatan kalian adalah prioritas utama kita.”

Setelah mendapatkan arahan, siswa segera bergerak ke arah area hutan yang telah ditentukan. Elona bersama Rekai dan dua teman lain membentuk kelompok kecil, sedang mencari kayu bakar yang layak digunakan. Mereka berjalan dengan hati-hati di antara pepohonan yang rimbun, selalu memperhatikan petunjuk jalur yang sudah ditandai dengan tali warna kuning.

“Kita harus memilih kayu yang sudah benar-benar kering ya,” ujar Elona dengan suara lembut sambil memeriksa setiap batang kayu yang mereka temukan. “Kalau masih basah, tidak akan mudah terbakar dan malah akan menghasilkan asap yang banyak.”

Rekai mengangguk dengan penuh persetujuan. “Betul sekali Elona. Kita tidak ingin mendapatkan kayu yang tidak berguna atau bahkan berbahaya karena masih mengandung kelembapan yang tinggi.”

 

DI TENGAH HUTAN

Zayla berjalan dengan cepat di antara rombongan yang sedang mencari kayu bakar. Dia sengaja menyusuri jalur yang sedikit menyimpang dari rute yang sudah ditentukan, berharap bisa menemukan kesempatan untuk melaksanakan rencananya terhadap Elona.

“Aku sudah melihatnya dari jauh,” gumam Zayla dengan suara rendah sambil melihat ke arah Elona yang sedang sibuk memilih kayu bakar. “Sekarang adalah kesempatan yang tepat untuk membuatnya tersesat dan sendirian di hutan ini.”

Dia mulai menyusuri jalur yang lebih kecil dan jarang digunakan, berharap bisa menemukan tempat yang tepat untuk menyembunyikan diri dan menunggu Elona yang mungkin akan menyusulnya. Namun saat dia berjalan lebih dalam ke hutan, dia menyadari bahwa dia telah tersesat dan tidak bisa menemukan jalan kembali ke rombongan utama.

“Waduh, ini dimana ya?” gumamnya dengan suara mulai menunjukkan rasa khawatir. Dia melihat sekeliling namun tidak menemukan satu pun petunjuk tentang di mana dia berada atau bagaimana cara kembali ke jalur yang benar.

Saat matahari mulai menyembunyikan diri di balik awan gelap, Zayla merasa semakin tertekan. Udara di hutan mulai menjadi lebih dingin dan suara-suara alam yang tadinya menyenangkan kini terasa mengerikan. Dia mencoba untuk berjalan ke arah mana yang dia kira benar, namun setiap langkahnya hanya membuatnya semakin tersesat.

 

PENCARIAN DAN KEJARAN

Sementara itu, Rekai menyadari bahwa Zayla tidak ada di antara rombongan yang sedang kembali ke lokasi perkemahan. Dia segera memberitahu Biru dan beberapa teman lainnya tentang hal ini.

“Kita harus segera mencari dia ya, Pak Ketua!” ujar Rekai dengan suara penuh kekhawatiran. “Jika dia tersesat di hutan sendirian, bisa saja ada bahaya yang mengancamnya”

Biru segera mengangguk dengan tegas. “Kita harus membagi kelompok kecil untuk mencari dia. Kalian dua bersamanya, dan aku akan membawa beberapa orang lain untuk mencari di arah yang berbeda.”

Setelah membentuk kelompok pencari, mereka segera bergerak ke arah hutan dengan membawa senter dan beberapa perlengkapan darurat. Biru sendiri memimpin kelompok yang mencari di arah jalur yang lebih dalam, sementara Rekai dan beberapa teman lain mencari di sekitar area yang lebih dekat dengan lokasi perkemahan.

Saat mereka sedang mencari, mereka menemukan jejak kaki yang masih segar dan beberapa barang kecil yang kemungkinan milik Zayla. “Ini pasti milik dia!” seru Biru dengan suara yang penuh semangat. “Kita harus cepat sebelum malam menjelang dan membuatnya semakin kesusahan.”

Namun saat mereka semakin dekat dengan tempat dimana Zayla kemungkinan berada, mereka menemukan bahwa Zayla sedang dalam keadaan terjebak di antara bebatuan dan semak-semak yang lebat. Dia tidak bisa bergerak dan wajahnya menunjukkan rasa takut yang jelas.

“Zayla! Kamu ada di sini kan?” panggil Biru dengan suara yang tetap tenang. “Kita akan membantumu keluar dari sini!”

Zayla melihat ke arah suara yang datang dan merasa lega karena akhirnya ada orang yang menemukan dirinya. Namun di saat yang sama, dia merasa sangat marah,bagaiman bisa ia ingin menjebak Elona justru dia yang tersesat

Setelah berhasil membantunya keluar dari tempat yang menyiksanya, Biru mengantar Zayla dengan hati-hati kembali ke lokasi perkemahan. Zayla emanfaatkan kesempatan ini untuk dengan Biru

"kak Biru maaf aku merepotkanmu,sungguh aku tidak sengaja"ucap Zayla

Biru hanya menggangguk,ia terlalu lelah untuk hari ini

"Ini semua gara gara Elona,kalau saja dia tak meninggaknku aku tidak mungkin tersesat"Dusta Zayla

"Elona???Elona tidak mungkin seperti itu Zayla,Aku mengenalnya dengan baik"Bela Biru

"Kenapa kak Biru tidak percaya padaku,apa yangkukatakan itu benar,mengapa kak Biru selalu membelanya"Ucap Zayla Marah

"Karena aku mengenalnya lebih dari siapapun,Zayla kukatakan padamu sekali lagi,Berhenti mengganggu Elona,dan aku,aku tidak akan pernah bisa menyukaimu"Ucap Biru berlalu

Zayla yang ditinggalkan oleh Biru begitu saja,semakin membenci Elona.

Di sisi lain, saat sedang dalam perjalanan pulang bersama Rekai dan teman-teman, Biru merasa ada kesempatan yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya pada Elona. Dia tidak peduli Elona menerimanya atau tidak .Biru tidak akan pernah bosan oleh sesuatu yang disukai.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!