NovelToon NovelToon
Kekasihku Kakak Iparku

Kekasihku Kakak Iparku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:10.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: rosshie

Nikayla Pramusti yang sedang menempuh gelar S1 di salah satu kampus ternama di Yogyakarta, tidak sengaja bertemu dengan Arka Raditya Pratama. Awalnya mereka hanya berteman, tapi waktu terus berlalu dan tumbuh benih-benih cinta diantara mereka.


Disaat Nikayla dan Arka berniat untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius, tiba-tiba ayah Nikayla jatuh sakit dan meminta Nikayla untuk menikah dengan laki-laki pilihan ayahnya.


Nikayla kini tengah berada di posisi yang sulit untuk menentukan pilihan. Di satu sisi ia sangat mencintai Arka dan di sisi lain ia nggak mau memperburuk keadaan ayahnya yang kini sedang sakit jika ia menolak perjodohan ini.


Disaat ia harus memilih salah satu antara Arka dan ayahnya, manakah yang akan dipilih Nikayla? Apakah dia akan menerima perjodohan itu dan meninggalkan Arka? atau dia akan menolak perjodohan itu dan bersatu dengan Arka, lelaki yang sangat dia cintai.


Ikuti terus ceritanya..selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khawatir

Ardi melihat Kay sudah terlelap, dia lalu berjalan menuju ranjang.

"Kamu pasti sangat lelah," ucap Ardi sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh Kay.

Ardi keluar dari kamar sambil membawa piring kotor.

Sebenarnya Ardi sangat mencemaskan Arka, dia takut Arka melakukan sesuatu untuk menyakiti dirinya.

Jonny masuk ke dalam rumah dan berpapasan dengan Ardi. Jonny melihat anak sulungnya begitu sangat gelisah.

"Ada apa? kenapa kamu terlihat sangat gelisah?" Tanya Jonny.

"Arka pergi dari rumah, Pa."

"Apa! kenapa? apa kamu bertengkar dengannya?"

"Ceritanya panjang, Pa."

Jonny mengajak Ardi untuk duduk di ruang tamu, dia ingin Ardi menceritakan semuanya.

"Sekarang ceritakan sama, Papa, apa yang telah terjadi?" Tanya Jonny.

"Apa, Papa tau siapa pacar Arka?"

"Gimana Papa bisa tau, kalau Arka nggak pernah mengenalkannya sama Papa dan Mama."

"Papa akan terkejut jika mengetahuinya."

"Maksud kamu apa? apa kamu tau siapa pacar Arka?" Tanya Jonny penasaran.

"Pacar Arka adalah istri Ardi, Kay."

"Maksud kamu apa? nggak mungkin Kay itu pacarnya Arka," ucap Jonny terkejut.

"Ardi juga terkejut, Pa. Ardi baru tau tadi saat Arka bertemu dengan Kay. Arka terkejut saat melihat Kay ada di rumah ini, dia sangat shock saat mengetahui kalau Kay adalah istri Ardi, dia nggak terima dan ingin Kay kembali lagi padanya," jelas Ardi.

Jonny sangat terkejut mendengar penjelasan Ardi, dia merasa bersalah karena semua ini terjadi karena perjodohan yang dia rencanakan.

"Dengan tidak sengaja Papa sudah menyakiti Arka, andai saja Papa tau kalau Kay itu pacar Arka, maka Papa nggak akan melakukan perjodohan ini," ucap Jonny menyesal.

"Nasi sudah menjadi bubur, Pa. Semua sudah terlanjur terjadi."

"Terus gimana keadaan Kay sekarang?" Tanya Jonny penasaran.

"Kay juga sangat shock, Pa. Dia juga nggak tau kalau Arka itu adiknya Ardi."

Jonny tidak menyangka, niatnya ingin membahagiakan anaknya tapi malah sebaliknya, perjodohan ini malah membuat kedua anaknya menderita, dia juga tidak bisa menjelaskan jika David dan Merisa tau tentang masalah ini.

"Ardi, Papa merasa bersalah pada Kay dan kedua orang tuanya, padahal Papa sudah berjanji pada David akan membuat Kay bahagia, tapi kini yang Papa lakukan malah membuat kamu dan Kay menderita," ucap Jonny menyesal.

"Sudahlah, Pa. Semua juga sudah terjadi, jadi Papa nggak perlu menyesalinya."

"Mama kamu dimana? apa Mama kamu baik-baik saja?" Tanya Jonny cemas.

Jonny sangat mencemaskan istrinya, dia pasti juga schok mengetahui kebenaran ini..

"Mama ada di kamar,Mama juga terpukul saat mengetahui ini semua kebenaran ini."

"Ini semua salah Papa, andai Papa tidak merencanakan perjodohan ini, maka keluarga kita nggak akan hancur seperti ini," ucap Jonny sedih.

"Ardi sama Kay sudah ikhlas, Pa. Kami akan terus menjalani pernikahan ini, yang harus kita pikirkan sekarang adalah Arka dan juga kedua orang tua Kay."

"Papa nggak tau bagaimana menjelaskan semua ini pada David dan Merisa."

"Untuk sekarang jangan kasih tau mereka dulu, Pa. Kita tunggu waktu yang tepat."

"Baiklah, Papa akan menemui Mama mu dulu," ucap Jonny lalu berdiri.

Jonny berjalan meninggalkan Ardi dan menuju kamarnya.

Ardi masih duduk di ruang tamu sambil menunggu Arka. Waktu terus berlalu tak terasa sudah pukul delapan malam, tapi Arka tak kunjung pulang. Ardi akhirnya memutuskan untuk menelfon Arka.

Tutt..tutt..tutt...( Ponsel Arka berbunyi )

Ardi tetap menunggu, tapi Arka tak juga mengangkat telfonnya.

"Kamu dimana, Ka? jangan bikin kakak cemas," ucap Ardi dan terus berusaha menelfon Arka tapi Arka tak juga mengangkat telfonnya.

"Aku nggak tau dimana rumah teman-temannya," ucap Ardi frustasi.

"Oh iya, Kay pasti tau dimana rumah teman-teman Arka."

Ardi berniat mengajak Kay untuk mencari Arka. Ardi masuk ke dalam kamar, dia melihat Kay sudah tidak ada di ranjang.

Kay yang baru selesai mandi keluar dari kamar hanya dengan menggunakan handuk yang melilit tubuhnya.

"Aaaa...." teriak Kay terkejut saat dia tau Ardi sedang ada di dalam kamar.

"Kenapa sih kamu suka sekali berteriak?" ucap Ardi sambil menutup kedua telinganya.

"Ngapain kamu disini? bukannya tadi kamu diluar, kenapa nggak ketuk pintu dulu kalau mau masuk?" ucap Kay sambil menyilang kan tangannya di dadanya.

"Ya terserah aku dong, ini kan kamar aku juga," ucap Ardi santai sambil menatap Kay.

"Ngapain lihat-lihat, sekarang kamu balik badan, aku mau mengambil pakaian," pinta Kay.

"Kalau aku nggak mau? lagian kita kan sudah nikah juga," ucap Ardi sambil tersenyum manis.

Kay menyesal kenapa tadi dia tidak membawa baju saat mandi.

"Awas ya kalau kamu berani macam-macam sama aku," ancam Kay.

"Memangnya kamu bisa apa? hayo," tantang Ardi.

"Aku..aku akan teriak, biar Mama dan Papa mendengar," ucap Kay gugup.

"Silahkan, justru teriakan kamu akan membuat Mama dan Papa senang, mereka akan berfikir kita sedang membuatkan cucu untuk mereka."

Ardi sangat puas bisa menggoda Kay, saat ini Kay terlihat sangat gelisah, terlihat jelas di wajahnya kalau dia sangat ketakutan.

"Oya..aku mau tanya, apa kamu tau rumah teman-teman Arka?"

"Untuk apa kamu menanyakan itu?" Tanya Kay penasaran.

"Sampai sekarang Arka belum pulang, aku sangat mengkhawatirkannya."

Kay sangat terkejut saat mendengar Arka belum pulang, tanpa sadar Kay melangkah menghampiri Ardi.

"Kamu nggak bohong kan?" Tanya Kay cemas.

Ardi bisa melihat betapa Kay sangat mencemaskan Arka, bahkan Kay tidak menyadari jika kini dirinya begitu dekat dengan Ardi.

Ardi memanfaatkan situasi ini untuk menggoda Kay lagi. Ardi menarik tangan Kay dan langsung memeluknya.

"Kenapa? apa kamu sangat mencemaskan Arka?" Tanya Ardi sambil memeluk erat Kay.

Kay baru sadar kalau dia sudah berada di pelukan Ardi.

"Lepasin aku," ucap Kay sambil mencoba melepaskan diri.

Tapi usaha Kay sia-sia, karena tenaga Ardi sangat kuat. Tenaga Kay tidak bisa menandingi tenaga Ardi.

"Aku tanya sekali lagi, apa kamu sangat mengkhawatirkan Arka, hingga kamu nggak menyadari kamu datang menghampiriku dengan keadaan tubuhmu hanya terbalut oleh handuk, atau kamu memang sengaja ingin menggodaku," ucap Ardi sambil tersenyum menatap Kay yang kini wajahnya mulai memerah.

"Lepasin aku! ok..aku akan jujur sama kamu, aku memang sangat mengkhawatirkan Arka, Arka pergi dari rumah gara-gara aku, jadi wajar kan aku mencemaskannya."

"Apa hanya itu alasan kamu? apa nggak ada alasan lain?"

"Kamu mau mendengar jawaban seperti apa lagi, apa kamu mau mendengar jawaban kalau aku mencemaskan nya karena aku sangat mencintainya?" Tanya Kay yang mulai emosi.

Mendengar ucapan Kay sontak membuat Ardi melepaskan pelukannya.

"Aku tunggu diluar, kita harus mencari Arka," ucap Ardi lalu melangkah keluar kamar.

Ardi tidak suka mendengar Kay mengucapkan kata kalau dia sangat mencintai Arka, entah mengapa hati Ardi terasa begitu sakit.

"Dasar pemarah," gerutu Kay sambil memakai pakaian.

Setelah selesai berpakaian dan menyisir rambut, Kay langsung keluar kamar dan menghampiri Ardi.

"Kita mau kemana?"

"Kamu tau rumah teman-teman Arka nggak?"

"Aku taunya cuma rumah Tony saja, karena yang aku tau teman dekat Arka cuma Tony."

"Ya sudah, kita ke rumah Tony sekarang," ucap Ardi lalu melangkah keluar.

Kay mengikuti Ardi dari belakang, mereka masuk ke dalam mobil. Ardi melajukan mobilnya.

"Kenapa kamu nggak memakai jaket?" Tanya Ardi sambil melihat Kay yang hanya mengenakan lengan pendek.

"Aku lupa, karena tadi buru-buru."

Setelah dua jam mereka akhirnya sampai di rumah Tony. Ardi melihat mobil Arka terparkir di halaman rumah Tony.

"Itu mobil Arka," ucap Kay sambil menunjuk kearah mobil Arka yang terpakir di halaman rumah Tony.

"Kamu mau disini atau ikut aku kedalam?"

"Aku disini saja, aku nggak mau membuat masalah menjadi semakin runyam," ucap Kay sambil menatap rumah Tony.

"Ya sudah, kamu tunggu disini," ucap Ardi lalu keluar dari mobil.

Kay melihat Ardi sedang berjalan menuju pintu utama.

"Semoga Arka mau pulang," ucap Kay.

Kay melihat Tony membukakan pintu dan menyuruh Ardi masuk. Sebenarnya Kay ingin ikut masuk dan membujuk Arka untuk pulang, tapi Kay takut akan membuat keributan di rumah Tony.

Setelah satu jam Kay melihat Ardi keluar dari rumah Tony, Ardi berjalan menuju mobil dan masuk ke dalam mobil.

"Gimana? apa Arka mau pulang ke rumah?" Tanya Kay cemas.

~oOo~

1
Armiyah Tungkal
Kecewa
Laili Mufidati
keren apalagi tokohnya EXO ♥️♥️
Laili Mufidati
omg ohh sehun tunjukan pesonamuuu
yoongi wife
kecewa dg alur ceritanya
yoongi wife
sungguh cerita yg diluar nalar. sepertinya penulis terlalu mengada2 ceritanya. mon maaf aku gk sanggup baca sampe abis. hati saya gk Terima cerita yg terlalu rumit sperti ini
Rosa Rosiana
menarik, dari penggambaran awalnya
GuGuGaGa_90
hahaha..si Ardi selalu dapat yg fresh²🤣🤣🤣
Nuri Maulidia
ok
Armiyah Tungkal
bingung anjirrr dng cerita nyaa hhh
TaeLis
Biasa
TaeLis
nyesek bnget jdi arka
antha mom
bahagia selalu ya Kay &arka
antha mom
penantian yang panjang dan berbuah manis.
semangat arka 💪💪
Siti Fatonah
vbaguss kok thooorr mudah2an readernya tambah banyak ya thoorrr semangaattt
Siti Fatonah
kasian arka thorr si arka pasti patah hati bet dah...
Maura
visualnya ga ada gambare thor
Maura
kok visualnya ga ada gambarnya kak
Sutar Sunarto
𝙜
Fransiska Siba
aku pada mu Ardi
Fransiska Siba
aku lebih suka Ardi dan Zahra pemeran utama dibandingkan Arka dan Kay sungguh pasangan menjijikan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!