NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta: CEO-KU YANG BODOH

Berbagi Cinta: CEO-KU YANG BODOH

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Balas Dendam / Romantis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:309.7k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

Candy seorang gadis lulusan SMK harus terjebak dalam sebuah pernikahan dengan seorang CEO muda, Ezza. Lambat laun tanpa disadari cinta mereka perlahan tumbuh sampai lahirlah putra mereka Daffin.

Tetapi restu dari Ibu Ezza tak kunjung didapat sampai ahirnya Candy dijebak ibu mertuanya dan Ezza mempercayai hal itu. Karena merasa sakit hati, Ezza pun menyetujui calon yang dipilihkan ibunya untuk menggantikan posisi Candy sebagai istrinya.

Delima hadir menjadi orang ketiga dalam rumah tangga Ezza, tetapi ia hanya mengincar harta Ezza. Saat Ezza terjebak rekan bisnis hingga masuk penjara, Delima menjauh.

Saat itulah cinta mereka diuji. Candy yang berjuang demi keluarga besar Hadi Wijaya saat Ezza dipenjara. Ia pun yang memperjuangkan Ezza sampai ahirnya ia bisa keluar dari penjara.

Dengan segala ketulusan cinta Candy akankah mampu mengembalikan kasih sayang dari suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IKHLAS

Happy reading all😘

.

.

“Mas seharusnya aku gak usah kesini kalau cuma didiemin kayak gini.”

 

Candy pun hendak berdiri, tetapi gerakannya di cegah oleh Ezza.

 

“Maafkan mas dek, maaf mas cemburu...” ucapnya mengaku kalah.

 

Sedangkan dokter Richard menahan tawanya yang hendak pecah. Ahirnya lelaki sombong di hadapannya itu mengaku kalau ia sedang cemburu karena kehadirannya disitu.

 

Candy pun mengulum senyum karena tindakan suaminya barusan. Hingga ia pun ahirnya kembali duduk di samping suaminya.

 

“Oh ya, mas, aku bawa makanan kesukaan kamu lo, pepes ikan teri sama sambal balado kesukaanmu, makan ya aku suapin."

"Iya sayang."

Ezza pun mengangguk setuju. Candy pun mengambil rantang makanan yang tadi dibawa dokter Richard itu. Tak lupa ia juga menawarinya makan serta.

 

“Dokter juga boleh incip kok, kebetulan saya masaknya agak banyak.”

Candy lalu menyiapkan piring plastik untuk tempat makan mereka berdua. Tetapi Ezza malah melakukan hal kekanakan.

 

Tak mau makanan hasil masakan istrinya di sentuh orang lain, dengan cepat Ezza merebut makanan yang hendak diambil olehnya.

 

“Mass ... kok gitu sih, nyebelin.”

 

Candy pun seolah ngambek karena suaminya tidak mau berbagi makanan, padahal ia merasa tidak enak sedari tadi ia mendiamkan dokter Richard disini. Sudah gak diajak ngobrol, eh masih gak boleh ikut makan juga.

Entahlah Candy sungguh tidak paham tentang jalan pikiran suaminya itu.

 

“Gak apa-apa Candy, biar nanti saya makan di luar saja.”

 

“Maafkan tindakan kekanakan suami saya dokter,” cicit Candy tidak enak hati.

 

“Dia saja tidak mau, kenapa ditawarin sih?”

“Ya gak gitu juga dong mas, lama-lama kalau nyebelin aku gak mau nengokin mas.”

 

“Yah, jangan dong sayang, ya ... ya ... nih makanannya boleh dibagi.”

 

Muka masam Ezza plus bibir mengerucut lucu itu, ahirnya mau tak mau mendorong salah satu rantang makanan ke arah dokter Richard. Hal itu membuat hati Candy sedikit menghangat. Ia pun teringat keposesifan suaminya seperti di awal-awal pernikahan mereka terdahulu.

 

“Terimakasih Tuan Ezza.”

 

“Hmm, sama-sama.”

 

Ahirnya keributan yang tidak penting itu segera berakhir sehingga Candy mulai menyuapi suaminya yang tukang ngambek itu. Candy mulai mengambil lauk dan nasi lalu menyuapi suaminya.

 

“Aaa ... aakkk .... duh pinternya,” puji Candy pada Ezza.

 

“Nah gitu kan pinter, jadi makin sayang deh.”

Ezza tersenyum bahagia ketika Candy memperlakukannya sama seperti dulu. Ahirnya ia pun bisa menikmati moment romantis berdua meski di tempat yang tidak semestinya.

 

Meskipun hati dokter Richard memanas, tetapi ia berusaha untuk tetap sabar dan menikmati makanan Candy buat. Belum lagi makanan itu rasanya sangat nikmat dan enak, membuat otak dan hati dokter Richard semakin sinkron nyambung ke hati Candy.

"Beginikah rasanya makan makanan dari orang yang kita sukai, rasanya sungguh luar biasa," gumamnya.

Apalagi ia hanya memfokuskan pandangannya pada Candy dan sedikit mengacuhkan Ezza.

"Andai saja Candy itu istriku, sungguh bahagia hatiku, apalagi ketika ia memasak makanan kesukaan dan menyuapiku seperti itu."

Mau tak mau harapan dokter Richard semakin melambung ketika mendapati perlakuan Candy. Sampai ahirnya tepukan halus yang diberikan Candy membuatnya tersadar dari lamunannya.

"Dok ... dokter, ngapain melamun?"

"Ha-ah, masak sih, maaf," cicitnya.

"Ini minumnya dokter, siapa tau kepedesan."

"Oh tidak, ini sangat enak sekali kok, makasih ya."

"Sama-sama."

Lalu Candy kembali memandang suaminya.

"Oh ya mas, aku mau minta ijin sama kamu."

"Iya sayang, mau minta ijin apa?"

"Hmm, minggu depan Luna akan tunangan, apa aku boleh pergi kesana?"

"Luna teman kamu saat kerja di kantor papa dulu?"

"Iya yang itu, mas inget kan?"

Ezza mencoba mengingat wanita yang dimaksud istrinya itu, lalu sesaat kemudian ia pun mengangguk.

"Jadi ...."

"Rumahnya dimana?"

"Di Bogor," ucap Candy sambil meringis, belum lagi mata puppy eyes-nya yang ditunjukkan olehnya membuat Ezza seketika luluh.

"Oh, Tuhan kenapa aku memiliki istri yang imut sekali kayak gini sih," batin Ezza.

Sikap Candy yang apa adanya sepertilah yang membuat Ezza semakin mantap untuk menikahinya waktu dulu. Entah kenapa di tahun-tahun terahir ia malah menyia-nyiakan Candy, kali ini ia sungguh menyesal untuk semua perlakuannya itu.

"Mas, mas kenapa? kalau gak boleh aku juga gak akan maksa kok."

"Aku cuma hawatir dengan kandungan kamu saja," ucap Ezza lirih.

Candy menggenggam tangan suaminya. Ia tau apa yang dirasakan suaminya saat ini. Sedangkan Richard ingin menyela, tapi ia masih menahannya.

"Lalu buat apa dokter ini ikut denganmu?"

Belum sempat Candy berbicara, dokter Richard sudah mengatakan isi hati Candy.

"Saya kesini karena diutus oleh ayahmu untuk menjaga istrimu, apakah kamu tahu kalau proses kesini itu memerlukan sebuah perjuangan, belum lagi kondisinya saat ini sedang hamil besar."

"Harusnya kamu tau, kalau usia kandungan diatas tujuh bulan itu sangat rawan. Apalagi istrimu mengalami pre-eklamsia."

Raut wajah Ezza seketika berubah ketika dokter mengatakan bahwa ada sesuatu pada kandungan istrinyam

"Apa yang terjadi dengan istriku? katakan!"

Candy masih menunduk, ia tak kuasa untuk menceritakan semuanya. Untung saja dokter Richard mewakilinya.

"Sejak awal kehamilan istrimu sudah ada sedikit masalah pada kandungannya. Mungkin saja karena beban pikiran yang banyak sehingga terjadi komplikasi tersebut."

"Meski dari awal aku sudah memberikan obat untuk menekannya tetapi hal itu nyatanya masih berlangsung sampai saat ini. Kemungkinan terbesar kalau hal itu tidak kunjung membaik, maka waktu HPL-bisa dimajukan."

"Apa ada resiko lain?"

"Tentu ada, tetapi sangat kecil kemungkinannya karena aku sudah mengantisipasinya sedari awal."

"Prediksi terbaru tentang hal itu adalah kondisi anak dan istrimu saat ini baik-baik saja. Kemungkinan jika anakmu lahir nanti, maka tekanan darah tinggi yang dialaminya akan sembuh dengan sendirinya."

"Lalu apa yang harus aku lakukan?"

"Berdoalah agar keadaan istri dan calon anakmu membaik, aku yakin ia masih bisa melahirkan secara normal, bukankah bulan depan kamu sudah bisa keluar?"

"Iya, ahir bulan depan, aku sudah keluar."

"Aku harap, kamu bisa menemaninya saat melahirkan nanti."

"Satu hal lagi, ayahmu memintaku untuk menemani istrimu pergi ke rumah temannya itu."

Terdapat perubahan ekspresi yang sangat kentara di wajah Ezza. Tetapi sentuhan Candy mengisyaratkan agar ia tetap sabar.

"Jangan hawatir hubungan aku dan istrimu hanya sebatas teman dan dokter terhadap pasiennya."

"Hmm, baiklah aku percaya padamu."

"Jadi mas mengijinkan aku pergi kesana?"

"Jika kamu bahagia, maka lakukanlah asalkan kamu tetap menjaga anak kita di dalam sini. Mas akan selalu mendoakan keselamatan dan kebahagiaan untukmu," ucap Ezza sambil mengecup kening Candy.

Candy pun sempat menutup mata saat Ezza melakukan hal itu. Sedangkan dokter Richard mengalihkan pandangannya ke arah lain.

"Terimakasih mas, sudah percaya sama aku."

"Sama-sama sayang, semoga perjalanan kalian lancar tanpa hambatan."

Ezza pun memandang dokter Richard, sekaligus ia menitipkan sebuah pesan untuknya.

"Aku harap kamu bisa menjaga istriku selama aku disini. Tapi jangan harap kamu bisa mendapatkan hatinya," bisik Ezza tepat di salah satu telinga dokter Richard.

Dokter Richard pun hanya membalasnya dengan senyuman saja, lalu mereka segera berpamitan pada Ezza.

.

.

...🌹Bersambung🌹...

.

.

...Semoga suka dengan part ini, jangan lupa dukungannya, terimakasih banyak kak🙏...

1
Noerlina Akbar
Lumayan
Noerlina Akbar
Kecewa
Akun Tiga
ah dah disakiti juga balikan anjing lah othor paling goblok yg pernah ada
Ran Aulia
terimakasih author 👍👍👍👍👍
Masitoh Masitoh
menarik..tulisnya cinta candy walau tersakiti..
Sri Supeni
alhamdulillah..mulai terurai
@Kristin
bangus cerita nya Thor 😀
VLav
hai ka, aq mampir ya, mulai baca pelan2, salam dari menikah karena berbohong 🥰
Sulati Cus
belum2 udah bikin emosi
Maulana ya_Rohman
mampir thor
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: terima kasih kak, semoga suka dengan ceritanya 🙏😊
total 1 replies
Bila Elgifani
ini udah sah jatuh talak.. tapi dibawah nya mrk ttp seperti suami ustri bahkan ezza menggauli candy dengan duawali doa bersetubuh.. ini author lg ngimpi, salah tulis atau lupa saat nulis kata2 talak? asli ngasal.. wkwk
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: terima kasih kak, ini menurut saya pribadi ya kak

Islam tidak langsung memisahkan antara suami dan istri itu melalui ucapan talak, akan tetapi masih memberikan waktu dan kesempatan bagi suami untuk berpikir ulang sebelum memutuskan. Waktu menunggu inilah yang disebut dengan masa idah. Kata 'idah' berasal dari bahasa Arab yang berarti "hitungan". Menurut syara ialah masa menunggu bagi perempuan yang dicerai oleh suaminya, apakah karena cerai hidup atau cerai mati. Masa idah hanya berlaku bagi perempuan yang sudah digauli suaminya. Sedangkan perempuan yang dicerai suaminya sebelum digaulinya tidak mengharuskan adanya idah. Berhubungan suami istri di masa idah adalah halal dan merupakan tanda rujuk yang dilakukan suami baik dengan niat ataupun tidak, karena dalam talak raj'i (dapat kembali) status perempuan itu masih istri suaminya, di mana suami masih wajib menafkahi istrinya dan mereka masih saling mewarisi hingga habis masa idahnya. Jika habis masa idah seorang istri tanpa ada rujuk maka saat itu dia sudah menjadi orang lain bagi suaminya dan putuslah hubungan pernikahan mereka.🙏
total 1 replies
Ryan gaming
thor hukuman buat si ezra yg kurang
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: masih banyak dibelakang kak..yuk baca sampai akhir😊
total 1 replies
Titik pujiningdyah
hukum y berrat, jangan sampai delima meninggal dlu sebelum menderita
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™: uda kena karma akak 😘
total 1 replies
Titik pujiningdyah
semangat sembuh dong bu Hadi!!!
Ghiie-nae
aku baru mampir kak...🙏🙏🙏


salam dari jodohku Cinta Pertamaku 🙏🙏🙏
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
jgn bilang ada yg gangu onel 🙈🙈🙈🙈
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
gmn mau hamil belah duren aja blm 🙈🙈🙈🤭
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
seru ternyata awal awal mereka menikah
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
kejar ketinggalan dulu onel
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
betull jngan biarkan celah untuk org lain masuk dlm rmh tngga kita..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!