NovelToon NovelToon
Ibuku Selingkuhan Suamiku

Ibuku Selingkuhan Suamiku

Status: tamat
Genre:Pelakor / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:149.6k
Nilai: 5
Nama Author: rafizqi

“Dikhianati suami, ditikam ibu sendiri… masihkah ada tempat bagi Andin untuk bahagia?”

Andin, seorang wanita sederhana, menikah dengan Raka—pria miskin yang dulu ia tolong di jalan. Hidup mereka memang pas-pasan, namun Andin bahagia.

Namun kebahagiaan itu berubah menjadi neraka saat ibunya, Ratna—mantan wanita malam—datang dan tinggal bersama mereka. Andin menerima ibunya dengan hati terbuka, tak tahu bahwa kehadiran itu adalah awal dari kehancurannya sendiri.

Saat Andin mengandung anak pertamanya, Raka dan Ratna diam-diam berselingkuh.

Mampukah Andin menghadapi kenyataan di depannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rafizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Andin membeku. Kedua matanya melebar seketika.

Tidak ada siapa pun disana. Langkah kaki yang dia dengar, suara yang memanggil namanya, siapa orang itu.

Andin mundur beberapa langkah, sebelah tangan nya menggapai Sofa, mencoba menopang tubuhnya agar tidak jatuh karena syok.

Beberapa saat kemudian.

Hans datang. Ia memarkir mobilnya di depan rumah Andin dengan tergesa.

Pintu pagar terbuka lebar, dan lampu rumah masih padam meski waktu sudah menunjukkan hampir tengah malam.

Jantungnya langsung berdegup kencang. Ia tahu, ini bukan pertanda baik.

“Andin?” panggil Hans begitu masuk ke halaman.

Tak ada jawaban.

Angin malam berembus kencang, menggoyangkan tirai di jendela. Ketika Hans mendorong pintu depan, daun pintu itu berderit pelan dan terbuka begitu saja—tidak terkunci.

Langkahnya cepat, matanya menyapu seluruh ruangan yang berantakan. Vas bunga pecah, kursi terbalik, dan ada bekas lipstik merah di lantai kayu.

“Andin!!” teriaknya kali ini lebih keras.

Suara isak lirih terdengar dari balik sofa. Hans segera berlari ke arah suara itu, dan menemukan Andin duduk meringkuk, tubuhnya gemetar hebat, wajahnya pucat pasi. Matanya kosong, menatap ke arah dinding kamar dari kejauhan.

“Andin! Ya Tuhan, apa yang terjadi?”

Hans memegang kedua bahunya, mencoba membuatnya sadar.

Andin menoleh perlahan. Bibirnya bergetar, suara keluar pelan nyaris tak terdengar.

“Hans… dia… dia ada di sini…”

“Siapa?”

“Clara…”

Hans menatapnya dengan mata membulat.

“Clara? Andin, Clara sudah—”

“Dia menulis di dinding kamarku!” potong Andin cepat, suaranya meninggi.

“Dengan lipstik merah… tulisannya bilang ‘aku kembali’!”

Hans segera berdiri, melangkah ke arah tangga dan naik ke kamar Andin.

Namun ketika sampai di sana—dinding itu bersih. Tak ada tulisan apa pun. Tak ada lipstik. Tak ada tanda-tanda seseorang pernah masuk.

Hans mengerutkan alis. Ia memeriksa jendela, lemari, hingga kamar mandi. Semua terkunci rapat dari dalam. Tidak ada tanda pembobolan.

Ia menelan ludah, lalu turun lagi menghampiri Andin.

“Andin,” katanya pelan, menunduk di depannya.

“Aku sudah periksa semuanya. Tidak ada siapa-siapa di sini.”

Andin memandangnya tak percaya.

“Tidak… aku melihatnya, Hans. Aku lihat dengan mata kepalaku sendiri! Lipstik merah—di dinding kamar! Aku tahu itu tulisan Clara!”

Matanya mulai berkaca-kaca, antara takut dan putus asa.

Hans menatapnya lama, lalu menggenggam tangan Andin.

“Tenangkan dirimu dulu, ya? Aku akan memanggil polisi.”

Beberapa menit kemudian, dua petugas kepolisian datang. Mereka memeriksa rumah dengan senter dan alat deteksi sidik jari.

Tapi hasilnya sama — tidak ada jejak orang lain. Tak ada sidik jari asing, tak ada rekaman di CCTV yang menunjukkan seseorang masuk.

“Anda yakin tadi melihat seseorang, Ibu Andin?” tanya salah satu petugas dengan nada hati-hati.

Andin mengangguk cepat.

“Aku tidak berhalusinasi! Aku tahu yang kulihat!”

Petugas saling pandang, lalu menulis sesuatu di catatannya sebelum pergi.

Begitu polisi keluar, Andin duduk lemas di kursi. Hans berjongkok di hadapannya.

“Andin, mungkin kamu hanya stres. Kamu sudah bekerja tanpa henti belakangan ini, mungkin tubuhmu kelelahan.”

“Jangan bilang aku gila, Hans…”

“Aku tidak bilang begitu,” katanya lembut.

“aku cuma khawatir.”

Andin menatapnya dalam diam. Pandangannya kosong, lalu menunduk. Mungkin Hans benar, mungkin pikirannya mulai rapuh. Tapi jauh di dalam hatinya, ia tahu — apa yang ia lihat tadi benar-benar nyata.

Malam semakin larut. Hans memastikan semua pintu terkunci sebelum memutuskan untuk berjaga di ruang tamu. Ia tak ingin meninggalkan Andin sendirian malam itu.

Sementara di luar, hujan turun perlahan.

Dari seberang jalan, di balik bayangan pohon besar, seorang wanita berjas hitam berdiri memegang payung.

Bibirnya merah, senyumnya tipis, dingin.

“Kau masih terlihat cantik saat ketakutan, Andin…”

bisiknya pelan, nyaris tak terdengar di tengah suara hujan.

“Tapi ini baru permulaan.”

Wanita itu berjalan pergi, meninggalkan aroma parfum yang khas —parfum yang sama dengan yang pernah Andin gunakan.

.

.

.

Bersambung.

1
Khoerun Nisa
novel yg buruk
Khoerun Nisa
tor si Andin tidk cocok JD peran utama JD Kya sinetron ikn terbang yah oon brputar blik lgi ke awal yg mudh di tipu JD penyesalan Andin kurng greget hrus nya di buat lebih menderita kehilngn laki2 yg di cintainya
Khoerun Nisa
knp Hans GK bilng keandin gmn klu dia di goda SM ibunya masih snggupkh kehilngn untuk yg kedua kalinya
Khoerun Nisa
udh di sakiti brkali2 yg keliatan ktnya GK bodoh ttp aja bodoh..
Saya Sayekti
situa sundel ini maunya d kasih cacat br mungkin tobat buntung kan aja kakinya
Saya Sayekti
bakar rumah sama toko kue nya
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
berarti ini udh dua tahun kemudian dong yh,kan Andin melahirkan bersamaan waktu di ceraikan si Raka , lumayan lama jg dekat sma Hans tpi baru di lamar
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
popular boleh tapi goblok ttp sama😭🤣
Dewi Riana
Andin tolol tidak belajar dari kesalahan yg pertama..greget gw sama si andin
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
apa anak ratna?
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tolol banget mmng...kl.jd hans jarke wae andin hancur lagi...jalang sdh bkn kslhn fatal mlh d prcaya org yg nolong saat susah d ragukan
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jarke wae hans...mmng otak e bodoh calon mu itu
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
sesuai dugaan q brti queena anak andin..tp ms bs d ambil hak asuh nya kan orgtua qquuena adopsi
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
trnyata sandiwarq..kandani wong tabiat jahat mah g sah d kasihani
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tidak boleh lah situ krjaane ngapain aja kok g pnya t4 tinggal..nglonte g d hsle
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ibu nya aja tega kok ..nah gt yg jd anak g tegaan...cb kl d balik sdh pasti ratna bkl menganiaya andin..krn ambisinya dia hdp enak dan andin hrs mndrta
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
nak nak ..ibu kamfret ra kroso dusone akeh
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jgn2 bayi nya mmg msh hfp d jual raka dan ibu nya paa y
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dari nol? kamu aja kali raka yg sedari awal mmng g punya apa2...hdp sama wanita serba bisa ky andin bs hdp enk mlh kacang lupa kulit..akrg g bs kan skdr mengelola yg cr duit aja udh g pdli hartanya d kuasai org hina mcm kalian
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
bejo lgsg ketemu cinta lama nya jd g sempet terlunta2 ...kl j d dunia nyata bs kaya gini g d crtanya org d jahati lalu sengsara dan yg jahat makin jaya dr hrta rampasan😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!