NovelToon NovelToon
Gus, I'Am In Love

Gus, I'Am In Love

Status: tamat
Genre:Obsesi / Beda Usia / Keluarga / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:742
Nilai: 5
Nama Author: Daena

Cerita ini adalah tentang Regenerasi Hidayah. Dari Zain yang Bertaubat Karna pergaulan yang Salah saat masa remaja, Dan dikaruniai Anak yang bernama Zavier yang Pintar dan Tegas, Hingga Putri Kemnarnya Zavier Bernama Ziana dan Ayana yang menyempurnakan warisan tersebut. Dan Ditutup Dengan Kisah Anak Ayana, Gus Abidzar.
Ini adalah bukti bahwa meski darah berandalan mengalir dalam tubuh, cahaya agama mampu mengubahnya menjadi kekuatan untuk melindungi dan mengayomi sesama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

New York

Satu Tahun Kemudian..

Gedung penthouse mewah milik keluarga Hernandez di Manhattan, New York. menjadi saksi pertemuan dua dunia yang sangat kontras. Gus Zayn tampil sangat karismatik dengan setelan turtleneck dan long coat hitam, sementara Abigail terlihat anggun seperti bangsawan New York namun tetap dengan balutan hijab yang berkelas.

Zavier, yang kini berusia 12 tahun, tumbuh dengan aura yang luar biasa. Ia memiliki ketampanan ayahnya yang misterius dan kecerdasan ibunya. Mengingat ia dididik di lingkungan pesantren yang sangat menjaga batasan, Zavier tampak canggung saat dikerumuni oleh sepupu-sepupu jauhnya yang berpakaian modis dan sangat terbuka.

Di tengah pesta keluarga yang meriah dengan pemandangan lampu-lampu Times Square, Zavier lebih memilih berdiri di dekat Gus Zayn atau duduk menyendiri sambil membaca buku digitalnya.

"Zavy! Kenapa tidak ikut berenang di lantai atas? Sepupu-sepupumu dari California ada di sana!" ajak salah satu paman Zavier.

Zavier tersenyum sopan, namun menggeleng pelan. "Maaf, Paman. Saya lebih nyaman di sini," jawabnya dalam bahasa Inggris yang sempurna namun dengan nada bicara yang rendah hati.

Zayn menepuk bahu putranya, merasa bangga. "Dia sudah tahu batasan, Dad. Dia menjaga pandangannya," bisik Zayn pada Mr. Hernandez.

Tiba-tiba, seorang gadis remaja berusia sekitar 11 tahun muncul dari kerumunan. Ia mengenakan dress biru muda yang cantik. Gadis itu adalah Alice, sepupu jauh dari garis keluarga nenek Abigail yang tinggal di Singapura sebelum pindah ke New York.

Alice mendekati Zavier dengan langkah percaya diri. Saat sepupu lain hanya bisa memandang Zavier dari jauh, Alice justru berdiri tepat di depan Zavier yang sedang berusaha menjaga jarak.

"Zavier, jangan sombong dong," ucap Alice tiba-tiba.

Zavier tertegun. Bukan karena keberanian gadis itu, tapi karena Alice berbicara dalam Bahasa Indonesia yang sangat fasih, bahkan dengan logat yang terdengar akrab.

Zavier sedikit mundur selangkah. "Kamu... bisa bahasa Indonesia?"

Alice tertawa kecil, matanya berbinar menantang. "Aku les privat setahun ini hanya untuk bisa bicara sama kamu. Dan denger ya, Mas Gus Kecil... aku sudah bilang ke Opa Hernandez, kalau besar nanti, aku akan ke pesantrenmu dan melamar kamu jadi suamiku!"

Seketika suasana di ruangan itu hening, lalu meledak dalam tawa. Abigail hampir saja tersedak minumannya, sementara Gus Zayn hanya bisa mengangkat alisnya tinggi-tinggi, melihat putranya yang biasanya tenang kini mendadak salah tingkah dan wajahnya memerah sampai ke telinga.

"Kita bukan muhrim, Alice. Jangan bicara sembarangan," jawab Zavier dengan nada tegas yang meniru gaya ayahnya saat sedang marah, namun getaran di suaranya menunjukkan dia sangat gugup.

Alice justru semakin berani. Ia melipat tangan di dada. "Makanya nanti kita nikah supaya jadi muhrim! Aku akan belajar ngaji, aku akan pakai kerudung paling cantik kalau itu syaratnya. Kamu nggak bisa lari, Zavier Aydan. Aku sudah klaim kamu di depan semua orang!"

Mas Zayn berjalan mendekat, merangkul bahu Zavier yang masih mematung. Zayn menatap Alice, lalu beralih ke putranya dengan senyuman miring yang legendaris.

"Sepertinya kamu benar-benar anakku, Zavier," bisik Zayn pelan sehingga hanya Zavier yang dengar. "Dulu Ibumu juga mengejarku dengan cara yang tidak biasa. Tapi ingat, pria sejati hanya tunduk pada wanita yang bisa menyentuh hatinya karena Allah, bukan hanya karena kata-kata manis."

Zavier menarik napas panjang, mencoba mengembalikan wibawanya. Ia menatap Alice dengan tatapan tajam namun sopan. "Kalau begitu, buktikan. Pesantren bukan tempat untuk bermain klaim. Kalau kamu serius, pelajari dulu apa itu kehormatan wanita dalam Islam."

Alice tidak gentar, ia justru tersenyum kemenangan. "Challenge accepted, My Future Gus!"

Abigail mendekat dan merangkul suaminya, menyaksikan drama remaja itu dengan tawa kecil. "Mas, sepertinya sejarah akan berulang. Tapi kali ini, versinya jauh lebih berani."

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Happy Reading ❤

1
ros 🍂
😍😍
kalea rizuky
suka deh endingnya
kalea rizuky
hot ya gus/Curse/
kalea rizuky
bagus deh q baru baca novel mu yg andrian ke anak cucunya skg nemu ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!