~••\\Seorang pemuda tampan yatim piatu yang setiap harinya terpaksa memulung barang bekas hanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari hari di tengah kota metropolitan yang keras akan kehidupan ini
Namun entah keberuntungan apa yang menimpanya itu sehingga dia mendapatkan sebuah sistem yang akan mengubah hidupnya 1000°
[Jadi sosok pemuda tampan sekali : [✓]
[Kekayaan Ribuan Triliun atau kuadriliun : [✓]
[MC Tidak Naif : [✓]
[Memiliki Banyak Hypercar kelas dunia : [✓]
[Jadi tokoh puncak pilar dunia : [✓]
[Buat Negara Sendiri : [✓]
POV END ↓↓
Sosok asli dibalik sistem adalah seorang bidadari? dan berasal dari alam keabadian?
lalu bagaimana bisa dia berhubungan dengan teknologi dan alam fana manusia?
Cuzz simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon “~Cold Boys*”, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30. Ilmuan Fisikawan
Rrrrrrrrrr! Rrrrrrrrr! Vrooooom! Vrooooom!
Keivano memacu Bugatti Divo nya melaju di jalan raya, ditengah padatnya aktivitas kota Jakarta pagi hari ini.
Siluet Bugatti Divo menarik perhatian beberapa pengendara sekitarnya termasuk pejalan kaki yang melintas, belum ada satu pun yang memiliki Bugatti tersebut di Indonesia selain Keivano, kecuali 1 orang, yaitu Rudy Salim, namun beda merk, Bugatti Chiron model klasik tempo jaman dulu, sedangkan milik keivano Bugatti Divo model modern, seharga 111 miliar rupiah
Screech!
Keivano turun dari Bugatti Divo nya, melangkahkan kakinya masuk kedalam perusahaan
Nampak di loby ruang tunggu, tengah ada Emily yang sedang mengobrol dengan dua orang pria dewasa yang hampir bisa disebut kakek kakek
“Nah itu tuan sudah datang,” ujar Emily bangkit dari duduknya berdiri
“Halo permisi,” sapa Keivano ingin berjabatan tangan dengan kedua orang itu
“E halo tuan muda Keivano.. senang sekali bisa bertemu dengan anda.. merupakan suatu kehormatan bagi saya, ehehehe,” menerima uluran jabatan tangan keivano
“Saya tidak percaya anda masih sangat muda sekali.. namun sudah menjadi seorang triliuner di usia muda begini.. bagus bagus saya senang sekali anak zaman sekarang bisa melampaui pendahulu mereka dalam hal kepintaran berbagai bidang,” ucapnya yang satunya, berjabatan tangan
“Tuan biar saya perkenalkan, mereka berdua ini adalah seorang pakar tokoh ilmuan fisikawan yang terbilang cukup terkenal sekali dan berpengaruh bagi dunia... Mereka berdua adalah profesor Alan guth dan Profesor Carlo Revelli,” kata Emily
“Profesor Alan guth merupakan guru besar fisika di Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat. Ia dikenal karena mengembangkan gagasan inflasi kosmik, atau alam semesta yang mengalami inflasi. Salah satu karya penelitian nya yang populer adalah teori big bang,”
“Sedangkan profesor Carlo Revelli, ia adalah fisikawan teoretis yang dikenal dengan karyanya di bidang gravitasi kuantum dan teori kuantum, terutama interpretasi relasionalnya. Ia berasal dari Italia,” jelas Emily
“Mari kita berbincang di ruangan saya.. kak Emily tolong buatkan hidangan jamuan, antar ke ruanganku,” ujar Keivano singkat berjalan menuju lift khusus CEO
“Tidak perlu repot repot, kami disini hanya sebentar saja,” ujar prof Carlo Revelli
“Tidak repot kok,” sahut Keivano
*
*
“Woah ruangan anda sangat modern dan mewah sekali tuan muda Keivano.. saya sampai dibuat takjub,” ucap profesor Alan guth melihat lihat ruangan keivano
“Anda terlalu berlebihan prof, ini hanya sekedar untuk merilekskan diri,” bantah Keivano, mendudukkan dirinya di sofa empuk nan mewah
“Mari silahkan duduk,”
“Kami sungguh minta maaf bila mengganggu waktu Anda tuan Keivano.. maksud kedatangan kami berdua datang kesini, ingin sedikit mempelajari dan memahami bagaimana cara kerja pengiriman paket yang mirip teleportasi... itu e sungguh kemajuan teknologi modern yang sangat pesat.. saya sampai tidak bisa berkata apa apa, terlalu mendadak sekali, disaat ilmuan lainnya masih dalam tahap uji pengembangan, namun hanya anda yang berbeda, fantastis,” kata prof Carlo Revelli dengan semangat
“Kalau boleh tau, teleportasi pengiriman paket tersebut, bisa memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lainnya, atau tidak tuan muda Keivano?,” tanya alan guth memastikan
“Em seperti yang diketahui... hanya bisa mengirimkan paket atau barang.. tidak bisa meneleportasikan orang... Karena ini dirancang khusus untuk barang saja.. ada beberapa alasan kenapa aku tidak menciptakan teleportasi ruang dan waktu,”
“Kalau boleh tau apa alasannya?,”
“Demi keamanan,” ucap Keivano
“Maksudnya?,”
“Anda pasti sudah pernah mendengar bukan.. ada seorang ilmuan zaman dahulu yang berhasil menciptakan alat teleportasi.. namun dia secara misterius keberadaanya hilang tanpa jejak.. bukan karena hasil teleportasi buatannya.. tapi karena ada musuh dalam bayangan.. kemungkinan dia di bunuh,” kata Keivano
“Yah kami pernah mendengar kabar itu.. dan juga berita mengenainya hilang sekejap mata,”
“Bukan hanya soal teleportasi, tapi juga ada banyak penemuan teknologi canggih yang memudahkan segalanya.. ujung ujungnya penemu dan penciptanya hilang secara misterius,” lanjut Keivano menjelaskan
*
*
*
Sore harinya, Keivano masih ada di perusahaan, sibuk memantau langsung jalannya perusahaan, Keivano mengecek setiap divisi, mulai dari divisi keuangan, pemasaran, teknologi informasi dll
Drtt... Drtt...
“Ya hallo,”
“Halo nak, ini om Rey.. apa kamu masih ingat?,” sahut Daddy Reynard diseberang telepon
“Em ya.. ada apa om?,” balas Keivano
“E kalau tidak merepotkan.. bisa tolong beritahukan ke anak om, bahwa kami akan pulang besok ke Indonesia.. jangan lupa suruh dia pulang ke mansion, om tidak ingin membuat kak Emily nya kerepotan atas tingkah lakunya itu.. dan permasalahan yang dihadapi keluarga om sudah beres, ini semua berkat mu nak.. sekali lagi om mengucapkan terimakasih sebanyak banyaknya kepadamu nak,”
“Hmm... Nanti akan ku kasih tahu ke dia,” tutur Keivano
“Ahaha.. nama putri om, Aletta.. panggil saja dia Letta, yaudah om tutup dulu teleponnya, takut mengganggu waktumu nak,”
Tutt
“Huftt,” Keivano melirik jam tangannya yang menunjukkan waktu pukul 3 sore, lewat 20 menit
*
“Kak Emily, jam berapa Letta pulang dari sekolahnya,” tanya Keivano, menghampiri Emily di ruang kerjanya
“Hm?.. eh tuan kupikir siapa.. Letta pulang sekolah biasanya jam setengah empat sore, kalau ada kelas tambahan atau ekstrakulikuler dia bilangnya jam setengah 5 sore.. tapi dia selalu bolos saat ada kegiatan tambahan tersebut,” ujar Emily menatap Keivano yang berdiri dihadapannya
“Terimakasih infonya kak Emily,” setelah itu Keivano berlalu keluar, turun ke basement
Rrrrrrrrr! Vrooooom!
*
*
“Dia bersekolah di SMA Zevandra Global High School kan ya? Sekolahan milik keluarganya... Sial aku cuma tau nama sekolahnya, tapi tidak tau letaknya,” gerutu Keivano
“Sora bisa kau lacak lokasi sekolahan tersebut,”
★“Okey, tunggu bentar host ,”★
★“Ketemu.. host tinggal mengikuti titik garis yang ada dilayar map hologram tersebut,”★
“Hmm agak jauh, paling tidak 15 menit dari sini kalau berkendara normal,”
Rrrrrrrrr! Vrooooom! Vrooooom!
Keivano menekan pedal gas nya dengan kecepatan sedang, menyalip beberapa kendaraan di depannya yang lumayan padat di sore hari
*
*
Vrooooomm! Rrrrrrrrrr! Rrrrrrrrrr!
Kurang dari 10 menit, Bugatti Divo Keivano mulai memasuki area parkiran sekolah SMA Zevandra Global High School, nampak beberapa siswa mulai berhamburan menuju kendaraannya masing masing, yang rata rata kendaraan mobil mewah dan motor sport, namun masih kalah jauh dengan Bugatti Divo milik Keivano yang harganya lebih dari 100 miliar rupiah
Beberapa siswa yang awalnya ingin langsung pulang mendadak mengurungkan niatnya, ketika sebuah mobil hypercar jenis Bugatti memasuki area parkiran sekolah mereka yang begitu luas
“Oii Ren!,” panggil salah satu siswa berpenampilan khas cowok badboy yang tengah duduk diatas motor sportnya
“Apa?,”
“Lo nge uh gak,”
“Hmm.. Lo?,”
“Jangan bilang tu Bugatti milik cowok spek idol pop korea yang sangat piral akhir ni.. ,”
“Bjirr lah Lo punya spidol gak? Gue pinjem.. mayan ini mah bisa ketemu artis triliuner plus dapet tanda tangannya,”seru nya semangat 45
“Bacot Lo, yok samperin,” turun dari motor sportnya berjalan menuju Bugatti Divo Keivano
Sementara itu didalam Bugatti nya, Keivano mengamati satu persatu siswa siswi yang berjalan di sekitar area parkiran
“Udah hampir lewat 5 menit tapi belum keluar juga,” gumam Keivano sambil melihat jam tangan patek Philippe Ref.1518 Stainless Steel miliknya yang seharga 320 miliar rupiah, setara 2 buah unit Bugatti Chiron Profilee
“Dah lah mending ku samperin saja, itung itung liat suasana sekolahan.. lagian aku belum pernah merasakan yang namanya sekolah,” membuka pintu Bugattinya, turun sambil sedikit merapikan jas hitam ala CEO nya
Keivano melangkahkan kakinya menuju gedung sekolahan bertingkat megah itu, mirip ala universitas bergengsi
“Permisi kak,” sapa siswa yang berpenampilan badboy tadi, mungkin kisaran 18 tahun umurnya
“Hmm?.. kak? umurku baru 17 tahun, apa aku setua itu?,” batin keivano, menatap dua pemuda berseragam yang menghampirinya
“Ada apa,” ucap Keivano datar
“Ehem.. e ini kami mau minta tanda tangan kak kei.. boleh gak?,” menyodorkan spidolnya
“Hmm tanda tangan? buat apa?,”
“E ini e ... Buat.... buat... Ah koleksi, iya koleksi,” ucapnya dengan gugup
“Tanda tangan dimana?... aku bukan artis loh, buat diminta tanda tangan segala,”ujar Keivano mencairkan suasana
“Di seragam bagian sini dan juga helm ini,” sahutnya semangat
Keivano pun menorehkan tanda tangannya di seragam dan kedua helm pemuda tersebut
“By the way, kalian kenal gak, siswi yang bernama Aletta?.. katanya dia bersekolah disini,” tanya Keivano
“Aletta?.. sepertinya pernah dengar..... Oh iya, cewek yang suka bolos itu ya?.. oh tentu kami mengenalnya, kebetulan dia adik kelas kami,”
“Apa dia sudah pulang?,” tanya Keivano kembali
“Entahlah, kami beda kelas, jadi gak tau,”
“HEYYY!,”
“Oh itu dia orangnya dah keluar,”
kan baru permulaan 🤭