Blurb:
Ketika seorang ibu pengganti meninggal tragis saat melahirkan putranya, Jasper Jones, sang CEO miliuner itu mencari ibu susu untuk putranya.
Di tengah seleksi, muncul Chloe Miller—yang ternyata merupakan sahabat dari sang ibu pengganti.
Chloe adalah seniman muralis dari Brooklyn, berjiwa bebas dan penuh warna, dan dengan sadar ingin menyusui putra sang sahabat meskipun dia belum pernah punya anak.
Dia menawarkan untuk menyusui anak yang bukan darah dagingnya, melalui induced lactation, untuk menyelamatkan bayi sang sahabat yang lahir prematur.
Kontrak itu akhirnya disepakati. Chloe hanya ingin membantu, Jasper hanya ingin yang terbaik untuk putranya.
Namun, setiap cairan susu yang diberikan Chloe bukan hanya berisi nutrisi, tapi juga kelembutan yang tak pernah dikenal bayi itu.
Dan setiap aturan ketat Jasper perlahan luluh oleh tawa Chloe, oleh caranya mengajarinya mengganti popok sambil menari, oleh cara dia melihat putranya bukan sebagai penerus bisnis, tetapi sebagai sinar kecil yang perlu dicintai.
Perasaan mulai terjalin, lebih kuat dari kontrak yang telah disepakati. Tetes demi tetes, Chloe tak hanya memberi kehidupan pada bayi itu, tapi juga mencairkan es di hati Jasper.
Namun, bisakah hubungan yang dibangun dari formula duka dan susu yang diinduksi, bertahan di dunia nyata yang penuh dengan perbedaan kelas dan masa lalu yang kelam?
THE MILK CONTRACT: Sebuah kisah tentang pengorbanan yang tak terduga, ikatan yang kuat, dan cinta yang tumbuh.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
First Kiss??
Sementara itu, di kamar, Jasper terdiam sejenak. Dia tidak akan lagi lari. Dia melihat bagaimana Chloe berjuang untuk Jonas, bagaimana dia berkorban.
Itu adalah cinta sejati, bukan sekadar tugas biasa. Dan dia ingin menjadi bagian dari cinta itu, tidak hanya sebagai ayah Jonas, tapi sebagai pasangan Chloe.
Kemudian, Jasper mandi dan berganti pakaian dengan kelegaan hati yang lebih besar. Hari ini akan berbeda. Dia akan mengambil langkah pertama.
*
Kira-kira setengah jam kemudian, dia kembali ke kamar Chloe. Pintu kamar mandi sudah terbuka, dan suara Chloe yang sedang bersenandung lembut untuk Jonas terdengar. Jasper masuk.
Pemandangan itu membuat dadanya terasa hangat. Chloe, dengan rambut basah diikat sembarangan, mengenakan celana pendek dan blus longgar, sedang mendudukkan Jonas.
Jonas tampak sudah bersih dan wangi, pipinya sudah tidak begitu merah, matanya cerah lagi. Dia tertawa melihat mainan gantung yang digoyangkan Chloe.
"Mandi air hangat berhasil membuatnya ceria lagi?" ucap Jasper dari ambang pintu.
Chloe sedikit terkejut, lalu tersenyum. "Iya. Demamnya sudah hilang. Dia sudah mau minum ASI lagi, jadi aku sangat lega."
Jasper mendekat. Dia membelai kepala Jonas yang masih basah. "Halo, pria kecil. Sudah sembuh?" Lalu dia membungkuk dan mencium kening Jonas dengan lembut.
Chloe memperhatikan. Dia senang melihat Jasper kembali seperti ini, penuh perhatian. Tapi dia juga masih canggung setelah kejadian pagi tadi.
Kemudian, Jasper berdiri di samping Chloe. Matanya yang tajam menatap Chloe. Dia tidak berkata apa-apa. Dia hanya melangkah lebih dekat, mengurangi jarak di antara mereka hingga hanya tersisa beberapa sentimeter.
Chloe menatapnya dan mendongakkan kepalanya, matanya berkerut bingung. "Jasper, apa—"
Dia tidak sempat menyelesaikan kalimatnya.
Jasper membungkuk, dengan sangat perlahan, seolah memberi Chloe kesempatan untuk menolak.
Tapi Chloe terlalu terkejut untuk bergerak. Lalu, dia merasakan kehangatan napas Jasper, mencium aroma sabun mandi Jasper, sebelum bibir pria itu menyentuh bibirnya.
Itu bukan ciuman yang penuh gairah atau mendalam. Itu hanya sebuah sentuhan lembut, singkat, tapi menerangkan hubungan mereka sekarang.
Sebuah kecupan di bibir. Hangat, kering, tapi penuh arti bagi keduanya.
Chloe terpaku. Matanya melebar, menatap wajah Jasper yang sekarang hanya berjarak seinci darinya.
Hanya ada sensasi hangat dan lembut di bibirnya, sensasi yang sudah lama dia impikan tapi tidak pernah benar-benar terjadi. Ciuman pertama mereka.
Jasper masih menatap Chloe.
"Jasper ..." Chloe berbisis, suaranya hampir tak terdengar. Tangannya naik, menyentuh bibirnya sendiri, seolah memastikan itu nyata.
"Ciuman selamat pagi, Mommy J," ucap Jasper, suaranya lembut. Sebuah senyum kecil muncul di wajahnya yang biasanya datar. "Dan terima kasih. Untuk semuanya. Kita akan memulai ini perlahan. Kau … setuju?”
Chloe tidak langsung menjawab. Perasaannya bergejolak. Di satu sisi, ada kebahagiaan yang meluap karena penghalang antara mereka akhirnya hilang, karena Jasper akhirnya mengambil keputusan.
Di sisi lain, ada rasa takut yang kecil. Apakah ini nyata? Atau hanya akibat dari momen emosional semalam? Apa yang terjadi besok?
Jonas, seolah merasa diabaikan, mengeluarkan suara protes. Itu merusak keheningan dan kecanggungan di antara mereka.
Chloe mengalihkan pandangannya, tiba-tiba sangat sibuk mengangkat Jonas dan memakaikan baju. Tangan-tangannya gemetar sedikit. "Aku ... setuju.”
Jasper tersenyum lalu mencium kening Chloe. “Thank you.”
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YANG BANYAK YAAAKK
Dulu aja gengsi mengakui perasaan cintanya pada Chloe😄
Dan skrg Jasper Chloe sudah punya 3 Anak lelaki😊
Tinggal menunggu kisah Jonas versi dewasa kak Zarin 🙏