NovelToon NovelToon
Semalam Bersama Calon Mertua

Semalam Bersama Calon Mertua

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta Terlarang / Beda Usia / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: SHy

Demi melunasi hutang karena kalah judi, Kanaya dijual oleh Haikal pada pria hidung belang hingga akhirnya membuat Kanaya kehilangan mahkota yang selama ini dia jaga. Tak hanya itu saja, kejadian kelam itu ternyata menghadirkan benih di dalam rahimnya.

Tanpa diduga oleh Kanaya, ternyata pria yang sudah merenggut mahkota dan membuatnya hamil adalah ayah dari Dean— pria yang sudah menjalin hubungan cukup lama dengannya bahkan keduanya sudah berniat untuk mengesahkan hubungan mereka ke tahap yang lebih serius.

Bagaimanakah reaksi Dean saat mengetahui jika ayah kandungnya menghamili calon istrinya bahkan berniat untuk menikahi Kanaya sebagai bentuk rasa tanggung jawabnya atas janin yang dikandung oleh Kanaya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 - Masakan Calon Suami

“Maaf, saya gak angkat telefon dari Mas. Dari pagi badan saya gak enak banget. Muntah-muntah dan gak selera makan.” Lirih Kanaya. Dia terpaksa jujur dengan keadaannnya saat ini.

Darius dibuat makin cemas mendengarkan pernyataan Kanaya. “Kenapa kamu gak bilang sama saya, Kanaya? Tahu begitu saya langsung ke sini tadi pagi!” Protes Darius. Kini dia sudah mendekat pada Kanaya dan memastikan wanita itu baik-baik saja.

Namun, Kanaya tidak sebaik yang dia harapkan. Apa lagi jika dilihat dari dekat, wajah Kanaya nampak pucat seolah tak teraliri darah di sana.

“Sekarang ayo keluar. Kamu harus makan supaya bertenaga lagi!” Ajak Darius.

Kanaya menggeleng lemah. Dia benar-benar tak bertenaga untuk sekedar melangkah keluar kamar. Darius mengerti dengan respon Kanaya. Tanpa kata, dia mengangkat tubuh Kanaya dengan hati-hati hingga membuat tubuh Kanaya tersentak.

“Apa yang kamu lakukan, Mas?” Pekik Kanaya.

“Saya hanya mau membantu kamu keluar. Kamu harus segera makan dan minum vitamin.”

Kanaya terpaksa membiarkan Darius melakukannya. Memberontak pun tidak mungkin mengingat kondisi tubuhnya yang terasa lemah saat ini.

Setibanya di dapur, dengan hati-hati, Darius mendudukkan tubuh Kanaya di atas kursi. Kanaya pun hanya diam dengan perlakuan Darius pada dirinya.

“Apa tidak ada makanan di sini?” Tanya Darius saat mengecek makanan yang tersedia di dalam dapur.

Kanaya menggeleng pelan. Dia belum sempat membuat masakan untuk dimakan hari ini.

“Baiklah, sekarang kamu mau makan apa? Saya akan membuatkannya untuk kamu.” Tawar Darius. Dari pada memesan makanan yang bisa saja memakan waktu cukup lama untuk sampai, Darius memilih membuatkannya saja.

Kanaya menggeleng pelan. Dia memang tidak tahu menginginkan apa untuk saat ini. “Perut saya mual banget dari pagi. Gak ada satu pun makanan yang juga saya inginkan saat ini.”

Darius dibuat makin cemas saja. Dia bukan hanya memikirkan kondisi Kanaya yang lemah karena tidak makan ditambah muntah-muntah sejak pagi. Darius juga memikirkan kondisi janin di dalam kandungan Kanaya yang pasti sudah kelaparan saat ini.

Dari pada memarahi Kanaya karena tak kunjung memberikan makan untuk janinnya, Darius lebih memilih segera membuatkan makanan sehat untuk Kanaya. Sebelum berkutat di dapur, Darius membuka kemeja yang membalut tubuh kekarnya hingga membuat Kanaya tanpa sadar kagum dengan bentuk tubuh atletis Darius.

“Walau pun usia Mas Darius sudah cukup tua, tapi tubuhnya masih sehat dan gagah saja.” Gumam Kanaya dalam hati. Bukan hanya mengagumi bentuk tubuh Darius, Kanaya jadi ikut mengagumi keahlian Darius dalam memasak.

Sambil menahan rasa mual akibat mencium aroma masakan, Kanaya mendekati tubuh Darius. “Sejak kapan kamu pandai memasak, Mas?” Tanya Kanaya.

Belum sempat Darius menjawab, Kanaya sudah lebih dulu mual hingga akhirnya memilih menjarak dari Darius.

“Jangan mendekat. Cukup duduk di sana saja!” Tegas Darius. Dia cukup dibuat panik dengan kondisi Kanaya saat ini. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya Darius melihat Kanaya mengalami gejala kehamilan seperti saat ini.

Kanaya mengangguk patuh. Dia sudah menjarak dari Darius dan tak berniat lagi untuk mendekatinya. Usai membuatkan makanan untuk Kanaya, Darius melangkah mendekati Kanaya dan menghidangkan makanan hasil buatannya di depan Kanaya.

“Ayo dimakan.” Ajak Darius. Bukannya menurut dengan perintah Darius, Kanaya justru menggelengkan kepala.

“Aku gak selera makan, Mas.” Cicit Kanaya. Bukannya tak ingin menyicipi masakan buatan Darius, tapi perutnya sudah terasa mual lebih dulu sebelum menyicipinya.

Darius jadi teringat dengan almarhum istrinya saat mengandung Dean dulu. Almarhum Diana juga sering mengalami gejala seperti Kanaya dan saat itu Darius selalu berusaha untuk membuat Diana mau makan walau sedikit terpaksa.

“Kanaya, saya mengerti kamu gak berselera untuk makan saat ini. Tapi, saya harap kamu mau makan walau sedikit saja. Setidaknya kamu pikirin anak kita yang pasti sudah kelaparan di dalam perut kamu saat ini.”

Kanaya seketika mengusap perutnya. Dapat ia rasakan pergerakan anaknya terasa kuat setelah mendengar perkataan Darius.

“Kamu harus makan demi kesehatan kamu dan anak kita.” Tutur Darius lembut.

Kanaya merasa terhipnotis dengan perkataan Darius yang begitu lembut di telinganya. Tanpa kata, Kanaya mengangguk. Membuat Darius tersenyum kemudian dengan gerakan pelan menyuapkan makanan ke dalam mulut Kanaya.

“Kenapa rasa mual di perutku tiba-tiba hilang?” Tanya Kanaya dalam hati sambil mengunyah makanan yang dibuatkan oleh Darius. Bukan hanya merasa kehilangan rasa mual, Kanaya juga merasa kalau makanan buatan Darius terasa sangat lezat di lidahnya.

“Masakan kamu enak banget, Mas. Aku gak nyangka kalau kamu pandai masak seperti ini.” Puji Kanaya di sela makannya.

Darius mengulas senyum. Dia lega karena Kanaya menyukai hasil masakannya. Tak Darius sangka jika bakat memasaknya masih tersimpan sampai saat ini walau pun sudah sangat lama dia tidak pernah memasak lagi.

***

Sebelum lanjut ke bab berikutnya, jangan lupa berikan rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️, like, komen dan giftnya dulu teman-teman🤗

Dan jangan lupa follow instagram @shy1210 untuk seputar info karya. Terima kasih kesayangan semua🤗🤗

1
Ais NSP
Kisah Kanaya gadis malang yg dijual kakak kandungnya sungguh miris berakhir dengan camer tapi ceritanya ringan gak banyak konflik berat dan bahasa othor komunikatif. selalu syuka sama cerita kak othor sukses selalu /Good//Rose//Heart//Kiss/
Sri Wayati
bagus dgn Mudah Di cerna ...Gak Lebay Dan smua critanya Masuk Akal The best karya Shy sll Ngikuti
Umi Badriah
😭😭😭😭😭
Umi Badriah
mertua goblok
Umi Badriah
dasar si Helena si ulat bulu
LANY SUSANA
kecewa aku novel ini di gantung di dream😭😭😭
lily yerusa
otak udang...!!!
Aqella Lindi
berarti dean dn kanaya gk di jodoh kn sm autor ny,
putririana
kok ceritanya udh di hapus si tor🥲
Ida Sriwidodo
Jadi pen komen disini..
Meski Kanaya dan Darius bercerai.. Kanaya tetap ngga bisa nikah sama Dean karena salam Islam diharamkan!
Karakter di novel ini ceritanya beragama. Islam kan.. 🤔👌🏻
Inonk_ordinary
karena kanaya oon
sherly
lagian juga mana bisa lagi nikah Ama Kanaya setelah diceraipun Ama Darius
sherly
oma oh omaa... ngk sadar diri banget sih dah ngajakin Kanaya sampai sana di bilang ponakan eh dah gitu sangat menikmati pesta sampai lupa Ama Kanaya... kek mana mau di pamitjn kalo kamu aja lagi makan kue di panggung...
sherly
oma nih kurang peka apa gimana sih...
sherly
penjahat kelamin ingat dosanya telat banget om...
sherly
bertanggung jawab ? aduh Darius hrsnya kamu ngk ambil perawan Kanaya...
sherly
kasianlah, kasian banget malahan calon istrinya di perkosa sama kamu...
Ken L
sedihnya jadi Dean... ga bisa bayangjn calon istri jadi ibu sambung... bpknya bejat
🌹Mariana 🌹
Haikal yg artinya pohon besar
Sri Hendrayani
udah bc
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!