NovelToon NovelToon
Istri Yang Tertindas

Istri Yang Tertindas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dia mencintaiku sampai mati, tapi justru membunuhku perlahan setiap hari."
Di balik kemewahan gaun sutra dan rumah bak istana, Yati hanyalah seorang tawanan yang jiwanya diremukkan oleh suaminya sendiri, Stevanus. Bagi dunia, Stevanus adalah pahlawan; bagi Yati, dia adalah iblis berwajah malaikat.
Puncak pengkhianatan terjadi saat Stevanus membuangnya dalam keadaan hancur demi kekuasaan dan wanita lain. Mereka mengira Yati sudah tidak berdaya dan terkubur bersama rahasia gelap mereka.
Namun, rasa sakit tidak mematikan Yati—ia justru melahirkan sosok baru yang kuat dan tangguh. Kini Yati kembali dengan identitas berbeda, menyusup ke jantung kehidupan Stevanus untuk merebut kembali hidup dan harga dirinya.
Ini adalah kisah tentang perjuangan Yati membuktikan bahwa dari kehancuran, ia bisa bangkit lebih kuat.
Bersiaplah, karena kisah ini akan membawamu pada perjalanan emosional yang penuh liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PARADOKS DARAH DAN BAJA

Ruangan bunker itu bergetar hebat, suara alarm "Protokol 0" menderu bagaikan jeritan ribuan nyawa yang terkutuk. Aku tergantung di udara, leherku dicengkeram oleh tangan logam Stevanus yang dingin dan tanpa ampun. Di depanku, berdiri wanita yang memiliki wajahku sebuah cermin masa depan yang penuh luka dan keputusasaan.

"Pilih, Yati!" Stevanus berteriak, suaranya kini sepenuhnya mekanis, bergetar dengan frekuensi yang menyakitkan telinga. "Berikan darah bayi itu untuk menyempurnakan keabadian kami, atau tekan tombol itu dan biarkan sejarahmu terhapus sebelum sempat tertulis!"

Napas kusesaki. Mataku beralih ke arah wanita di ambang pintu diriku dari masa depan. Dia memegang perutnya yang juga membuncit, matanya memancarkan rasa sakit yang hanya bisa dipahami oleh seorang ibu yang telah kehilangan segalanya berkali-kali.

"Jika kau menekan tombol itu, Yati... kau memang akan menghancurkan Stevanus," wanita itu berbisik, air mata jatuh di pipinya yang pucat. "Tapi kau juga akan membunuh setiap kemungkinan bagiku untuk hidup. Aku datang dari masa depan di mana kau menyerah. Jangan biarkan darah ini tumpah untuk dendam, gunakan darah ini untuk pengampunan."

"Pengampunan?" aku tersedak, darah mulai keluar dari sudut bibirku akibat cengkeraman Stevanus. "Setelah apa yang dia lakukan?! Setelah dia membunuh kembaran bayi ini di tangga itu?!"

Kemarahanku meledak. Kekuatan yang muncul bukan lagi dari otot, melainkan dari sisa-sisa kemanusiaan yang menolak untuk menyerah. Aku melihat ke arah Aris yang terkapar di sudut, dadanya masih naik turun dengan lemah. Aku tidak bisa membiarkan pengorbanannya sia-sia.

Dengan gerakan nekat, aku tidak menekan tombol merah. Sebaliknya, aku menggunakan kuku jariku yang tajam untuk menyayat telapak tanganku sendiri, lalu menempelkannya ke sensor biologis di samping tombol penghancur.

"AI! Batalkan Protokol 0!" teriakku. "Aktifkan Protokol Penjara Waktu! Kunci semua entitas biotik di level ini!"

"Perintah diterima," suara AI bergema. "Protokol Penjara Waktu aktif. Medan magnetik 10.000 Tesla diaktifkan."

Seketika, Stevanus meraung. Tubuh logamnya bereaksi terhadap medan magnet raksasa yang muncul dari lantai bunker. Tangannya yang mencekikku mendadak kaku, tertarik oleh daya magnet yang luar biasa. Dia terlempar ke dinding logam, menempel di sana seperti serangga yang tertusuk jarum.

Kak Surya juga terkapar, tubuh biotiknya terkunci, cairan perak di dalam nadinya berhenti mengalir.

Wanita dari masa depan itu terjatuh berlutut. "Kau... kau mengubah jalurnya... kau tidak menghancurkan kami, tapi kau mengunci kami di sini selamanya..."

Aku jatuh ke lantai, terengah-engah, memegangi perutku. "Aku tidak akan membunuh bayiku demi menghancurkan kalian. Tapi aku juga tidak akan membiarkan kalian menyentuhnya."

Aku merangkak menuju Aris, berusaha menyeret tubuhnya menuju kapsul pelarian di sudut bunker. "Aris, bangun! Kita harus keluar sebelum bunker ini tersegel otomatis!"

Aris membuka matanya perlahan, menatapku dengan bangga. "Kau melakukannya... Widya..."

Namun, saat kami hampir mencapai kapsul, suara tawa lembut terdengar dari interkom bunker. Bukan suara AI. Bukan suara Stevanus.

"Sangat cerdas, Yati. Benar-benar putriku yang berbakat," suara itu adalah suara wanita yang tadi di pemakaman mengaku sebagai ibuku suara yang dingin dan berwibawa.

Layar utama bunker menyala, memperlihatkan wajah wanita itu. Dia tidak berada di makam. Dia berada di sebuah ruangan kendali yang lebih tinggi, tepat di atas bunker ini.

"Kau pikir kau sudah menang dengan mengunci Stevanus?" wanita itu tersenyum iblis. "Kau hanya membantuku menyingkirkan produk gagal. Sekarang, kapsul pelarian itu tidak akan membawamu keluar. Kapsul itu akan membawamu langsung ke laboratorium pribadiku di dasar laut Manado."

Pintu kapsul tertutup otomatis, mengurungku dan Aris di dalamnya. Sebelum kapsul itu meluncur ke bawah, Stevanus yang masih menempel di dinding berteriak dengan sisa kekuatannya.

"Yati! Dia bukan ibumu! Lihat ke bawah kursi kapsulmu!"

Aku meraba ke bawah kursi dan menemukan sebuah kotak hitam kecil dengan logo yang sangat kukenal: logo panti asuhan tempat Yati dibesarkan secara rahasia sebelum diadopsi Ayah. Di dalamnya ada sebuah foto bayi kembar, dan di belakangnya tertulis: "Proyek Kencana: Subjek A (Yati) dan Subjek B (Maya). Jangan biarkan mereka bersatu."

Aku menatap Aris. Aris menarik napas panjang dan berbisik, "Widya... ada sesuatu yang harus kau tahu. Maya tidak benar-benar mati di laut tadi. Dia adalah bagian dari dirimu yang harus kau bunuh untuk bisa selamat."

Kapsul itu meluncur jatuh dengan kecepatan tinggi ke dalam kegelapan laut, meninggalkan jeritan Stevanus yang tertelan dinding bunker.

1
Abang imbran
gak bertele" 👍
Abang imbran
kurang ngajer banget ni stevanus/Right Bah!/
grandi
up lagi thor/Kiss/
Chici👑👑
Kak kamu keren bisa up banyak, aku nulis 1 bab aja kelar nya 2 sampe 3 hari baru selesai🤧
christian Defit Karamoy
TRIMAKASIH SUDAH MAMPIR🙏
JANGAN LUPA UNTUK SELALU BAHAGIA🫰

Like Setiap Bab Kalau selesai 👍

Rate Bintang 5 🌟

Vote setiap hari Senin 🙏

Kalau Ada Poin Boleh Mawar sebiji🌹

Tinggalkan komentar, penyemangat, kritik & Saran, 🎖️

Makaseh banya samua 🙇🙏😇
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
christian Defit Karamoy: okey siap trimakasih🙏
total 1 replies
Bela Viona
wow lumayan cepat juga ya thor,dlm 3 bln op kelar,blm lagi merubah karakter seseorang. sebenar nya gak mudah. minimal setahun lh.
tapi ini kisah sat set beres. gak bertele tele. langsung pada inti nya...
christian Defit Karamoy: iya kak🙏
total 1 replies
Bela Viona
Iblis berbadan manusia.
semoga mati ny tdk mudah.
gila stevanus.
Bela Viona
sesekali klo bikin kopi,di kasih 3 tetes racun tikus kn gak masalah thor...
biar ad sensasi buih buih ny tuh lakik
Bela Viona
baru baca bab awal udh di suguh kn dgn sebuah pengkhianatan,kdrt,penipuan dan manipulatif.
sakit jiwa nih lakik...
Bela Viona
Mampir thor...
Bela Viona: siapppp
total 3 replies
grandi
ngeri
grandi
apakah aman Thor
grandi
kata kata yang terpaksa/Scowl/
Chici👑👑
Thor kamu kuat banget apdet nya bisa banyak...kalo aku udah kriting jempol nya /Hammer/
Chici👑👑
Semangat thor💞
Chici👑👑
Lanjut lagi semangat thor apdet nya
christian Defit Karamoy: siap kak ku🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Lanjutkan thor
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Kak aku mampir
christian Defit Karamoy: trimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!