NovelToon NovelToon
Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Perjuangan Suamiku:Istriku Surgaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:13.3k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dulu aku berjanji di depan Tuhan untuk menjaganya, namun dunia seolah memaksaku untuk ingkar."
Tian hanyalah seorang pria sederhana yang dianggap 'tidak berguna' oleh keluarga besar istrinya, Mega. Pernikahan mereka yang didasari cinta suci harus berhadapan dengan tembok tinggi bernama kemiskinan dan penghinaan. Saat Mega divonis mengidap penyakit langka yang membutuhkan biaya miliaran, Tian tidak menyerah.
Ia menjadi kuli di siang hari, petarung jalanan di malam hari, hingga terseret ke dalam pusaran dunia gelap demi satu tujuan: Melihat Mega tersenyum kembali. Namun, saat harta mulai tergenggam, ujian sesungguhnya datang. Apakah kesetiaan Tian akan tetap utuh saat godaan wanita lain dan rahasia masa lalu Mega mulai terkuak?
Ini bukan sekadar cerita tentang cinta, tapi tentang pembuktian bahwa bagi seorang suami, istri adalah surga yang layak diperjuangkan meski harus melewati neraka dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34: Jiwa di Dalam Cangkang

Hening yang mematikan menyelimuti laboratorium Zurich. Jenderal Yudha terpaku saat tangan Tian mencengkeram lengannya dengan kekuatan yang sanggup meremukkan tulang. Mata Tian yang seharusnya berwarna cokelat hangat, kini memancarkan cahaya biru neon yang berkedip seirama dengan aliran data di monitor. Suaranya bukan lagi suara suami yang penuh kasih, melainkan suara yang berlapis-lapis, seperti ribuan mesin yang bicara secara bersamaan.

"The Circle... mereka telah mengunggah protokol terakhir ke satelit Icarus," ucap Tian. Setiap kata yang keluar diikuti oleh desis statis dari neural-link yang masih menempel di pelipisnya.

Mega, yang baru saja terbangun, merangkak mendekati suaminya dengan tubuh gemetar. "Mas... Mas Tian? Ini aku... Mega. Lihat aku!"

Tian menoleh perlahan. Gerakannya kaku, menyerupai robot. Cahaya biru di matanya meredup sejenak saat menatap wajah Mega, menciptakan peperangan batin yang nyata antara sisa-sisa kemanusiaannya dan fragmen kode AI Aristha yang ikut terbawa saat sinkronisasi paksa tadi.

"Mega..." satu suara asli Tian muncul, penuh penderitaan. "Pergi... kepalaku... rasanya seperti mau pecah..."

Tian melepaskan cengkeramannya pada Yudha dan mencengkeram kepalanya sendiri, mengerang kesakitan yang tak terlukiskan. Di dalam pikirannya, ia sedang melihat ribuan aliran data rencana peluncuran rudal, koordinat bunker rahasia, dan daftar kematian yang sedang diproses oleh satelit The Circle di luar angkasa. Ia bukan lagi sekadar manusia; ia telah menjadi terminal hidup bagi organisasi yang ia benci.

"Pak Jenderal!" Mega berteriak, memeluk tubuh Tian yang sedang kejang. "Lakukan sesuatu! Dia kesakitan!"

"Dia terinfeksi Source Code Aristha saat sistem melakukan reboot," Yudha menjelaskan dengan wajah pucat. Ia menatap teknisinya. "Apakah ada cara untuk menghapus kode itu tanpa membunuhnya?"

"Hanya satu cara, Pak," teknisi itu menjawab dengan ragu. "Kita harus menggunakan sinyal dari satelit Icarus itu sendiri untuk melakukan penghapusan balik. Tapi itu artinya kita harus mengirim Tian ke fasilitas peluncuran di Guyana Prancis. Kita harus menghubungkan otak Tian langsung ke pemancar satelit."

Tian mendongak, matanya kembali menjadi biru pekat. "Tidak ada waktu untuk ke Guyana. Satelit itu akan menembakkan sinyal 'penghancur sel' ke seluruh fasilitas medis yang menampung subjek Project Heaven dalam dua jam. Termasuk... rumah tempat Ibu berada."

Mendengar nama ibunya, Tian bangkit berdiri dengan kekuatan yang mengejutkan. Amarahnya sebagai seorang anak dan suami berhasil menekan algoritma AI di otaknya untuk sementara. Ia menatap Yudha dengan tajam.

"Kita gunakan pesawat tempur tercepat milik Anda, Jenderal. Aku akan melakukan hacking langsung dari udara. Aku akan menjadi virus bagi mereka," tegas Tian.

Mega memegang tangan Tian, air matanya jatuh mengenai punggung tangan suaminya yang dingin. "Aku ikut. Aku adalah kunci biologisnya. Kau butuh aku untuk melewati enkripsi terakhir mereka."

Yudha ragu, namun ia melihat tidak ada jalan lain di tahun 2026 yang gila ini. "Baik. Siapkan pesawat Supersonic X-1. Kita akan memburu satelit itu dari ketinggian stratosfer."

Sepanjang perjalanan menuju pangkalan udara, Tian hanya diam. Ia bisa merasakan pikirannya mulai terbagi. Ia melihat kenangan masa kecilnya perlahan tertutup oleh angka-angka biner. Ia takut, suatu saat ia akan melihat Mega dan hanya melihatnya sebagai "Subjek 01".

"Mas," Mega berbisik di dalam kabin pesawat yang melaju cepat. "Jika kau mulai melupakan siapa dirimu, ingatlah detak jantung Arka. Ingatlah bagaimana kita dulu berbagi mie instan di kontrakan. Jangan biarkan angka-angka itu menghapus siapa kita."

Tian tersenyum getir, sebuah senyuman yang berjuang melawan kaku di wajahnya. "Jika aku hilang di dalam sana, Mega... berjanjilah kau akan tetap menjadi surga bagi anak kita."

Pesawat mencapai ketinggian 60.000 kaki. Langit berubah menjadi hitam pekat, memperlihatkan bintang-bintang dan titik cahaya satelit Icarus di atas mereka. Tian mulai menyambungkan pikirannya ke sistem komunikasi pesawat. Tiba-tiba, suara Aristha kembali terdengar, kali ini melalui seluruh pengeras suara di kokpit. "Selamat datang di singgasana asliku, Tian. Kau pikir kau membawaku padamu? Sebaliknya, kau baru saja membawakan 'Kunci Mutiara' Mega langsung ke jangkauan sinyal penculikanku yang paling kuat. Terima kasih telah mengantarkannya." Seketika, tubuh Mega terangkat dari kursinya, matanya membelalak putih saat satelit di atas mereka mulai memancarkan cahaya ungu yang menyelimuti pesawat. Tian harus memilih: memutus koneksi sarafnya untuk menyelamatkan Mega namun membiarkan ibunya mati, atau terus meretas satelit sementara nyawa Mega sedang ditarik paksa.

1
cinta semu
bagaimana ini ...banyak sekali rintangannya ,, Hero ny cuman Tian ...
cinta semu
ketegangan yg menantang ,,sampai jam :02 .00 tengah malam ,menjelang pagi masih fokus membaca 😂😂gila bener ni mata g bisa lelah ...
christian Defit Karamoy: trimakasih kak🙏
total 1 replies
cinta semu
ikutan tegang ,,,entah seperti apa visual wajah ny Tian....
cinta semu
penuh emosi & kesiapan mental saat mulai membaca l
cinta semu
memacu adrenalin saat membaca novel ini 😂😂lanjut Thor
christian Defit Karamoy: siap kak
total 1 replies
🔵🍾⃝ͩᴀᷞᴘͧʀᷡɪͣ02ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⧗⃟ᷢʷ
serunya, imajinasiku mengikuti alur🤣
christian Defit Karamoy: siap kakakku🙏
total 3 replies
Panda%Sya🐼
Ngeri banget sih, kalau ada di dunia nyata🫣
christian Defit Karamoy: ikuti terus ya kak🙏 trimakasih selalu suport kak🙏
total 1 replies
Panda%Sya🐼
Aduh.. Tiann../Sob/
christian Defit Karamoy: ikuti terus kak🙏
total 1 replies
grandi
pasti ada harapan
grandi
Tian selalu kuat ya💪
grandi
sesaknya minta ampun dah/Sob/
Panda%Sya🐼
Di novel 2027 udah dateng ya thor🤣 Happy new year Thor/Facepalm/
christian Defit Karamoy: sebenarnya tahunnya emang saya buat begitu agar lebih menyenangkan 😄
trimakasih selalu suport ya 🙏
total 1 replies
Panda%Sya🐼
Biar makin semangatt ni Aku bagi /Rose/
christian Defit Karamoy: trimakasih kakakku🙏😍
total 1 replies
❀ ⃟⃟ˢᵏkasychan
semoga tian ga kenapa-napa
christian Defit Karamoy: ikuti terus ya qila🙏
total 1 replies
Panda%Sya🐼
Banyak banget rintangan nya Tian, semoga tetap kuat ya💪
christian Defit Karamoy: iya kak😭
total 1 replies
studibivalvia
penulisan rapi jadi enak banget bacanya 😎 yuk terus lanjutkan kak semangat
christian Defit Karamoy: siap kak trimakasih🙏
total 1 replies
Arceusssxara
💪
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Panda%Sya🐼
Gas terus thor. Sampai tujuan
christian Defit Karamoy: siap trimakasih kak🙏
total 1 replies
❀ ⃟⃟ˢᵏkasychan
ceritanya bagus, semangat terus up nya thor
christian Defit Karamoy
iya bang/Sob/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!