NovelToon NovelToon
CINTA UNTUK NADA

CINTA UNTUK NADA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: RisFauzi

Sejak pertemuan pertama mereka, Nada sudah mulai memasang alaram tanda bahaya di hatinya. Kesalah pahaman terjadi ketika Nada di minta untuk menjadi dokter pribadi dari neneknya Arga, si tuan muda pemilik perkebunan teh di kota tempat Nada bertugas.
Pertemuan yang kerap terjadi, membuat Nada harus membentengi hatinya dari pesona si tuan muda, walaupun pada kenyataannya dia mulai tertarik dan jatuh cinta pada Arga.
Lalu bagaimana sikap Arga menghadapi kekerasan hati Nada, dan bagaimana cara dia meluluhkan hati dokter cantik kesayangan neneknya itu.

Ini karya pertama ku,
Mohon dukungannya ya reader 🥰
Makasih 😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RisFauzi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Sebuah Harapan

Di sebuah rumah kecil dan sederhana dengan atap jerami dan dinding bambu yang tipis, seorang lelaki muda sedang duduk berjongkok di depan sebuah baskom besar berisi pakaian kotor.

Tangannya sibuk mengucek dengan cepat, berusaha menghilangkan warna merah pekat yang menempel di lengan baju yang kini sedang dicucinya.

"Arghh ...., kenapa susah sekali hilangnya!" teriaknya gusar. Dicobanya lagi lebih kuat, tapi warna merah di lengan baju itu belum juga hilang.

Pikiran di kepalanya berkecamuk dengan berbagai macam kejadian yang dialaminya, membuatnya gelisah.

Sejenak ia menghentikan kegiatannya, ingatannya kembali pada peristiwa seminggu yang lalu.

Saat ia bertemu untuk pertama kalinya dengan seorang wanita cantik yang memberinya sebuah amplop coklat berisi sejumlah uang tunai.

Mereka bertemu pertama kalinya saat dirinya sedang bekerja di pasar sebagai kuli panggul sayuran. Pekerjaan serabutan yang harus dijalaninya demi sesuap nasi dan untuk menambah biaya perobatan Ibunya.

Dengan perawakannya yang tinggi besar dengan mudah dia bisa menyelesaikan pekerjaannya. Walaupun tak setiap hari dilakukan, tapi paling tidak ia bisa membawa pulang sesuatu untuk dimasak di rumahnya.

Saat seseorang wanita cantik meminta bantuannya untuk mengangkat kotak minuman dan makanan ke mobilnya, dengan senang hati ia melakukannya. Dan sebagai balasan atas jasanya, wanita itu memberinya sebuah amplop coklat tebal.

Bagaikan mendapat durian runtuh, rejeki nomplok, pemberian itu diterimanya dengan suka cita. Tapi sayangnya pemberian itu tidaklah gratis, wanita itu memintanya melakukan sesuatu untuknya.

Dengan catatan, jika ia berhasil melakukan tugasnya dengan baik maka wanita itu akan memberinya lebih banyak lagi. Dan tanpa pikir panjang ia menyanggupinya dan berjanji akan menyelesaikan tugas yang diberikan oleh wanita itu.

Entah pikirannya yang sedang tidak waras karena terlalu memikirkan biaya perobatan ibunya yang saat ini sedang sakit keras, atau memang ia yang sedang buntu pikirannya karena sudah terlalu lama menganggur hingga dengan mudahnya ia menyanggupi tugas itu.

Tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya, ia mulai melaksanakan tugasnya dengan target yang telah ditentukan. Sayang, tugas yang telah dijalankannya tidak berjalan dengan baik.

Rencana yang telah disusun sesuai arahan si wanita meleset. Sebenarnya ia hanya ingin memberi sedikit pelajaran pada lelaki itu, tapi wanita yang bersama dengan lelaki itu mengacaukan rencananya.

Seumur hidupnya, baru kali ini ia melukai orang lain dengan senjata tajam. Sebenarnya ia tak bermaksud melukai wanita itu, tapi karena panik melihatnya berlari mendekat tanpa sadar tangannya bergerak hingga menyentuh perut wanita malang itu.

Entah bagaimana nasib wanita itu saat ini, dia sangat menyesali perbuatannya. Tubuh yang bersimbah darah itu menghantui tidur malamnya beberapa hari ini.

"Adit!! Uhuk ... uhuk!" Suara batuk dari arah dalam rumah membuyarkan lamunannya.

"Iya, Mbok!"

Adit bergegas masuk ke dalam rumahnya setelah mendengar Ibunya memanggil namanya. Di dalam rumah tampak Ibunya duduk di pinggir sebuah dipan beralas kasur kapuk tipis sedang memegangi dadanya.

"Mbok kenapa, Mbok?!"

"Dada Mbok sakit, Nak. Napas Mbok sesak, uhuk ... uhuk."

"Kita ke Rumah Sakit sekarang!"

"Tolong ambilkan air putih, Dit. Mbok mau minum, uhuk ... uhuk." Batuknya bertambah keras.

"Mbok mau di rumah aja. Mbok sudah nggak kuat lagi. Nggak usah ke Rumah Sakit, Dit."

" Nggak Mbok, kita harus tetap ke Rumah Sakit. Batuk Mbok tambah parah, Adit takut kalau kenapa-kenapa nanti sama Mbok."

"Mbok nggak mau nyusahin Kamu, Dit. Darimana biaya buat periksa ke dokter, Nak?! Biar Mbok di rumah saja."

"Mbok nggak usah mikir macam-macam. Biar Adit saja yang memikirkan biayanya."

Adit mengambil tas di dalam lemari pakaiannya yang berisi uang, menggantungkannya di leher. Kemudian digendongnya Ibunya di belakang punggungnya.

Dengan selembar kain panjang di tangannya, dilingkarkannya ke pinggang Ibunya lalu kemudian mengikatkan kain tersebut di perutnya sendiri.

Dengan mengendarai sepeda motor bututnya, Adit membawa Ibunya menuju Rumah Sakit terdekat. Di sepanjang jalan masih terus terdengar suara batuk ibunya.

"Bertahan ya, Mbok. Sebentar lagi kita sampai," kata Adit sambil memegang tangan Ibunya yang memeluk pinggangnya.

🌹🌹🌹

Sejak pernyataan cintanya dibalas oleh Nada, kini kedekatan dan keakraban di antara mereka berdua semakin mendalam. Hubungan keduanya berkembang menjadi lebih manis dan mesra.

Setelah merasa cukup sehat, Nada meminta pada dokter yang merawatnya untuk pulang saja dan menjalani rawat jalan.

Sebagai jawaban atas permintaannya, Dokter Vina menyarankan agar Nada datang ke tempat prakteknya untuk proses penyembuhan luka bekas operasi di perutnya.

Udara cerah menyambut kedatangan Nada kembali di rumah besar nenek Retno. Rumput tampak basah menghijau setelah tersiram air hujan. Bunga-bunga beraneka ragam yang menghias tempat itu tampak sangat cantik dengan segala kesegarannya.

Nenek Retno menyambutnya dengan suka cita dan pelukan hangatnya yang menenangkan. Nada mencium nenek dengan penuh kasih, suasana di rumah besar itu menjadi hangat kembali.

Arga sengaja membawa Nada pulang ke rumah nenek dengan alasan agar Nada bisa beristirahat dengan tenang. Padahal Nada ingin sekali mengunjungi kliniknya karena sudah beberapa hari ini ditinggalkannya.

Sikap Arga padanya menjadi lebih protektif, selama berada dalam jangkauannya tak dibiarkannya Nada melakukan sesuatu hal seorang diri. Dan Nada menerimanya dengan senang hati segala bentuk perhatian Arga yang sangat besar itu padanya.

Apalagi Ayahnya sudah merestui hubungannya dengan Arga, dan nenek Retno yang baru saja mengetahuinya terlihat senang mendengarnya. Hatinya diliputi perasaan bahagia saat mengetahui orang-orang yang disayanginya mendukung hubungannya dengan Arga.

Malam ini, di balkon rumah yang terletak di lantai atas Nada merebahkan tubuhnya di kursi tidur. Menatap langit malam yang tenang dan bulan yang bersinar dengan terang.

Malam bulan purnama, begitu bulat dan terang tampak begitu cantik menghias langit yang bersih tanpa awan dikelilingi oleh bintang yang berkerlip.

Sambil tersenyum, Nada memanjatkan doa di dalam hatinya. Berdoa mengharapkan alam ikut mendoakan hubungannya dengan Arga setenang dan seindah bulan purnama.

Pelukan tangan di bahunya menyadarkan Nada dari keterpukauannya memandang keindahan langit malam. Matanya menatap hangat pada lelaki yang kini duduk di dekatnya berbaring.

"Besok waktunya Kita kontrol ke Rumah Sakit. Bagaimana dengan luka di perutmu, masih basah atau sudah mengering?" Arga bertanya sambil matanya mengarah pada bagian perut Nada.

"Alhamdulillah, bekas jahitan operasinya sudah mengering Mas. Aku baik-baik saja, sudah bisa beraktifitas lagi tentunya," Nada tersenyum menanggapi pertanyaan Arga padanya.

Arga menggelengkan kepalanya kuat, sebagai jawaban atas keinginan Nada yang ingin kembali beraktifitas di kliniknya.

"Tidak akan Aku ijinkan sampai Kau benar-benar sembuh total," jawab Arga tegas. "Selain itu masih sangat berbahaya untukmu saat ini keluar tanpa pengawasan. Karena orang itu belum berhasil ditemukan, dia masih ada di luar sana. Bagaimana kalau orang itu kembali melukaimu?! Oh Tuhan, Aku benar-benar tidak akan pernah memaafkan diriku untuk kesalahan yang satu itu lagi."

"Aku pasti akan baik-baik saja, karena selalu ada Kamu didekat Aku, Mas." Nada bangkit dan memeluk Arga. Berada di dalam pelukan Arga, Nada merasa lega, aman dan hangat🥰

🌹🌹🌹

Happy Reading All ❤💖💙💝💕

1
PANJUL MAN
masih penasaran , apa ada kelanjutannya ya , kaca novel2 mafia yg ada sekuelnya sampe 3 turunan .
Misda Cabina Aco
ibu ku bisa tembus sampai 600 kadar gulanya,,alhamdulillah fisik nya masih kuat☺
Author_Ay: Yuk baca juga karya aku kak My Bastard Boss

jangan lupa like, vote dan komen
total 1 replies
Sugeng Yestiwi
aku juga ga bisa masak kak, malah yg jadi chef di rumah ya suami ku, masakan nya enak banget, tapi selama hidup bersama ga pernah komplen dan maksa aku masak, malah katanya kalo aku masak takut yg ada di rumah takut keracunan katanya 😁😭😆🤣, jadi yahhhh kalo ga beliau yg masak, di kirim makanan sama mama, atau mama mertua aku🤣🤣, the best lahhh mereka yg bisa masak teruntuk para ibu rumah tangga yg semua bisa di kerjain, ga kek aku kak, banyak kurang nya🤣🤣
Risfa
Konfirmasi Akun,
Hai reader semua, ini akun baru Risfa penulis novel @ Cinta untuk Nada
@ Me Before You
@ I am Yours
@ Eight Years Larer
@ Bodyguard dan Presdir Bucin,
Akun NT Risfa yang lama dgn nama pena @Risfauzi gak bisa kebuka sejak kemarin sore. Foto profil aku pakai covel novel kelimaku.
Teeima kasih atas perhatiannya, love you all 🥰🥰
Nuri 73749473729
lanjutt extra partnya thor...
Fikavindia
saingan nih🔥🔥
Fikavindia
love u thorrr,, ❤️❤️❤️❤️
Fikavindia
bagus banget ceritanya
Fikavindia
hallo mampir nih
Faiza
saya mampir,,,,kak,,,🤗
Anna Kusbandiana
nggak banget sama visualnya !
kenapa harus korea juga...??
Rangga
Semangat 💪🙏
Nur Yanti
haizzz.. kan akhirnya bucin juga 😁
Ghiie-nae
suamiku berubah karena mantan hadir memberi dukungan kak 🙏🙏🙏
Enovia Harnita
makasih kembali thor🙏
Nasi Kaput
terus thor.
kidung mesra
nyimak dulu kakak
RINDU ⭕
Selalu semangat, Semangat Selalu
💃💃💃💃💃💜💜💜💜💜💜
RINDU ⭕
Sukses selalu buat Author sayang
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
RINDU ⭕
Love mendarat
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!