NovelToon NovelToon
Love Me Please , Uncle Camat

Love Me Please , Uncle Camat

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:5.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: sinta amalia

BELUM MELEWATI PROSES RE-WRITE🙏

Salwa Zahratunissa, gadis manja berstatus pelajar SMA ,di usia belia nya ini dia sudah mendapat predikat sebagai istri seorang camat yang berusia jauh lebih tua darinya, melalui perjodohan oleh kedua orang tuanya.
Belum lagi dengan sifat dingin yang dimiliki oleh sang suami..mampukah Salwa menjalani hidupnya sebagai seorang istri diusianya yang masih muda ,dan hidup jauh dari kedua orangtuanya . Bagaimana pula proses pendewasaan diri yang akan terjadi di hidupnya bersama dengan Teuku Zaky Ananta ,disini kisah mereka dimulai

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

permintaan seorang suami.

happy reading all 😍

.

.

.

.

.

.

bismillah

.

.

.

.

.

tanganku masih setia melingkar di perut umi ,memang hanya beberapa hari kebersamaan disini tapi sudah berasa akrab ,pasalnya umi orangnya lembut dan penyayang ga kaya bunda yang kebanyakan ngomel dan berantemnya denganku,salah dikit jewerannya mendarat mulus di cuping kupingku,

" masih satu tahun lagi ya Salwa bisa tinggal sama umi ???" umi pun sepertinya tak ingin cepat cepat melepaskan pelukan nya di mantu kesayangannya

abi hanya tersenyum melihat kedekatan umi dan aku,

" iya mi,mi...jagain bang Za ya,suka nakal ...!!" ucapku sambil memajukan bibirku seperti tokoh si bebek di film. Om za mengangkat alisnya sebelah

" bukan abang yang nakal ,tapi kamu..." jawabnya

mataku menyipit membayangkan kejadian akhir akhir ini ,dimana Om Za yang sering mengecup dan mencium ku ,tapi yang dipandang terlihat biasa saja seperti tanpa dosa dengan wajah datarnya.

" maaf ya nak,abi dan umi tidak bisa mengantarmu ke bandara , Abi ada sedikit pekerjaan di perkebunan " sesalnya .

" ngga apa-apa abi.. Salwa ngerti ko..."

.

.

.

.

" semua bajumu tak ada yang tertinggal ???" tanya Om Za saat di kamar mengecek tiket online yang sudah dipesannya.

aku dengan santainya mengayunkan kakiku di tepian ranjang " udah Om..."

" barang mu tak ada yang tertinggal lagi ??"

" udah ihhh bawel... lagian kalo ketinggalan tinggal dipaketin aja ,kaya yang Salwa ga akan balik lagi kesini aja nanti.. " ketusku..

bawelnya Om Za sudah seperti bunda saja...pria matang dingin kalo lagi mode emak emaknya, begini ya ??!,besok besok pake daster bunda aja Om....

Om Za berjalan menuju balkon kamar memandang ke arah luar , seperti ada yang sedang dia pikirkan ,aku merasakan itu ,aku mengendap-endap mendekatinya , punggung bidang itu enak buat dijadikan sandaran ,lihatlah otot nya yang terlihat liat terbayang betapa keras dan kuatnya itu ,kalo seandainya badan itu menindih ku remuk sudah tulang tulangku ,,,tidak seperti atlit binaraga yang ototnya menonjol nonjol namun perawakannya yang bidang dan tegap membuatku merasa kalau besok besok ia marah dan mencekik ku tamat sudah riwayatku...udah kaya kingkong... otak absurdku berputar mengeluarkan ide cemerlang ,aku ambil ancang-ancang dan

" hap...!!!" sekali lompatan aku sudah mendarat mulus di punggung lebar itu membuatnya sedikit tersentak ,kepalaku miring ke kanan menolehnya

" jangan ngelamun Om nanti kesambet..." ucapku yang membelitkan kakiku di perutnya layaknya anak monkey yang sedang nemplok di emaknya...

" kepingin jatuh kamu ??!!" ucapnya

aku menggeleng " ditahan dong Om..jangan sampe Salwa jatoh... Om lagi ngelamunin apa sih ???" tanyaku

" kamu...!!" jawabnya ,aku mengangkat kedua alisku

" emang Salwa kenapa ???" Om Za tak menjawab ia malah kembali diam seraya tangannya menahan pan*tat ku agar tidak terjatuh , karena lama terdiam dengan posisi yang unik ini...aku menancapkan gigi gigiku di pundak Om Za sampai ia terjengkat kaget dan meringis

" sal...kamu apa apaan sih...!!" aduh nya

" abisnya Om diem aja , Salwa nanya juga..." omelku dengan alis menukik.

" turun kamu...!!" sentaknya menggoyangkan badannya ,tapi aku malah menggeleng dan semakin mengeratkan pelukan tanganku di lehernya

" engga...!!! Salwa ga mau turun kalo Om ga jawab..." jawabku sama kerasnya.

" oh...mau main main sama abang ya...." ucap Om Za yang menganggapku semakin menantangnya ,yang benar saja ia malah berjalan mendekati tepian balkon dan berbalik kini posisiku yang diujung balkon

" mau turun sendiri atau abang jatohin kamu ke bawah...." ucapnya ,mataku membola dasar Hitler ,kejam banget sih kaya penjajah....masa iya istri sekece gue mau di lepasin dan di jatohin ke lantai bawah ..aku bergidik ngeri " aaa....!!! om apa apaan sih ....." aku menutup mataku.

" om tega ????kalo Salwa meninggoy gimana ???" tanyaku dengan bibir mengerucut dan semakin mengeratkan peganganku ,melihat ke bawah halaman ,kalo ga metong ya patah tulang jatohnya ini....

" baru tau kalo abang raja tega ??? sekarang kamu turun...!!" bentaknya

" iya...iya...posisinya balikin dulu dong Om,kalo tetep disini yang ada Salwa jatoh..." pintaku

" oke ...!! awas kalo kamu bohong..." peringatan nya tak main main

Om Za membalikkan posisiku ,akupun melorot turun dari punggung yang sandarable itu.

" Salwa kenapa Om???" masih dengan pertanyaan yang sama.

Om Za menarik nafasnya lelah...

" sal...kalo seandainya tahun ajaran baru kamu pindah ke Aceh dan melanjutkan sekolah disini apa kamu bersedia ???" tanya Om Za .

aku terdiam tanpa ekspresi,sejujurnya aku senang bisa menghabiskan waktu bersama Om Za tapi aku pun belum siap bila harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru...bagaimana dengan Acha ??? walaupun bunda memang cerewet tapi bila harus berpisah jauh dan dalam waktu yang lama aku rasa belum siap.

" pikirkan saja dulu ,masih ada waktu 6 bulan sampai kenaikan kelas " ucap Om Za.

aku menatap gamang lantai di bawahku ,disatu sisi bunda selalu bilang permintaan suami adalah surga untuk wanita yang sudah menikah ,tapi di sisi lain ,diumur yang menginjak 18 tahun aku harus mendewasakan diri .....

" sudah siang ,nanti kita ketinggalan pesawat..." ucapan Om Za membuyarkan lamunanku tentang kewajiban seorang istri.

aku segera mendekat dan menatap isi ruangan kamar ini lalu menyusul Om Za keluar kamar ,aku tau cepat atau lambat Om Za akan meminta ku pindah ,cepat lambat hal ini akan terjadi ,tapi apa dayaku yang masih umur 18 tahun , gadis seusiaku seharusnya masih bebas nongkrong di cafe tanpa memikirkan kewajiban seorang istri ,masih dengan bebas menggoda para cowok jomblo kece maupun pacar orang di luar sana ,yang lebih memilih bermain main di mall daripada harus cape cape mijitin kaki laki laki berlabel suami hanya karena takut api neraka nyentuh kulit.

" umi,abi... Salwa pamit ya...." aku membalas pelukan umi.

" yahh sepi lagi deh kalo gak ada mantu umi ini..." sendunya.

aku tersenyum getir,setelah berpamitan aku masuk ke dalam mobil

.

.

.

.

.

sepanjang jalan hanya diam yang menyelimuti ,aku maupun Om Za sama sama tak ada yang membuka obrolan.

beberapa kali ponselku bergetar tanda chat dari nomer yang tak kusimpan namun dari chatnya terlihat jelas siapa yang mengirimiku pesan ,darimana cowok psycho itu dapet nomer gue ???? aku lupa siapa dia ,siapa yang tak takut dengannya,satu alasan sudah kukumpulkan sebagai alasan pendukung kepindahan ku nanti siapa tau makin menumpuk dan aku mengiyakan permintaan Om Za.

" siapa sal??" tanya Om Za

aku menggeleng ,tak mungkin aku menyebutkan siapa orangnya. " bukan siapa-siapa Om ,wa grup kelas aja..." bohongku...ampun Om Salwa udah boong.

aku menatap dan memainkan gelang pemberian Om Za " kenapa love sama beruang Om ???" tanyaku ,memecah keheningan. Om Za melirik

" di toko... yang menurut abang terlihat bagus ya itu...!! jadi abang beli lah..."tanpa rasa bersalah,hey bung kata katamu itu terlalu menusuk hati.

realita tak seindah ekspektasi ya begini...asemmm...!!!

" ck...ga romantis banget...jangan jujur banget dong Om ,boong dikit buat bikin istri seneng ga rugi ko..." jawabku ketus ,selalu saja memancing perdebatan

" love itu cinta kan,wajar abang memberikan love untuk Salwa , Salwa kan istri abang...kalau beruang kamu memang menggemaskan seperti beruang tapi juga pemarah kaya beruang...." jawabnya kusuruh ia berbohong tapi tetap saja sisi kejujurannya yang menembus langit ketujuh berhak diacungi jempol

aku mengerucutkan bibirku mendengar jawaban Om Za ,harus terbiasa dengan Om Za yang memang terlalu jujur dan tega...jujur dan kejam ternyata beda tipis.

sampai di bandara rasa tanggungjawab Om tidak cukup sampai disitu, walaupun harus bolak balik Aceh Jakarta, Jakarta-Aceh , Om Za tetap mengantarkanku pulang .

" masih aga lama ,abang beli dulu minum ya ..." ia menyuruhku menunggunya yang berjalan menjauh menuju salah satu gerai kopi dan roti yang cukup terkenal di seluruh Indonesia,dengan banyaknya gerai yang tersebar.

tak lama aroma mocca menguar di hidung ,satu bungkus roti fresh from the oven tepat di hadapanku beserta satu cup coffe latte kesukaan ku ,padahal aku memiliki asam lambung yang sering naik.

" makasih om...." aku hendak meraih roti dan kopi itu namun saat gelas kopi ingin kuraih , Om Za menjauhkan nya.

" kopi ini untuk abang ,kamu air putih saja..." senyumku pudar karena roti itu enaknya bareng kopi ....

" nanti asam lambung mu naik...." jawabnya menyeruput kopi yang tampak nikmat.

" ihhh terus ngapain di pamer pamer..." ucapku sinis.

" abang tidak pamer...tapi tangan abang susah pegang dua bungkus begini." jawabnya .

dengan bibir yang masih lencang depan aku menerima ,masih ada roti mocca yang menanti dan siap untuk dilahap.

satu bungkus roti habis, berbarengan dengan pengeras suara yang memanggil.

.

.

.

belum ada setengah jam pesawat take off mataku sudah berat dan mulai terpejam , Om Za menatap ku lekat , sepertinya ini hobby diam diam pria matang ini ,mantengin wajah anak gadis orang kaya channel tv...ia membawa kepalaku untuk bersandar di bahunya dan mengusap usap kepalaku

" abang harap kamu mau sal.. untuk tinggal bersama abang...." benaknya mengantarkan Om Za ke alam mimpi menyusulku

di alam mimpi saja masih menyusul apalagi hanya Jakarta Aceh...

.

.

.

.

1
Evi Aja
cuss otw
Dehan_1
hajjarr donk salwa...💪
Dehan_1
🤭🤣🤣
Dehan_1
Dilema nya ian😄😄
merry yuliana
🤣🤣🤣🤣🤣ininentah ke berapa puluh ataubratus kali baca nneg salwa sm om camat ini tetep aja ngangenin nn bikin ngakak 🤣🤣🤣🤣🤣
Dehan_1
emang nya salwa kenapa bang???😄😄😄
Dehan_1
alaah..si encut malah dateng,,caper lagi..
Ruh Wiyati
entah sudah baca yg keberapa kalinya ini,kemarin kangen pak arka & momy sha dh slesai bacanya. skrng kangen umi salwa & pak camat.
Dehan_1
😄😄
Dehan_1
pengen ketawa tapi sedih...tapi penge ketawa tapi kasian🤭
Tri Wulandari
akhirnya anaknya al faht jadi tentara... sesuai keinginannya 😄
Fitri Yaningsih
semua karya teh shin bagus2 ini kedua kalinya aku baca semangat selalu teh.....😘😘😘😘
Ulil Baba
MONGGO baangg
novel destiny
aaaa cerita manis dari generasi beda usia, beda pemahaman, beda pemikiran. tapi cinta membuat mereka jadi 1 ❤️
novel destiny
Otewe hhhhh mampir
novel destiny
sweet moment ❤️
novel destiny
pak camat mode ngelendot 🤣🤣🤣
novel destiny
byeeee keluarga bahagia ❤️
Al bisa sawan kalo uminya yg bawa mobil 🤣🤣🤣
novel destiny
nah lohh
novel destiny
selamat buat ka Aisyah dan om Mirza ❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!