Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.
Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.
"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"
MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.
Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 35. Diterima Sebagai Hashira
Semuanya terdiam saat saikyou mulai mempertanyakan mereka. Mereka tidak bodoh, setelah melihat Obanai dan Sanemi dikalahkan dengan sangat mudah.
Mereka tahu mereka bukan tanding saikyou, kalaupun mereka memiliki kesempatan untuk mengalahkannya bersembilan. Tapi untuk apa? lagipula sejak awal merekalah yang mempertanyakan kemampuan saikyou yang mereka rasa belum pantas menjadi seorang Hashira.
"SAIKYOU-SAN KAMI SUDAH MENGERTI SEBERAPA KUAT ANDA, TIDAK PERLU ADA PERTARUNGAN LAGI. LEBIH DARI INI, INI HANYA AKAN MENJADI PERTARUNGAN YANG SIA-SIA" Teriak Kyojuro, mereka bukan takut kalah, hanya saja pertarungan 9 Hashira melawan saiyou hanya akan menjadi pertarungan yang sia-sia.
Bukti bahwa dia lebih kuat dari Individu manapun dalam Hashira saja sudah cukup.
"Hashira Api, Rengoku Kyojuro. Hanya karena kalian menganggap kekuatanku sudah pantas untuk memegang gelar Hashira bukan berarti aku sudah menganggap kekuatan kalian juga cukup pantas untuk bertarung bersamaku" Balas saikyou penuh kesombongan.
"Ughhh, HAL ITU-" Saikyou memotong kata-kata Kyojuro dan menantang mereka "Karena sebelumnya kalian menguji-ku, sekarang giliranku untuk menguji kalian" Mata Saikyou yang berwarna biru cerah mulai menjadi gelap. Dia bersiap mengeluarkan Energinya (Touki) untuk menekan mereka.
"BERHENTI, JANGAN BERKELAHI LAGI!!" Teriak Mitsuri gadis manis dengan pakaian terbuka. Dia berdiri mendekat ke arah saikyou untuk menghentikannya.
Mitsuri adalah seorang wanita muda bertubuh indah dengan kulit pucat, postur tubuhnya yang ramping dan anggun menyembunyikan kekuatan ototnya yang luar biasa.
Tingginya sekitar 167 cm dan dia memiliki mata besar, bulat, berwarna hijau pucat cerah dengan bagian tengah berwarna hijau lebih gelap, bulu mata hitam panjang, dan banyak kilauan putih yang memantulkan cahaya, sebuah tahi lalat kecil di bawah setiap matanya, dan lipstik merah muda pucat.
Mitsuri memiliki rambut merah muda panjang dan tebal yang memudar menjadi warna hijau limau di bagian tengahnya, yang ia kepang menjadi tiga kepang tebal. Ia memiliki lima helai rambut pendek dan berantakan yang menjuntai di wajahnya sebagai poni bervolume, ujungnya juga berwarna hijau limau.
Mitsuri mengenakan seragam standar Korps Pembunuh Iblis yang telah dimodifikasi secara ekstensif, seragamnya berwarna hitam.
Pakaiannya terdiri dari jaket kancing ketat dengan kerah tegak dan lengan panjang, dilengkapi kancing emas dan saku kemeja di dada kiri, dengan kanji untuk menghancurkan (Metsu) terukir di bagian belakang seragam.
Di bawahnya, ia mengenakan kemeja dalam lengan panjang berkerah putih. Karena seragamnya yang ketat, baik bagian dada jaket maupun kemeja dalamnya dibiarkan tidak dikancing dan terbuka, memperlihatkan belahan dadanya.
Alih-alih celana tattsuke hakama standar , Mitsuri mengenakan rok mini lipit pendek, mempertahankan warna dan gaya kain seragamnya.
Pinggangnya diikat dengan ikat pinggang putih standar. Di atas seragamnya, ia mengenakan haori putih polos, hadiah yang diberikan kepadanya oleh Kyojuro Rengoku , Hashira Api dan mentornya.
di bagian kaki, dia mengenakan sepasang stoking setinggi paha berwarna hijau limau dengan garis-garis vertikal dan manset berwarna teal di bagian atas. Ini adalah hadiah dari Obanai Iguro , Hashira Ular. Alas kakinya terdiri dari sandal zōri putih dengan tali berwarna merah muda, diikat di bagian depan dengan pita dekoratif
Saat Mitsuri melihat semua orang melirik ke arahnya karena teriakannya barusan dia menjadi panik, tetapi dia tetap mengatakan apa yang ingin dia katakan "Awawawawawa... Mooo... Aku mohon jangan berkelahi lagi, mari kita semua berteman, kita adalah rekan jadi jangan berkelahi lagi!"
"Kanrouji-san benar, tidak perlu ada perkelahian lagi. Kita sudah mengakui anda sebagai bagian dari kami. Jadi tolong tenangkan diri anda Saikyou-san!" Tambah Shinobu dengan wajah serius tidak tersenyum seperti biasanya. Dia paham jika ini terus berlanjut akan ada perpecahan diantara mereka.
Jadi dia ikut mendekat bersama Mitsuri untuk menghentikan saikyou.
Melihat kedua gadis cantik mendekat dan mencoba menghentikan amukannya, wajah saikyou yang tegas dan dingin mulai mengendur juga tersenyum aneh.
"Ehhhh, mau bagaimana lagi, jika Kanrouji-chan dan Kocho-chan bilang begitu, Oji-san akan mengalah Tehehe~" Melihat gelagat aneh saikyou yang terlihat seperti pria tua mesum di depan Shinobu dan Mitsuri semua orang kecuali Oyakata-sama terkejut.
Saikyou memang terkenal karena dia memang lemah terhadap wanita, semua orang di desa Kumotsuki tahu hal itu. Oyakata-sama juga tentu tahu hal itu berkat informasi yang didapatkan.
Ditambah dua wanita di depan saikyou adalah karakter my bini miliknya. Di depan mereka, saikyou tidak akan bisa menahan ketenangannya.
Bahkan dia sampai memanggil dirinya Ojii-san, ini membuktikan seberapa lemah dia terhadap Mitsuri dan Shinobu.
"Ehem" batuk untuk memecah situasi aneh yang dibuat saikyou, Shinobu bertanya "Jadi Saikyou-san, apa kau sekarang sudah tenang dan tidak akan berkelahi lagi?"
"Umm..Apapun yang Kanrouji-chan dan Kocho-chan mau akan aku lakukan, bahkan jika kamu mau aku membelah gunung dan lautan, akan aku lakukan sekarang juga" Jawab saikyou sambil mendekatkan wajahnya ke Shinobu dan Mitsuri
Melihat kelakukan mesum saikyou, Shinobu mengerutkan keningnya "Itu tidak perlu, dan juga menjauhlah dari kami" Balas shinobu sambil mendorong wajah saikyou yang menunduk semakin dekat.
"Hahahaha.. Ternyata orang sekuat itu hanyalah seorang pria mesum. sungguh sifat yang "meriah" hahaha.."
"Ini bukan hal yang pantas ditertawakan, Uzui-san" Balas Shinobu mendekat ke arah Hashira lain meninggalkan Mitsuri yang terjebak bersama saikyou. Sifat tidak enakan Mitsuri, membuat dia terjebak bersamanya.
Disisi lain, Obanai yang melihat saikyou mencoba menggoda Mitsuri menjadi sangat marah namun dia tidak melakukan apapun. Bukan hanya karena saikyou lebih kuat darinya, dari dalam hatinya Obanai memiliki perasaan rendah diri dan merasa tidak pantas karena masa lalunya.
"AKU BELUM KALAH" Teriak Shinazugawa keluar dari kolam dan berjalan ke arah saikyou yang sedang menggoda Mitsuri.
"Sudah cukup Sanemi!" Suara tenang Oyakata-sama kemudian membuat langkah Shinazugawa terhenti. "Pertarungan sudah selesai, Hashira yang lain sudah mengakui kekuatan Saikyou-san. Tidak perlu ada pertarungan lagi"
"Tapi-" Shinazugawa mengertakkan giginya karena kesal dan tidak terima. Saikyou hanya melihatnya dan kalau dia berani menyerangnya kembali, dia akan melemparkannya ke kolam lagi.
Untuk mencairkan suasana kembali menjadi bersahabat, saikyou kemudian mendekat ke arah Shinazugawa. Saikyou sudah bukan anak kecil lagi. Dia sudah tidak perawan, dia tidak akan marah hanya karena kata-kata para Hashira yang meremehkannya sebelumnya.
"Shinazugawa-kun, aku minta maaf karena menyinggungmu. Tapi aku ingin memberitahumu kalau di luar sana masih banyak orang yang lebih kuat darimu. Ketika mendapatkan kekuatan yang lebih besar aku tahu tanggung jawab yang juga besar datang menghampiriku"
"Namun menjadi kuat saja tidak cukup, aku butuh bantuan orang lain juga untuk menjaga kestabilan dari apa yang aku lindungi. Oleh karena itu aku harus bisa mempercayai semua orang dan bukan bergantung pada diri sendiri. Alasan aku bergabung dengan organisasi ini adalah karena aku membutuhkan kalian bukan kalian yang membutuhkan aku"
Mendengar perkataan saikyou semuanya terdiam dan mulai paham kalau saikyou bukanlah orang yang jahat, hanya saja jika dia tidak menggendong dan mendudukkan Mitsuri di bahunya mungkin dia akan terdengar lebih meyakinkan.
"Anooo, aku mohon turunkan aku!!" Ucap Mitsuri yang duduk dibahunya.
"Heheheh, aku bisa merasakan sesuatu yang lembut dibahuku"
"Kyaaaaaaaa, Mesum"
Plakkk, Kanroji menampar saikyou dan melompat turun dari bahunya.
' Aku kalah dari orang semacam ini, yang benar saja ' pikir Shinazugawa dengan penuh amarah.
Bersambung~