NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara

Kultivator Pengembara

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:304.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

​Jian Feng, seorang anak haram dari keluarga bejat, dipaksa menikahi Lin Xue, gadis cantik namun cacat dan sekarat.

​Dipertemukan oleh takdir pahit dan dibuang oleh keluarga mereka sendiri, Jian Feng menemukan satu-satunya alasan untuk hidup: menyelamatkan Lin Xue. Ketika penyakit istrinya memburuk, Jian Feng, yang menyimpan bakat terpendam, harus bangkit dalam kultivasi. Ia berjanji: akan menemukan obat, atau ia akan menuntut darah dari setiap orang yang telah membuang mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30- Penginapan murah

​Setelah berhasil melarikan diri dari sorotan publik dan Laba-laba Petir yang kini mengikuti mereka di atap, Jian Feng segera mencari penginapan termurah di Kota Batas Awan. Kondisi mereka tidak memungkinkan untuk membeli pakaian baru. Mereka terpaksa mengenakan pakaian yang sama.

​Jian Feng menemukan sebuah penginapan kecil di sudut kota, jauh dari area kultivator. Harganya sangat luar biasa murah. Dengan satu koin perak untuk lima hari.

​Mereka masuk ke penginapan itu.

​"Astaga..." gumam Lin Xue, menutup hidungnya.

​Kamar itu sangat kecil, remang-remang, dan jelek. Debu tebal menyelimuti setiap permukaan, seprai di ranjang kayu tampak bernoda, dan ada jaring laba-laba di sudut plafon.

​"Kotor sekali! Sepertinya aku harus membersihkannya dulu." kata Jian Feng. Ia menurunkan Lin Xue di bangku kayu yang paling tidak berdebu.

​Lin Xue menatap Jian Feng. "Aku mau membantu."

​"Terserah." jawab singkat Jian Feng. Ia mulai membersihkan dengan sigap.

​Lin Xue, yang tidak bisa berjalan, membantu dengan menyeka debu yang bisa ia jangkau dari bangku, dan mengarahkan Jian Feng ke tempat-tempat yang tersembunyi.

​"Di bawah ranjang itu ada sesuatu, Jian Feng!"

​Meskipun menggerutu, Jian Feng dengan cepat menyapu, mengelap, dan merapikan kamar. Dalam waktu singkat, kamar yang awalnya kotor dan berantakan menjadi jauh lebih bagus, setidaknya lebih layak huni.

​Jian Feng mengangkat Lin Xue dari bangku dan membawanya ke ranjang yang sudah ia lapisi dengan beberapa kain bersih dari Cincin Penyimpanan.

​"Ingin mandi atau istirahat?" tanya Jian Feng.

​"Aku ingin mandi dulu. Tubuhku bau dan kotor. Aku tidak tahan lagi." ucap Lin Xue.

​Jian Feng mengerti. Tentu saja, seorang gadis kecil tidak akan nyaman mengenakan pakaian yang sama, penuh lumpur, dan darah kering selama berhari-hari.

​Ia membawa Lin Xue ke kamar mandi penginapan, yang ternyata hanya berupa bilik kecil dengan bak mandi kayu yang diisi air dingin.

​Jian Feng menurunkan Lin Xue di tepi bak mandi kayu. Baru saja ia akan keluar, karena tidak ingin melihat istrinya mandi, Lin Xue memanggilnya.

​"J-Jian Feng..."

​Jian Feng berhenti di ambang pintu. "Apa lagi?"

​"Tolong... tolong bantu bukakan pakaianku. Aku kesulitan membukanya sendiri. Tanganku tidak sekuat itu." pinta Lin Xue pelan. Pakaian mereka kaku karena keringat, debu, dan darah.

​Jian Feng melotot. Kenapa selalu ada drama canggung seperti ini?

​Ia tahu ia tidak mungkin menolak permintaan logis ini. Lin Xue benar-benar kesulitan membuka pakaian kaku itu.

​"Ya, sebentar." katanya.

​Jian Feng berbalik. Ia berjalan mendekat dan membelakangi Lin Xue, lalu meraih ujung pakaian robek di punggung gadis itu. Ia perlahan membukakannya, berusaha sehati-hati mungkin agar tidak menyentuh kulit Lin Xue lebih dari yang diperlukan. Selama proses itu, Jian Feng memejamkan matanya rapat-rapat, wajahnya tegang seperti menahan sakit.

​Lin Xue memerah karena malu. Ini adalah momen yang sangat intim, meskipun suaminya melakukannya dengan mata tertutup seolah-olah dia sedang memegang bom waktu.

​"S-sudah." kata Jian Feng, suaranya tercekat. Ia langsung berbalik dan bergegas keluar tanpa melihat ke belakang.

​"Terima kasih!" cicit Lin Xue dari dalam kamar mandi, ia menutupi tubuhnya dengan tangan, jantungnya berdebar kencang.

​Jian Feng bersandar di dinding luar kamar, mencoba menenangkan detak jantungnya yang tak beraturan.

​"Sialan. Kenapa aku harus repot-repot peduli pada rasa malunya sampai harus menutup mata segala? Aku ini suaminya!" batin Jian Feng, namun ia tahu, ada batasan yang belum siap ia lewati.

​Ia harus segera kembali bermeditasi untuk menstabilkan Qi nya. Malam yang panjang menanti di kota persembunyian ini.

1
YaN Nie
🤣🤣🤣🤣🤣
nara SHIKAMARU
mirip kehidupan gw. umur 9thun gw udah bisa mling kelapa ,pas maghrib kekebun orang buat makan ato jajan lebih , soalnya dirumah suka keabisan nasi.

setiap hari pindah kebun sasaranya nangka ato kelapa jual kepasar. btw yang saya maling kebonya gak keurus , orangnya rantau jadi masih aman.
tapi gak enak klok ambil siang siang. kadang juga ketemu uler kadang ketemu penampakan 🤣
Agen One: /Scare/
total 1 replies
Jumsan Nande
addduh🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Jumsan Nande
jangan bilang ribuaaaan,rasanya berlebihan jika itu dimasa lalu semasa jamannya kultivator,maaaf🤭
teguh andriyanto
yang bodoh ya penulis nya🤣🤣 kenapa ngga dijadiin aja tuh pasangan gila
Raden
😆😆😆lelaki perkasa diperkosa😆😆
Cui Lan Seng
ga jadi baca buku di perpustakaan naga? cuman lihat peta doang?
teguh andriyanto
narsis bedebah.🤣🤣🤣
teguh andriyanto
semua MC dari author manapun sama. ketika udah kesurupan dan tinggal babat musuh, tapi masih aja banyakin narasi ngga perlu🤣🤣🤣
Cui Lan Seng
kayak menjiwai szizoprenia
teguh andriyanto
aneh, aura petir kecil yang hampir hilang aja MC mampu menangkap, masa aura pendekar Segede gaban ngga bisa🤣🤣🤣
Raden
manis banget kamu feng
Raden
maniz kali kau feng sama istri 🫶
Raden
semangat jiat, niatmu mulia, sangat terharu/Sob//Sob/
Cui Lan Seng
kapan kenalannya kok bisa tahu namanya
Cui Lan Seng
sepertinya Author mendeskripsikan seseorang dg dua kepribadian dg sangat detail...apa itu pengalaman nya sendiri kah
Cui Lan Seng
kena racun yg diminum kok jadi jiwanya retak....bgm Thor logikanya
Jade Meamoure
ahahahai makanya wanita itu cerewet Krn mulutnya dua terus makanya laki" itu egois n keras kepala Krn kepalanya dua 🤣🤣🤣🤣
Jade Meamoure
beehh mana ada suami yg kyk gitu skarang ini, adanya hp d tongkrongin 😏😏😏 bini dah mau lahiran mata masih nglirik cweq cantik d hp 😂😂😂
kang baca: curhat wkwkwk
total 2 replies
Cui Lan Seng
cincin ruangnya diambil dahulu juga inti bintang silumannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!