Novel baru lagi ....semoga pada suka ya
Mencintai wanita yang merupakan istri dari teman kerja ,membuat nya tidak pernah lagi berhasrat pada wanita mana pun sehingga dia memilih untuk tetap sendiri di usia nya yang sudah cukup matang untuk menikah
Di suatu kesempatan ,mereka bisa bersama tapi malah di halang oleh restu . Akan kah mereka bisa bersama selama nya ?
Yuk....langsung di simak cerita ku ,tinggalkan komentar nya ya. Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rima di mata Frans
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Lucas sudah duduk di ruang tamu bersama dengan Frans ,dia merasa bersyukur karena ternyata Frans menceritakan semua nya mengenai hubungan nya dengan Rima hingga pertengkaran nya dengan kedua orang tua nya dan akhirnya Frans membelikan Rima rumah kecil yang tak jauh dari apartemen milik Frans.
Lucas pun tersenyum puas ,dia akan mencari perumahan kecil yang ada tak jauh dari apartemen milik Frans. Dia akan menemani Rima disana jika nanti nya Frans dan Rika pergi berdua, dia akan memberikan kehidupan yang lebih baik untuk Rima secara sembunyi sembunyi nanti nya tanpa sepengetahuan Frans .
"Silahkan pak " ucap Rima yang meletakan tiga gelas teh dan cemilan di atas meja
Rima sudah sering melihat Rika di unit mereka ,dia tau kalau dirinya hanya lah batu sandungan untuk kedua nya karena perjodohan yang dilakukan kedua orang tua mereka . Dia juga tak menginginkan hal ini ,tapi semua terjadi begitu saja .
Bahkan Rika sering menginap disana ,jika sesekali kedapatan di unit mereka maka Frans akan mengatakan kalau Rika menemani Rima semalaman karena dirinya yang baru pulang pagi ini. Setiap kali Rika datang ke unit mereka ,pasti nya mereka akan bercinta dan semua nya di ketahui oleh Rima .
Lagi pula selama menikah dengan Frans ,frans sama sekali tak pernah menyentuh Rima . Frans merasa tak pernah tertarik dengan Rima ,walaupun setiap hari nya Rima menyiapkan segala sesuatu nya untuk Frans . Frans tetap menganggap Rima sebagai pelayan, pelayan yang di kirim oleh mama nya ke unit nya.
"Jadi begitu ? " tanya Lucas dan Frans mengernyitkan dahi nya, menatap ke arah lucas dengan tatapan mata yang penasaran.
"Bos....Jangan bilang kamu suka sama dia?" bisik Frans, dia ngak ingin Rima merasa tersanjung karena di sukai oleh bos nya .
"Memang nya keliatan banget ya ?" tanya Lucas, dia berusaha memancing sikap Frans dan Frans pun terkejut mendengar ucapan Lucas yang terbuka saat ini
"Keliatan banget, kalau mau cobain aja .Ck....aku yakin kalau Rima ini hanya berpura pura polos saja ,pasti dia pernah melakukan nya dengan kekasih nya dulu atau dengan pria yang dia sukai mengingat dia langsung menerima perjodohan kami " jawab Frans dengan santai
Frans sudah mencari tau mengenai kehidupan Rima sebelum menikah dengan nya, Rima pernah bekerja di bar dan di club sebagai pelayan. Frans yang sering keluar masuk bar atau club sangat tau bagaimana sikap para pelayan di sana yang berpakaian seksi ,bahkan ada yang bisa di tiduri oleh nya yang penting ada imbalan dari semua nya .
Frans tau kalau Rima membutuhkan uang untuk kehidupan nya, dia bekerja dan pasti nya juga menjual tubuhnya dengan banyak pria . Frans sudah memikirkan hal itu dari jauh hari, dia juga sadar kalau Rima bukan wanita baik baik.
Sedangkan Rika yang merupakan putri tunggal keluarga kaya dan terpandang saja sudah gak perawan lagi saat melakukan pertama kali nya dengan nya ,sehingga Frans bisa menyimpulkan kalau Rima juga seperti itu
"Aku tau kalau kamu hanya terobsesi dengan tubuh nya,dia memang menggoda tapi sorry . Aku ngak tertarik dengan wanita seperti itu, dia hanya mencari kesempatan untuk hamil anak ku agar bisa membuat kedua orang tua ku semakin memihak nya " ucap Frans dan Lucas hanya bisa menatap tajam pada Frans ,dia penasaran dengan perkataan Frans
"Ha....ha....Jangan kaget begitu, aku memang ngak pernah menyentuh nya tapi bukan karena aku ngak naf su tapi karena dia sudah banyak di pake oleh pria. Aku jijik ,makanya lebih baik ngak usah deh cas" ucap Frans dan seketika itu juga kedua mata Lucas melotot karena terkejut
"Ngak usah terkejut begitu, dia pernah bekerja di bar dan di club. Kamu tau sendiri kehidupan pelayan di sana seperti apa " jelas Frans dengan senyuman mengembang di bibir nya, dia tau kalau Lucas pasti terkejut mendengar nya . Secara keseluruhan Rima terlihat seperti wanita polos dan lugu, tidak mungkin Rima seperti itu.
Lucas masih tak percaya,dia masih bingung . Sekali lagi mata nya menatap ke arah wajah Rima yang kini berada di dapur ,dia bisa melihat kepolosan dan kesederhanaan di Rima . Tapi mungkin Frans benar, dia hanya bisa menghela nafas nya dengan kasar membuat Frans tertawa
"Ha...ha...ha.... maka nya jangan di bawa serius bos,bukan ngak mau aku menyentuh nya tapi aku jijik. Bar dan club di tempat dia bekerja dulu bukan lah bar dan club yang baik ,banyak preman dan anak jalanan yang datang kesana . Ngak steril, entah dia sudah mengidap penyakit menular " ucap Frans sambil tertawa dengan keras membuat Rima menatap ke arah mereka dan kini tatapan nya terkunci pada Lucas, mereka saling bertatapan dengan mata yang intens tapi tak lama karena Rima langsung mengalihkan nya.
"Makanya sebaiknya cari wanita lain saja bos ,tapi kalau kamu penasaran . Kamu bisa mencoba nya, biar ngak terlalu penasaran. Aku akan kasih alamat dan kunci cadangan rumah itu, dia ngak akan berani kemana mana tapi aku juga ngak tau ya kalau ada rumah pria lain yang dia datangi saat aku bersama Rika karena menurut ku dia cukup liar dulu "bisik Frans karena kini Rika dan Rima berjalan menuju ke arah mereka
"Sayang.....yuk ke kamar, kamu kan belum mandi tadi " ucap Rika tanpa malu ,dia melirik ke arah lucas dengan wajah genit nya juga berharap Lucas melirik nya tapi lucas hanya memperhatikan wajah Rima
Rika duduk disamping Frans, dia berharap Lucas tertarik pada nya dan ingin melakukan nya bersama . Dari tadi Rika memperhatikan kedua nya dengan cukup intens ,Rika tau mereka berbisik bisik sesuatu dan dia yakin kalau kedua nya membicarakan nya dengan jelas .
"Jadi bagaimana bos ? Masih mau ?" tanya Frans dengan pelan tapi Rika mendengar nya ,dia tersenyum lebar karena dirinya yang masih yakin kalau kedua nya membicarakan nya .
Rika juga senang karena Frans tidak marah atau cemburu jika dirinya di coba oleh teman nya, dia berdiri dan menarik tangan Frans dan Lucas secara bersamaan membuat kedua nya terkejut. Mereka saling tatap, tapi karena masih bingung mereka hanya mengikuti langkah kaki Rika menuju kamar Frans berada.
Dahi Frans mengernyit cukup dalam ,dia melihat ke arah lucas yang ingin menghentakan tangan nya tapi karena Frans menggelengkan kepala nya karena ingin melihat apa yang diinginkan oleh Rika .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
thor