NovelToon NovelToon
Akan Ku Buat Dia Menyesal

Akan Ku Buat Dia Menyesal

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Obsesi / Fantasi Wanita / Terpaksa Menikahi Suami Cacat / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:46.5k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

"Aku yang menghancurkan keluargaku sendiri."
"Aku yang membuat semua orang mengetahui tentang hubungan gelap kalian."
"Aku yang membuatmu berlutut meminta ampun saat ini."

Fransisca menikahi seorang milyarder yang mengalami cacat mental hanya untuk membalaskan dendam kematian ibunya. Menganggap lebih baik hidup sebagai pengasuh pria cacat, tapi mendapatkan kekuasaan mutlak.

Karena cinta baginya hanya... Bullshit!

Tapi mungkin tanpa disadarinya mata pria yang dianggapnya mengalami cacat mental itu hanya tertuju padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Real

Hingga malam telah gelap, Arkan sama sekali belum kembali. Karena sang butler juga tidak ada, maka terpaksa dirinya kembali mengambil makanan delivery order. Wanita yang harus kembali melewati lantai satu.

Matanya menelisik, entah kenapa rasa usil ada dalam dirinya. Berkeliling rumah seorang diri, mengendap-endap mengingat tidak banyak pelayan pada jam-jam ini. Semuanya fokus pada dapur dan meja makan.

Dirinya sedikit mengintip kala pintu kamar Doni.

Wanita yang telah move on itu melihat sendiri, bagaimana Mira berada di atas tubuh Doni. Bergerak liar, naik turun... tidak usah dibicarakan. Tapi yang jelas bentuk tubuh Arkan Zoya jelas lebih bagus. Ukurannya juga...

Dengan cepat Fransisca menggeleng, membulatkan matanya. Dirinya mungkin akan menjadi istri perawan seumur hidupnya. Menikah tapi tidak pernah berhubungan badan. Memiliki anak dengan jalan bayi tabung, hidup bahagia selama-lamanya mengasuh suami dan anaknya. Menjadi wanita kaya, tanpa terikat.

Sudahlah... lagipula itu lumayan menjijikkan, kala adegan berlanjut ke beberapa hal ekstrim lagi. Jujur saja dirinya mulai meragukan Mira mengidap kanker darah stadium akhir.

Kembali berjalan, ke kamar selanjutnya. Lebih tepatnya kamar Johan dan Naya. Pintu kamar tertutup, terkunci dari dalam. Apa Naya sedang mandi?

Tapi kala berjalan di ujung lorong sosok Johan terlihat. Tengah menghubungi seseorang, sembari membakar sebatang ro*kok.

"Mira akan lebih berguna dibandingkan Fransisca." Kalimat yang diucapkan Johan pada seseorang di seberang sana membuatnya membulatkan mata.

Dengan cepat Fransisca bersembunyi di balik gorden, mendengarkan percakapan yang dilakukan Johan. Entah dengan siapa, semuanya tidak terdengar jelas. Apa yang dikatakan orang di seberang sana. Tapi apa yang dikatakan Johan masih dapat didengar olehnya.

"Sayang...kamu harus sedikit bersabar. Saat Doni mengetahui kamu adalah ibu kandungnya dia pasti akan sangat senang."

Fransisca menutup mulutnya sendiri dengan kedua tangannya. Jadi Doni bukan anak Naya? Bagaimana bisa? Itu artinya Doni tidak berhak atas apapun dari awal. Karena semua harta kekayaan ini adalah milik Arkan Zoya selaku adik tiri Naya. Walaupun Naya sendiri memiliki aset warisan dari orang tuanya, tapi tidak seberapa.

Doni tidak memiliki hubungan darah dengan Naya? Dirinya seperti mendapatkan jackpot. Itu artinya walaupun Arkan Zoya tidak sembuh nantinya, warisan sepenuhnya akan jatuh ke tangan anaknya dan Arkan Zoya.

Ingin mendengar lebih banyak. Benar-benar ingin tau, siapa ibu kandung Doni. Apa Sela? Atau ada wanita lainnya lagi.

Johan terdiam seperti mendengarkan apa yang diucapkan orang di seberang sana. Pria yang menghela napas, menenangkan pikirannya.

"Akan aku lakukan, setelah Arkan Zoya mati. Doni yang tidak mampu memimpin perusahaan dapat dibantu oleh Fransisca. Masalah Naya, aku akan menceraikannya. Doni berhak memiliki semuanya. Karena ini adalah karma dari Naya yang memisahkan cinta kita."

What! Big what!? Gila!

Ini kesalahan Naya? Dasar pria bejat! Anakmu dan wanita lain telah dibesarkan dengan sepenuh hati. Tapi malah menyalahkan orang lain.

Tapi... memang karma bagi mantan ibu mertua jahat seperti Naya. Menganggap perselingkuhan Doni wajar, nah! Ternyata malah dia yang diselingkuhi.

"Tuhan memang adil! Tuhan Yang Maha Kuasa! Tangan ini tidak perlu sepenuhnya membalas dendam." Itulah kalimat yang tersimpan dalam hati Fransisca yang senang melihat orang susah.

Tak!

Tak!

Suara kunci pintu kamar Naya yang mulai terbuka terdengar. Dengan cepat Fransisca berlari, kembali bersembunyi di tikungan pojok lorong lain. Agar Naya tidak melihatnya.

Wanita paruh baya yang berjalan mendekati suaminya."Sedang menelepon siapa?" tanyanya.

"Jeki... direktur bagian keuangan. Fransisca ingin membuat masalah. Tapi tenang saja semua sudah teratasi." Ucap Johan tersenyum lembut, mematikan panggilan dengan cepat.

Memang dasar buaya buntung. Maunya cari untung. Padahal hidupnya bergantung pada warisan wanita. Memang pria wajah tung-tung.

"Jeki? Gila! Ibu kandung Doni adalah Jeki. Benar-benar pria yang pintar berpura-pura." Batin Fransisca tidak dapat berkata-kata.

"Sudah aku bilang, singkirkan saja. Fransisca hanya duri dalam daging cepat atau lambat akan menimbulkan banyak kerugian." Naya menghela napas kasar.

Tapi Johan menggeleng."Doni tidak sepintar Fransisca."

"Mira lulusan luar negeri. Dapat membantu Doni di perusahaan nantinya. Mereka akan menjadi pasangan sempurna." Ucap Naya antusias.

Tapi, Johan kembali menggeleng."Karena itu aku katakan Mira sakit-sakitan. Walaupun katanya pintar, apa yang dapat diharapkan darinya. Begini saja, usahakan kesembuhan Mira secepatnya. Maka aku akan lebih berpihak pada Mira, sebagai menantu kita. Setelah dia membuktikan dirinya."

"Aku akan mengusahakan kesembuhannya. Fransisca hanya benalu tidak berguna. Sama sekali bukan pasangan yang baik untuk Doni." Keluh Naya.

"Iya! Iya! Aku mengerti sayang...aku akan selalu mengikuti perintah istriku yang paling cantik." Johan tersenyum mencium mesra bibir istrinya.

Sedangkan Fransisca menghela napas menatap jenuh. Bahkan pasangan menjijikkan saja bercinta. Tapi tidaklah mengapa, jadi perawan seumur hidup juga tidak apa-apa. Yang penting...aku kaya!

Sudahlah! Dirinya tidak peduli sama sekali. Tapi menyenangkan mengetahui kalau Doni bukan anak Naya. Walaupun ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab. Bagaimana Naya dapat mengira Doni adalah anak kandungnya.

Apa Doni ditukar saat bayi? Atau anak Naya terlahir meninggal? Ada banyak kemungkinan sejatinya. Kemungkinan yang dapat mengarah pada lorong kemana saja.

Tidak ingin terlalu banyak berspekulasi, sebelum menemukan bukti.

Tapi ... dirinya akan membuat mereka berlutut di hadapannya. Kartu tarot pembalasan tetap akan bergulir.

Setelah membayar paket makanan delivery, dirinya segera berjalan kembali ke rumah. Lebih tepatnya ingin mengatasi stress dengan berdiam diri di kamar.

Kala hendak kembali, lagi-lagi sosok itu terlihat. Mira berdiri di sana menatap penuh hina padanya.

"Lihat leherku! Aku bercinta dengan pria yang kamu sukai." Ucap Mira menunjukkan tanda keunguan di lehernya.

Fransisca mengangkat sebelah alisnya. Kemudian mengeluarkan dompetnya yang tebal, akibat berbagai kartu.

"Lihat! Black card berjejer di dompetku. Kartu kreditmu berwarna apa? Apa biru? Orange? Merah? Aku sarankan...cari yang hitam agar lebih keren." Fransisca mengedipkan sebelah matanya.

Yang penting...aku kaya!

"Jangan sombong! Semua milikmu hanya sementara! Aku yang akan menjadi pemilik segalanya. Lebih tepatnya aku dan anak dalam kandunganku!" Mira tersenyum menyeringai, inilah akhir permainan. Bagaimana bisa seorang pemuda cacat mental memberikan keturunan?

Sudah pasti ini akan menjadi miliknya dan anak Doni dalam kandungannya nanti.

Fransisca pada awalnya terdiam, sedetik...dua detik... hingga pada akhirnya pada detik ketiga wanita itu tidak dapat menahan tawanya lagi.

"Astaga! Gila! Lelucon yang bagus!" Gumamnya, memegangi perutnya sendiri.

"Kenapa tertawa!?" Bentak Mira.

Fransisca menghela napas, berusaha menenangkan dirinya sendiri. Perlahan berbisik di samping telinga Mira. Wanita yang tersenyum menyeringai."Ini rahasia, hanya kita yang tau. Walaupun kamu melahirkan anak Doni. Tapi anak itu tidak akan berhak mewarisi harta Arkan Zoya. Walaupun aku tidak memiliki keturunan nantinya.... tetap saja anak Doni tidak akan pantas."

Wanita yang mengetahui Doni bukan anak kandung Naya. Itu artinya sama sekali tidak ada hubungan darah dengan Arkan Zoya yang merupakan adik tiri Naya.

Ini merupakan lelucon yang bagus. Bahkan... mungkin Mira tidak mengetahui kenyataan ini.

1
Septi Lahat
nggk ush diajarin,, ajak praktek lgsung je,, toh kalian kan suami istri sah😁
Alishe
gue yg gregetttttt manis bgt si mreka🤭🤭🤭🤭🤭
Alishe
order dmn su enak beud perasaan isca ihh pengen🤣🤣🤣
Alishe
dibayar lunas tuh sakit beneran🤣🤣🤣🤣
Alishe
pantesan meriksanya ati atiiii bgt ya dok🤭🤭🤭
Alishe
lebih menarik martabaknya beli dmn si isca tuh mayan buat liat drama🤣🤣🤣🤣
Alishe
nyawa Rendi sisa separo kayanya🤣🤣🤣🤣
Alishe
kesian juga yg mulia istri kita klo arkan masi stay cool bocah seakan berjuang sendiri jdnya sooo ganbateeee semangattt😘😘😘😘
Alishe
end udah end🤣🤣🤣
Alishe
beda tipis🤣🤣🤣
chataleya
🙈🙈🙈
Alishe
nah nah sapose dteng😱😱😱
Alishe
ahahaha kretek🤣🤣
Alishe
huahahahahaha dpt cilok goceng kembalian beli data buat sehari🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Alishe
gaplok Rendi🤣🤣🤣
Alishe
mamp**🤣🤣🤣🤣
Inah Ilham
ternyata lebih boooommm...
Alishe
agak apa emang bod** si tungtung🤣🤣🤣🤣
Alishe
bayangin pas lg mode normal ngomong bikin anak muka arkan gmn ya🤣🤣🤣🤣
Nur Wahyuni
ayo gimana cara ngajarinnya Fransisca.. yg ada setengah jalan trz Fransisca disuruh minum susu dan pusing 😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!