NovelToon NovelToon
Bayang-bayang Kebaikan Di Alam.Kuno Terkutuk

Bayang-bayang Kebaikan Di Alam.Kuno Terkutuk

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Penyelamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: @TomBayaha

Manusia-manusia yang dinilai kejahatannya sangat berlebihan dari lintas zaman maupun generasi, akan terlempar ke dalam alam kuno terkutuk lewat portal khusus.

Mereka akan hilang dan terkubur jauh dari dunia nyata. Setiap 10 tahun sekali di alam kuno terkutuk itu, diadakan ritual musiman persembahan khusus terhadap Penguasa semesta.

Pada momen ini pula entitas dari alam terkutuk itu, yang dinilai belum mencapai kebaikan pada standar yang memadai dari apa yang ditetapkan oleh Penguasa semesta, akan dimusnahkan dalam ketiadaan serta hilang dari catatan kehidupan selamanya.


Setiap entitas yang cukup beruntung di alam ini, berkesempatan berjuang untuk bisa terlahir kembali ke dunia nyata dalam kehidupan baru,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @TomBayaha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertempur dengan Beast kuat.

Liu Feng dan Nona Yuan berlari dengan sangat cepat melalui hutan ujian, keduanya berusaha mencari keberadaan kawanan Beast yang ingin mereka buru.

Mereka telah berlari selama beberapa jam, tetapi belum juga menemukan apa-apa.

"Hahhh sepertinya tidak ada Beast di sini Gege..!" Nona Yuan berucap dengan sedikit reaksi yang menunjukkan kekecewaan.

"Jangan khawatir, Yuan Mei.

Aku memiliki firasat bahwa kali ini dan di tempat ini juga, kita akan menemukan mereka dengan segera."

Jawab Liu Feng sembari tersenyum.

Tiba-tiba, Liu Feng berhenti berlari dan mengangkat daun telinganya, untuk mendengarkan sesuatu dengan lebih seksama.

"Sssttt....!! Dengar itu..!!

Apa kamu mendengar sesuatu Yuan Mei..?" katanya kepada Nona Yuan.

Nona Yuan kemudian mencoba mendengarkan dengan serius dan kemudian dia juga mendengar suara yang sama.

"Suara itu bukankah itu adalah suara derap langkah kaki Beast yang berat dan lumayan cepat, serta terdiri dari jumlah yang banyak Gege..?

Ini jelas adalah suara kawanan Beast, yang sedang berlari ke arah kita.

Akhirnya kita menemukan Beast itu Gege..!! Seru Nona Yuan dengan gembira dan tampak tidak dapat menahan diri.

Liu Feng dan Nona Yuan tanpa menunggu justru segera berlari menuju arah datangnya suara itu, dan benar saja tidak lama setelahnya, mereka kemudian segera melihat sekelompok kawanan Beast, yang terdiri dari beberapa ekor harimau darah dan juga serigala buas.

"Siap-siap, Yuan Mei!" seru Liu Feng dengan gembira.

Nona Yuan mengangguk dan mempersiapkan dirinya untuk pertarungan.

Liu Feng, di sisi lain, tidak melakukan apa-apa selain memandang kawanan Beast dengan mata yang tenang.

"Mulai!" seru Liu Feng dengan tiba-tiba.

Kawanan Beast tampak segera menyerang Liu Feng dan Nona Yuan dengan begitu buas, tetapi Liu Feng tidak melakukan apa-apa, selain mengangkat tangannya.

Dari tangannya, muncul sebuah energi yang kuat dan berwarna biru, yang memiliki daya tekan yang tidak bisa ditanggung oleh para Beast.

Energi kuat itu segera melesat mengenai kawanan Beast.

Beast-beast itu segera bertumbangan jatuh ke tanah, tidak dapat bergerak lagi.

Nona Yuan terkejut dengan apa yang dia lihat.

"Bagaimana kamu bisa melakukan itu, Gege?" tanya Lin Yuan dengan kagum.

Liu Feng tersenyum.

"Ha..hahh begini rupanya yang namanya kekuatan itu Yuan Mei.

Dahulu satu ekor dari salah satu jenis Beast itu saja sudah bisa membuat kita terkapar di tanah, namun sekarang aku memiliki kekuatan kultivasi baru yang sangat kuat," jawabnya dengan bangga.

Nona Yuan mengangguk, dan tampak masih terkejut dengan apa yang dia lihat.

"Ya. Kamu sekarang sudah berbeda dan benar-benar kuat, Gege," katanya dengan hormat.

Liu Feng tersenyum dan mengangguk.

"Tetap saja aku masih harus terus melatih diriku untuk menjadi lebih kuat, Yuan Mei" jawabnya dengan tekad.

Setelah itu, Liu Feng dan Nona Yuan masih melanjutkan perburuan mereka, mencari petualangan baru dan melawan musuh-musuh dari jenis Beast yang lebih kuat.

Satu demi satu Beast terkuat yang dahulu berusaha mereka hindari, sekarang malah dicari dan diburu sedemikian rupa.

"Entah berapa Beast-beast yang telah kita kalahkan Gege.

Sepertinya sekarang mereka yang malah menghindari kita.

Beberapa dari mereka yang tampaknya punya kesadaran yang lebih, jelas-jelas aku lihat tadi sempat lari dari serangan kita."

Nona Yuan berucap sembari terus melanjutkan perjalanan mereka. Mereka. Setelah berjalan selama beberapa jam, kemudian mereka mendengar suara yang aneh. Suara itu seperti gemuruh guntur yang jauh, tapi jelas tidak ada awan hitam di langit.

"Apa itu Gege?" tanya Nona Yuan dengan penasaran.

Liu Feng mengangguk. "Aku tidak tahu dari jenis apa, tapi jelas itu adalah raungan Beast, Yuan Mei.

Aku rasa kali ini, kita akan menghadapi sesuatu yang jauh lebih kuat dari apa yang sudah kita hadapi tadi.

Kita harus lebih berhati-hati, Yuan Mei"

Tiba-tiba, keadaan alam di hutan itu berubah drastis. Langit yang tadinya sangat cerah di atas sana, saat ini tampak menjadi begitu gelap, dan angin yang sebelumnya berhembus tenang membawa kesejukan, telah berubah menjadi kencang dengan hawa dingin menusuk tulang.

Atmosfer di hutan itu juga berubah, menjadi lebih tebal dan terasa berat.

"Apa yang terjadi Gege?

Kenapa aku merasa begitu terancam..?" tanya Nona Yuan dengan rasa takut.

Liu Feng memandang ke arah Nona Yuan, gadis dari keluarga Lin itu.

"Aku rasa itu adalah efek yang ditimbulkan oleh kekuatan Beast yang akan kita hadapi, Yuan Mei.

Kau tidak perlu memaksa diri Yuan Mei, Beast kali ini tampaknya berada di atas Kultivasi mu.

Jangan khawatir, aku akan melindungimu"

Liu feng menggenggam tangan Lin Yuan dengan hangat dan penuh kasih sayang.

Lin Yuan merasakan kehangatan itu dan menjadi lebih tenang.

"Aku sudah merasa lebih tenang Gege. Aku merasa kekasihku tidak akan membiarkan aku begitu terpuruk bukan..?"

"Tentu saja Yuan Mei. Aku akan berusaha untuk memastikan hal itu."

Tiba-tiba, sebuah gambaran besar muncul di depan mereka. Apa yang tadinya tampak sebagai gambaran itu, menjadi semakin jelas dan nyata, yang ternyata adalah seekor Beast yang sangat besar dan kuat, dengan kulit yang keras seperti baja dan mata yang merah seperti api.

Beast itu memiliki sayap yang lebar dan kuat, dan dapat menghasilkan hembusan angin yang kencang dan dingin dengan sayapnya.

"Itu mungkin adalah Raja Beast di Hutan ujian ini," ucap Liu Feng dengan serius.

"Beast yang sangat kuat dan berbahaya."

Raja Hutan itu mendekati Liu Feng dan Nona Yuan, dengan langkah yang berat dan perlahan. Liu Feng dan Nona Yuan bersiap-siap untuk bertarung, tapi kali ini mereka tahu bahwa lawan mereka sangat kuat.

"Aku siap, Gege."

Liu Feng dan Nona Yuan segera memulai pertempuran dengan mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dahulu, pada apa yang mereka anggap sebagai Raja Beast di Hutan ujian itu.

Dengan serangan yang cepat dan kuat, keduanya melesat menghantam tubuh Beast itu, Tapi Beast itu justru terlihat tidak terlalu terpengaruh oleh serangan mereka, dan malah membalas dengan serangan yang sangat kuat.

Liu Feng dan Nona Yuan terhempas ke tanah, tapi mereka segera bangun dan siap-siap untuk bertarung kembali.

"Aku tidak akan kalah!" seru Liu Feng dengan tekad.

Pertarungan antara Liu Feng, Nona Yuan, dan Beast itu kembali berlanjut.

Terjadi jual beli serangan yang cepat dan kuat dari kedua belah pihak.

Dengan mendengus keras, Beast itu melesat menghantam Liu feng yang sudah siap beradu kekuatan.

"Datanglah Beast datanglah."

Secepat kilat Beast itu menyerbu dengan menghantam tubuh Liu feng yang sebelumnya terlihat sudah siap memblokir serangan kuat dan ganas itu.

"Roarrrr.....!!"

Sambil meraung keras, Beast itu sudah tiba di hadapan Liu feng, yang tampak berusaha menahan desakan keras itu dan mencoba membalikkan keadaan.

"Sial, dorongan ini begitu kuat padahal Kultivasi hewan bodoh ini berada di bawahku.

Tapi aku bukanlah pria lemah, yang bisa asal kau tabrak saja.

Hiyaaaaaa...!!!"

Liu feng mengerahkan semua kekuatannya dan menangkap Beast itu lalu, Menghempaskannya ke tanah.

"Inikah yang kau inginkan..?

Kau ingin adu fisik bukan..? Aku akan meladenimu."

Tidak puas sekedar menghempaskan Beast itu, Liu feng kemudian memusatkan seluruh kekuatan nya pada kepalan tangannya, kemudian menghantamkan nya ke kepala Beast itu.

"Roarrrr...!!"

Beast yang terkena hantaman kekuatan Liu feng menjerit menerima pukulan Liu feng. Tubuh kerasnya tampak menjadi lebih lemah.

Lin Yuan segera melesat menghantam Beast itu dengan tebasan pedangnya.

"Tebasan pedangku sepertinya tidak berpengaruh terhadapnya Gege..!!"

"Sebentar lagi semuanya akan berbeda Yuan Mei. Betapapun kuatnya tubuh Beast ini, dia tidak akan mampu menerima pukulan Kultivator yang berada di atasnya.

Aku akan menyerangnya lagi."

Kembali Liu Feng memusatkan dan menumpukan seluruh kekuatannya, lalu mendesak dan melesatkan kekuatan itu ke tubuh Beast yang juga terlihat berusaha menyerang Li feng.

Dua hantaman keras itu bertemu dan saling beradu, sehingga menimbulkan ledakan dahsyat yang menumbangan beberapa pohon besar di hutan itu dan membuat daun-daun dari beberapa pohon yang cukup jauh dari lokasi pertempuran keduanya, berguguran dari ranting-rantingnya.

"Roar.... Roar...!!

Beast itu terlihat menjerit kesakitan dan segera setelahnya tumbang ke tanah.

Liu feng kembali akan melakukan serangan terakhir, yang sedianya akan membunuh Beast itu.

Namun Beast itu terlihat bersujud dan memohon pengampunan Li feng. Beast itu menyerahkan suatu benda yang berbentuk kristal hijau tua yang cerah, mirip dengan sebuah inti kebajikan.

Melihat itu rasa iba menyelimuti hati Liu feng, sehingga dia membatalkan serangannya.

"Apakah kau bermaksud menyerah dan menebus jiwamu dengan benda ini..?"

Beast itu menunduk dan merebahkan tubuhnya ke tanah, dan bersikap seolah dia merupakan hewan yang jinak.

"Gege..! Sepertinya dia menyerah kalah dan meminta pengampunan." Nona Yuan segera mendekat dan mengelus kepala Beast itu dengan lembut.

"Aku rasa juga begitu Yuan Mei.

Tapi apa maksud pemberiannya ini.? Bukankah seharusnya ini adalah benda yang cukup berharga bagi dirinya..?

Ya sudah, aku terima saja ketulusan hatinya. Biarkan saja kristal hijau ini aku simpan terlebih dahulu."

Dengan cepat Liu feng segera meraih benda kristal itu kemudian menyimpannya di cincin ruangnya.

Liu feng kemudian mendekat pada Beast itu, dan mengusap-usap kepalanya seperti apa yang dilakukan oleh Nona Yuan.

Perlahan keadaan di tempat itu kembali menjadi tenang, tidak ada lagi desakan angin yang menderu, maupun tekanan karena dorongan kekuatan di tenpat itu.

Beast itu sepenuhnya takluk dan jinak di tangan Liu feng.

"Ha..ha..ha sepertinya memiliki hewan peliharaan yang cukup kuat seperti Beast ini juga tidak ada salahnya, Yuan Mei."

"Itu benar Gege. Dengan kesadarannya dia sudah menyerah, maka sebaiknya kita memberinya kesempatan."

"Ya itu benar Yuan Mei." Liu feng berucap sambil mengangguk setuju.

"Kita berhasil!" seru Liu Feng dengan gembira.

Nona Yuan juga mengangguk. "Ya. kita telah berhasil, Gege!"

Liu Feng dan Nona Yuan berpelukan, dengan rasa lega dan bahagia yang sangat besar. Mereka tahu bahwa mereka telah mengalahkan lawan yang sangat kuat, dan bahwa mereka telah menjadi lebih kuat dan lebih dekat satu sama lain.

1
Kiara Chanel
Jangan lupa Like dan Vote juga dukungan hadiahnya sobat Reader semua.

Author benar-benar sangat membutuhkan semua hal itu, guna menambah semangat dan juga suplemen untuk bisa lebih banyak berkarya.

SALAM HANGAT UNTUK ANDA SEMUA.
SEMOGA KITA BERADA DALAM KESEHATAN DAN SEHAT SELALU.
Mia Sagitarius
masih sepi
Kiara Chanel: Mungkin karena ceritanya yg kurang bagus sobat maklum Author pemula
SevenTeen-17: kalau warganegara Indonesia memiliki minat baca yang tinggi kayak china pasti banyak banget yang baca karya baru karena penasaran, nyesek banget 😔
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!