NovelToon NovelToon
Hot Daddy Favorite

Hot Daddy Favorite

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Dijodohkan Orang Tua / Janda
Popularitas:37k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

***++++++++

" Brengsek, benar benar Bajingan kalian ." teriak seorang gadis cantik saat memergoki suaminya sedang bergulat panas dengan pelayan di rumah nya.


Mari nantikan kelanjutannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya punya 2 Teman

  " Aku akan berusaha untuk tetap berada di sisi mu." gumam Rea di dalam hati, sebelum perlahan menutup mata nya kembali, rasa sakit di kaki dan tangan nya membuat tubuh nya semakin lemah, tetapi hati nya terasa lebih tenang dari sebelum nya.

   Willie menoleh pada Rea, dia sempat tertegun saat melihat sorot mata Rea ada sesuatu di sana yang membuat dia heran sekaligus penasaran, perlahan Willie memberanikan diri untuk mendekat, lalu menyentuh telapak tangan Rea dengan hati hati.

  " Apa kamu baik baik saja?? Apa ada yang sakit?." tanya nya lembut sambil menatap wajah lelah gadis itu.

  Rea tersenyum tipis dan menggeleng pelan.

  " Terimakasih ya, karena kamu sudah bertaruh nyawa menyelamatkan putri ku ." ucap Willie dengan nada penuh haru.

  Pria bermata coklat itu terus memperhatikan sorot mata Rea, dia tidak mengerti kenapa gadis itu sejak tadi menatapnya begitu lama, seolah menyimpan sesuatu yang tak terucap.

  Sebelum Willie sempat melanjutkan perkataannya seorang dokter dan suster datang menghampiri.

   " Kamar nya sudah siap Tuan, pasien akan segera kami pindah kan, sebaik nya jangan di ajak bicara terlalu lama agar dia bisa beristirahat, dan proses pemulihan nya bisa berjalan lebih cepat." ucap dokter sopan.

  Willie mengangguk, suster pun membawa Rea ke ruang perawatan, diikuti oleh bagus dan diri nya.

  " Tolong hubungi mama, dan bilang bahwa gadis itu sudah sadar pasti sella ingin sekali bertemu diri nya." ucap Willie pelan pada bagus.

  Willie dan bagus keluar terlebih dahulu, karena suster akan membawa Rea ke ruang rawat inap, gadis itu sesekali meringis ketika tak sengaja bagian tubuh nya ke senggol oleh perawat.

  " Maaf ya nona, saya tidak sengaja." ucap perawat itu menyesal.

  " Tidak apa apa suster, saya baik baik saja." ucap Rea pelan sambil tersenyum lembut.

  wajah terlihat lebam, terutama di bagian bawah mata kiri dan dagu nya, gadis yang biasa nya terlihat cantik dan imut itu kini terlihat mengenaskan.

  " Tuan Willie menunggu nona, sejak dari kemarin, pagi pagi sekali beliau sudah datang ke sini, putri nya juga terus terusan menangis takut kalau nona kenapa napa." ucap perawat itu pelan.

  " Benar kah suster??? " tanya Rea tampak tak percaya.

  " Benar sekali, seandainya tadi malam. Dokter tak memaksa tuan Willie pulang, pasti beliau tetap menunggu nona di luar." jawab perawat itu dengan tulus.

  Ucapan itu membuat hati Rea menghangat, ada perasaan hangat dan haru yang menjalar di dada nya, menyadarkan nya bahwa masih ada orang yang benar benar peduli pada nya.

 Rea kini sudah berada di ruang rawat VVIP, dia sempat terkejut ketika tau Willie memberikan dia kamar terbaik di rumah sakit itu, pandangan nya kemudian tertuju kepada segelas air putih yang berada di atas meja, tenggorokan nya terasa kering dia ingin sekali meneguk air di dalam gelas itu, tapi di ruangan tidak ada siapa pun yang bisa di mintai tolong, sementara itu Willie masih berada di luar kamar bersama bagus, pria tampan itu sedang menunggu kedatangan mama Lina dan juga putri nya yang sebentar lagi akan tiba.

  " Gue, harus ke perusahaan sekarang bos, banyak banget kerjaan yang harus di selesaikan." ucap bagus sambil menepuk bahu Willie.

  " Lo, tunggu aja mama sama sella, mereka sebentar lagi sampai, tenang aja gue bisa di andal kan, lagi pula kasian tuh gadis kalau di biarkan sendirian." ucap nya dengan lembut.

Willie menghela nafas dan mengangguk pelan. " Gue percaya sama Lo Gus." ucap nya singkat.

  Bagus pun pamit meninggal kan rumah sakit, sementara Willie masih berdiri di depan kamar itu, di dalam hati nya dia ingin masuk, ingin menanyakan banyak hal pada Rea, tapi rasa canggung menahan nya, nanti saja, batin nya, tunggu mama Lina dan sella datang nanti.

   Namun ketenangan itu tiba tiba pecah ketika mendengar suara keras dari dalam kamar, suara kaca jatuh dan pecah berhamburan.

  Refleks Willie membuka pintu dengan panik, mata nya langsung tertuju pada lantai yang basah oleh air, sementara pecahan gelas berserakan di sekeliling tempat tidur Rea.

  " Rea." seru Willie panik begitu melihat gadis itu berusaha menunduk dari tempat tidur, berusaha mengambil pecahan gelas dengan tangan gemetar.

  " Jangan di sentuh ." ucap nya cepat sambil melangkah mendekat, namun terlambat ujung jari Rea sudah tergores pecahan kaca, meneteskan darah tipis ke lantai.

  " Aduh ." ucap Rea pelan menahan perih.

  Willie segera menepis tangan Rea dengan lembut, " Kamu gak apa apa ??? Kenapa nekat ambil sendiri ?? Kamu bisa minta bantuan perawat !!!." ucap nya dengan nada setengah marah, setengah khawatir.

  " Aku cuma haus." jawab Rea lirih, wajah nya pucat, mata nya berkaca kaca karena menahan sakit dan malu.

  Willie menarik nafas panjang, menahan emosi yang bercampur dengan rasa iba, dia segera mengambil tisu dan menarik laci kecil mencari kotak p3k, tangan nya cekatan membersihkan luka kecil di jari Rea, sementara gadis itu hanya bisa diam, menunduk tanpa berani menatap nya.

  " Sakit." tanya willie pelan, suara nya kini melembut.

  " Sedikit ." jawab Rea nyaris berbisik.

  " Lain kali jangan maksa ya, kamu tinggal mencet bel, nanti suster datang, aku gak mau kamu kenapa napa lagi." ucap Willie menatap dengan serius.

  Rea mengangguk pelan ada kehangatan di hati nya yang tak bisa dia sembunyikan, tatapan Willie yang khawatir membuat dada nya berdebar.

  " Terimakasih sudah bantu aku ." kata nya lirih.

Willie terdiam sejenak lalu menatap nya dengan lembut. " istirahat ya nanti mama sama sella akan datang."

Willie mengambil botol air mineral yang berada di atas meja, karena tidak ada gelas lagi, Rea meminum air itu langsung dari botol nya dia sampai terbatuk batuk berkali kali sampai membuat Willie khawatir, Willie juga membantu Rea membersihkan bibir nya.

" Pelan pelan saja." ucap Willie sambil membantu Rea berbaring.

Setelah suster membersihkan tempat itu, Willie duduk di samping ranjang Rea, dia menatap wajah Rea yang sedikit membengkak.

" Maaf sebelum nya Rea." ucap Willie sambil menatap gadis itu yang kini sudah duduk bersandar di tempat tidur. " Aku sudah menggeledah tas kamu, motor sport kamu juga ada di rumah ku sekarang, handphone kamu hancur karena benturan waktu kejadian itu, sebenar nya aku ingin menghubungi orang yang kamu kenal, tapi karena handphone nya gak bisa di perbaiki, aku akhir nya memantau kamu sendiri di sini."

Dia menarik napas sebelum melanjutkan.

" Barang barang yang ada di dalam tas kamu masih utuh, oh iya aku tinggal di apartemen, aku sudah belikan kamu handphone baru dan memindah kan kartu dari handphone kamu yang rusak, jadi kamu bisa menghubungi siapa pun yang kamu mau."

Willie kemudian merogoh saku celana nya, dan mengeluarkan sebuah handphone baru, dia menyerah kan ke Rea dengan hati hati.

Rea tertegun sejenak, sebelum akhir nya menerima handphone itu. " Terimakasih tuan, tapi saya tidak punya siapa siapa." ucap nya lirih. " saya hidup sebatang kara, saya cuma punya dua teman, tapi saya gak mau bikin mereka khawatir, biar kan nanti saja saya kasih tau, kalo saya sudah benar benar baik baik saja." senyum tipis tersungging di wajah nya meski terlihat jelas bahwa dia berusaha keras untuk tegar.

1
vita
ceritanya bagus
Vivita2762
lanjut terus ♥️
Shella SR
mantap
D_wiwied
sekarang kamu bs ngomong spt itu will, awas kalo besok kamu yg bucin ma Rhea
D_wiwied
ternyata bu dea licik jg ya, ga setulus di awal cerita
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
💝F&N💝
teruskan bersama si jule itu, dean maka kau tak akan pernah mendapatkan rea.
walau kau menjauh dari jule itupun kau tak akan pernah mendapatkan rea. tidak sekarang juga tidak nanti. karena hati rea saat ini sudah terpaut sama duda beranak satu.
jadi nikmatilah penyesalanmu itu.
jule itu cuma memanfaatkan hartamu saja. kau dijadikan mesin ATM berjalan. kau harus ingat semua kekayaanmu itu bukanlah milikmu. itu semua milik rea. harus kau ingat itu.
D_wiwied
penasaran ada kejadian apa 5 th yg lalu
Suroyya AlGadrie
❤️❤️❤️
D_wiwied
lanjut thor
Reni Anjarwani
lanjut up doubel thor kalau bisa
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Suratmi Bonidi
Bikin penasaran.
Reni Anjarwani
doubel up thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up thor
NovitaSN
seru banget❤️
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up yg banyak thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
💝F&N💝
ada apa dengan lima tahun lalu? apa si rea dan si welly pernah saling kenal?


ayo dong thor up lagi yang banyak hari ini?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!