●Msi bnyk teypo,tpi males benerinnya wkwk
Dia si gadis remaja yang tidak kenal ampun pada siapapun, dia hidup hanya karna suatu tujuan yaitu balas dendam atas kematin ibu tercintanya
“Aku tidak perduli siapapun kau, meskipun kau adalah ayahku, presiden atau bahkan raja sekalipun, jika kau berani mengusik hidupku maka jangan pernah berpikir untuk kembali meliahat matahari terbit."
~KYON ANA AGATHA~
Dirinya pikir,setelah ia berhasil membalaskan dendam nya,ia bisa mati dan bertemu ibunya,namun sayang seribu sayang,seseorang dengan suara nya yg dingin berkata"Tanpa ijin dari ku,kau tidak boleh mati"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Incess Na Enya Babeh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 30
20:14 WIB
Ana sedang bersiap siap akan pergi keluar,
merasa dirinya sudah rapi,Ana memutukan untuk berangkat.
Ana berjalan menuruni anak tangga,dan di aula sedang berkumpulnya para mafso,dan yg lainnya,
Leon yg menyadari bahwa ada gerakan langkah kaki,ia pun mengalihkan pandangan nya pada Ana.
"Mau kemana"ucap Leon,seketika semua pun berhenti bicara dan melihat siapa yg Leon maksud.
"Keluar sebentar"ucap Ana yg sudah berada di hadapan mereka.
"Kau ma,,,,,"ucapan Leon terpotong oleh Sam yg menarik tangannya,dan memberikan isyarat bahwa tidak apa-apa dan biarkan Ana pergi.
"Hatii-hati "ucap Leon
"Jika ada sesuatu,segera hubungi aku"tambahnya.
"👌"jawab Ana seraya berjalan keluar.
"Heuuhh"Leon menghembuskan nafas kasar,
Sam menepuk-npuk pundak Leon,seraya menganggukan kepalanya.
Kali ini Ana mengendarai sepeda motornya
hingga ia sampai di sebuah cafe.
Ana masuk dan menjadi pusat perhatian semua orang yg ada di sana,seperti sikapnya ia tidak perduli dan tetap berjalan dengan wajah datarnya,hingga ia mendengar seseorang memanggil namanya.
"Annaaa"teriak Miko seraya berdiri dari duduknya dan melambaikan tangan.
Ana melihat mereka dan mendekatinya,
Ana langsung duduk tanpa sepatah katapun
Tapi itu merupakan hal yg biasa bagi mereka,
"Terimasih kau sudah mau menemui kami Anna"ucap Devian seraya tersenyum.
🍒Flash Back 🍒
Ana sedang berbaring dan mendengarkan musik dari ponselnya seraya memejamkan matanya,hingga tiba-tiba musik nya berhenti,Ana membuka matanya dan mengambil ponselnya,
Ia melihat ada apa hingga musiknya mati,
dan ternyata sebuh pesan dari nomer tidak dikenal.
Di sisi lain
Sa'at itu miko sedang berada di rumah Farel bersama Devian
"Heyy,,,lau saja yg mengirim pesan padanya,aku tidak berani"ucap Devian pada Farell.
"Apa kau pikir aku berani,aku takut kita mengganggunya"ucap Farel.
Farel dan Devian pun menatap Miko yg sedang asik memainkan ponselnya
dan mersa sedang di tatap tajam,Miko pun menatap balik mereka berdua
dan berkata" Apaaa,,,jangnn bilang kalian memintaku untuk mengirimi Ana pesan"ucap Miko.
Awalnya Miko kukuh tidak mau,tapi pada akhirnya ia pun teteap mengirimi pesan pada Ana.
"Jika tidak ada respon darinya maka jangan salahkan aku"ucap Miko
pada Farell & Devian mereka pun mengangguka kan kepalanya.
Miko pun mengirimkan pesan pda Ana
yg berisikan,
○Ana,,
Ini aku,Miko,bisakah kita bertemu,sa'at ini aku sedang bersama dengan Devian dan Farell,apakah kau ada waktu.
●Di mana.
○Wah,,kau akan benar datang Kakan,tempatnya nanti ku kirim.
●Ok
○Terimakasih Ana.
Mereka bertiga pun sangat senang mendapat balasan dari Ana
mereka pun bergegas bersiap dan langsung menuju cafe yg sudah di tentukan
🍒Flash Back Of🍒
"Sialahkan kau memesan kali ini kami yg akan membayar"ucap Farell.
Ana hanya menganggukan kepalanya,lalu ia berkata,"Ada Apa"ucap nya.
"Ah,Tidak ada,hanya saja,kami ingin melihat mu untuk yg terakhir kalinya,"ucap Farell
"Yang terakhir kali,apa dia mendo'akan aku mati "batin Ana.
"Iya,,,waktu di sekolah pun kau pergi tanpa memberitahu kami"timpal Miko,
"Apa lagi,kali ini kau tidak pasti kapan akan pulang ke indonesia"ucap Devian
Ana hanya melihat mereka dengan tatapan yg sulit di artikan.
"Ini untuk mu "ucap Miko
yg memberika sebuah paper bag dan di ikuti yg lainnya.
"Untuk apa"tanya Ana
"Ini sebagai kenang-kenangan,meskipun harganya sangat murah untuk dirimu yg seorang ceo di perusahaan besar,kami harap kau bisa meneriama dan menyimpannya,dan tidak melupakan kami"ucap Miko yg di angguki dan di iya kan oleh Devian & Farell.
"Tidak perlu"ucap Ana
Namun seketika mereka memasang wajah memelas
"Terimalah Ana"ucap mereka serempak seraya mengatupkan kedua tangannya🙏🙏
Dasar kekanak-kanakan.
Ana hanya mengendus kesal
"Baiklah-baiklah"ucap Ana seraya merarik paper bag di atas meja,
Mereka pun mengobrol,meskipun Ana selalu menjawabnya dengan singkat,hingga tidak terasa waktu berjalan sangat cepat
hingga pukul 22:48 Wib.
LIKE AND KOMEN
THANK,DAN LOVEYOU BUAT YG BACA
NEXTTTTTT. ..