Ryn Moa, wanita dari tahun 2025, tiba-tiba saja mengalami kejadian aneh setelah mencoba sebuah jam tangan yang ada dipameran seni dan budaya. Ia terlempar kembali kemasa lalu, tepatnya saat musim dingin ditahun 2013 disebuah taman dikota seoul. disana ia bertemu dengan Namjoon dan Yoongi yang bersedia menolongnya. suatu hari, tanpa sengaja Yoongi menemukan catatan bahwa Ryn Moa datang dari masa depan dan selama ini dia selalu mencari cara agar bisa kembali ke masa depan. Namjoon yang mengetahui hal itu dari Yoongi, segera meminta penjelasan dan Ryn moa mengakui semuanya. Namjoon dan Yoongi memintanya untuk tetap tinggal, Namun Ryn Moa menolak, karena tidak ingin merubah garis waktu yang sudah ada. Setelah Ryn Moa kembali ke masa depan, Namjoon mulai mencari Ryn Moa yang ada dimasanya sekarang, dimana Namjoon berusaha meyakinkan wanita itu jika dia adalah jodohnya.
Bagaimana usaha Namjoon ? Dan apa yang dia lakukan agar Ryn Moa bisa terkoneksi dengan dirinya ?
ikuti ceritanya disini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rania Venus Aurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Namjoon tersenyum dan memandang ke arah Reynd dengan mata yang penuh perhatian. "Aku juga sangat bahagia, Reynd," kata Namjoon. "Aku tahu bahwa kita semua akan berkumpul bersama di masa depan dan menikmati waktu bersama yang lebih panjang. Aku tidak sabar untuk melihat semua hal itu."
Yoongi juga tersenyum dan memandang ke arah mereka bertiga. "Aku juga sangat bahagia karena kita semua bisa berkumpul bersama dan menikmati waktu bersama," kata Yoongi. "Aku tahu bahwa kita semua akan memiliki kehidupan yang bahagia di masa depan."
"Sekarang aku harus kembali ke masa depan. Aku tidak ingin terlambat, sebentar lagi Abeoji akan memanggilku untuk makan malam. Aku tidak ingin membuatnya khawatir karena tiba-tiba tidak ada dikamar "
Reynd memandang ke arah Namjoon dan Ryn Moa. "Aku harus pergi sekarang, Abeoji, Bunda" kata Reynd, tersenyum. "Aku akan kembali ke masa depan dan menemui kalian berdua di sana. Paman Yoongi, sampai jumpa lagi"
"Senang bisa bertemu denganmu, tidur bersama dan begadang mendengar ceritamu tentang masa depan". Yoongi tersenyum seraya melambaikan tangan.
Namjoon dan Ryn Moa kemudian berpelukan dengan Reynd dan mengucapkan selamat tinggal. Reynd kemudian kembali ke masa depan, meninggalkan mereka bertiga di tahun 2013. Tapi mereka semua tahu bahwa mereka akan berkumpul bersama lagi di masa depan dan menikmati waktu bersama.
...***...
Namjoon, Ryn Moa, dan Yoongi terdiam melihat Reynd yang menghilang di belokan, melakukan perjalanan kembali ke masa depan. Suasana yang tadinya hangat dan bahagia, sekarang menjadi dingin dan sedih.
Namjoon mengejarnya, tetapi Reynd sudah tidak terlihat lagi. melakukan perjalanan dimensi ruang dan waktu, dan tak bisa digapai oleh Namjoon. Namjoon merasa sedih, karena pria yang beberapa hari ini tinggal bersama mereka, yang selalu memanggil Namjoon dengan sebutan "Abeoji" telah memberikan kesan yang mendalam padanya. Dia merasa kehilangan, karena Reynd telah menjadi bagian dari keluarga mereka.
"Aku akan selalu merindukanmu, putraku," kata Namjoon, memandang ke arah belokan tempat Reynd menghilang. Suaranya terdengar bergetar, karena dia tidak bisa menahan kesedihannya. Airmatanya pun tumpah tanpa bisa dia hindari. Namjoon jatuh ke tanah, menangis dengan keras. Ryn Moa dan Yoongi juga menangis, Mereka semua merasa kehilangan, karena Reynd telah pergi dan meninggalkan mereka kembali ke dimensi waktu yang sebenarnya harus ia jalani.
"Aku akan selalu mengingatmu, Nak" kata Ryn Moa, sambil menangis dan memandang ke arah belokan tempat Reynd menghilang. "Aku akan selalu mengingat senyummu, tawamu, dan kasih sayangmu. Aku akan selalu merindukanmu, Reynd."
Yoongi juga menangis. "Aku akan selalu mengingatmu, Reynd. Aku akan selalu mengingat bagaimana kau selalu memanggil Namjoon dengan sebutan 'Abeoji', dan bagaimana kamu selalu membuat kami tertawa dengan leluconmu saat kau bertengkar dengan Namjoon. Aku juga akan selalu ingat ceritamu, tentang masa depan BTS nantinya. Terima kasih sudah memberitahukannya padaku, itu akan selalu menjadi rahasia untukku". Ucapnya dalam hati.
"Tapi aku akan selalu mengingat apa yang sudah kau ucapkan padaku, Reynd," kata Namjoon, sambil menangis dan memandang ke arah langit. "Aku akan selalu mengingat kasih sayangmu, dan aku akan selalu merindukanmu. Aku akan selalu mencintaimu, kau adalah putraku."
Namjoon memandang ke arah langit, dan dia bisa melihat awan yang bergerak perlahan-lahan. Dia seolah merasa bahwa Reynd saat ini sedang bertemu dengannya dimasa depan, dan kini sedang makan malam bersama seperti tadi. Namjoon bisa merasakan kasih sayang Reynd yang masih ada melekat di hatinya.
"Aku akan selalu menunggu untuk pertemuan kita kedepannya, Reynd," kata Namjoon, sambil menangis dan memandang ke arah langit. "Aku akan selalu menunggu hari dimana kita akan bertemu lagi di 2047, putraku. Aku akan selalu mencintaimu, dan aku akan selalu merindukanmu."
Namjoon berhenti sejenak, dan kemudian berkata dengan suara yang bergetar, "Jika aku bertemu denganmu lagi di tahun 2025. Reynd, aku berjanji akan menjadi ayah, teman, dan sahabat yang baik untukmu. Meskipun kau bukanlah putra kandungku, aku akan selalu mencintaimu dan merawatmu seperti anakku sendiri. Aku akan selalu ada untukmu, Reynd, dan aku akan selalu menunggu hari itu."
Ryn Moa berjalan mendekati Namjoon yang masih menangis di tanah, dengan wajah yang penuh kesedihan. Dia bisa melihat bahwa Namjoon sangat terguncang oleh kepergian Reynd, dan dia ingin membantu Namjoon untuk merasa lebih baik. Ryn Moa berjongkok di samping Namjoon, dan memeluknya dengan erat. "Honey, aku ada di sini untukmu," kata Ryn Moa, sambil menenangkan Namjoon. Ia tak ingin banyak bicara, ia hanya ingin Namjoon merasa tenang dengan keadaannya.
Yoongi mengikutinya dari belakang, dan berdiri di samping Ryn Moa, dia juga ingin membantu Namjoon untuk merasa lebih baik.
"Namjoon, kita semua merasa sedih karena kepergian Reynd," kata Yoongi, sambil menempatkan tangannya di bahu Namjoon. "Tapi....bukankah kedepannya kita akan bertemu dengannya lagi ?"
...***...
Namjoon, Ryn Moa, dan Yoongi akhirnya memutuskan untuk masuk kembali ke apartemen, setelah beberapa saat di luar dan menangis karena kepergian Reynd. Mereka semua masih terlihat sedih dan kehilangan, tapi mereka tahu bahwa mereka harus kembali ke kehidupan sehari-hari mereka.
Mereka berjalan masuk ke apartemen dengan langkah yang perlahan, dan suasana di dalam apartemen terasa sangat sunyi dan kosong tanpa kehadiran Reynd. Namjoon, Ryn Moa, dan Yoongi semua duduk di sofa, dan mereka tidak berbicara banyak.
Namjoon memandang ke sekeliling apartemen, dan dia bisa melihat banyak kenangan yang mereka buat bersama Reynd disana. Reynd selalu membuat suasana apartemen itu menjadi lebih ceria, dengan celotehan nya saat ia mengganggu Namjoon dan lontaran leluconnya tatkala mereka berdua bertengkar. Namjoon ingat saat-saat mereka tertawa dan bermain bersama. Namjoon merasa sedih lagi, karena dia tahu bahwa dia tidak akan bisa membuat kenangan-kenangan seperti itu lagi dengan Reynd dalam waktu dekat ini.
Ryn Moa dan Yoongi juga memandang ke sekeliling apartemen, dan mereka bisa melihat kenangan-kenangan yang sama. Mereka semua merasa sedih, karena mereka tahu bahwa mereka tidak akan bisa melihat Reynd lagi untuk beberapa waktu. Tapi mereka tahu bahwa mereka harus kuat, karena mereka memiliki satu sama lain, dan mereka harus terus maju ke depan.
Setelah beberapa saat, Namjoon akhirnya berbicara, "Aku tidak bisa percaya bahwa Reynd sudah pergi," katanya, airmatanya kembali menetes "Aku merasa seperti kehilangan sebagian dari diriku sendiri.". Ucapnya sambil matanya berputar memperhatikan sekeliling yang dipenuhi kenangan bersama Reynd.
"Berarti, kau benar-benar sudah menerima Reynd sebagai bagian dari kehidupanmu". Ucap Yoongi.
"Dan aku tidak bisa membayang kan apa yang terjadi denganku saat kau yang pergi " Namjoon menggenggam tangan Ryn Moa
"Aku akan selalu ada di sini untukmu, Namjoon," katanya Yoongi. "Kita akan selalu saling mendukung, dan aku akan selalu ada di sampingmu untuk menemanimu"
Namjoon menangis lagi, karena dia tahu bahwa dia tidak sendirian. Dia memiliki Yoongi yang selalu ada di sini untuk mendukungnya. Setelah beberapa saat, mereka semua akhirnya tenang, dan mereka mulai berbicara tentang kenangan-kenangan mereka bersama Reynd. Mereka berbagi cerita tentang saat-saat mereka tertawa dan bermain bersama, dan mereka semua tersenyum sedikit.
Setelah beberapa saat, Ryn Moa berbicara, "Honey, aku ingin bertanya sesuatu," katanya, sambil memandang ke arah Namjoon. "Apa yang akan kau lakukan jika kau bertemu dengan Reynd lagi di 2025?"
Namjoon memandang ke arah Ryn Moa, dan dia bisa melihat bahwa Ryn Moa sedang menunggu jawabannya. "Aku akan melakukan apa saja untuk membuat Reynd bahagia," kata Namjoon, sambil menggenggam tangan Ryn Moa lebih erat. "Aku akan melakukan apa saja untuk membuat Reynd merasa bahwa dia memiliki Ayah yang mencintainya."
Ryn Moa memandang ke arah Namjoon, dan dia bisa melihat bahwa Namjoon sangat serius dan tulus tentang apa yang dia katakan. "Aku percaya kamu, Honey" kata Ryn Moa, sambil memeluk Namjoon. "Aku percaya bahwa kamu akan melakukan apa saja untuk membuat Reynd bahagia. Dan aku sudah melihatnya sendiri."
Yoongi juga mengangguk, "Kita semua akan melakukan apa saja untuk membuat Reynd bahagia," katanya. "Kita semua akan menjadi keluarga yang mencintai dan mendukung Reynd, tidak peduli apa yang terjadi."
Namjoon memandang ke arah Ryn Moa dan dia bisa melihat bahwa istrinya tersebut sedang menangis. "Aku mencintai kalian berdua," kata Namjoon, sambil menggenggam tangan Ryn Moa lebih erat. "Aku mencintai kalian berdua, dan aku akan selalu ada di sini untuk kalian berdua. Aku mencintaimu dan Reynd"
...***...
BERSAMBUNG....
mampir karyaku "DICINTAI OLEH RAJA MAFIA"
bahagia bgt pastinya, meski ujung2nya nyesek ya ryn /Chuckle/ /Joyful/