"Aku hamil" Tiara akhirnya mengatakan rahasia yang di tutupinya selama beberapa minggu ini pada atasan sekaligus kekasihnya, Rex Hamilton, setelah kegiatan panas Mereka berdua yang baru selesai beberapa menit lalu.
Rex yang tengah mengenakan kembali pakaian dalamnya, terdiam sejenak.
"Gugurkan" Ucap Pria itu datar, tanpa melirik Tiara sama sekali.
Rex memang seperti itu, sikapnya dingin dan datar pada siapapun, termasuk pada Tiara yang telah menjadi sekretaris sekaligus teman tidurnya selama 3 tahun terakhir.
"Aku ingin melahirkan anak ini"
Rex menatapnya tajam. Pria itu kemudian menghampiri Tiara dengan langkah pelan tapi penuh ancaman.
"Hanya karena Kamu bisa naik ke ranjangku, bukan berarti Kamu bisa menjadi Nyonya Hamilton. Sadarlah dengan posisimu. Kamu hanyalah simpananku"
"Jika Kamu mau mempertahankan janin sialan itu, maka enyahlah dari hidupku. Tentukan pilihanmu"
"Aku akan mempertahankannya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan Rex dan Rizal
Diluar dugaan, rapat yang dilakukan oleh Rex berlangsung cukup lama hingga pukul setengah 5 sore dari jam makan siang tadi.
Biasanya, jika rapat berlangsung lama seperti ini, maka artinya ada masalah dalam proyek perusahaan atau masalah internal yang berkaitan dengan bagian akuntan.
Saat memasuki ruang kerja, Saskia yang masih asyik duduk di sofa dan berbincang dengan Tiara langsung berdiri dengan gugup.
"Santai aja. Saya nggak gigit" Ucap Rex, tidak terdengar galak, tapi raut wajahnya benar-benar tidak enak dilihat. Sepertinya benar, ada masalah yang terjadi. Tapi, itu tidak ada hubungannya dengan Tiara, jadi Tiara juga tidak mengatakan apapun.
Desmon yang baru saja masuk ke ruang kerja itu juga melihat Saskia yang berdiri di sana dengan kaku. Pria itu kemudian memberi kode pada partner kerjanya itu agar keluar dari ruangan sekarang juga. Saskia menarik nafas dalam-dalam, mengangguk kemudian berpamitan pada Tiara.
Tiara mengerti bahwa Ia telah mengambil banyak waktu Saskia, Dia pun melepaskan kepergian Saskia dengan enggan tapi tetap tersenyum.
Setelahnya, Rex dan Desmon terdengar membahas hasil rapat dan sepertinya itu adalah hal yang penting. Tiara merasa dirinya adalah orang luar, jadi mendengar pembahasan yang berkaitan dengan perusahaan sedikit membuatnya tidak nyaman, Dia pun berniat untuk pergi diam-diam setelah mengangguk hormat pada Rex.
"Mau kemana?" Tanya Rex sambil mengerutkan keningnya.
"Biar Saya tunggu di luar aja pak" Jawab Tiara dengan cepat.
"Nggak usah, bentar lagi Aku selesai kok"
Tiara pun kembali duduk dan mencoba mengalihkan perhatiannya dengan mengajak Jayden bermain. Tak lama setelahnya, Rex berdiri dan mengajak Tiara pulang ke rumah.
"Ayo, pulang, atau mau makan malam di luar?"
"Pulang aja pak"
"Ck! Ya udahlah terserah" Sahut Rex dengan sebal. Tiara tidak menanggapi. Dia mengangguk pada Desmon lalu mengekori langkah Rex.
Lagi-lagi, para staff di sana diam-diam memperhatikan Tiara yang tampak tidak terpengaruh sama sekali. Sampai tiba-tiba Rex berhenti melangkah, dan membuat Tiara kagok hingga hampir membentur punggung Pria itu, untung ada Jayden di gendongannya yang menjadi jarak diantara Mereka.
"Kalau besok Saya masih mendengar ada yang bergosip tentang Tiara dan anak Saya hari ini, Saya akan usir siapapun itu, hari itu juga, ingat. Kalau ada berita yang tidak enak tentang keluarga Saya sampai keluar, itu artinya sumbernya dari Kalian. Saya nggak keberatan kalau harus memecat kalian semua dan merekrut karyawan baru"
Semua staff itu langsung terdiam, beberapa diantara mereka bahkan sampai menahan nafas dengan ketakutan.
Apa yang diucapkan Rex bukanlah omong kosong. Pria itu benar-benar bisa melakukan apa saja di luar prediksi BMKG.
"Desmon, jangan lupa apa yang Aku minta, malam ini Aku harus sudah menerima hasilnya"
"Baik pak, dimengerti"
Rex memerintahkan Desmon untuk membatalkan kontrak kerjasama dengan perusahaan milik mertua dokter Lina yang kini di jalankan oleh suaminya, Richard Holand. Perusahaan yang bergerak di bidang properti yang sedang sangat naik daun beberapa tahun ini. Tapi tentu saja untuk sekelas perusahaan keluarga Hamilton, perusahaan itu masih di bawah kaki Hamilton.
Setelah bersusah payah mengingat, akhirnya Rex berhasil mengenali Richard sejak pertemuannya dengan Pria itu dan istrinya yang bermulut kotor di rumah sakit tempat Jayden mendapatkan imunisasi pagi ini.
Itu karena Richard beberapa kali mendampingi Ayahnya saat membahas kerjasamanya dengannya waktu itu.
Terang saja, Tiara tidak bisa mendapatkan keadilan atas kematian anak Mereka, Zayn. Karena lawannya jelas-jelas bukan dari kalangan biasa. Dokter Lina merupakan anak pejabat daerah kota Solo. sementara suami Lina adalah pengusaha yang mempunyai kuasa dan harta.
Rex sudah melihat bagaimana Lina dan keluarganya yang ternyata adalah pemilik rumah sakit itu menghancurkan rumah Sukarni, Kakak dari Ibu kandung Tiara di Solo.
Rex baru tahu tentang identitas Tiara setelah semua ini terjadi. Dia bahkan tidak tahu bagaimana caranya menebus semua kesalahannya pada Tiara.
Yang jelas, Rex pasti akan menghancurkan orang-orang yang telah membuat anaknya meninggal dengan menyedihkan itu sampai hancur hingga ke akar-akarnya.
Rex memang tidak akan memberitahu pada Tiara, tapi Rex juga tahu bahwa Tiara menjalankan rencananya sendiri dan Dia pasti akan mendukungnya, memastikan tidak akan ada yang mengganggu atau menggagalkan rencana Tiara. Zayn adalah putranya. Saat anak itu masih ada, Rex tidak pernah hadir sebagai sosok Ayah, setidaknya Ia bisa membantu Tiara mendapatkan keadilan agar Zayn benar-benar tenang di alam sana jika orang-orang tidak bertanggung jawab dan menganggap enteng nyawa manusia itu mendapatkan ganjaran yang setimpal.
Hukum selalu tajam kebawah dan tumpul ke atas, jadi Rex akan menggunakan kekuasaannya untuk mengontrol hukum. Bahkan jika rencana Tiara terendus kepolisian, Rex akan memastikan bahwa hukum itu tidak akan bisa melakukan apapun pada Tiara.
Tidak terasa setelah menempuh perjalanan hampir satu setengah jam karena macet, Rex yang menyetir mobilnya sendiri sudah sampai di komplek perumahannya.
Saat itu, Tiara melihat seseorang yang sangat familiar berdiri di gerbang pintu rumah keluarga Hamilton.
"Mas Rizal?" Ucap Tiara. Rex yang tengah fokus menyetir langsung menoleh ke arah mantan kekasihnya itu. Begitu melihat seorang Pria berdiri di depan mobil Jeep tepat di depan gerbang rumahnya, Rex mengepalkan genggamannya pada kemudinya erat-erat.
Tiara sendiri terkejut, tapi setelahnya, Tiara baru ingat bahwa beberapa waktu lalu, Dia memberikan alamatnya pada Anita dan Rizal, karena kedua orang itu terus mengkhawatirkannya, jadi Tiara memberikan alamatnya agar Rizal dan Anita merasa tenang.
Tiara tidak menyangka kalau Rizal malah datang kesini?
"Pak, Saya turun di depan gerbang aja"
"Apa? ngapain?" tanya Pria itu dengan galak. Tiara menjadi sedikit gugup.
"A-ada teman Saya di sana" Tiara menunjuk ke arah Rizal. Rex yang sudah kesal sejak tadi kini makin emosi. Dari gesturnya saja, Rex bisa melihat bahwa Rizal menyukai Tiara.
Berani sekali. Bajingan itu malah datang kesini? Cari mati! Rex memaki dalam hati.
"Jangan turun" Cegahnya kemudian.
"Tapi Pak..."
"Aku bilang jangan turun" Ucap Rex dengan tatapan tajam. Tapi, Tiara tidak ingin membuat Rizal datang kesini dengan sia-sia. Setidaknya Dia harus menemuinya untuk meyakinkan sahabatnya itu bahwa Dia baik-baik saja.
"Kalau begitu Saya akan melompat keluar"
"Tiara!"
"Hentikan mobilnya" Ucap Tiara dengan tatapan tak kalah tajam. Rex memukul setirnya dengan keras hingga Jayden yang tertidur langsung tersentak kaget, Tiara tercengang, Dia pun langsung turun dari mobil sambil menenangkan Jayden yang menangis karena kaget.
"Tia..."
"Mas Rizal... Kamu kok ada disini?"
Rex tidak tahan melihat pemandangan kedua orang itu dan langsung melajukan mobilnya memasuki halaman rumah setelah membunyikan klakson dengan keras berkali-kali.
Rizal yang sedang menatap Tiara mengalihkan pandangannya pada sosok di dalam mobil dengan kening berkerut.
"Dia yang didalam mobil itu supir atau bos Kamu?"
"Bosku mas..." Ucap Tiara. Rizal baru sadar kalau Tiara memakai seragam baby sitter. Sepertinya Tiara tidak berbohong saat mengatakan bahwa Dia menjadi ibu susu pengusaha di ibukota. Tapi, Rizal tidak menyangka bahwa pengusaha itu adalah keluarga Hamilton.
𝐚𝐪 𝐛𝐧𝐲𝐤 𝐧𝐞𝐦𝐮 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥𝟐 𝐛𝐚𝐠𝐮𝐬 𝐭𝐩 𝐬𝐞𝐩𝐢 𝐩𝐞𝐦𝐛𝐚𝐜𝐚, 𝐠𝐢𝐥𝐢𝐫𝐚𝐧 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥𝟐 𝐲𝐠 𝐚𝐥𝐮𝐫 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐧𝐲𝐚 𝐠𝐤 𝐧𝐲𝐚𝐦𝐛𝐮𝐧𝐠 𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐜𝐚𝐤𝐚𝐝𝐮𝐭 𝐣𝐮𝐬𝐭𝐫𝐮 𝐥𝐢𝐤𝐞 𝐧𝐲𝐚 𝐛𝐧𝐲𝐤
𝐡𝐞𝐫𝐚𝐧 𝐢𝐧𝐢 𝐲𝐠 𝐛𝐞𝐠𝐨 𝐲𝐠 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐚𝐮𝐭𝐡𝐨𝐫𝐧𝐲𝐚 𝐲𝐚 🤭🤭🤭
𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚𝐦𝐮 𝐤𝐞𝐫𝐞𝐧 𝐥𝐨 𝐭𝐡𝐨𝐫
klo Tiara berubah dan tak ingin mngulang msa lalu... jgn km merasa marah & tak terima....
salahkn saja sikap dan mulut jahatmu yg sll merendahkn tiara... bhkn km jga mnolak ank yg di kndung tiara...
dan salahkn jga mama mu.... yg sll mengagungkan kasta... smpe tak berperasaan mnghina Tiara...
asal km tau... yg mninggal itu cucumu..
km dan ibumu itu bedebah rex ....
km pecundang dgn lbh memilih mmbuang anknu jga tiara.... dri pda mmprjuangknnya....
msa iya km lupa rex.... km bhkn mngatakn tiara hanya sampah...
dan untukmu ny viona.... tiara prgi jga krnamu... mulutmu yg kejam sdh mnghina statusnya yg tak sepadan dgnmu....
🙄🙄