"Siapa kamu?" ucap Airin, melihat bayangan laki laki yang berjalan kearahnya.
Kepala Airin terasa sangat berat saat itu membuat nya tidak sadar kan diri, malam yang panjang itu pun ia lalui dengan seorang CEO yang cukup terkenal dikalangan bisnis.
Disinilah Airin memulai kehidupannya.
Bagaimana kisah selengkap nya,,, ikutin terus yaaa:):):):)
.
.
.
Instagram @linaa.pndk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulina Nur Latifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 28 - Ayah'
"Gakk, mereka anakku. Kamu gaboleh ambil mereka dari aku!!" ucap Airin dengan nada yang sedikit tinggi, dan menarik paksa Brayen.
"Permisi tuan" ucap Hyper tiba tiba datang.
"Ada apa Hyper?" tanya Alfa.
"Maaf nona, dari tes DNA juga sudah membuktikan jika Bryan, Brayen, dan Frisil ialah anak kandung dari tuan Alfarizi Kevindra." ucap Hyper menunjukkan berkas berkas yang ia kumpulkan.
"Aku mohon jangan ambil anak anakku dariku, mereka satu satu nya alasan aku bisa hidup sampai sekarang" ucap Airin memohon kepada Alfa.
Alfa langsung menarik tangan Airin menjauh dari semuanya. Entah kenapa tangan Airin sangat dingin, ia takut akan kehilangan anak anak nya.
"Apa kamu pikir, aku akan memisahkan seorang anak dengan mamah nya?" ucap Alfa lembut, ia tidak ingin membuat Airin semakin takut kepadanya.
"Asal kamu tahu, aku mencari mu dimana mana saat itu. Bahkan aku mengalami Sindrom Couvade selama 2 bulan." ucap Alfa membalikkan tubuhnya.
"Maaf aku memang bodoh menghentikan pencarian mu saat itu!! aku memang bodoh" ucap Alfa memukul kepalanya.
"Berhentilah, jangan melukai dirimu sendiri" ucap Airin.
"Bahkan aku membiarkan mu berjuang sendiri, menanggung sendiri semuanya!! maaf kan aku" ucap Alfa menyesali semuanya dan langsung memeluk Airin dengan tulus.
Entah kenapa tiba tiba saja Airin membalas pelukan itu, bahkan jantung mereka berdetak tak seperti biasanya.
"Maaf kan aku, aku mohon terima aku jadi ayah dari anak anak!! aku ingin menembus semua kesalahanku pada kalian" ucap tulus Alfa semakin terbenam dipelukan Airin.
"Maksudmu?" tanya Airin melepaskan pelukan Alfa.
"Izinkan aku untuk masuk di kehidupan anak anak" ucap Alfa lembut.
"Baiklah" ucap Airin, membuat Alfa sangat bahagia karena akan bisa ikut merawat ketiga anaknya. Mereka kembali bergabung dengan yang lainnya.
"Boy maafin ayah yah" ucap Alfa tulus memeluk erat Brayen.
"Jadi benar om Alfa, ayah kandung Brayen??" ucap Brayen berkaca kaca.
"Iya boy, jangan panggil om lagi." ucap Alfa lembut.
"Ayahh" ucap Brayen menatap sendu Alfa.
"Ayah, akhirnya Brayen bisa merasakan pelukan seorang ayah" ucap Brayen menangis dipelukan Alfa.
Brayen ikut kemana pun Ayahnya pergi, Airin bersyukur melihat kebahagiaan yang ada di diri anaknya saat ini. Bahkan Lala dan Feli sedari tadi juga terharu melihat kebahagiaan ponakannya itu.
Kini Bryan dan Frisil sudah berada di ruang VIP yang ada dirumah sakit itu. Airin menyuruh Lala dan Feli untuk kembali di butik karena bentar lagi akan ada meeting bersama klien.
Alfa janji kepada dirinya sendiri ia akan terus menjaga anaknya bahkan memberi kan kasih sayang penuh kepada mereka.
"Mahh mahhh,, jahattt,, mahh Frisil takutt hikkss,, hiksss hiksss" ucap Frisil dengan posisi mata masih terpejam.
"Sayang mamah ada disini,, berhentilah menangis" ucap lembut Airin mengusap pucuk kepala Frisil yang penuh dengan keringat.
"Brayen sebenarnya apa yang terjadi? dan dimana om Rey? kenapa dari tadi dia ga muncul" ucap Airin baru ingat jika anak anak ia titipkan di Rey.
Alfa yang melihat ketakutan di mata Brayen langsung memeluk tubuh Brayen dan memberi kode Airin agar tidak menanyakannya sekarang.
"Hyper selidiki siapa yang melakukan ini kepada anakku" ucap Alfa kepada Hyper.
"Baik tuan." ucap Hyper.
"Mahh Frisil takuttt, mahh,,. hikss hiks hiksss" ucap Frisil semakin menangis.
"Sayang mamah disini, bangunlah" ucap lembut Airin, namun hanya sia sia.
Frisil terus saja menangis dan mengeluarkan banyak sekali keringat.
"Sini biar aku gendong" ucap Alfa langsung menggendong pelan tubuh Frisil.
"Tenang lah sayang, ayah ada disini. Ayah ga akan biarin orang menyakitimu lagi" ucap Alfa memeluk erat tubuh Frisil dengan tulus.
.
.
.
.
.
.
.
#Haii semuanya
Jangan lupa LIKE, COMENT, FOLLOW YAA
Instagram @linaa.pndk