.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tuanzero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 28
"Selamat datang tuan..." sapa para pelayan menyambut kedatangan Justin.
Dia masuk ke dalam rumahnya yang besar itu layaknya sebuah istana, begitu megah dan mewah sampai membuat mata takjub saat melihatnya.
"Siapkan air mandi ku."
Pelayan yang berada tak jauh dari Justin langsung beranjak segera melakukan perintah, dia pergi untuk menyiapkan air mandi Tuannya.
Justin melepaskan jas yang ia kenakan dan memberikannya kepada pelayan, dengan sigap pelayan itu menyambut jas yang di berikan oleh Justin.
Setelah itu Justin berjalan menuju sofa hendak untuk sedikit mengistirahatkan badannya, setiap hari selalu di jalaninya dengan bekerja.
Padahal dia sendiri tak tahu untuk siapa dia melakukan semua itu, Justin sangat suka menyibukkan dirinya sendiri. Dia melakukan semua itu agar otaknya bisa melupakan kenangan pahitnya, sekali saja Justin memikirkannya mungkin dia tak akan bisa tidur sepanjang malam.
Entahlah mengapa itu bisa terjadi, namun yang jelas dia benar-benar tersiksa. Karena itulah Justin lebih suka bekerja lembur sampai tubuhnya kelelahan dan tertidur, dia juga sering sakit akibat terlalu banyak bekerja.
Lambat-laun tubuhnya itu mulai terbiasa, dia sudah jarang sakit atau mengantuk. Benar-benar hidup yang membosankan dan juga aneh, tapi mau bagaimana pun dia tetap harus menjalaninya.
"Taun, air mandi anda sudah siap."
Pelayan itu memberitahukan Justin bahwa perintahnya telah di laksanakan, dan setelah itu Justin memberi kode agar pelayan itu pergi dan meninggalkannya sendirian.
"Hah... lagi-lagi hari yang begitu membosankan."
Justin beranjak dari sofa yang di dudukinya dan masuk ke dalam kamar, dia melucuti pakaiannya dan mengambil handuk untuk menutupi setengah tubuhnya.
Kemudian Justin masuk ke dalam kamar mandinya, dia berniat untuk membersihkan diri agar terasa lebih nyaman.
****
"Ahhh, segar sekali."
Justin keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh yang terlihat segar, otot kekar menghiasi sekujur tubuhnya yang indah.
Membuat semua wanita terhipnotis saat melihatnya, tapi dia tak mungkin membiarkan pesonanya itu di lihat oleh orang lain.
Ia memperhatikan dirinya di cermin. "Aku mencintaimu..." kata Justin kepada dirinya sendiri.
Dia memang di kenal sebagai seseorang yang dingin dan tak berekspresi, namun nyatanya dia tetaplah seorang pria yang terkadang suka bergurau.
Tapi Justin hanya bergurau pada dirinya sendiri, dia sangat suka menggoda pria di dalam cermin. Dan pria itu tidak lain adalah dirinya, dia memang mencintai manusia khayalnya itu walaupun sebenarnya tidak nyata.
Bahkan Justin sering di bicarakan oleh para karyawan karena tak punya ketertarikan pada wanita, mereka mengira Justin adalah seseorang yang menyukai sesama jenisnya.
Tapi fakta yang sebenarnya adalah karena dia belum bisa melepaskan kenangannya di hati, dia bener-bener di buat gila dengan hal tersebut.
Bahkan melihat wanita saja sudah membuat muak, apalagi senyuman centil mereka yang ditujukan untuk menggoda Justin. Sungguh menjijikan, dan tak nyaman untuk di pandang.
Namun pertemuannya hari ini benar-benar mengejutkan, dia bisa bertemu dengan wanita yang dulunya sangat di cintainya. 5 tahun yang lalu wanita itu masihlah istrinya, hingga mereka berdua bercerai dan memilih untuk hidup masing-masing.
Setelah mengeringkan tubuhnya dengan handuk, Justin segera mengenakan pakaiannya yaitu piyama. Dia keluar kamarnya hendak mencari sesuatu untuk dimakan, karena memang perutnya terasa sedikit lapar sebab sekarang sudah waktunya makan siang.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
SaLaMnOlNoL (⌐■-■)
dan Justin gimana ceritanya??
mudah-mudahan ga terlambat
jangan lupa like dan comment
terimakasih
Gmn mau ks like & vote klo ceritaNya putus2...
Autor hy bikin yg baca jd penasaran..