NovelToon NovelToon
AUDREY (BUKAN MENANTU BIASA)

AUDREY (BUKAN MENANTU BIASA)

Status: sedang berlangsung
Genre:Konflik etika / Ibu Mertua Kejam / Cinta setelah menikah
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: ratu_halu

AUDREY DIRA ADIWANGSA, terlahir dari keluarga cemara yang memiliki sifat berani dan spontan.

Gadis itu dijodohkan oleh Papanya, Adiwangsa, dengan putra dari seorang Konglomerat yang bernama Wira Aldrian Bimasena. Namun ternyata keluarga calon suami nya itu Toxic, jauh berbeda sekali dengan kehidupan yang dijalani Audrey bersama keluarganya.

Akankah Audrey mampu menghadapi mereka ataukah Audrey akan kalah dan menyerah lalu kembali pada kehidupan nyamannya bersama keluarga besar Adiwangsa ??

Happy Reading...
Enjoy guys 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ratu_halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 29

"Selamat pagi." Omaya menyapa cucu menantu nya dengan riang gembira. Aura ceria nya membuat suasana pagi mereka terasa semakin hangat.

"Bagaimana tidur kalian ? Pasti nyenyak, kan ?" Tanya Omaya sambil dibantu suster dan juga Wira untuk berpindah duduk ke kursi meja makan.

"Ya ampun, Omaya jadi tidak sabar ingin segera menimang cicit.."

Wira memasang wajah datar. Sementara Audrey membulatkan mata dengan mulut menganga, untuk beberapa saat dia seperti menahan nafasnya.

"Hah ? Cicit Omaya ?" Bola mata Audrey masih membulat seolah mengatakan bahwa tidak mungkin mereka menghadirkan seorang cicit untuk Omaya saat keadaan mereka berdua yang masih diselimuti trauma masa lalu.

"Loh, kenapa ? Bukankah kalian menikah ini untuk memiliki keturunan ?" tanya Omaya.

"Menikah itu bukan hanya tentang berkembang biak." Cetus Wira dengan wajah datar. Dia tidak perduli wajah Omaya sudah berubah masam.

"I-iya, Omaya mengerti. Tapi tidak salah kan kalau Omaya ingin mendapatkan cicit dari cucu kesayangan Omaya sendiri ?!"

Audrey tidak menjawab, dia menunduk menahan cairan yang hendak menerjang keluar. Lalu Audrey merasakan tangannya yang ada di bawah meja terasa hangat karena genggaman jemari Wira yang begitu kuat.

"Omaya, silahkan sarapan sendiri. Kami pamit." Wira menarik tangan Audrey, tidak terlalu kuat tapi menuntut Audrey untuk berdiri.

"Ayo," Ajak Wira tanpa ragu.

"O-omaya, aku pamit." Suara Audrey seperti terbawa angin karena Wira sudah membawanya keluar dengan cepat. Sedang Omaya, wanita tua itu hanya bisa melongo menatap kepergian Audrey dan Wira.

Langit Jakarta seolah bersekongkol dengan hati Audrey yang mendadak pilu. Awan hitam yang sejak pagi menggantung kini pecah menjadi hujan. Hujan turun dengan brutal seperti sembilu yang menyayat hati Audrey pelan-pelan. Memukul kaca mobil mewah milik Wira yang melaju membelah jalanan yang licin.

Audrey menyandarkan kepalanya ke jendela. Hatinya sakit bukan karena ucapan Omaya tadi, melainkan karena kenyataan yang harus dia hadapi. Tapi Audrey lupa, dia tidak sendiri. Ada Wira yang akan menjadi tamengnya dan Wira sudah membuktikannya tadi. Dia melawan Omaya, neneknya sendiri demi melindungi Audrey.

Wira menggenggam tangan Audrey membuat Audrey menoleh menatap Wira dari samping.

"Kita hadapi sama-sama. Kamu dan aku." Ucap Wira membuat Audrey yang sebenarnya cengeng tidak bisa menahan air matanya lagi.

"Huu...uuu..." Audrey menangis.

"Hey, kok jadi menangis ?" Wira akhirnya membanting setirnya ke kiri, mobilnya berhenti.

Wira membuka sabuk pengaman, lalu mencondongkan tubuhnya ke sisi Audrey.

"Jangan menangis. Ada aku." Ucap Wira sambil memeluk Audrey.

"Kasihan Omaya, pasti Omaya sangat berharap cucu kesayangannya memberikan cicit." Suara Audrey tersendat-sendat karena bicara sambil menangis.

"Sssttt... Jangan dipikirkan. Kita fokus saja dengan pernikahan kita ini. Omaya dan yang lainnya anggap saja sebagai figuran dan kita pemeran utama nya. Figuran itu memang harus selalu ada, tapi kehadirannya tidak terlalu penting."

Audrey menatap Wira dan tiba-tiba dia ingat sebuah quotes yang pernah dia baca secara tidak sengaja.

'Mau seisi dunia jahat, jika suamimu selalu berpihak padamu, dunia mu akan baik-baik saja.'

Sungguh. Kalimat itu sangat relate dengan keadaannya saat ini.

"Aku akan mengantar kamu ke posko KKN tapi sebelum itu kita cari sarapan dulu, ya." Wira mengusap kepala Audrey dengan lembut kemudian memasang lagi sabuk pengamannya.

Skip perjalanan ya....

Sampai di posko ternyata James dan yang lainnya sedang melaksanakan kerja bakti dengan para warga. Di akhir masa KKN, para mahasiswa ingin lebih mendekatkan diri mereka dengan warga desa.

"Eh, neng Audrey, Den Wira." Pak RT yang selalu ramah langsung menghampiri saat mobil Wira masuk ke pekarangan posko.

Wira yang selalu membawa buah tangan jika datang ke desa langsung mengeluarkan dus-dus makanan dari dalam mobil.

"Silahkan dibagikan, semoga cukup untuk semua warga." Ucap Wira pada Pak RT. Kebetulan sekali Wira dan Audrey tadi sempat mampir ke toko biru dan memborong berbagai macam makanan ringan, minuman manis sebanyak dua dus, air mineral dua dus serta roti berbagai jenis. Awalnya Audrey menolak, mengatakan yang di beli Wira berlebihan karena terlalu banyak. Namun Wira yang memiliki insting kuat, dia pun tidak menghiraukan ucapan Audrey dan tetap pada pendirian membeli buah tangan sebanyak itu. Dan terbukti, semua yang dia beli tidak akan mubazir.

"Terimakasih, Den Wira, Neng Audrey. Kami terima makanan ini." Ucap Pak RT.

Para Mahasiswa yang di bantu beberapa warga mulai membagikan makanan dan minuman itu.

"Makasih." Ucap Audrey pada Wira tanpa suara. Wira tersenyum tipis sambil berkedip pelan.

Audrey ikut membantu membagikan makanan.

Setelah itu Wira pun pamit.

"Drey, suami lo loyal banget. Mana ganteng lagi." Ucap Yasmin yang tidak bisa lagi menahan diri untuk tidak memuji Wira.

Audrey hanya tersenyum.

"Bener. Nggak keitung udah berapa kali dia bawain makanan buat kita. Belum lagi jalanan desa yang udah mulus yang baru gue tau ternyata berkat suami lo.." Tambah Nilam, seorang mahasiswi yang jarang bersuara.

"Drey, kalau ada lagi cowo yang kek suami lo, gue mohon dengan sangat, lo kasih nomor hape gue ke dia secepetnya. Gue mau nikah aja. Nggak mau kuliah lagi, capek."

"Heh! Sebelum elu, Yas. Ya gue dululah, secara gue sahabat deket nya Audrey. Iya, kan, Drey ?!" Lula ikut bicara, tidak mau kalah dari yang lain.

Sementara James, Dean dan yang mahasiwa lain hanya bisa menatap 'cewek-cewek' itu dengan tatapan heran sambil menggelengkan kepala mereka.

Ternyata pesona Wira membuat para gadis itu kehilangan akal sehat mereka. Di tengah-tengah keramaian bersama warga desa mereka malah asik berdebat memperebutkan sosok Wira.

Tapi bagi Audrey, tidak masalah. Toh mereka mungkin hanya sekedar bicara saja. Audrey tidak keberatan jika yang dibahas kebaikan Wira. Mungkin akan beda ceritanya jika teman-temannya itu membicarakan hal yang lain tentang Wira. Soal trauma Wira misalnya. Audrey tidak akan tinggal diam.

1
Sri Rahayu
ayo Hendra cepet hubungi Audrey.suruh datang cepet ke surabaya utk menolong Wira....gara2 sirubah jahat Shena yg uda ksh obat perangsang ke Wira...semoga Hendra bisa membongkar kebusukan Shena...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
waduhh Vincen kasihan dinikahkan secara paksa... dijebak cewek yg tak dikenal nya🙃🙃🙃...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Shena...Shena....kamu disuruh ke surabaya utk belajar bekerja bkn utk macem2...lanjut Thorr😘😘😘😘😘
Sri Rahayu
waduh Audrey ditinggal....hati2 dgn jebakan rubah Shena Wira, ingat kamu sdh punya istri ....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
idihhh si ayah ini ga tau aja kelakuan Shena....jgn mau Wira, suruh Hendra saja.yg pergi bersama Shena...kl kamu ga mau Audrey ngambek...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
waduh Wira...gmn sih kamu beliin Ayah mu makanan yg bikin syok teringat mama mu...jgn2 nanti si Santi dan Shena bikin ribut ma Sudtey gara2 empang gentong 😇😇😇
Sri Rahayu
betul kt bunda Santi...masih waras.dibanding si rubah Shena...semoga rencana jahat Shena selalu gagal...lanjut Thorr😘😘😘
bluesky: Thank you kak udah selalu koment, otor jadi makin semangat 🤗
total 1 replies
Sri Rahayu
Good Job Babe /Good//Good//Good/ puji Wira pd Audrey....mesti gitu Audrey jgn biarkan Shena semena mena...hati2 dia itu rubah jahat....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
Shena...Shena...bukan kamu yg menyingkirkan Audrey, yg ada kamu yg akan tersingkir dari rumah itu 🤪🤪🤪...lanjut Thorr
Sri Rahayu
Alhamdulillah....akhirnya Wira dan Audrey menyatu dlm kebahagiaan...semoga bahagia selama nya dan Wira junior akan segera hadir tanpa drama sirubah jahat Shena...lanjut Thorr😘😘😘😘😘
Sri Rahayu
betul...betul...betul Audrey....jgn kasih Shena kesempatan berdua dgn Wira....rubah itu jahat ingin merebut Wira dari kamu...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
huhh dasar jalang mau jadi pelakor jamu Shena....semoga segala.usaha mu akan selalu gagal...org jahat kejahatan nya akan berbalik ke dirinya sendiri😡😡😡...lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
ditunggu lanjutan nya Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
semoga Audrey bisa menggantikan mama Adriana sebagai menantu idaman...lanjut Thorr😘😘😘
H 5
thor mana lanjutannya?
Sri Rahayu
akhirnya bisa tidur berdua kalian dirumah Omaya 🤩🤩🤩🤩🤩....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
itu si Shena dan Nabila anak ayah Adiwangsa atau anak bawaan bunda Sinta 😇😇😇....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
marahin aja itu si Shena....kurang ajar sama.kakak iparnya 😡😡😡....lanjut Thorr😘😘😘
Sri Rahayu
jgn bilang ga mungkin jatuh cinta ma kanebo kering Drey....bisa2 BUCIN ntar.lo ya....🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!