NovelToon NovelToon
My Girl

My Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:801
Nilai: 5
Nama Author: Helena Fox

Anindira Cewek yang dikenal “bar-bar”. Ceplas-ceplos, berani ribut kalau diremehin, dan gak pernah mau kalah. Di balik kerasnya, Dira cuma capek terus disalahpahami. Ia takut jadi lemah—padahal yang ia butuhin cuma dimengerti. Meskipun bar-bar dia juga memiliki sisi rasa penakut , terlebih pada hal - hal yang berbau horor

Elvan Bagaskara

CEO muda yang dingin di cap ceo dingin , rapi, dan perfeksionis. Hidupnya dikontrol logika. Emosi dianggap gangguan. Terlihat kuat, padahal ia memikul tanggung jawab terlalu berat di usia muda.

Albian Bagaskara
Adik Elvan Satu sekolah dengan Dira . Pendiam dingin, dan tertutup. Tidak suka konflik, tapi selalu ada di saat orang lain diserang. Cara pedulinya sunyi, itu yang membuat tidak terlihat .

Bagaimana jadinya .Dira cewek bar -bar bertemu Ceo dingin dan terjebak dalam kisah yang rumit antara Elvan dan Albian .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Helena Fox, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 29

Pagi itu suasana sekolah terasa lebih ramai dari biasanya.

Semua siswa kelas akhir terlihat sibuk membawa buku dan catatan. Hari itu adalah hari pertama ujian sekolah.

Namun di tengah keramaian itu, Dira berjalan santai sambil menguap lebar. Ia masih pusing dengan pernikahan mendadak kemarin , dan sekarang harus ikut ujian .Bagaimana tidak pusing , karna ia lupa belajar.

Di belakangnya, sinta membawa dua buku tebal.

“Dir… kamu nggak belajar semalam?” tanya sinta khawatir

Dira mengangkat bahu. “Belajar dikit.”

Sinta melotot. “Ini ujian kelulusan dir!”

Dira malah tertawa kecil. “Tenang aja. Aku masih punya otak sin .”

Mereka masuk ke kelas.

Beberapa siswa terlihat tegang membaca catatan terakhir mereka.

Sementara Dira langsung duduk di kursinya dengan santai. Karna bagaimana pun ia termasuk dalam siswi berprestasi di sekolah.

Guru masuk membawa lembar soal.

“Baik, semua simpan buku kalian. Ujian dimulai sekarang.”

Kertas dibagikan satu per satu.

Sinta langsung fokus membaca soal dengan wajah serius.

Sementara Dira membaca soal pertama… lalu menggaruk kepalanya.

“Hm… gampang sih.”

Ia mulai menulis jawabannya dengan cepat.

Beberapa menit kemudian ia malah terlihat bosan.

Ia melirik ke arah sinta yang masih berpikir keras.

Dira berbisik pelan.

“Sin… nomor tiga gampang.”

Sinta langsung panik. “JANGAN NGOMONG!”

Guru langsung menatap mereka.

“Dira!”

Dira langsung pura-pura serius menulis.

Ujian kembali berjalan.

Hingga ujian selesai, semua siswa-siswi keluar ruangan masing-masing.

Dira dan sinta berjalan berdampingan menuju luar sekolah , saat ujian dilangsungkan maka jam pulang menjadi lebih cepat . Saat di lorong sekolah mereka bertemu Bayu. karna memang saat ujian mereka terpisah dengan Bayu.

" Haii... dira sayang.." Sapa Bayu " Gimana ujiannya gampang gak?" tanyanya

" Tenang bay. Semua aku jawab benar " Sombong dira

" Cih... mentang- mentang pintar ya kamu " sinta menimpali

"Heheh canda..." dira tersenyum puas

" Udah. ayo pulang " ajak Bayu

kemudian mereka keluar menuju gerbang sekolah. Tiba disana dira melihat mobil yang sangat ia kenali.

Elvan.

Elvan masih berada dalam mobil . ketika melihat dira depan gerbang ia membuka pintu mobil dan berjalan mendekat ke arah dira..

Beberapa Siswi yang masih berada disana, begitu terpesona melihat elvan yang begitu gagah berjalan menuju dira dengan setelah jas kantor masih melekat di tubuhnya.

Melihat itu. pipi dira sedikit memerah.

" Om el...."

" Sudah selesai? " tanya elvan

"Hah." dira masih belum fokus

" Sudah selesai ujiannya?" tanya elvan kembali

" O-oh.. sudah om " dira melirik kanan kiri.

" Ayo pulang " elvan menggenggam telapak tangan dira , membawa masuk dalam mobil.

Mobil elvan akhirnya melaju meninggalkan sekolah. Bahkan dira belum sempat berpamitan pada kedua temannya.

"Om dari kantor ?" tanya dira memecah keheningan saat dalam mobil

Elvan menoleh sebentar " Iya."

Dira mendengus mendengar jawaban singkat elvan.

" Om nyebelin"

Elvan mengangkat alis. " kenapa "

" Cih... masa iya om selalu jawab singkat sih" balas dira Tanpa menatap arah elvan

" Kamu marah?"

" Pikir aja sendiri "

Elvan hanya diam . Dira pun menyandarkan kepalanya di jendela mobil kemudian menutup matanya perlahan.

Elvan menoleh lagi..

" Maaf. " ucapnya singkat.

***

Mobil Elvan berhenti ketika tiba di rumahnya. Dilihatnya dira masih tertidur . Kemudian ia keluar dan membuka pintu kursi samping. Elvan langsung menggendong dira ala bridal style. Meski di gendong elvan dira benar-benar tak terganggu sekali pun.

Elvan menuju lantai atas.

" Huh... Cantik.." elvan memandangi wajah dira

Kemudian elvan meletakkan dira di kasur dan menyelimuti nya , ia segera berlalu masuk dalam kamar mandi untuk membersihkan diri dan juga........

sekitar 20 menit elvan keluar dari kamar mandi...

CKLEK

Begitu pintu terbuka.

"Aaaaa.... Om el...." teriak dira

Elvan juga kaget. Melihat dira yang sudah bangun.

" Kamu sudah bangun"

"Ihhh... om kok gak pakai baju sih....." omel dira

" Om bikin mata aku gak suci lagi..." dira terus mengomel " cepat om pakai baju"

Elvan tersenyum jahil . Ia malah berjalan mendekat ke arah dira. Semakin ia maju dira semakin mundur.

"Ehh om mau ngapain?....." dira panik

"Menurut kamu " elvan terus mendekat . Hingga dira mentok di dinding. Ia bisa merasakan napas elvan di lehernya.

" O-om awas. Menyingkir " dira mendorong dada elvan , namun tangannya ditahan elvan dengan menggenggam nya diatas kepala dira . wajah elvan semakin mendekat

Hening beberapa detik..

Dira tidak merasakan apa-apa.

" Kamu nungguin apa ?" bisik elvan tepat di telinga dira.

Mata dira langsung membulat. Malu campur gugup.

" Hah.. gak ada apa-apa " jawabnya gugup

"Serius" elvan kembali mendekatkan wajahnya

"I-iya.. " dira memalingkan wajahnya " Sudah sana om pakai baju "

Melihat ekspresi dira. Elvan tersenyum puas.

" Baiklah...... Tapi sebelum itu..." tatapan elvan turun menuju bibir pink soft dira.

" Apa?" tanya dira bingung

" Kiss me "

DEG

Jantung dira langsung berdegup kencang.

" Ihh gak mau "

" Yaudah . Kita bakal seperti ini terus " elvan malah meraih pinggang dira. Tubuh dira terkunci.

" Ihh gak mau .Sana pergi " dira mencoba melepaskan tangan elvan. Tapi elvan malah mengeratkan pelukan nya.

" Om.. lepas "

" No . Sebelum kiss me " Elvan terus tersenyum

Akhirnya dira mengalah. Dengan ragu ia menatap wajah elvan kemudian bibir elvan.

Cup

Dira mengecup singkat bibir elvan.

" Sudah. Puas " wajah dira langsung memerah

" Apa itu sebuah ciuman ?" tanya elvan.

" Ihhh kan yang penting sudah om " rengek dira

Elvan Akhirnya melepaskan pelukannya dan menatap dira sebentar

" Lain kali aku akan mengajarimu cara berciuman " Sebelum pergi elvan kembali mengecup bibir dira singkat.

Dira masih belum sadar.

" OM ELVANN!!" Teriak dira ketika sudah tersadar.

Sedangkan elvan tertawa puas dalam ruang ganti. Ia sangat senang menjahili dira sekarang.

Sedangkan dira beberapa kali memegang bibirnya...

" Ishh first kiss aku.. " dira masih belum beranjak dari tempat awal . ia masih memikirkan first kissnya , Namun suara elvan membuyarkan lamunannya.

" Mau sampai kapan kamu di sana ?"

Dira melihat elvan memakai pakaian casual .sangat cocok.

" Semua gara-gara om " ucap dira merajuk. Kemudian pergi melewati elvan , dengan sengaja dira menginjak kaki elvan dengan keras.

"DIRA! kamu mau aku cium lagi " elvan meringis karna injakan kaki dira cukup kuat.

Dira menjulurkan lidah . Melihat itu elvan berlari mengejar dira.

" Aaaaa bang ken tolonggg...."Teriak dira lari dari kejaran elvan.

Aksi kejar - kejaran itu berlanjut hingga elvan berhasil menangkap dira di ruang tamu.

" Aaaa gak mau. Om lepas " dira terus memberontak

Elvan kembali memeluk dira dari belakang dan membawanya duduk di sofa.

" Kamu berani injak kaki aku "

" Salah om sendiri " Balas cuek dira

" Kamu mau aku cium lagi " elvan terus menggoda dira. bahkan ia menyandarkan kepalanya dibahu dira , dan tak lupa mengecupi leher dira.

Dira merasa tak karuan ,Ia merasakan geli.

"Ih.. Om stop "

Elvan tak peduli ia terus mengecupi leher dira.

"Om stop gak.. harusnya disini aku yang marah "

" Marah kenapa?" elvan menghentikan aksinya

" Karna om udah ambil first kiss aku"

Elvan tak menjawab. ia malah semakin mengeratkan lingkaran tangannya diperut dira.

"Itu kan emang milik aku "Jawab elvan akhirnya

" Cih ... sejak kapan milik om " dira semakin kesal

" Sejak aku menikahi kamu " jawab elvan enteng

" Sudah lah .Malas ngomong sama om ." Dira mencoba berdiri

" OM LEPAS!! " menatap elvan kesal.

Melihat dira yang mulai kesal. Akhirnya elvan melepaskan pelukannya. Dira langsung pergi meninggalkan elvan dengan terus mengomel , sedangkan elvan tersenyum puas .

" Cih apa katanya .Miliknya, huh sejak kapan " omelnya.

" Dasar om nyebelin. Om mesum " dira sambil menghentak- hentakkan kakinya.

Elvan tersenyum puas melihat aksi dira.

" Kamu memang milikku girl "

.

.

.

.

.

.

.

Bersambung..........

1
Teh Sopiah
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!